68 Siswa Dites Baca Kitab Kuning
Abadi Wijaya Selasa, 10 Oktober 2017 . in Berita . 226 views
1282_tes-baca-kitab.jpg

GEMA-Sebanyak 68 siswa pilihan yang akan mengikuti jambore kitab kuning hadir di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Kabupaten Probolinggo Abdur Rohman Nabrowi (10/10).

68 siswa yang terdiri dari kelas 5, 9, dan 10 tersebut terdiri dari tiga lembaga berbeda yaitu, MI Roudlotul Ulum Kepanjen, MTsN 3 Sepanjang Malang, MTs Miftahul Afkar Kraksaan Probolinggo, dan MAN Gondanglegi. Mereka diuji membaca kitab kuning dengan ilmu Nahwu dan Shorof di hadapan dewan kiai ma’had al Aly. Hadir sebagai penguji Ust. Wildana Wargadinata, Ust. Halimy Zuhdi, dan Ust. Syuhadak Soleh. Setiap siswa diberi pertanyaan secara acak dan dijawab dengan menggunakan kitab Syarah Ibnu Aqil al Alfiyah.
Abdur Rohman mengungkapkan, para siswa tersebut belajar ilmu Nahwu dan Shorof dari nol. Selama 20 hari, mereka mempelajarinya dengan metode al Ghooyah yang ia ciptakan sendiri. Dengan metode tersebut. selama 40 jam siswa akan menguasai Nahwu dan Shorof. “20 jam pertama siswa sudah bisa menterjemah dan 20 jam berikutnya siswa sudah bisa membaca kitab kuning tanpa harakat,” paparnya.
Sementara itu Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag memberikan apresiasi kepada siswa tersebut. Prof. Haris berharap agar setelah lulus dari SMA mereka bisa mendaftar melalui jalur khusus ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. “Mereka siswa spesial dengan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.
Mereka, kata dia, yang mau kuliah di kampus ulul albab ini bisa mengambil jurusan yang diinginkan. Bahkan mengambil Jurusan Kedokteran pun dibolehkan. “Tentunya, mereka harus lolos tes dengan memiliki kualifikasi tertentu untuk Jurusan Kedokteran,” terangnya.

(Ajay)