HUMAS UIN MALANG - Senin, 7 Oktober 2024, di waktu subuh sekitar pukul 04.30 WIB, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr H.M. Zainuddin, MA bersama Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Dr. K. Israqunnajah, M.Ag., dan juga tim Project Management Unit (PMU) yang terdiri dari Prof. Muhtadi Ridwan (Direktur), Dr. Zainal Habib (Manajer), serta Kepala Biro Perencanaan Kementerian Agama RI, Pak Iqbal, berangkat ke Riyadh, Arab Saudi. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memenuhi undangan dari CEO Saudi Fund for Development (SFD) untuk menyampaikan laporan perkembangan pembangunan Kampus 3 UIN Malang yang mendapatkan bantuan pembiayaan sebesar sekitar 1 triliun rupiah.
Perjalanan dimulai dari Bandara Juanda Surabaya dengan penerbangan Lion Air pada pukul 07.50 WIB dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada pukul 09.00 WIB. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan maskapai SriLankan Airlines pada pukul 14.30 WIB menuju Riyadh dengan transit di Colombo, Sri Lanka, pada pukul 18.30 waktu setempat (19.30 WIB). Setelah transit sekitar beberapa menit, penerbangan dilanjutkan menuju Riyadh dan tiba di Bandara King Khalid pada pukul 21.00 waktu Riyadh (01.00 WIB dini hari). Total waktu penerbangan dari Colombo ke Riyadh memakan waktu sekitar enam jam.
Setibanya di bandara, tim disambut oleh Mu'an dan anggota tim lainnya dari SFD. Mereka kemudian diarahkan menuju Ramada Hotel, tempat yang sama di mana mereka menginap dua tahun lalu. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kerja sama strategis antara UIN Malang dan Saudi Fund for Development dalam mendukung pembangunan gedung Kampus 3 yang berlokasi di Jl. Locari, Junrejo, Batu, Malang, dengan desain arsitektur berbentuk Basmalah.
Kehadiran tim UIN Malang di Riyadh diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama dan memastikan perkembangan proyek pembangunan Kampus 3 berjalan sesuai dengan rencana.
HUMAS UIN MALANG - Selasa (8/10), Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) di bawah naungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari proses akreditasi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Megawati FITK ini melibatkan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), seluruh dosen TBI, dan pimpinan fakultas. Tim asesor yang hadir terdiri dari dua ahli terkemuka, yakni Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum dari Universitas Negeri Makassar dan Prof. Dr. Drs. H. Giyoto, M.Hum dari UIN Raden Mas Said Surakarta.
Asesmen Lapangan ini bertujuan mengevaluasi kualitas akademik dan tata kelola Program Studi Tadris Bahasa Inggris secara menyeluruh. Proses asesmen mencakup pemeriksaan dokumen, observasi fisik, serta wawancara dengan berbagai pihak terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya untuk mendapatkan nilai akreditasi yang baik, tetapi juga memperkuat mutu pendidikan di masa depan.
Pada sesi penutupan, Prof. Dr. Drs. Giyoto, M.Hum menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada pihak fakultas. Ia menekankan bahwa akreditasi bukan hanya soal mengejar nilai, melainkan juga tentang bagaimana rekomendasi dari asesmen dapat diterapkan untuk pengembangan jangka panjang.
"Rekomendasi yang kami berikan berdasarkan bukti fisik dan hasil konfirmasi melalui wawancara dan observasi. Proses akreditasi ini tidak hanya harus dilakukan saat asesmen berlangsung, tetapi harus konsisten dan berkesinambungan," ujar Prof. Giyoto.
Ia juga menambahkan bahwa tim TBI perlu lebih cermat dalam menyusun dokumen dan bukti pendukung untuk mendukung proses akreditasi ke depan. "Perlu ada upaya tambahan, semacam vitamin yang lebih, agar cerdas dalam menulis dan mengelola dokumen. Ini penting untuk pra pelaksanaan asesmen agar lebih siap," jelasnya.
Senada dengan Prof. Giyoto, Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum menegaskan pentingnya menjaga mutu program studi secara konsisten, bukan hanya saat akreditasi. "Proses akreditasi ini bukan sesuatu yang dikerjakan secara dadakan, tetapi harus menjadi upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas pendidikan. Program studi harus terus berinovasi agar tetap relevan dengan perubahan zaman," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kerjasama seluruh elemen di fakultas. "Dalam tata kelola, perlu merangkul semua pihak agar tridarma perguruan tinggi bisa berjalan dengan baik," tambah Prof. Baso. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh fakultas selama proses asesmen berlangsung.
Dekan FITK, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim asesor serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses Asesmen Lapangan ini. Beliau berkomitmen untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan demi kemajuan Program Studi Tadris Bahasa Inggris.
"Saya menyadari ada beberapa hal yang perlu dibenahi, dan itu akan menjadi prioritas kami. Di sisa masa jabatan saya, saya berkomitmen untuk tidak meninggalkan masalah yang akan berdampak negatif bagi fakultas. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas prodi," ujar Prof. Nur Ali.
Beliau juga menyinggung pentingnya penguatan tracer study untuk menjalin hubungan lebih erat dengan alumni. "Saya akan mendorong alokasi anggaran yang lebih besar untuk tracer study agar kita bisa lebih memahami standar yang perlu ditingkatkan dan memperbaiki kualitas lulusan kita," tambahnya.
Menutup kegiatan, Prof. Nur Ali menegaskan bahwa semua rekomendasi akan dijadikan acuan untuk perbaikan ke depan. "Kami akan segera menindaklanjuti rekomendasi dari tim asesor dan memastikan bahwa fakultas ini terus berkembang menuju arah yang lebih baik," tutupnya.
Asesmen Lapangan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan menjadi dasar penting bagi peningkatan mutu dan akreditasi Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Dengan adanya evaluasi dari tim asesor LAMDIK, program studi ini diharapkan dapat berbenah dan siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Lebih dari sekadar memenuhi persyaratan akreditasi, kegiatan ini menegaskan komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus meningkatkan standar pendidikan di semua program studi yang ada. Proses asesmen ini juga menjadi langkah konkret dalam memastikan Program Studi Tadris Bahasa Inggris mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
HUMAS UIN MALANG - Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Stadium General yang diikuti oleh ratusan mahasiswa. Acara ini dilaksanakan di Gedung ITC Kampus 3 UIN Malang, Rabu, 9 Oktober 2024
Membahas era digitial, kemajuan teknologi dan perkembangan digital masa kini telah memberikan dampak positif di kehidupan. Banyak lini kehidupan yang terbantu akan hadirnya teknologi dan perkembangan digital. Namun dibalik dampak positifnya, terdapat dampak negatif yang luar biasa di kehidupan manusia.
Dalam opening speech pada Stadium General ini, Dekan Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Hj. Rifa Hidayah, M.Si, Psikolog mengucapkan terimakasihnya atas partisipasi mahasiswa yang antusias mengikuti acara ini. Dengan penuh semangat, Dekan juga turut memperkenalkan Fakultas Psikologi UIN kepada para pemateri.
Berkaitan dengan topik, beliau mengungkapkan saat ini kita hidup di era serba digital. Mahasiswa saat ini yang merupakan berasal dari golong Gen Z, diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan digital untuk belajar dan mengembangkan diri.
"Saat ini kita tidak boleh gaptek, kita harus memanfaatkan teknologi dalam kehidupan terutama dalam pendidikan," jelasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya literasi digital di masa kini.
Stadium general ini diisi oleh 2 pemateri yakni Prof. Dr. Yusti Probowati, Psikolog merupakan salah satu profesor pertama di Indonesia dalam bidang Psikologi Forensik dan pemateri kedua adalah Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D.
Dengan pemaparan materi yang telah disampaikan, diharapkan para mahasiswa dapat berlaku bijak dalam memanfaatkan teknologi dan perkembangan digital.
HUMAS UIN MALANG — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan istimewa dari Rektor Universitas Sains dan Teknologi Hadramaut Yaman, Dr. Alwai Saqaaf Alaidaros, beserta dua wakilnya, Dr. Muni Ahmed Muhammad dan Saeed Saleh Bahfi. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama antara kedua institusi dalam rangka memperkuat hubungan akademik dan internasionalisasi. Senin, 7 Oktober 2024. Rombongan dari Yaman tersebut disambut dengan hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., didampingi Dekan Fakultas Saintek Prof. Dr. Sri Harini,M.Si di ruang rektor. Dalam sambutannya, Prof. Umi menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap rencana kerja sama ini. Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menjadi universitas unggul dengan reputasi internasional.
"Rencana kerja sama ini sangat kami apresiasi karena sesuai dengan visi kami untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jaringan internasional. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi kedua institusi," ujar Prof. Umi dengan antusias.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Umi juga memaparkan tentang program studi yang ada di UIN Malang serta lokasi kampus yang tersebar di tiga lokasi berbeda. Kampus 1 terletak di Jalan Gajayana No. 50, Dinoyo, Malang, sedangkan Kampus 2 dan 3 berada di Kota Batu. Penjelasan ini memberikan gambaran kepada tamu dari Yaman mengenai fasilitas dan potensi yang dimiliki UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan penelitian.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi antara Universitas Sains dan Teknologi Yaman dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sehingga tercipta berbagai kolaborasi di bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan hadirnya perwakilan dari universitas ternama di Yaman ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin optimis dalam mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing di kancah internasional.
HUMAS UIN MALANG, (5/9) – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) sukses menyelenggarakan English Camp 2024 di Kebun Rojo Camping Ground. Dengan mengusung tema "Reach Your Dream, Hold Your Family", acara ini melibatkan mahasiswa baru TBI angkatan 2024, pengurus HMPS, serta dosen, Mr. Harir Mubarok, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan jiwa kepemimpinan mahasiswa baru.
Salah satu tujuan utama dari acara ini adalah memperkuat rasa kekeluargaan antara mahasiswa baru dan senior. Selama dua hari, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk mempererat ikatan antar mahasiswa, mulai dari sesi diskusi, permainan tim, hingga outbond. Setiap aktivitas berfokus pada kerja sama dan komunikasi yang baik.
Dalam sambutannya, Mr. Harir Mubarok, M.Pd, menyampaikan harapannya agar English Camp ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga tempat membentuk kepribadian mahasiswa. "Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjalin relasi yang baik dengan orang lain. Kegiatan seperti ini adalah langkah awal yang penting," ungkap Mr. Harir.
English Camp ini juga menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan bagi mahasiswa baru. Melalui berbagai kegiatan kelompok, mahasiswa diajak mengasah kemampuan memimpin dan mengambil keputusan. Setiap sesi dirancang untuk mendorong mereka menjadi lebih percaya diri dan siap memimpin dalam berbagai situasi yang menantang.
Ilham Arifin, Wakil Ketua HMPS TBI, menambahkan bahwa acara ini adalah salah satu bentuk persiapan mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan akademik dan organisasi di masa depan. "Kami berharap setelah kegiatan ini, mahasiswa baru akan lebih solid dan kompak, sehingga bisa menjadi pemimpin yang tangguh, baik di dalam maupun di luar kampus," ujarnya.
Walaupun acara digelar di alam terbuka dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah, semangat para peserta tetap membara. Mereka sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi refleksi hingga malam api unggun yang dipenuhi permainan interaktif dan diskusi hangat. Kebersamaan yang terjalin antara mahasiswa baru dan senior menjadikan acara ini semakin bermakna.
Dengan berakhirnya English Camp 2024, diharapkan nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ini akan terus menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam perjalanan akademik mereka. Acara ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan dan mempersiapkan mereka meraih mimpi-mimpi besar di masa depan.
HUMAS UIN MALANG, (04/10) – IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi tuan rumah kegiatan Capacity Building Kehumasan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, yang bertempat di Auditorium Gedung Rektorat, Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo. Acara ini dihadiri oleh 70 peserta dari berbagai kehumasan PTKIN, serta beberapa operator akademik, dengan tujuan meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap teknologi informasi.
Kegiatan ini berlangsung dari 4 hingga 6 Oktober 2024 dan mengangkat tema "Strategi Inovasi Virtual Assistant Dwingent Recht (VADR)." Acara ini diselenggarakan secara hybrid, memadukan pertemuan tatap muka dan daring, untuk memaksimalkan partisipasi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., menyambut hangat para peserta secara virtual. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas kehumasan di seluruh PTKIN. “Selamat datang di Gorontalo, meski banyak yang hadir secara virtual. Saya berharap acara ini mampu memperkuat peran kehumasan PTKIN dalam menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.
Dr. Romi Nenza, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bagian Umum dan Akademik, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas humas PTKIN dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. “Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, humas harus mampu beradaptasi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan citra lembaga,” ungkapnya.
Akhmad Fauzin, Kepala Biro HDI Kementerian Agama RI, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan tiga komponen utama dalam tugas kehumasan, yaitu perangkat, jaringan, dan aplikasi (Device, Network, Application). “Humas PTKIN adalah ujung tombak dalam membangun citra positif lembaga. Penguasaan teknologi sangat penting agar informasi yang disampaikan akurat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari komentar Alitha Natriezia Putri, SE, perwakilan tim humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan ini, yang menurutnya memberikan wawasan baru mengenai penggunaan teknologi dalam tugas kehumasan. “Acara ini membuka banyak peluang bagi kami untuk memperkuat peran humas di era digital yang terus berkembang,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi humas PTKIN se-Indonesia untuk semakin tanggap terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat citra lembaga di mata publik dengan inovasi kehumasan yang lebih adaptif dan efektif.
HUMAS UIN MALANG, (5/6) – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), melalui dosen dan mahasiswa, melaksanakan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Program ini mengusung tema "Membangun Keluarga Digital," dengan fokus pada pemanfaatan gadget secara positif untuk pendidikan anak-anak. Tim pengabdian yang terdiri dari lima anggota, yakni Dessy Putri Wahyuningtyas, M.Pd (Ketua), Devi Pramitha, M.Pd.I, Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, serta mahasiswa Muhammad Rozaq 'Allamudin dan Aninda Tri Safinatun Najah, bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dalam membimbing anak menggunakan teknologi secara bijak.
Hasil observasi tim menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan ketergantungan pada gadget, yang berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak-anak. "Banyak anak mengalami penurunan interaksi sosial dengan teman sebaya serta masalah kesehatan seperti gangguan tidur dan penglihatan akibat penggunaan gadget yang berlebihan," ujar Dessy Putri Wahyuningtyas. Karena itu, program ini menargetkan orang tua dan anak-anak usia 5-12 tahun untuk memperbaiki pola pengasuhan dan mengurangi dampak negatif teknologi.
Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kelurahan Tunjungsekar. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif pada pola asuh orang tua di era digital, sehingga anak-anak dapat tumbuh tanpa ketergantungan berlebihan pada gadget," ungkap Lurah Subhan Effendi, ST, dalam sambutannya. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris Kelurahan Pandu Rizki Darmawan dan Penyuluh Keluarga Berencana Ibu Irawati.
Selama dua hari, tim pengabdian melaksanakan berbagai kegiatan edukatif yang diikuti oleh 30 peserta dari kalangan orang tua dan anak-anak. Pada hari pertama, sosialisasi mengenai dampak penggunaan gadget dan pentingnya peran orang tua dalam pengasuhan di era digital menjadi fokus utama. Hari kedua diisi dengan pelatihan pembuatan konten edukatif, di mana orang tua dan anak diajarkan cara memanfaatkan teknologi untuk menciptakan konten yang kreatif dan bermanfaat.
Program ini juga memperkenalkan inisiatif "1 Hari Tanpa Gadget" dan "Area Bebas Gadget di Rumah" untuk membantu keluarga menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan interaksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua dalam mengatur penggunaan teknologi di rumah, serta keterampilan anak-anak dalam memanfaatkan gadget secara edukatif.
Melalui program ini, UIN Malang berhasil memberikan panduan praktis bagi keluarga di Tunjungsekar dalam menggunakan teknologi secara bijak, mengubah gadget dari sekadar alat hiburan menjadi sarana pendidikan dan kreativitas. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menghadapi era digital.
HUMAS UIN MALANG, Jum'at (4/10) – Dalam rangka memperingati Hari Lahir UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang ke-63, civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar ziarah dan silaturahim ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik. Rombongan ini dipimpin oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., dan disambut hangat oleh pengurus Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.
Turut serta dalam rombongan tersebut Kabiro, Pengasuh Ma’had ‘Aly, Musyrif dan Musyrifah, serta jajaran pimpinan lainnya. Agenda ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara UIN Malang dan pengurus yayasan, sekaligus sebagai penghormatan atas perjuangan dakwah Syekh Maulana Malik Ibrahim, salah satu Wali Songo.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA. menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus yayasan atas sambutan yang hangat. Beliau juga memperkenalkan perkembangan terbaru UIN Malang, termasuk pembangunan Kampus 3 di Batu yang akan diresmikan oleh Presiden terpilih. Selain itu, beliau menekankan bahwa UIN Malang kini memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, serta mahasiswa internasional dari 42 negara.
"Kami sangat bersyukur atas sambutan yang penuh kehangatan dari pengurus yayasan. Semoga silaturahim ini membawa berkah dan semakin mempererat hubungan antara UIN Malang dan Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim," ungkap Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA.
Sementara itu, Ketua Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, Dr. Taufiq Harris, M.Pd., juga mengapresiasi kunjungan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Rektor dan rombongan dari UIN Malang.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat hubungan keilmuan dan spiritualitas. Alhamdulillah, setiap bulannya yayasan kami rutin memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar, yakni sebanyak 700 orang dengan masing-masing menerima 5 kg beras," jelas Dr. Taufiq Harris.
Acara ziarah berlangsung dengan khidmat, diakhiri dengan doa bersama di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. Kegiatan ini menjadi refleksi penting bagi seluruh civitas akademika UIN Malang untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menyebarkan ilmu dan dakwah Islam.
Ziarah dan silaturahim ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang ke-63, yang diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebangsaan di kalangan mahasiswa dan seluruh civitas akademika.
HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-63, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan ziarah dan silaturahmi ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik pada tanggal 4 Oktober 2024. Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik, Taufiq Harris.
Taufiq, yang akrab disapa, menyampaikan rasa gembiranya atas kunjungan Rektor dan rombongan ke makam yang penuh sejarah ini. "Sungguh saya senang sekali, nama Syekh Maulana dijadikan nama perguruan tinggi terbaik di Malang," ungkapnya dengan bangga.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap Syekh Maulana Malik Ibrahim, Taufiq berharap agar UIN Maliki Malang dapat membuat miniatur Syekh Maulana sebagai simbol untuk mengenang jasa besar beliau. Taufiq juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan destinasi makam ini. Hasil pengelolaan secara rutin disalurkan dalam bentuk bantuan beras sebanyak 5 kg kepada 700 warga kurang mampu di Gresik. "Kegiatan amal seperti ini sudah rutin dilakukan oleh pengurus yayasan," jelasnya.
Selain itu, Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim juga aktif dalam memberikan bantuan kepada berbagai organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, NU, serta mendukung pengembangan lembaga pendidikan seperti TPQ di wilayah Gresik.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin, turut mengapresiasi pengelolaan makam ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. Ia bahkan menyarankan perlunya riset mendalam agar kontribusi yayasan terhadap masyarakat bisa menjadi teladan. "Di Indonesia, hampir semua makam wali ramai dikunjungi masyarakat, fenomena ini berbeda dengan di Mesir. Di sana, makam-makam tokoh muslim terkenal tidak seramai di Indonesia," paparnya.
Sebagai bagian dari peringatan hari lahir UIN Malang, kampus ini juga berencana membangun Museum Corner yang akan menampilkan miniatur Syekh Maulana Malik Ibrahim, guna mendekatkan sosoknya kepada mahasiswa dan pengunjung.