HUMAS UIN MALANG - Mengusung tema “Interseksi Kesejahteraan: Analisis Moderasi Beragama, Strategi Pencegahan Stunting, dan Upaya Mitigasi Kemiskinan Ekstrim dalam Konteks Sosial Ekonomi,” kedatangan kelompok KKM 71 disambut hangat dan khidmat oleh jajaran pemerintahan Desa Belung, Kecamatan Poncoksumo.
Sebagai pembuka secara simbolis dilakukan pembukaan kegiatan KKM di Balai Desa Belung yang dihadiri oleh Perwakilan Kepala Desa, jajaran perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok 71, serta seluruh anggota kelompok 70 dan 71 (21/12).
Acara pembukaan KKM M. Rifqi Habibullah selaku perwakilan koordinator kelompok menyampaikan terima kasih atas kesediaan Desa Belung sebagai tempat berlangsungnya KKM kelompok 70 dan 71 selama 40 hari ini. Ia juga menyampaikan permohonan bimbingan serta arahan dari seluruh jajaran perangkat desa untuk kesuksesan kegiatan KKM.
Bapak Ahmad Mu’is, S. Ag, MA selaku DPL kelompok 71 menyampaikan visi, misi, dan tujuan serta tema yang dibawa dalam kegiatan KKM kali ini. Beliau juga meminta bantuan dan arahan kepada jajaran pemerintahan desa untuk senantiasa membimbing mahasiswa-mahasiswa agar dapat memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat Desa Belung.
Pemotongan Tumpeng oleh Perwakilan Kepala Desa Belung
“Senantiasa ingat pepatah, Khoirunnas Anfauhum Linnas. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Lakukan yang terbaik selama 40 hari ini. Jangan lupa untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pemerintahan desa untuk membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dijaga adab, etika, dan tata krama; karena Al Adabu Fauqol Ilmi,” ungkapnya.
Sambutan yang terakhir diberikan oleh Bapak Totok selaku perwakilan Kepala Desa Belung. Dalam sambutannya beliau memaparkan kondisi Desa Belung baik segi religius, agama, dan budaya. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolis penerimaan Pemerintah Desa Belung terhadap kedatangan mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 70 dan 71.
MENCERAHKAN: Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si saat menyampaikan materi peran Ibu bagi anak-anaknya.
HUMAS UIN MALANG - Dalam seminar yang menginspirasi di helat oleh DWP UIN Maliki Malang di Gedung Micro Teaching pada Kamis (21/12/2023), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si tampil sebagai pembicara utama. Acara tersebut, yang memperingati ulang tahun ke-24 DWP UIN Maliki Malang dan Hari Ibu, menyoroti peran penting ibu dalam mewujudkan aspirasi emas Indonesia.
Prof. Ilfi menekankan peran kunci ibu sebagai kekuatan pengarah dalam membentuk generasi yang siap memimpin negara pada tahun 2045. Dengan menekankan pentingnya mendidik keturunan yang cerdas, beliau menyoroti bagaimana ibu menjadi pendidik utama, membentuk pemimpin masa depan negara.
Dalam paparannya, Prof. Ilfi membuat kaitan dengan negara maju seperti Jepang, Korea, dan Australia, mengaitkan keberhasilan mereka dengan kombinasi ibu yang visioner dan dukungan negara. Beliau menekankan perlunya Indonesia fokus pada inovasi dalam negeri yang substansial melampaui prestasi semata, menekankan pentingnya kerja sama antara ibu-ibu luar biasa dan pemerintah yang proaktif.
Menghubungkan aspirasi ini dengan nilai-nilai Islam, Prof. Ilfi menekankan pentingnya mendidik individu yang tidak hanya berprestasi tetapi juga bermoral. Beliau mendorong ibu-ibu untuk menetapkan contoh, mempromosikan pendekatan penuh kasih terhadap tahap perkembangan anak.
Dalam mempromosikan perilaku yang luhur, Prof. Ilfi menyarankan agar orang tua menanamkan cinta akan kebaikan pada anak-anak mereka, menciptakan dasar bagi perilaku etis. Dengan membedakan antara pengetahuan dan pembentukan karakter, beliau menekankan perlunya pendekatan seimbang, di mana ajaran Islam tidak hanya dipahami tetapi juga dicintai dan diamalkan dengan sungguh-sungguh.
Profesor ini mengakhiri dengan berbagi wawasan dari praktik pengasuhan di Jepang, menyoroti dampak positif memberikan anak-anak otonomi sejak usia dini. Beliau menekankan bahwa kebiasaan yang dibentuk melalui praktik semacam itu memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan positif anak, mendorong orang tua untuk memberikan teladan dalam membentuk generasi yang unggul.
Seminar ini terdengar sebagai panggilan untuk bertindak, menginspirasi para ibu untuk merangkul peran krusial mereka dalam membentuk generasi yang bermoral dan bermartabat. "Oleh sebab itu, ketika pengetahuan dan karakter berjalan beriringan, masa depan Indonesia kedepan saya yakin menjadi benar-benar emas," rutupnya.
HUMAS UIN MALANG | Dalam rangka pelaksanaan Asesmen Kompetensi Jabatan tahun 2023 yang digelar Kementrian Agama, UIN Malang fasilitasi pelaksanaan ujian Asesmen Jabatan Pelaksana tahun 2023 yang digelar oleh Kementrian Agama di Laboratorium Fakultas Saintek (20/12).
Dalam pelaksanan uji kompetensi ini, ujian diselenggaraan secara daring menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Menurut laporan panitia penyelenggara, asesmen ini dilaksanakan untuk pengembangan pegawai berbasis pada kompentensi yang dimiliki para pegawai.
Uji kompetensi jabatan pelaksana diikuti oleh 22.595 peserta yang berasal dari 108 Satuan Kerja pada Kementerian Agama, salah satunya yang ada di lingkungan UIN Malang. Peserta yang mengikuti uji kompetensi kali ini diperuntukan bagi PNS Kementerian Agama Jabatan Pelaksana yang memiliki sisa masa kerja lebih dari tiga tahun per 1 Januari 2024 dan belum pernah mengikuti Asesmen Uji Kompetensi tiga tahun terakhir.
Pelaksanaan ujian tersebar pada 579 titik yang ada di Indonesia. Diharapkan dengan adanya asesmen ini dapat meningkat mutu dan kualitas pegawai yang ada dibawah naungan Kementrian Agama, terkhusus UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG - Rabu (20/12/2023), Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, menghadiri dengan penuh semangat Konferensi Moderasi Beragama Asia, Afrika, dan Amerika Latin (KMB-AAA) di Gedung Merdeka, Bandung. Acara ini diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bekerja sama dengan Badan Litbang dan Diklat, PBNU, dan Kementerian Luar Negeri RI, sebagai langkah nyata dalam mempromosikan perdamaian dunia, menghargai kemanusiaan, dan mendorong moderasi beragama.
Dalam bentuk dukungan terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan moderasi beragama, Prof. Zainuddin menyuarakan melalui kehadiran di KMB-AAA. Konferensi ini memfokuskan perhatiannya pada menghentikan eskalasi konflik di berbagai belahan dunia dan menciptakan perdamaian yang inklusif. Tema utama konferensi adalah "Religion and Humanity," menyoroti peran penting agama dalam membentuk hubungan antarmanusia.
Konferensi berlangsung selama tiga hari, mulai dari 20 hingga 22 Desember 2023, dan dihadiri oleh para tamu istimewa, termasuk duta besar dari negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Para peserta berasal dari lintas benua dan lintas agama, menciptakan platform dialog antarbudaya yang unik. Tokoh-tokoh agama, termasuk perwakilan agama Buddha, turut serta dalam acara ini, mencerminkan semangat inklusivitas dan kerjasama lintas agama.
Gedung Merdeka, tempat bersejarah yang menjadi saksi peristiwa penting Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955, kembali menjadi saksi persiapan Konferensi Asia Afrika dan Amerika Latin yang direncanakan akan dilaksanakan tahun depan. Inisiatif tersebut, yang melibatkan Presiden Soekarno, Presiden Mesir Jamal Abdun Nasir, dan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, telah mendorong terbentuknya Aliansi Negara-Negara Non-Blok.
Pembukaan konferensi dipenuhi dengan sambutan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Badan Litbang Kementerian Agama, Ketua Umum PBNU, dan Wakil Menteri Agama Indonesia. Konferensi ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam menghadapi tantangan global, membangun jembatan perdamaian, dan memupuk toleransi di antara beragam komunitas di seluruh dunia. (jj)
HUMAS UIN MALANG - Dalam sebuah langkah kolaboratif, Kampus IAI Tarbiyatut Tholabah (Tabah) Lamongan menjalin kerjasama dengan Humas UIN Malang untuk meningkatkan komunikasi dan hubungan antar lembaga. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi di antara keduanya demi kemajuan pendidikan dan pengetahuan. Rabu (20/12/2023).
Kerjasama ini melibatkan pertukaran pengalaman serta peningkatan kapasitas dalam bidang humas dan komunikasi. Kampus IAI Tabah Lamongan berharap dapat memanfaatkan keahlian dan pengalaman dari Humas UIN Malang dalam upaya meningkatkan citra dan visibilitas kampus.
Hasan, salah satu rombongan IAI Tabah Lamongan, menyatakan, "Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam hal komunikasi dan humas. Kerjasama dengan Humas UIN Malang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan berbagai program akademik dan non-akademik di kampus kami." ungkapnya.
Sementara itu, Humas UIN Malang menyambut baik kerjasama ini dan menyatakan kesiapan untuk berbagi pengetahuan serta memberikan dukungan yang dibutuhkan. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi ini akan memperkuat jaringan pendidikan dan meningkatkan citra lembaga pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Kerjasama ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya untuk menjalin kemitraan yang bermanfaat demi kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas komunikasi di lingkungan akademis.
HUMAS UIN MALANG - Pagi ini, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar asesmen uji kompetensi jabatan pelaksana di satuan kerja Kementerian Agama, khususnya untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ini diikuti oleh 47 peserta yang tersebar di tiga ruangan lab komputer. Rabu (20/12/2023).
Asesmen yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini bertujuan untuk menguji kemampuan manajerial dan sosio-kultural para peserta. Bintang, salah satu staf Organisasi, Kepegawaian, dan Humas (OKH) UIN Maliki Malang, menjelaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan langkah penting untuk menilai dan mengukur kemampuan para ASN dalam bidang manajerial dan aspek sosial kultural.
"Uji kompetensi manajerial dan sosial kultural ini akan menjadi dasar untuk mutasi, promosi, dan pro filing bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di UIN Maliki Malang," ungkapnya. Asesmen semacam ini dijadwalkan untuk dilaksanakan setiap dua tahun sekali di kampus ini, sebagai upaya untuk memastikan kualitas dan kompetensi para ASN di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Selain itu, kegiatan asesmen ini diimplementasikan sebagai strategi untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan menguji kemampuan manajerial dan sosio-kultural, diharapkan para ASN dapat lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks dan dinamis.
Menurut sumber terpercaya, proses asesmen tersebut melibatkan penilaian yang cermat dan obyektif terhadap kinerja para peserta. Hasil dari uji kompetensi ini akan menjadi landasan bagi keputusan terkait mutasi, promosi, dan penempatan PNS di berbagai unit kerja di UIN Maliki Malang.
Bintang menambahkan, "Dengan rutinnya pelaksanaan asesmen ini, diharapkan setiap ASN dapat terus mengembangkan kompetensinya dan berkontribusi maksimal dalam menjalankan tugasnya. Ini juga menjadi wujud komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menciptakan lingkungan kerja yang berbasis pada profesionalisme dan integritas."
Acara berlangsung lancar, dengan harapan bahwa hasil asesmen ini akan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta memberikan dorongan motivasi bagi para ASN untuk terus meningkatkan kapasitasnya.
HUMAS UIN MALANG | Universitas Islam Negeri Malang resmi melepas 2958 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler dan Internasional. Pelepasan secara resmi ini dilaksanakan di Lapangan UIN Malang (20/12).
Kegiatan KKM ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa memadukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dibawah arahan LP2M. Pada KKM periode ini, mahasiswa terbagi dalam kelompok KKM Reguler dan KKM Internasional. Tema KKN, Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrim.
Dr. Saiful Mustofa, M.Pd, selaku Kepala Pusat KKM menyampaikan dalam sambutannya bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKM ini sebanyak 2930 mahasiswa pada kegiatan KKM Reguler, dan 28 mahasiswa pada kegiatan KKM Internasional
"Mahasiswa pada kegiatan KKM Internasional ini tersebar pada 3 negara yakni, 13 di Thailand, 11 di Malaysia, dan 4 di Kamboja", ujarnya pada sesi sambutan.
Prof. Dr. H Agus Maimun, M.Pd selaku Ketua LP2M, mewakili Rektor UIN Malang menyampaikan pesan untuk mahasiswa yang mengikuti Program KKM agar menjaga nama baik almamater, bersikap netral ditengah situasi politik dan pemilu 2024. Beliau juga berharap mahasiswa dapat menjaga diri dan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Dengan pembacaan basmalah dan prosesi pelepasan balon, secara resmi mahasiswa dilepas untuk melaksanakan kegiatan KKM selama 40 hari. Diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan apresiasinya terhadap Anugerah TIMES Indonesia, sebuah inisiatif prestisius yang mengakui individu dan lembaga inovatif di Malang Raya, Jawa Timur, dan di seluruh Indonesia. Edisi ke-7 Anugerah TIMES Indonesia baru-baru ini digelar, menampilkan berbagai kategori seperti Positive News Maker, Man of The Year, Woman of The Year, tokoh dan instansi inspiratif. Acara ini bertujuan untuk menghormati tokoh-tokoh luar biasa dari sektor pemerintah, swasta, dan individu atas kontribusi yang luar biasa. Dr. H Isroqunnajah M.Ag, Wakil Rektor 4 UIN Malang, mewakili universitas dalam acara penyerahan penghargaan. Selama acara, beliau diberi kehormatan untuk membacakan doa pembuka. Juli Trijanto, General Manager TIMES Indonesia Malang Raya, menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini difokuskan pada individu dan entitas dari sektor pemerintah dan swasta. Meskipun tidak ada lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi, yang mendapatkan penghargaan, Trijanto mengakui peran inspiratif yang dimainkan oleh UIN Malang. "Walaupun perguruan tinggi seperti UIN Malang telah menjadi sumber inspirasi dan inovasi, mungkin tahun depan akan kita pertimbangkan kategori khusus untuk perguruan tinggi yang inovatif dan inspiratif," ujar Juli. Dia mendorong semua lembaga pendidikan di Malang Raya untuk terus memberikan pelayanan terbaik mereka. Meskipun perguruan tinggi tidak masuk dalam kategori penerima penghargaan tahun ini, Trijanto mengakui kontribusi signifikan yang diberikan oleh beberapa universitas di wilayah tersebut. Menyikapi pengakuan ini, Dr. H Isroqunnajah M.Ag, Wakil Rektor 4 UIN Malang, memberikan selamat kepada semua penerima Anugerah TIMES Indonesia 2023. Beliau berharap bahwa penghargaan semacam ini dapat memotivasi semua penerima untuk terus berusaha memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik untuk bangsa. "Kami berharap bahwa dalam beberapa tahun mendatang, akan ada lebih banyak kategori yang diberikan, menginspirasi tidak hanya masyarakat lokal di Malang Raya tetapi juga masyarakat di seluruh Indonesia," pungkasnya, menekankan potensi penghargaan ini untuk mendorong perubahan positif dan inovasi di seluruh negeri.
UIN Malang-Menginternasionalisasi jurnal bukan perjalanan yang instan. Persiapannya bisa menahun dan menguras energi serta pikiran. Hal ini menjadi concern bagi setiap pengelola jurnal dimanapun. Untuk berdiskusi mengenai internasionalisasi jurnal, khususnya persiapan indeksasi Scopus, para pengelola jurnal di bawah naungan Puslitbang Lektur Kementerian Agama RI mengadakan kunjungan ke Pusat Publikasi Ilmiah-LP2M sebagai rumah bagi seluruh penerbitan jurnal ilmiah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rombongan dari Kemenag disambut oleh Ahmad Abtokhi (Sekretaris LP2M), M. Anwar Firdausy (Kepala Pusat Publikasi Ilmiah), Rohmani Nur Indah (Ketua Rumah Jurnal), dan Ernaning Setiyowati (Pimred Journal of Islamic Architecture). Sementara itu, personel dari Kemenag ialah pengelola Jurnal Heritage of Nusantara dan Jurnal Lektur Keagamaan, yakni Fakhriati, I Nyoman Suwardi, Yazid Hady, dan Dicky Wahyudi. Fakhriati menyatakan bahwa maksud kedatangannya ialah untuk belajar mengenai persiapan submit indeksasi Scopus. “Tidak hanya ingin belajar, tentunya kami ingin bisa berkolaborasi dengan pengelola jurnal di UIN Malang,” tutur Managing Editor Jurnal Heritage of Nusantara tersebut. Yazid Hady melanjutkan, pihaknya sampai saat ini hanya bisa menerka-nerka, apa yang menjadi standar CSAB Scopus dalam menilai jurnal. “Bisa jadi menurut kita jurnal A sangat kurang, namun ternyata malah terindeks Scopus. Jadi kita bingung, apa yang sebenarnya jadi pakem CSAB,” ujar Editor Jurnal Lektur Keagamaan itu. Dalam sambutannya, M. Anwar Firdausy menuturkan bahwa sampai saat ini pun, pihak Rumah Jurnal UIN Malang terus berusaha mengadakan program yang memfasilitasi para pengelola jurnal ilmiah. Beberapa jurnal yang dirasa siap dalam berbagai aspek, akan diberi pembekalan intensif dengan mengundang pakar dari asesor yang berpengalaman. “Tahun 2022 kami ajukan tiga jurnal yang ternyata belum beruntung. Tahun ini ada dua jurnal lagi, semoga kali ini lolos dan terindeks Scopus,” papar Dosy, sapaan akrabnya. Sementara itu, Indah dan Erna menjelaskan bahwa perlu manajemen yang baik dan rapi dalam mempersiapkan internasionalisasi jurnal. Di JIA sendiri, jelas Erna, setiap editor bertanggung jawab atas beberapa naskah, “Editor tersebut menangani artikel dari mencarikan reviewer sampai publish. Tentunya, sebelumnya saya sudah mengajari mereka berbagai hal mengenai jurnal.” Sementara itu, Indah tetap yakin bahwa salah satu faktor terpenting agar suatu jurnal dapat lolos terindeks Scopus adalah memiliki focus and scope yang unik. Selain itu, jajaran penulis di jurnal juga harus berpengalaman. “Makanya, sebagai pengelola, kita harus berkorban waktu, mencari dan meminta naskah dari penulis-penulis yang sudah berpengalaman nulis di jurnal internasional bereputasi,” ujarnya. (nd)