UIN MALANG-Menanggapi fenomena penggeseran nama penulis utama di karya tulis ilmiah, Ketua Rumah Jurnal Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd. memberikan opininya. Hal yang sering terjadi dan dihadapi pengelola jurnal ini harus ditindak tegas karena berkaitan dengan kode etik bagi dosen. Dalam sambutan pembukanya dalam Workshop Peningkatan Grade Jurnal dan Indeksasi Scopus di Ruang LPM Gedung Rektorat lt. 4, Selasa (16/5), ia meminta seluruh pengelola jurnal untuk mengantisipasi isu tersebut dan menuliskan dengan tugas aturan serta sanksi di jurnalnya masing-masing. Indah melanjutkan, tugas pengelola jurnal bukan hanya sekadar mengolah tulisan hingga terbit. Tugas lainnya ialah sebagai penegak hukum dalam bidang kode etik dosen. Oleh karena itu, pengelola harus teliti dalam menerima artikel yang masuk. Jika terjadi pelanggaran, maka imbasnya ialah penurunan imej dan kualitas jurnal. Selain itu, Indah juga menyinggung perkembangan produk AI (Artificial Intelligent). Teknologi AI berimbas juga pada jurnal. Tulisan-tulisan hasil buatan AI membuat pengurus jurnal untuk makin selektif memilih tulisan yang masuk. Ada hal-hal negatif dari produk AI yang harus diantisipasi. "Namun bukan berarti produk AI ini negatif terus. Hal positifnya ialah pengurus jurnal bisa memanfaatkan AI untuk upgrade kualitas jurnal," tutur dosen di Fakultas Humaniora itu. (nd)
MEMBANGGAKAN: Tim UIN Maliki Malang selebrasi usai dinobatkan meraih perak dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia.
HUMAS UIN MALANG - Ajang prestisius World Young Inventors Exhibition (WYIE) sukses diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 11-13 Mei 2023. WYIE merupakan sebuah platform yang bertujuan untuk mendorong inovasi di kalangan para pemuda, memperluas kemampuan kreativitas, dan membangkitkan pemikiran kritis melalui pengembangan ide inovatif serta implementasi karya-karya revolusioner. Tidak hanya itu, WYIE juga berperan penting dalam mengapresiasi peneliti dan inovator muda yang telah berdedikasi dalam pengembangan dan kemajuan inovasi, khususnya di Indonesia.
Dalam kompetisi kali ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengirimkan sebuah tim yang terdiri dari mahasiswa yang berbakat dan berprestasi. Tim tersebut terdiri dari Edvin Eka Nur Rochim (Fakultas Psikologi), Maryana Hasibatul Afanah (Fakultas Saintek Program Studi Biologi), Ahmad Syahrul Adzim (Fakultas Humaniora Sasing), Moh. Nawalul Fawaid El Haqi (Fakultas Humaniora Sasing), Meril Nabila Sari (Fakultas Ekonomi), dan A. Afwan Rosyidi (Fakultas Syariah).
Karya inovatif mereka yang berjudul "BIMATAWA: Inovasi Kopi Sehat Kaya Antioksidan dan Rendah Kafein dari Biji Mangga (Mangifera indica) dan Daging Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)" berhasil menarik perhatian juri. Kombinasi unik antara biji mangga dan daging mahkota dewa ini menghasilkan kopi sehat yang kaya akan antioksidan dan rendah kafein. Inovasi ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat secara luas.
Karya para mahasiswa inovatif UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih medali perak dalam WYIE 2023. Prestasi mereka ini tidak bisa dianggap remeh, mengingat kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 730 karya dari 19 negara yang berbeda. Peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Taiwan, Thailand, Korea, Uni Emirat Arab, China, Filipina, Bangladesh, India, Qatar, Arab Saudi, Hong Kong, Australia, Amerika Serikat, Laos, Vietnam, Oman, dan Irlandia.
Dengan meraih medali perak, Tim UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah membuktikan keunggulan dan potensi inovasi yang dimiliki oleh para mahasiswa Indonesia. Prestasi mereka juga memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani berinovasi dan mengeksplorasi ide-ide baru yang dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. (jj)
SERIUS: Tim Humas UIN Malang menyimak paparan materi jurnalistik yang disampaikan Didik Harianto di kantor Radar Malang, Senin (15/5).
HUMAS UIN MALANG-Tim Humas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Malang di Jalan Kawi 11B Malang, Senin (15/5). Kedatangan tim Humas UIN Maliki Malang ini dalam rangka sharing session untuk pendalaman materi jurnalistik.
Kasubag Humas UIN Malang M. Fathul Ulum mengatakan kehadiran tim humas ini untuk belajar lebih dalam tentang penulisan jurnalistik. "Untuk itu, kami ingin mendalami unsur 5W+1H yang menjadi pedoman utama dalam penulisan jurnalistik ini," katanya.
Hal ini, ucapnya, untuk menyiapkan tim Humas UIN Malang agar lebih siap dalam bertugas di lapangan. Kemampuan jurnalistik ini, sudah menjadi kewajiban yang harus dimiliki oleh seluruh tim humas. Pasalnya, tuntutan di era digital ini humas dituntut peka terhadap persoalan publikasi di segala media. Baik Youtube, FB, Instagram, Tiktok dan juga website. "Intinya kami ingin belajar dan bisa mandiri dan selalu siap menjalankan tugas kehumasan di UIN Maliki Malang," paparnya.
Sementara itu, Didik Harianto Wakil Manager Radar Kanjuruhan (Radar Malang) menjelaskan tuntutan humas saat ini tidak hanya menjadi publisher. Akan tetapi, juga harus berperan menjadi marketer juga. "Hal ini harus dipahami sehingga humas bisa mengambil langkah strategis untuk membawa lembaganya maju dan dikenal baik di hati masyarakat," terangnya.
Ia mengambil contoh, kegiatan sederhana yang jarang dilakukan tapi berdampak positif kepada kampus. Seperti yang pernah dilakukan oleh salah satu kampus swasta di Malang yang mengundang siswa SD mengenal kampus. Kegiatan seperti ini cukup efektif untuk mengenalkan kampus kepada anak-anak yang tentunya kelak akan menjalani pendidikan lanjutan di bangku kuliah. "Meski SD, akan tetapi mereka memiliki memori yang kuat. Sehingga kelak saat lulus SMA dan masuk ke jenjang kuliah mereka memiliki memori yang baik tentang kampus tersebut," terang Didik.
Soal materi kejurnalistikan, Didik menegaskan bahwa tidak semua informasi bisa dijadikan berita. Namun, setiap berita pasti mengandung informasi. Menulis berita itu, tambahnya, kuncinya yaitu mengandung unsur 5W+1H, jika komponen ini terpenuhi tugas seorang jurnalis tinggal menyusun sesuai dengan akidah penulisan jurnalistik. "Saya yakin setiap pewarta itu memiliki gaya menulis yang berbeda. Akan tetapi aturannya tetap mengacu pada 5W+1H," pungkasnya. (aja/did)
Meril Nabila Sari, mahasiswi program studi Manajemen angkatan 2019 meraih medali perak dalam World Young Investors Exhebition (WYIE) 2023 di Malaysia. Mahasiswi asal Ponorogo ini berhasil melakukan penemuan di bidang pertanian yakni dari kopi yang terbuat dari biji buah mangga madu dicampur buah mahkota dewa, keunggulannya adalah memiliki rendah kafein dibanding biji kopi biasa.
WYIE diselenggarakan dengan tujuan mendorong para inevator muda untuk berani mengeksplorasi kemampuan kreativitas dan berpikir kritis melalui pemunculan ide kreatif serta menciptakan karya inovatif. WYIE juga bertujuan untuk mengapresiasi para peneliti dan inovator muda yang telah mendedikasikan diri mereka dalam pengembangan dan kemajuan inovasi di Indonesia.
World Young Inventors Exhibition (WYIE) dilaksanakan di Malaysia secara online. WYIE Competition merupakan kompetisisi inovasi/penemuan yang mempunyai tujuan untuk mempromosikan semangat kreativitas dan hasil penemuan para penemu muda.
HUMAS UIN MALANG-Apel pagi pegawai Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dipimpin langsung Kabiro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I. Senin (15/5).
Setiap apel pagi para pimpinan tidak pernah lelah untuk selalu mengingatkan untuk bekerja disiplin dan tetap produktif dalam menjalankan tugas.
Untuk menunjang itu semua perlu menjaga sehat hati, sehat pikiran, dan juga sehat lisan, tiga hal itu akan berdampak pada keharmonisan dan produktifitas dalam bekerja.
Menjalankan tugas dalam bekerja, tambah dia, setidaknya ada empat hal yang harus di perhatikan yaitu disiplin dengan jam kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jam dinas di UIN Maliki Malang memiliki 5 hari kerja dan perturan jam kerja yang berlaku di kampus ini harus di taati. "Yang terpenting bisa memanfaatkan jam kerja tersebut dengan baik," paparnya.
Waktu yang tersedia tersebuta harus bisa diisi dengan hal-hal yang produktif agar senantiasa membawa keberkahan dan manfaat bagi lembaga ini.
Kedua disiplin dengan job description ini harus dijalankan dengan sebaik mungkin. Tentunya tugas pokok dan fungsinya disesuaikan dengan satuan kerjanya. Untuk itu, keberadaan job description ini merupakan bagian dari perencanaan dalam setiap lembaga untuk mencapai target yang diinginkan bersama. "Oleh karena itu mohon kerjasamanya yang sungguh-sungguh agar apa yang menjadi target utama kampus ini menuju world class university bisa tercapai," pintanya.
Selain itu, disiplin dalam membuat laporan dari setiap pekerjaan tugas dan fungsinya masing-masing juga harus menjadi prioritas delam setiap pekerjaan yang sudah direncanakan. Laporan kinerja itu tidak bisa diabaikan begitu saja, karena setiap kegiatan yang menggunakan anggaran belanja negara tentu dibutuhkan laporan yang bisa dipertanggung jawabkan. "Untuk itu, dibutuhkan disiplin juga dalam soal pelaporannya, pasalnya, laporan ini tidak hanya di dunia saja akan tetapi di akhirat pun nanti juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Untuk itu, lakukan sekecil apapun pekerjaan itu dengan penuh amanah," pesannya.
UIN MALANG-Rapat Terbuka Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atau yang lebih familiar disebut Prosesi Wisuda digelar untuk yang kedua kalinya di tahun 2023, Sabtu (13/5). Pada momen yang diselenggarakan di Gedung Sport Center tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. membacakan laporan wisudawan di hadapan seluruh hadirin. Menurut informasi yang dibacakan Prof. Umi, sebanyak 62,3% dari 800 mahasiswa yang diwisuda hari ini, lulus dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) berpredikat Cumlaude. Artinya, sebanyak 499 wisudawan, baik dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), maupun Doktor (S3) mendapatkan nilai IPK di atas 3,51. Jika dirinci, jumlah peraih IPK predikat Cumlaude, yakni dari jenjang S1 sebanyak 441 mahasiswa, S2 sebanyak 55, dan S3 sebanyak 3 orang. Pada momen wisuda kedua tahun ini, Prof. Umi mewakili rektor yang berhalangan hadir untuk meresmikan dengan simbolik kelulusan mahasiswa secara luring. Sementara itu, rektor pun turut melakukan hal yang sama secara daring, melalui video. Masih dari laporan akademik yang dibacakan wakil rektor bidang kemahasiswaan, masa studi yang ditempuh oleh para wisudawan sangat beragam. Untuk wisudawan gelar sarjana sendiri didominasi oleh mahasiswa yang berhasil lulus dalam sembilan semester, dengan total 470 orang. Seperti beberapa periode sebelumnya, peserta kelulusan ini masih didominasi oleh wisudawati sebanyak 477.
Sementara itu, 800 total mahasiswa yang diwisuda pada periode kedua tahun 2023, dapat dirinci sebagai berikut. Wisudawan dari jenjang sarjana berjumlah 720, jenjang magister sebanyak 71, sementara jenjang doktor sejumlah 9. Fakultas Sains dan Teknologi mendominasi jumlah peserta wisudawan kali ini dengan jumlah 291. Wajar, mengingat jumlah jurusan di fakultas tersebut juga terbilang banyak. Selanjutnya, Fakultas Humaniora yang memiliki dua jurusan mewisuda 115 mahasiswanya. Fakultas Syariah dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan masing-masing meluluskan 113 dan 107 mahasiswa-mahasiswinya. Sementara itu, Fakultas Ekonomi menghasilkan 40 lulusan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan sejumlah 34, serta Fakultas Psikologi sebanyak 20 wisudawan. (nd)
UIN MALANG-Ketua Senat, Prof. Dr. Muhtadi Ridwan memimpin rapat senat sebelum pelaksanaan Wisuda Periode ke-2 Tahun 2023 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sabtu (13/5). Ia menyatakan rasa terima kasihnya kepada para anggota senat universitas yang dengan tulus meluangkan waktu untuk menyaksikan seremoni dan melepas mahasiswa yang selesai menempuh masa studinya di kampus berlogo Ulul Albab ini. Prof. Muhtadi menuturkan bahwa wisuda adalah momen yang akan selalu istimewa di kampus manapun. Pasalnya, acara seremonial kelulusan peserta didik universitas ini sangat dinanti, baik oleh mahasiswa maupun orang tua atau walinya. "Maka tidak berlebihan kalau para anggota senat juga harus memprioritaskan momen sakral ini," jelasnya. Ia pun mengajak seluruh anggota senat yang hadir saat itu untuk menundukkan kepala dan mendoakan para wisudawan. Anggota senat UIN Malang berdoa agar seluruh ilmu yang dipelajari wisudawan selama di perkuliahan bermanfaat dan dapat digunakan untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Tak hanya itu, ia harap agar para orang tua dan wali wisudawan merasa bangga dapat mengantarkan putra-putrinya hingga momen kelulusan perguruan tinggi. Pada momen kelulusan kedua di UIN Malang ini, rektor, yang sedianya meresmikan kelulusan mahasiswa, serta wakil rektor bidang kerjasama dan pengembangan lembaga dan wakil rektor bidang AUPK berhalangan hadir. Namun, ketidakhadiran beberapa pimpinan kampus ini tidak mengurangi khidmat prosesi wisuda. (nd)
HUMAS UIN MALANG-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA melantik para Ketua Badan Eksekutif dan Legislatif terpilih periode 2023. Selain itu juga melantik para Ketua Organisasi Mahasiswa Intra Intra. Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema) dan Unit Kegiatan Intra Kampus (UKM) di ruang Loby Rektorat Lt.1, Jumat (12/5).
Rektor menegaskan agar para ketua OMIK yang dilantik bisa memegang amanah dan sumpah yang diikrarkan, setidaknya bisa dijadikan pedoman untuk menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya. "Semoga pelantikan pada hari Jumat ini senantiasa menjadi awal yang baik bagi kita semua," doanya.
Usai dilantik, ujar Prof. Zainuddin, mulailah menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin, karena waktu terus berjalan dan waktu efektif kepengurusan tidak lebih dari satu tahun. "Untuk itu, mulai sekarang juga kalian harus kerja keras dan menyiapkan program kerja seefektif mungkin," pintanya.
Keberadaan OMIK menjadi bagian dari UIN Maliki Malang, oleh karena itu peran kalian sangat besar untuk mengembangkan kampus ini menjadi unggul dan bereputasi internasional. "Sebentar lagi UIN Maliki Malang punya hajat besar yaitu PBAK dan memperingati HUT yang ke-62 tahun," jelasnya.
Untuk itu, tambah dia, dibutuhkan support dan partisipasi dari OMIK untuk mendukung dan mensukseskan seluruh kegiatan di kampus ini. "Insyaallah para pimpinan akan bekerja sama dengan baik dan para ketua OMIK harus terus menjalin pola komunikasi yang apik dengan para pimpinan," pintanya tegas.
Rektor menjelaskan, UIN Maliki Malang saat ini sudah menjadi salah satu PTKIN terbaik dan kampus ini memiliki mimpi besar yaitu menadi world class university. "Jadi harus kita dukung bersama agar UIN Maliki Malang bisa menjadi kampus unggul bereputasi internasional," ujarnya.
Selain itu, para ketua OMIK juga juga harus memiliki prestasi akademik dan sosial yang baik dan hal itu sudah menjadi tuntutan yang harus dipenuhi. Jangan sampai setelah terpilih menjadi ketua Sema, Dema dan UKM prestasi akademiknya malah anjlok, ini malah yang gak bener," pesannya.
Sebagai calon pemimpin bangsa kedepan harus banyak belajar dan mampu memberikan contoh yang baik, untuk itu dibutuhkan komitmen dan integritas yang tinggi. Harus disiplin, taat hukum dan memiliki kepekaan sosial.
"Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan bisa menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab yang tinggi," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Mulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan dari lembaga Darul Uloom School Satun Thailand. Kunjungan terdiri dari satu guru dan empat siswa dan dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jum’at. Rombongan menginap di Rumah Singgah Kampus Dua UIN Malang (12/05).
Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempererat silaturrahim dan ingin mengenal lebih dekat tentang kampus UIN Malang dengan harapan agar ke depan siswa Thailand lebih banyak lagi yang melanjutkan kuliah di UIN Malang.
“Alhamdulillah UIN Malang mendapatkan kunjungan dari Darul Uloom School salah satu lembaga pendidikan Islam yang maju dan modern di Thailand Selatan. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen lembaga Islam di Thailand setelah UIN Malang mengirim enam belas mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Thailand tahun 2022 lalu” ujar Syaiful Mustofa, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan KKM Internasional di Thailand dilaksanakan setelah melalui nota kesepahaman antara UIN Mulana Malik Ibrahim Malang dan Al- Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development yang bermarkas di Shonkhla Thailand. Yayasan ini menaungi lebih dari seratus lembaga pendidikan di seluruh Thailand, diantaranya Darul Uloom School Satun Thailand Selatan.
Kunjungan lembaga Darul Uloom School di fokuskan di dua tempat yaitu di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). Saat kunjungan di FKIK dilakukan diskusi bersama Wakil Dekan II, Wakl Dekan III, Kaprodi Pendidikan Dokter, Kaprodi Profesi Dokter, Kaprodi Farmasi, Kaprodi Pendidikan Profesi Apoteker, dan beberapa mahasiswa FKIK.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT bisa berkunjungan di kampus UIN Malang yang megah dan mendapatkan sambutan luar biasa dari pimpinan, mulai dari penjemputan sampai pengantaran ke Bandara Juanda Surabaya. Kami telah banyak mendapatkan informasi penting tentang UIN Malang dan ini merupakan bekal bagi kami untuk meneruskan informasi penting ini ke saudara muslim kami yang ada di Thailand” ujar Mr.Rachun Hammunte ketua rombongan.
Pria yang mempunyai nama muslim Ahmad Fauzi ini merasa sangat puas dan banyak materi yang didapat atas kunjungan ini. Setelah diskusi selesai, rombongan diajak keliling ke laboratorium FKIK, “Alhamdulillah laboratorium FKIK sangat lengkap dan kami banyak mendapatkan informasi penting tentang UIN Malang dan pendidikan di Indonesia” ungkap Patharatida Tohsamlee salah satu siswi yang ikut rombongan.
Hal senada juga dibenarkan temannya, “Alhamdulillah kami bersyukur bisa berkunjungan di kampus UIN Malang, kami didampingi dan diberi penjelasan lengkap oleh kakak mahasiswa FKIK yang hebat-hebat. Kami berusaha untuk belajar lebih keras lagi agar bisa melanjutkan kuliah di UIN Malang” ujar Jirapat Tonwicha, dengan nama muslimah Suhaini.
Ungkapan ini dibenarkan oleh temannya, “Kakak mahasiswa FKIK hebat dan pintar-pintar, mereka menjelaskan dengan bahasa Inggris yang mudah dipahami” ungkap Nureeya Hemman. “Kami senang bisa berkunjung di kampus UIN Malang, kampusnya megah dengan hawa sejuk, view pegunungan yang indah, dan mahasiswanya ramah” ujar Patharatida Tohsamlee, pria yang punya nama muslim Al- Amri dan fasih berbahasa Inggris.
Sedangkan kunjungan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) dilaksanakan di ruang pertemuan Wakil Rektor IV sekaligus melaksanakan sholat ashar. “Alhamdulillah kami bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Darul Uloom School ke kampus UIN Malang, dengan silaturrahim ini akan semakin memperkuat ukhuwah islamiyah dan kerjasama antar lembaga. Kerjasama ini akan terus dikembangkan, salah satu bentuknya adalah melalui pengiriman mahasiswa KKM UIN Malang ke berbagai lembaga Islam di Thailand untuk belajar dan saling berbagi ilmu pengetahuan” ujar Prof. Agus Maimun, Ketua LP2M.