HUMAS – Pasca agenda tahunan Karantina Tahfizh Assyahrul Qur’any (SYAUQY) XIII yang diselenggarakan oleh Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an UIN Malang, peserta, panitia, mustami’/ah dan semua yang terlibat dalam agenda SYAUQY XIII berhasil karungi kenangan yang kelak dinantikan hadirnya kembali. Closing ceremonial kegiatan melalui Ihtitam bukan menjadi akhir, akan tetapi disinilah awal kerinduan itu menyatu dalam kenangan.Minggu(29/1)
Keberhasilan acara ini temui banyak apresiasi, bahkan tak hanya dari kalangan internal UIN Malang kenangan indah menakjubkan itu diungkap oleh Istikomah, salah seorang peserta yang asal UIN Sunan Ampel Surabaya, “Seneng banget, dulu pas awal kesini gak kerasan, sedih, pokok seperti gak seru gitu, tapi lama-lama ternyata seru banget karena mungkin dulu belum kenal sama teman-teman jadi kelem tapi sekarang karena udah kanal dan akrab apalagi di kamar udah sefrekuensi selama sebulan keenakan sampe betah banget sebulan disini.”ujar Istikomah.
Satu bulan jalankan aktivitas bersama peserta dan panitia tabur kenangan manis adanya keluarga baru di SYAUQY, hal ini sesuai dengan penjelasan Ilham Febriansyah, Ketua Pelaksana SYAUQY XIII, “Selama satu bulan kita bersama baik peserta maupun panitia, kita tidak lagi orang yang saling kenal, kita tidak lagi orang yang sekedar teman akan tetapi kita adalah keluarga. Berkegiatan dari malam hingga malam kita lewati lika liku bersama di SYAUQY ini”, jelasnya.
Sesuai namanya, SYAUQY sukses penuhi album kenangan, lebih lanjut dari itu terselenggaranya agenda Karantina Tahfizh ini juga dapati apresiasi dari kalangan mustami’/ah, “SYAUQY tahun ini menjadi SYAUQY terbaik sepanjang saya ikut berpatisipasi dalam SYAUQY semenjak tahun 2017 saya jadi panitia, karena meskipun pesertanya paling sedikit dari sebelum-sebelumnya tapi kekeluarnganya mereka dapat, tidak hanya peserta tapi koneksi antara peserta dengan panitia mereka dapat, dan SYAUQY tahun ini paling banyak benefitnya.”, jelas M. Afif Izzuddin.
SYAUQY adalah momen berbenah diri yang baik, media untuk menjalin kebersamaan serta kesempatan untuk menciptakan suasana pesantren. Dengan dilaksakannya kegiatan SYAUQY maka peserta akan mampu merasakan kembali nikmat menjalankan kegiatan di pesantren. Ilham Febriansyah menjelaskan bahwa dilaksanakannya SYAUQY dengan segala kegiatan di dalamnya mulai dari harian, mingguan hingga bulanan adalah media penyatu antara peserta juga panitia, Ilham juga menambahkan bahwa panitia dan peserta dipertemukan oleh tujuan dan saat ini terpisahkan oleh impian, “Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan perpisahan menjadi awal dari adanya kerinduan.” Pungkas Ilham. (iwa/*)
HUMAS–Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (HTQ) UIN Malang selenggarakan Ihtitam SYAUQY XIII sebagai bentuk ceremonial penutupan kegiatan SYAUQY XIII sekaligus pemberian Syahadah kepada peserta SYAUQY, bertempat di Home Theater (Fakultas Humaniora).Sabtu (28/1).
Ihtitam SYAUQY merupakan bentuk reward kepada seluruh peserta SYAUQY yang telah bertahan hingga akhir, hal ini sesuai dengan yang disampaikan Baariq Ikbar Al-Hazmi, Ketua Musa’id/ah periode 2022/2023, "Setiap keberhasilan pasti ada pengorbanan, jika tidak berlandaskan cinta maka mustahil kita di tempat ini apalagi di momen liburan, hal ini tentunya tidak mudah untuk melaluinya dan semoga tetap Istiqomah” ujarnya. Dalam sambutannya, Drs. H. Abdullah Zainur Rauf, M.HI ketua HTQ UIN Malang sampaikan apresiasi penuh atas terselenggarakannya agenda SYAUQY XIII, “Saya berharap SYAUQY adakan inovasi baru sehingga mereka yang mengikuti bisa senang sehingga mereka bisa menambah hafalan dengan maksimal, sebab yang saya dengar adanya SYAUQY baik sekarang maupun yang sebelumnya ini mereka tambahan hafalannya lebih banyak dari pada sebelum SYAUQY, ini adalah sesuatu yang baik yang perlu diapresiasi.” jelas ketua HTQ.
Menariknya agenda ini turut hadirkan asatidz/ah, senior, mustami’/ah, serta Wakil Rektor 4 UIN Malang bidang kerja sama dan pengembangan lembaga Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. Hal ini menjadi bukti bahwa SYAUQY merupakan agenda besar HTQ yang menjadi cermin Organisasi Tahfizh Al-Qur’an, selanjutnya motivasi sekaligus ungkapan bangga datang dari Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag Wakil Rektor 4 UIN Malang, “Saya menyambut gembira tradisi yang sudah lama kita gagas, sekalipun ada satu yang belum terselenggara yaitu memfasilitasi teman-teman yang telah 30 juz, SYAUQY nya tidak di kampus SYAUQY nya di pondok Al-Qur’anunyuj memperbanyak sanad Al-Qur’an dari para kyai.”, tutur Wakil Rektor 4 bidang kerja sama dan pengembangan lembaga.
Ihtitam SYAUQY XIII berlangsung dengan antusias penuh sekaligus mampu ciptakan suasana haru bagi peserta yang telah mendapatkan Syahadah SYAUQY, tak hanya dari peserta suasana haru beradu bahagia datang dari mustami’/ah, panitia hingga asatidz. Tidak sedikit yang hadir dalam kegiatan Ihtitam meneteskan air mata, sebagai bentuk syukur bahkan berdasarkan tanggapan peserta mereka ingin memperpanjang waktu SYAUQY.
Diketahui pada SYAUQY periode sebelumnya belum diadakan rangkaian Ihtitam, hal ini sebagai wujud bahwa pada SYAUQY XIII kali ini telah ada inovasi baru berbentuk rangkaian acara Ihtitam SYAUQY, meski terbilang agenda perdana tidak mengurangi kesakralan acara, ditambah dengan adanya iringan sholawat Qur’an dan penataan seragam peserta yang bernuansa hitam – putih, mencerminkan Karantina Tahfizh dengan nuansa pesantren. Semoga dengan terlsenggarakannya Ihtitam SYAUQY XIII menjadi wasilah terwujudnya tujuan dasar dari agenda SYAUQY sesuai tema yang tertera yakni membumikan Al-Qur’an dalam lentera peradaban zaman.(iwa/*)
HUMAS-Usai sukses gelar ground breaking ceremony pembangunan kampus III Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) fase II, jajaran pimpinan universitas tak terkecuali WR II kali ini makin gencar dan bersemangat dalam mensupport jalannya mega proyek yang ditarget akan rampung dalam waktu 365 hari atau satu tahun itu. "Tolong dijaga, ini adalah aset negara!, "ucap Ning Ilfi sapaan akrab WR II bidang AUPK menyampaikan pesan yang telah diucapkan langsung oleh Bu Menkeu. Hal itu, disampaikannya saat acara Khotmil Qur'an, sholawatan dan penyerahan laporan kegiatan ground breaking yang bertempat di Loby, Lt. 1,Gedung Rektorat DR. (HC) Ir. Soekarno(26/1)
Pada kesempatan itu, WR II bidang AUPK UIN Maliki Malang hadir sekaligus memberikan arahan dan evaluasi dari pelaksanaan ground breaking kemarin(23/1). Beliau mengucapkan terimakasih kepada tim panitia pelaksana yang telah bekerja keras dengan sungguh-sungguh memberikan yang terbaik sehingga kegiatan ground breaking bisa berjalan lancar dan sukses.
Lanjut, ditekankan juga olehnya bahwa semua mulai saat ini harus lebih semangat apalagi telah mendapatkan pesan lansung dari Bu Menteri Keuangan Republik Indonesia yakni Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. Seperti halnya sebuah wasiat dalam amanat karena menurut WR II pesan singkat itu sungguh luar biasa. Disampaikannya sekali lagi, "Tolong dijaga ya, ini aset negara!, "begitu Bu Menteri mengucapkan pesan itu sebelum masuk mobilnya usai menghadiri acara ground breaking bersama para pendamping dan tim rombongannya.
"Ini sungguh pesan yang luar biasa dan tidak bisa kita bayangkan bahkan disertai dengan rasa terharu karena disampaikan langsung oleh Bu Menteri kepada kita", ucap WR II. Harapan ke depan, semoga semuanya dari awal hingga akhir bisa berjalan aman, lancar, sesuai target dan sesuai waktu yang ditetapkan. Di pengujung acaranya, sebagai perwakilan atas nama rektor maka dipersilahkan WR IV bidang Kerja sama dan Pengembang Kelembagaan UIN Maliki Malang, Dr. Issroqunnajah, M.Ag memberikan arahannya. Terakhir sebagai penutup ditandai dengan prosesi penyerahan laporan kegiatan ground breaking.(ptt)
HUMAS-Halal Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim(UIN Maliki Malang) gelar koordinasi percepatan sertifikasi halal 52.766 kuota jalur self declare bagi UMK Jawa Timur Tahun 2023 bersama Satgas Halal se-Jatim dan pendamping PPH. Agenda tersebut berlangsung secara offline dan berpusat di Aula Lt. 5, Gedung Rumah Singgah, Kampus II Pascasarjana UIN Maliki Malang.Kamis(26/1)
Pada kesempatan itu penting disampaikan oleh Ketua Unit Halal Center UIN Maliki Malang, Begum Fauziyah, S.Si.,M.Farm terkait strategi percepatan 52.766 sertifikasi halal Self Declare diawali dengan pelaporan data pendamping PPH yang teregister ada 1200 orang dan yang aktif berjumlah 290 orang. Kemudian target alokasi pendamping yang ditetapkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal(BPJPH) untuk tahun 2023 ini 3000 orang.
Sehingga menurut Bu Begum, begitu sapaan akrabnya ini untuk selanjutnya ada arahan BPJPH untuk percepatan sertifikasi halal, antara lain mengadakan Training of trainer, menyelenggarakan pelatihan pendamping PPH, lalu melakukan penguatan dan aktivasi pendampingan PPH dan yang terakhir penonaktifan Nomer Registrasi pendamping PPH yang belum bekerja.
Kemudian untuk harapan dan pesannya demi terpenuhinya target percepatan sertifikasi tersebut, maka Bu Begum memberikan saran yakni diperlukan sinergi atau kerjasama dari Halal Center UIN Maliki Malang(para pendamping PPH) dengan para Satgas Halal Provinsi Jatim dan juga dengan dinas-dinas terkait di Jawa Timur.
Sementara itu, menurut sekretaris satgas Halal Provinsi Jatim, M. Fauzi, S.Ag.,M.Hi yang hadir sekaligus juga menjadi narasumber bahwa setrategi yang bisa dilakukan untuk melakukan percepatan sertifikasi halal antara lain: memaksimalkan PPH melalui proses Upgreading, meningkatkan sosialisasi self declare dan terakhir meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.(ptt)
HUMAS-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membahas mengenai instrumen pembiayaan nasional sejak 2015-2023. Beliau mengatakan, kita harus bersyukur dengan instrumen pembiayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Hal ini ia ungkap dalam sambutannya di acara 'Ground Breaking Ceremony The Development of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Phase 2', Minggu(22/1)
"Saya mohon untuk menyampaikan hal ini, karena ini merupakan bagian dari pendidikan dan komunikasi. Artinya, jangan kita tidak mensyukuri instrumen (pembiayaan) yang kita miliki sendiri. Kita sering terlalu memuja instrumen dari negara lain, padahal yang kita miliki uangnya berasal dari pajak, bea cukai, dan kegiatan ekonomi yang dikumpulkan untuk berbagai kebutuhan bangsa dan negara kita, "harap Sri Mulyani.
Beliau lantas menyampaikan keuangan negara yang bekerja luar biasa dalam tiga tahun ini, termasuk melalui penggunaan instrumen utang. Beliau meyakini, utang tersebut akan dibayar kembali dan Indonesia mampu membayar utangnya.
"Coba kita lihat, kalau negara ini ingin menjadi negara yang terus maju, makmur, adil, bermartabat maka pembangunan harus diselenggarakan, tidak boleh ditunda. Tidak ada pembangunan sampai negaranya kaya karena tidak akan kaya kalau tidak ada pembangunan," tegasnya. Dalam kesempatan ini, beliau berharap agar pembangunan ini bisa diwujudkan sesuai cita-citanya, yaitu Kampus Kelas Dunia. "Saya harap pembangunan ini akan menjadikan UIN Malang menuju World Class University (Universitas Kelas Dunia). Jadi, jangan hanya berpikir kelas lokal atau nasional, tapi ambisinya menjadi kelas dunia. Saya haqqul yakin bisa dilaksanakan oleh Civitas Akademikanya,"ungkapnya.
Terakhir, beliau berpesan agar kepada semua pihak bisa saling menjaga keuangan negara dan menjadikan instrumen yang bisa diandalkan untuk pembangunan, dan kebutuhan rakyat. "Mohon jangan sampai ada yang mencederai dan mengkhianati dengan korupsi, karena itu tidak hanya tidak sesuai dengan ajaran Islam tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat, "tegas Sri Mulyani. (sf/sm)
HUMAS–Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) dengan visi besarnya menuju kampus unggul bereputasi Internasional menggelar Ground Breaking Ceremony The Development Of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Phase II East Java Project, di Kampus III UIN Malang, Jalan Locari, Tlekung, Junrejo Kota Batu.Minggu(22/1)
Ground Breaking Ceremony ini merupakan agenda sakral sebagai peresmian pembangunan gedung tahap II di kampus III UIN Maliki Malang, apabila dilihat dari atas bangunan ini bentuk lafadz “Arrahim” terdiri dari gedung fakultas kedokteran, gedung fakultas farmasi, gedung fakultas teknik, gedung data center dan pusat penelitian, gedung asrama putra (Ma’had Putra), gedung asrama putri (Ma’had Putri), gedung pusat kajian Islam (Islami Tutorial Center).
Kegiatan ini turut hadirkan Menteri Agama Indonesia, Menteri keuangan negara Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Jawa timur yang kali ini diwakili oleh wakilnya, Direktur Operasional Pembangunan Gedung PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk, Anton Satyo Hendriatmo, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA dan jajarannya, Dosen dan civitas akademika UIN Maliki Malang, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Indonesia, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia serta tamu undangan.
Diketahui hadirnya dua menteri kali ini menjadi momentum berharga dalam Ground Breaking Ceremony, telihat dalam rangkaian acara kali ini dilakukan segment Ground Breaking Ceremony melalui tekan tombol Ceremony secara bersama, penandatanganan prasasti, dan pelepasan burung merpati sebagai tanda kedamaian
Selanjutnya, kegiatan ini dapati dukungan penuh dari para pimpinan, menteri juga gubernur guna wujudkan world class university. Semua gedung berisi destingsi keunggulan UIN Malang dengan desain Edu Park dan hutan kampus, dengan ornamen Islami yang akan diselesaikan dalam waktu 365 hari atau satu tahun, hal ini sesuai dengan yang disebutkan oleh Direktur Operasional Pembangunan Gedung PT PP (Persero) Tbk, Anton Satyo Hendriatmo.
“Desain dikemas dengan arsitektur dengan sangat indah membawa sentuhan ornamen Islami dan semua akan diselesaikan dalam waktu 365 hari atau satu tahun. Kami selaku kontraktor utama dalam pelaksanaan pekerjaan ini akan menunjung tinggi amanah yang diberikan kepada kami dengan mengedepankan profesionalisme dalam wujud jaminan atas hasil pengerjaan yang berkualitas tinggi yang bisa diselesaikan tepat waktu dan juga tetap memperhatikan aspek keselamatan pekerja dalam setiap pengerjaan proyek yang berjalan ini.” jelasnya. (iwa/sm)
HUMAS - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok Senampat adakan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Balai Desa Gedogkulon, pada Rabu (18/01).
Kegiatan ini dilangsungkan sebagai bentuk kegiatan terakhir sebelum mahasiswa melakukan purna tugas mengabdi KKM. Ir. Tri Winarni, konsultan UMKM turut diundang untuk berbagi ilmunya mengenai pentingnya kepemilikian dan prosedur pembuatan NIB. Ia juga menjelaskan bahwa proses mendapatkan NIB juga membutuhkan beberapa kelengkapan dokumen. "Ketika Bapak Ibu sudah memiliki berkas-berkas tersebut, nanti akan lebih mudah untuk mengembangkan usaha dan tentu sudah berada dalam lindungan hukum'' jelasnya.
Bagi warga Desa Gedogkulon sendiri, acara ini merupakan satu hal yang sudah ditunggu sejak lama, sebab banyak diantara mereka yang pernah mencoba membuat namun tak kunjung berhasil. Tak heran, antusias warga sangat tinggi. Setidaknya 70 pendaftar yang hadir, sedangkan undangan yang disebar hanya sejumlah 50 undangan.
Penyerahan NIB ke Warga Desa Gedogkulon
Reni, Sekretaris Desa turut mengarahkan warga untuk segera mendaftarkan usahanya dalam pembuatan berkas penting ini. Respon positif juga datang darinya yang melihat kegiatan ini adalah momentum yang baik. "Acara adik-adik ini perlu diapresiasi nggeh, soalnya hasil yang didapatkan ini sangat membantu Bapak Ibu dalam mengembangkan usaha'' ujarnya di tengah tengah pengkondisian acara.
Warga yang telah menyelesaikan proses pembuatan, dapat membawa pulang berkas NIB yang langsung dicetak oleh Kelompok Senampat. Sedangkan beberapa yang belum selesai dapat melanjutkan proses pembuatan pada esok harinya. Oleh-oleh tidak hanya didapatkan warga, namun seluruh anggota kelompok ini juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dari LKP Juang Mandiri dalam keikutsertaan dalam membantu warga untuk pembuatan NIB.
Penyerahan Sertifikat Apresiasi Kepada Kelompok Senampat oleh Ir. Tri Winarni
Lebih lanjut, M.Ichsan Mulyadi, Ketua Kelompok Senampat merasa kagum atas antusias warga yang sangat tinggi. Ia juga mengapresiasi anggota kelompoknya yang sigap selama persiapan dan berjalannya acara. ‘’Alhamdulillah seneng banget, semuanya keren dan lancar, InsyaAllah kita menutup pengabdian ini dengan berkah, aamiin’’ tambah mahasiswa Program Studi Psikologi tersebut. (sab/acg)
HUMAS–Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (HTQ) UIN Malang semakin bersinergi dalam dakwahkan nilai-nilai Al-Qur’an, terlihat dalam rangkaian acara karantina tahfizh atau SYAUQY jadwalkan kegiatan harian juga mingguan, termasuk di dalamnya lailatus Sholawat yang diselenggarakan dua kali selama SYAUQY XIII berlangsung, tepat pada hari Kamis malam Jum’at pekan pertama dan pekan ke tiga. Lailatus Sholawat ke dua kali ini bertempat di masjid At Tarbiyah UIN Malang lantai satu, Kamis (19/01).
Lailatus sholawat dapati antusias dari peserta, panitia hingga murobi Ma’had Sunan Ampel Al-Ali, menariknya kegiatan ini dibuka untuk umum. Antusias tersebut sebagai bukti adanya salah satu keberhasilan gali inovasi dari agenda SYAUQY pada periode sebelumnya yang belum jadwalkan Lailatus Sholawat, hal ini sesuai dengan yang disebutkan oleh Ilham Firmansyah, ketua pelaksana SYAUQY XIII “Di Syauqy XII belum diadakan kegiatan Lailatus Sholawat. Dan Alhamdulillah, di Syauqy XIII ini bisa terlaksana dan acaranya khidmat”, jelasnya.
Diketahui agenda Lailatus sholawat selain untuk mengisi waktu di malam jum’at juga rangkum harapan raih syafaat “Semoga mendapat Syafa'at Nabi Muhammad SAW di hari akhir nanti”, sambung Ilham.
Selanjutnya, agenda ini berlangsung khidmat dengan lantunan variasi lagu-lagu sholawat bernuansa islami yang dibawakan oleh panitia yang tergabung dalam Tim Banjari SYAUQY, harapannya melalui lantunan sholawat yang penuh khidmat dapat menjadi sarana dakwah, sekaligus penyatu di akhirat sebagai umat rasul yang pernah melaksanakan satu majlis sholawat bernuansa dakwahkan nilai-nilai Al-Qur’an. (sm/iwa)
HUMAS–SYAUQY XIII Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (HTQ) UIN Maulana Malik Ibrahim rangkai agenda Malam Tafsir sebagai agenda wajib yang dilaksanakan pada pekan pertama dan pekan ke tiga tepat pada malam Kamis di Masjid Ulul Albab. Rabu, (19/01).
Menariknya agenda ini dibuka untuk umum serta dapati antusias penuh hal ini sesuai dengan yang disebutkan Ilham Febriansyah, ketua Pelaksana SYAUQY XIII kali ini
“Dari panitia dan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan malam tafsir ini, dan diakhir sesi, ada sesi tanya jawab dari beliau”, terang Ilham.
Malam tafsir ke II kali ini kupas tuntas tafsir Surat Al-Hijr ayat 9 oleh Ustadz Masyudi Masyhuri, pengarang Kitab Fathul Manan. Dibuka dengan kalimat umum tentang pentingnya memahami makna Al-Qur’an.
“Bagi orang yang paham artinya setiap dia membaca Al-Qur’an hatinya akan tersindir, hatinya gemetar dan bagi yang tidak paham maka hatinya tidak akan peka, mereka yang paham adalah mereka yang menyukai”. Jelas Ustadz.
Kalimat pembuka ini merupakan pengingat kaum muslim untuk lebih mendalami arti sehingga tidak hanya membaca tanpa mengetahui makna.
Berakar dari tema tafsir yakni Al-Hijr ayat 9 sebutkan berbagai poin mendasar tentang keautentikan Al-Qur’an, “Sesuai dalam kitab Fathul Manan Al-Qur’an terjaga keautentikannya, tidak ada yang lebih autentik selain Al-Qur’an sehingga Al-Qur’an terjaga dari adanya perubahan, bahkan iblis pun tidak mampu mengubah atau menyisipkan” sambung Pengarang Kitab Fathul Manan ini.
Sesuai Kalender SYAUQY agenda malam tafsir merupakan salah satu sasaran pengembali jiwa penghafal Al-Qur’an dalam rangkaian agenda SYAUQY selama satu bulan, selain peserta mendapatkan kejar target setoran mereka juga dapati suplemen melalui agenda malam tafsir. Dalam hal ini penambahan motivasi menjadi pengembali semangat peserta, “Siapa saja bisa hafal Al-Qur’an, tidak ada kitab di dunia yang bisa dihafal melebihi Al-Qur’an, hafal Al-Qur’an itu anugerah”, pungkas ustadz.
Diselenggarakannya agenda malam tafsir yang terjadwal dua kali selama satu bulan muat nilai penting bersumber dari ungkapan Umar Bin Khattab yakni “Belajarlah sebelum jadi pemimpin”, dengan adanya agenda malam tafsir ini sebagai sarana untuk dalami Al-Qur’an dan nilai-nilai yang ada didalamnya sebelum dapati kesibukan yang lain. (sm/iwa)