Daftar Kategori: Berita


3 HARI LATIH PENDAMPING PROSES PRODUK HALAL
Iffatunnida Rabu, 27 April 2022 . in Berita . 1350 views
3768_whal1.jpg

Menyiapkan pendamping PPH (Proses Produk Halal), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengundang para relawan dalam Training of Trainer selama tiga hari (26-28/4). Acara disusun secara hybrid, yakni melalui daring di hari pertama dan luring di hari kedua, serta disediakan simulasi praktik di akhir acara. Beragam materi dipersiapkan penyelenggara untuk membekali para pendamping sebelum terjun ke lapangan untuk membantu pelaku usaha dalam mendapatkan Sertifikat Halal.
Dalam materi Ketentuan Syariat Islam Terkait JPH, Dr. Syaiful Mustofa menjelaskan secara detil tentang bahan-bahan mentah yang diragukan kehalalannya. Saat berdiskusi dengan peserta, ia menjelaskan bahwa tidak semua alkohol itu haram. Pasalnya, ada alkohol yang merupakan produk sintetis yang memang dibuat untuk menunjang keawetan suatu produk. Alkohol jenis ini diperbolehkan.
Ketua Halal Center, Dr. Begum Fauziyah meluruskan hal lain terkait output pendampingan PPH. Ia menegaskan bahwa yang menjadi landasan keputusan apakah suatu produk lolos proses halal ialah Sertifikat Halal (SH). Ia menambahkan bahwa Surat Keputusan Halal (SKH) bukanlah hasil akhir.

3769_whal2.jpg


Begum menerangkan, SKH ialah surat yang dikeluarkan MUI setelah melakukan Sidang Fatwa untuk memutuskan kehalalan suatu produk. SKH tersebut akan diteruskan pada BPJPH Kementerian Agama untuk kemudian dijadikan pertimbangan dalam mengeluarkan SH. "SH inilah yang menjadi tanda bahwa produk itu halal dan yang berhak mengeluarkan hanya BPJPH," tuturnya menekankan.
Ia berharap, para pendamping dapat meluruskan pemahaman ini kepada pelaku usaha nantinya. Ia tidak mau ada kesalahpahaman bahwa SKH adalah bukti suatu produk sudah mendapat klaim halal dari pemerintah.
TOT ini diikuti lebih dari 30 pendamping PPH. Mereka tak hanya berasal dari UIN Malang, tetapi juga dari SPMHI (Sistem Penjaminan Mutu Halal Internal) Malang, Halal center Bahrul Maghfiroh Malang, dan Politeknik Negeri Malang. Acara tersebut merupakan kerjasama tiga pusat studi di LP2M, yakni Pusat Pengabdian Masyarakat, Pusat Studi Islam, dan Halal Center. (nd)

Lebih Lanjut »
MAPALA TURSINA PERINGATI HARI BUMI DAN BAGI TAKJIL DAN BUBER
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 26 April 2022 . in Berita . 1155 views
3766_panitia.jpg

HUMAS-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Tursina UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara bagi takjil dan buka bersama sebagai penutupan dari rangkaian berbagai kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Bumi 2022. Agenda diawali dengan festival Mural sebagai bentuk edukasi dan kampanye pelestarian lingkungan lalu dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan pintu gerbang belakang kampus.Minggu(24/4)

Kegiatan peringatan Hari Bumi 2022 yang mengambil tema ‘Lestarikan Bumi dan Sucikan Hati’ itu ditutupdengan acara buka bersama dan ramah tamah. Wajah berbinar penuh optimisme para mahasiswa pecinta alam ini membuncahkan harapan terciptanya bumi layak huni yang indah lestari.

3767_panitia.jpg

Acara seremonial penutupannya dimulai saat menjelang waktu berbuka yang bertempat di Aula Pusat Bahasa, Gedung C lantai 3. Pada kesempatan tersebut hadir Kapolsek Lowokwaru, Kompol. Suyoto, SH, MH, mewakili Kapolres Malang Kota yang berhalangan datang.Kompol. Suyoto sangat mengapresiasi peran UKM Mapala Tursina yang aktif mempelopori gerakan pelestarian lingkungan, di antaranya melalui peringatan Hari Bumi. Menanggapi pertanyaan seorang mahasiswa “Mengapa Malang banjir, padahal  dataran tinggi”, Suyoto menjelaskan bahwa hal tersebut sesungguhnya bukan masalah tata letak geografis, tetapi lebih pada perilaku masyarakatnya.

“Kesadaran masyarakat untuk turut menjaga lingkungan dan bumi ini masih rendah. Masih banyak yang buang sampah sembarangan. Dan masih sedikit sekali yang mau bantu memungut sampah yang tercecer”, jawabnya.

Sementara itu, Ketua UKM Mapala Tursina Gusti Rafi Pangestu dalam sambutannya menyampaikan terkait niatan dan tekad seorang mahasiswa pecinta alam sebagai pelestari lingkungan hidup demi kehidupan penghuninya yang lebih baik dan semakin baik. Salah satu agenda rutinnya yakni kegiatan peringatan Hari Bumi setiap tanggal 22 April. Selain itu, Mapala Tursina juga selalu turut aktif membantu mewujudkan cita-cita besar UIN Maliki Malangyakni menjadi Smart Islamic University and Green Campus.(*/ptt)

Lebih Lanjut »
DWP UIN MALANG PERINGATI HARI KARTINI DENGAN SEMINAR NASIONAL
Putut Wahyu Hardiyanto Jumat, 22 April 2022 . in Berita . 559 views
3764_panitia.jpg

HUMAS- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki) menghadiri Webinar Nasional DWP Kementerian Agama Republik Indonesia (DWP Kemenag RI). Acara during yang mengusung tema Cerdas bersikap, berkomunikasi, dan berinteraksi menuju keluarga bahagia itu diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Kartini. Hadir saat acara, Ketua DWP UIN Maliki Malang, Dra. Shofiyah Zainuddin bersama segenap pengurus inti di ruang sidang rektor, Lt.1 Gedung Dr.Ir. (HC) Soekarno.Jumat(22/4)

Acara yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut diikuti oleh Ketua DWP UIN Maliki Malang beserta segenap pengurus intinya dengan penuh antusias. Dalam sambutannya, Ketua DWP Kemenag RI, Ibu Hj Farikhah Nizar Ali, mengatakan bahwa acara webinar kali ini merupakan bagian dari rangkain besar program dari DWP Kemenag Pusat, yakni Gebyar Ramadan 1443 H. Selain webinar, ada lagi tujuh program yang telah dilaksanakan oleh DWP Kemenag RI, diantaranya ada program santunan anak yatim dan dhuafa, pembagian nasi kotak setiap hari Kamis, pembagian paket sembako, Khataman Al Qura se-Indonesia, Ceramah Peringatan Nuzulul Quran yang diisi oleh Prof. Nazaruddin Umar, serta kunjungan ke panti-panti hingga kampong nelayang sekitar DKI Jakarta. “Alhamdulillah, meski jumlahnya tidak begitu banyak tapi kami bisa membagikan secara merata”,ucapnya.

Selanjutnya, terkait dipilihnya tema webinar kali ini menurut penjelasan dari Bu Farikhah didasarkan oleh fakta di kehidupan sehari-hari yang ditengarahi sering munculnya problem keluarga yang diakibatkan hanya karena kurang baiknya dalam berkomunikasi. Oleh karena penting diselenggarakannya webinar tersebut dengan mendatangkan narasumber yang sangat berkompeten dan ahli di bidangnya,yakni Ibu Chaerini. Selain seorang psikolog juga akademisi yang akan menjelaskan tentang cara bersikap cerdas, bagaimana bersikap baik terhadap sesama, berinteraksi dengan orang lain sehingga nanti diharapkan bisa mewujudkan kebahagiaan dalam kehidupan bersama keluarga, kolega dan masyarakat secara luas.

3765_panitia.jpg

Sedangkan tujuan dari webinar kali ini, masih menurut Ketua DWP Kemenag antara lain ingin membantu para ibu-ibu atau kaum perempuan agar bisa berkomunikasi dengan baik, membangun pikiran positif dan mengenali potensi diri sehingga tumbuh rasa percaya diri yang baik, ingin memberikan tambahan wawasan cara berinteraksi yang baik dengan sesama dalam keluarga, kolega, orang lain/masyarakat luas dan antar bawahan dengan atasan di lingkungan Kemenag lalu yang terakhir bertujuan agar para peserta webinar bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Nizar Ali begitru sapaan akrabnya ini memohon dengan hormat kepada Ibu Penasehat DWP, Ibu Hj. Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas untuk menjadi keynote speaker sekaligus membuka acara webinar tersebut dan diucapkan kembali terima kasih kepada narasumber yakni Ibu Chaerini atas berkenannya di acara tersebut.(ptt)

Lebih Lanjut »
SOP WUJUD TANGGUNG JAWAB SUATU LEMBAGA
Iffatunnida Kamis, 21 April 2022 . in Berita . 704 views

 

3762_wlppm1.jpg

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengumpulkan para kepala dan staf pusat studi di bawah naungannya dalam Workshop Penyusunan SOP dan Pedoman Penelitian, PKM, dan KKM, Kamis (21/4). Saat membuka acara di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat lt. 3, Ketua LP2M, Prof. Dr. Agus Maimun menyatakan bahwa agenda ini dilakukan untuk memberikan arahan serta panduan penyusunan SOP kepada seluruh pusat studi.

Fani Fariedah, M.P., narasumber workshop, menyatakan keberadaan Standard Operational Procedure (SOP) dalam suatu lembaga itu sangat penting. Pasalnya, SOP berperan sebagai pengendali kualitas suatu sistem dan juga konsistensi suatu teknis. Sesuai namanya, SOP adalah acuan sivitas akademik di suatu kampus ketika akan mengurus suatu hal. "Karena untuk diakses secara publik, maka SOP bersifat terbuka dan fair," tambah dosen di Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya Malang itu.

3763_wlppm2.jpg

Ada beberapa manfaat SOP yang dijabarkan Fani. Di antaranya ialah, pertama, SOP menjadi pedoman kerja suatu unit di kampus. Misal, pedoman alur pengajuan proses kelulusan mahasiswa. Dengan adanya SOP, maka tidak ada lagi kebingungan saat mengurus dan memprosesnya. "Karena, ada alur dan timeline yang jelas yang tertera di SOP," jelas Fani.

Alhasil, jika ada kelambatan dan kesalahan dalam prosesnya, maka pengguna layanan dapat mengajukan protes karena tidak sesuai SOP yang dibuat. "Ketika kita membuat SOP, berarti kita berani bertanggung jawab ketika ada ketidakcocokan dalam realisasinya," tegas tim Lembaga Penjaminan Mutu di Universitas Brawijaya Malang ini.

Selain Fani, LP2M UIN Malang juga mengundang Prof. Dr. Endang Purwaningsih, M.Si., salah satu senior di LP2M Universitas Negeri Malang. Ia khusus membahas penyusunan pedoman pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalamannya selama bertahun-tahun mengabdi di LP2M dibagi dalam workshop tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
BCB UIN MALANG KEMBALI DILATIH
Putut Wahyu Hardiyanto Rabu, 20 April 2022 . in Berita . 526 views
3772_hardiant.jpg

HUMAS-Akhir Ramadhan kali ini menjadi momen penting bagi mahasiswa penerima beasiswa Baznas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Melalui platform G-Meet diselenggarakan lagi agenda pembinaan rutin yang ke empat kalinya. Berlangsung secara online sehingga para pesertanya bisa mengikutinya dari tempat tinggal masing-masing.Rabu (20/4).

Agenda pembinaan mengambil tema “Membangun Muslim Yang Bertakwa” ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 20. Namun, kali ini menjadi lebih istimewa karena berada di momen akhir Ramadan.

Menghadirkan narasumber Ust. M. Nizar Asyrofi, M.Pd., yang tidak lain merupakan mentor mahasiswa penerima beasiswa Baznas dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam taushiyahnya, Ustadz Nizar begitu sapaan akrabnya itu menyampaikan tentang seluk beluk puasa dalam perspektif fiqih. Hal ini menurutnya sangat penting agar seorang muslim dapat menjalankan puasa dengan benar sesuai tuntutan syariat. “Namun fiqih itu adalah jalan, bukan tujuan. Kalau kita ikuti dengan benar jalan yang telah dibangun oleh Nabi lalu dilestarikan oleh para ulama, kita pasti akan sampai pada tujuan, yaitu menjadi lulusan madrasah Ramadhan, yakni muslim yang bertakwa",paparnya.

Di akhir taushiyah, Ust Nizar berpesan kepada mahasiswa Baznas agar senantiasa berkhidmah sebagai buah ketakwaan. Khidmah adalah suatu bentuk kontribusi. Dan Khidmah terbaik itu adalah kepada orangtua. Bapak dan Ibu merupakan orangtua di rumah. Sedangkan di kampus, orangtuanya adalah lembaga Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan ungkapan mohon maaf lahir batin baik dari para peserta dan juga narasumber. (*/ptt)

Lebih Lanjut »
WR I: MBKM HARUS SERENTAK
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 19 April 2022 . in Berita . 716 views
3760_panitia.jpg
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maliki Malang, Prof.Dr. Hj. Umi Sumbulah,M.Ag memberikan arahan saat rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MBKM yang dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Para Wakil Dekan Bidang Akademik, Para Ketua Prodi S1 dan Tim Pengelola Implementasi MBKM (Para Koordinator Dosen dan Kasubbag AKA).

HUMAS-Menindaklanjuti kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di awal Tahun 2020, maka sebagai persiapan pelaksanaan salah satu bentuk programnya yakni pertukaran mahasiswa, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) melalui Wakil Rektor bidang Akademik mengadakan rapat koordinasi dengan Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama, Para Wakil Dekan Bidang Akademik, Para Ketua Prodi S1 dan Tim Pengelola Implementasi MBKM (Para Koordinator Dosen dan Kasubbag AKA). Acara tersebut bertempat di ruang pertemuan Lt. 3, Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno.Selasa(19/4)

Di awal arahannya, Wakil Rektor bidang Akademik UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M. Ag menguraikan ulang sekilas terkait program pertukaran mahasiswa dari MBKM tahun 2021 itu. Disampaikan bahwa program tersebut sebenarnya telah berjalan selama 2 semester melalui Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air (PERMATA). Program tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa, tidak hanya bidang akademik namun juga non-akademik, khususnya terkait pemahaman pluralisme dan kondisi sosial kemasyarakatan di berbagai daerah di Indonesia.

Lanjut, menurut Prof. Umi begitu sapaan akrabnya ini bahwa program tersebut dapat menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi untuk saling bekerja sama dan menjadi modal dasar untuk saling belajar sehingga semua Perguruan Tinggi akan menjadi pusat pembelajaran yang spesifik, unik dan distingtif di seluruh tanah air. Program yang digagas oleh Kemendikbud itu merupakan program pertukaran mahasiswa antar jurusan/prodi maupun antar perguruan tinggi di Indonesia yang dilaksanakan selama satu semester dengan sistem alih kredit sebanyak 20-40 sks. Sedangkan pada lingkup PTKIN, program PERMATA telah dilaksanakan namun masih sebatas melalui konsorsium keilmuan prodi-prodi di Fakultas Sains dan teknologi (Saintek) saja. Sehingga perlu adanya perluasan lingkup program tersebut untuk fakultas lainnya yang ada di PTKI.

3761_panitia.jpg

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Prof. Umi memfokuskan untuk berdiskusi membahas delapan model MBKM, menginisiasi pembuatan website khusus MBKM, pengambilan kebijakan terkait jumlah sks tidak harus 20 dalam 1 paket tetapi bisa dibagi beberapa mata kuliah. Diharapkan prodi memilih tenaga pengajar terbaik untuk mata kuliah yang ditawarkan pada program tersebut. "Mari kita persiapkan dan sukseskan program MBKM ini karena sudah ada MoA dengan 47 PTKIN. Program belajar di luar prodi yang menjadi salah satu model MBKM ini juga tertuang dalam Indikator Kinerja Utama No. 19 yang harus dilaksanakan masing-masing program studi.

Kedepan, pertukaran pelajar dapat diperluas dengan Perguruan Tinggi Negeri lainnya, tidak hanya untuk Fakultas Saintek. Adapun panduan MBKM model lain seperti magang, asistensi mengajar, proyek kemanusiaan, dan lain-lain akan disempurnakan melalui workshop, khususnya terkait konversi sks atau dalam bentuk SKPI.(ptt)

Lebih Lanjut »
UIN MENGABDI, AJAK MASYARAKAT PERDALAM ILMU AGAMA
Fatkhul Ulum Senin, 18 April 2022 . in Berita . 1081 views
3793_saiful.jpg

HUMAS-Tim UIN Mengabdi tahun 2022 mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman keagamaan. Peningkatan pemahaman keagamaan ini dilaksanakan melalui pendalaman kajian kitab kuning. Dengan pemahaman keagamaan yang baik diharapkan akan mampu meningkatkan keimanan dan spiritual. Hal ini akan membantu melancarkan program besar pemerintah, yaitu menjaga dan merawat rumah besar yang bernama NKRI, “salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman agama, keimanan dan spritual masyarakat, agar kedepan bisa menjaga dan merawat NKRI secara bersama-sama” Jelas Syaiful Mustofa, salah satu tim UIN Mengabdi.

Tema pengabdian yang diusung ‘living sunnah’, yaitu membumikan hadits nabi di tengah kehidupan masyarakat. Hadits nabi tidak hanya sekedar dibaca dan dikaji, akan tetapi harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bentuknya kajian kitab Bulughul Maram dengan tema Adab dan pembacaan wirid Ratib al Haddad. Kajian dilaksanakan setiap hari pada tanggal 1 sampai 17 Ramadhan 1443 H bertepatan tanggal 2 – 18 April 2022 yang berlokasi di Masjid Raden Rahmat Merjosari Lowokwaru Kota Malang. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 16.30 sampai maghrib, “manfaat kegiatan ini banyak sekali diantaranya memberikan wawasan pemahaman agama, memakmurkan masjid, syi’ar Ramadhan, takjil dan buka puasa bersama-sama” tegas Bapak Abdullah, Lurah Merjosari sekaligus pembina ta’mir masjid.

Bahasan pertama pada tema Adab adalah menjelaskan tentang hak dan kewajiban seorang Muslim terhadap Muslim lain yang ada enam hal, yaitu mengucapkan salam dan menjawabnya, memenuhi undangan, menjenguk orang sakit, mendoakan orang bersin, memberikan nasihat, mengantar jenazah sampai ke kuburan. Bahasan hadits selanjutnya pada tema ini adalah tentang tata cara dan etika bermasyarakat yang baik, ajaran tentang bagaimana bermasyarakat menurut teori Rasulullah SAW. Teori bermasyarakat ini sangat diperlukan ditengah-tengah kehidupan masyarakat yang plural dan modern saat ini, “saya senang ikut kegiatan kajian ini, disamping untuk menambah wawasan bermasyarakat juga menambah keberkahan di bulan Ramadhan ini” ujar Bapak Kuswantono warga Merjosari pensiunan PT. Jasa Tirta.

Peserta kajian ini diikuti sekitar 30-an dari masyarakat dan mahasiswa, jika menjelang maghrib bisa mencapai 150-an orang. “Saya senang ikut kajian ini, bermanfaat bagi pengembangan diri sebagai bekal kelak ketika pulang kampung dan mengabdi di masyarakat” jelas Ibnu Ya’kub mahasiswa UIN Malang. Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang peserta, “kegiatan di masjid Raden Rahmat ini sangat menarik bagi mahasiswa karena menyediakan ta’jil dan buka bersama secara gratis setiap hari selama bulan Ramadhan, lokasinya strategis, masjidnya bersih dan tempat parkir luas” Ungkap Musyaffak mahasiswa UIN Malang asal Tulungagung. 

Kajian kitab dilaksanakan sekitar satu jam. Setelah itu dilanjut pembacaan wirid Ratib al-Haddad sekitar 15 menit menjelang adzan maghrib. Tujuannya untuk membiasakan warga masyarakat membaca wirid di pagi dan sore hari. “Dengan membaca wirid rutin diharapkan terciptanya kedamaian dalam hati. Hal ini akan menunjang terciptanya kerukunan dan kedamaian antar warga masyarakat. Semoga kegiatan semacam ini dilanjutkan secara rutin setelah bulan Ramadhan” tegas Bapak Abdullah, Lurah Merjosari.

Lebih Lanjut »
PESANTREN KILAT UNTUK YATIM DAN DUAFA
Putut Wahyu Hardiyanto Senin, 18 April 2022 . in Berita . 711 views
3755_panitia.jpg

HUMAS-Gencar (Generasi Cahaya Pintar) Malang bekerjasama dengan Yayasan Baitul Mal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) mengadakan kegiatan Pesantren kilat Ramadhan 1443 H. Gencar sendiri merupakan komunitas mahasiswa UIN Maliki Malang penerima beasiswa dari Yayasan Baitul Mal Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan, Semangat Berbagi, Merawat Negeri” ini bertujuan melatih jiwa sosialisasi mahasiswa dalam bermasyarakat serta meningkatkan wawasan dan ilmu agama Islam bagi anak-anak. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, Kamis-Minggu(14-17/4) dan berlokasi di Lembaga Pendidikan Mambaul Hikmah Karangploso Malang.Senin(18/4)

Peserta dari kegiatan itu adalah para anak yatim dan kaum dhuafa setingkat SD dan SMP yang berjumlah kurang lebih 45 peserta santunan. Dimana dipilihnya para peserta tersebut dengan penuh pertimbangan yang dilatarbelakangi bahwa anak-anak perlu mendapatkan ilmu dan bimbingan keagamaan yang memadai agar kelak bisa menjadi generasi penerus yang sukses dunia dan akhirat.

“Kegiatan ini awalnya akan diselenggarakan di Kota Malang, namun memilih panti asuhan di Kota Malang yang belum tersentuh donatur cukup sulit, maka kegiatan ini digeser ke daerah Kabupaten Malang, tepatnya di Lembaga Pendidikan Mambaul Hikmah Karang Ploso,” papar Ilyas, ketua panitianya.

3756_bersama.jpg

“Sebagai bagian dari mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari YBM PLN, kami menginisiasi untuk membantu anak yatim dan dhuafa sekaligus memberikan materi tentang keislaman seperti ibadah sholat, puasa, baca tulis al Quran, wudhu, dzikir, serta publik speaking. Seluruh materi diisi oleh para mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang penerima beasiswa dari YBM PLN,” terang alumni MAN 2 Kota Madiun ini.

Menurut mahasiswa UIN Maliki semester empat prodi Hukum Keluarga Islam ini bahwa tidak banyak kendala yang dihadapi, terkecuali akses ke lokasi yang cukup jauh dari kota Malang, sehingga beberapa mahasiswa yang menuju ke acara, sering terlambat atau bahkan tidak bisa datang. Akan tetapi secara umum kegiatan itu berjalan lancar dan sukses.

3757_panitia.jpg

Acara ditutup pada Minggu(17/04) oleh koordinator Bagian Kemahasiswaan UIN Maliki Malang, Iwan Sugiarto, SE.,MM. Dalam sambutannya, JFT Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya tersebut merasa bangga dan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini sangat baik dilaksanakan sebagai media belajar (KBM) bagi mahasiswa sekaligus salah satu wujud dari pengabdian mereka kepada masyarakat", ucapnya.

Pak Iwan, begitu sapaan akrabnya ini berharap semoga kegiatan sosial kemasyarakatan seperti itu tetap berlanjut sehingga pendampingan yang dilakukan oleh Bagian Kemahasiwaan menjadi lebih signifikan. "Inshaa Allah kegiatan ini akan banyak membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, baik bagi mahasiswa dan khususnya untuk anak-anak yang ikut pesantren kilat", pungkasnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
PROGRAM KERJA ORMAWA HARUS SINERGI
Putut Wahyu Hardiyanto Sabtu, 16 April 2022 . in Berita . 622 views
3758_bersama.jpg

HUMAS-Sebanyak 150 orang pengurus dan anggota UKK/UKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti kegiatan pembinaan kepeloporan bagi mahasiswa. Acara yang diinisiasi oleh para pengurus inti UKK/UKM ini dikemas dalam bentuk dialog santai interaktif. Berlokasi di Gedung Student and Sport Center (SC) Jend. Soeharto yang kemudian acara tersebut diakhiri dengan buka bersama.Sabtu(16/4)

Dalam sambutannya, Koordinator Bagian Kemahasiswaan UIN Maliki Malang, H. Iwan Sugiarto, SE, M.M. menyampaikan bahwa kepeloporan merupakan upaya maksimal dalam mengembangkan potensi diri guna merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, serta memberikan solusi. Sebagai contoh, dalam konteks organisasi kemahasiswaan, menurutnya saat ini perlu dilakukan perubahan pola dan budaya organisasi.  

“Saat ini, pola pengelolaan lembaga/organisasi, termasuk organisasi mahasiswa, harus berbasis pada output/output based management. Artinya, penggunaan anggaran untuk setiap program harus mempunyai output yang jelas. Karena itu, setiap UKK/UKM perlu menyusun rencana strategis (renstra) sehingga roda organisasi dijalankan memiliki arah dan tujuan yang lebih jelas. Selain itu, hasil capaiannya juga bisa diukur,” paparnya.

Selanjutnya, pada kesempatan itu pula diadakan ta'aruf oleh tiap wakil UKK/UKM yang hadir. Tidak hanya itu, ditambah sharing pengalaman lucu nan unik berorganisasi serta joke-joke kekinian yang update dan segar turut memeriahkan suasana jelang berbuka di ujung acara tersebut.(*/ptt)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up