Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Zainuddin, M.A. bersama Rektor Universitas Gajah Mada Yogyakarta Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng., IPU., ASEAN Eng dalam acara FGD menuju ke Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum(PTN-BH)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) melakukan kiat khusus dalam rangka menyongsong transformasi dari satker Badan Layanan Umum(BLU) menuju ke Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum(PTN-BH). Salah satu mediasinya yakni menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). Acara yang bertajuk Rancangan Strategi menuju PTN-BH yang Unggul dan Bereputasi Internasional itu bertempat di Ruang Senat, Lt. 4, Gedung Rektorat Ir. (HC) Soekarno. Rabu(12/1)
Tidak tanggung-tanggung sebagai narasumber pada FGD kali ini, UIN Maliki Malang mendatangkan orang nomer wahid dari salah Perguruan Tinggi tertua di Indonesia yang berada di Kota Gudeg atau Yogyakarta, yakni Universitas Gadjah Mada(UGM). Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng., IPU., ASEAN Eng. merupakan rektor UGM periode saat ini. Dalam kesempatan emas itu, begitu sangat berharga bagi UIN Maliki Malang untuk menimba pengalaman dan ilmu dari seorang rektor yang pada bulan September 2019 kemarin mendapat status sebagai ASEAN Engineer dari ASEAN Federation of Engineering Organizations(AFEO). Sehingga dalam acara tersebut dihadiri oleh rektor UIN Maliki Malang beserta jajarannya, Direktur Pascasarjana, para Dekanat, para Kabiro sampai dengan para pimpinan unit terkait lainnya.
Sementara itu dalam materi FGD, Prof. Panut Mulyono menyampaikan banyak hal tentang apapun itu yang berkaitan dengan proses suatu lembaga/instansi pendidikan tinggi menuju PTN-BH. Dicontohkan juga secara langsung UGM, UI, IPB, ITB dan PTN lainnya dalam bertransformasi ketika masih berstatus PTN-BHMN. Hingga dalam penutupnya ada tiga hal yang mesti diperhatikan, yakni: pertama, PTN-BH memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya, baik bidang akademik maupun non-akademik. Kedua, Budaya mutu harus terus dikuatkan di perguruan tinggi untuk peningkatan berkelanjutan. Dan terakhir, ketiga adalah program internasionalisasi perguruan tinggi merupakan syarat tercapainya reputasi global.(ptt)
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA. bersama tim Asesor LAMPT-KES dr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA., M. Med.Ed.,Ph.D
HUMAS- Kami atas nama tim asesor dari LAMPT-KES yang bertugas melakukan Assesment Lapangan untuk program studi (prodi) pendidikan dokter dan profesi dokter di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) mengucapkan terima kasih atas sambutannya yang luar biasa, meriah, ramah dan yang paling terasa adalah guyub dengan guyonannya yang begitu akrab. Hal itulah yang disampaikan oleh dr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA., M. Med.Ed.,Ph.D saat memberikan sambutan singkat di ruang Rektor, Lt. 1, Gedung Rektorat Ir. (HC) Soekarno.Selasa(11/1)
dr. Savitri bersama kedua rekannya yakni Dr. Sugito Wonodirekso, MS dan Dr. dr. Ahmad Yudianto, Sp. FM(K)., SH. M.Kes merupakan tim asesor LAMPT-KES. Dalam kesempatan itu dr. Vitri begitu sapaan akrabnya ini menyatakan rasa takjubnya terhadap sambutan kehadiran timnya di UIN Maliki Malang. "Di sini suasana kepemimpinannya begitu guyub dengan guyonan(candaan) yang akrab, mulai dari rektor sampai para dekannya terlihat sangat kompak", ucapnya. Menurutnya hal seperti itu sangatlah langka(jarang terjadi), apalagi jika ada dosen atau tamu yang bercanda dengan rektor seperti di UIN Maliki ini.
Rektor Beserta Para Wakil Rektor, Para Kabiro serta tim Asesor LAMPT-KES foto bersama di gedung Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Lanjut masih kata dr. Vitri, dengan guyub rukunnya pimpinan, semangat para jajarannya serta tatanan perubahan dan kemajuan yang cepat di UIN Maliki saat ini maka ia yakin dengan potensi dan atmosfer akademiknya nanti akan segera dapat mewujudkan impiannya yakni menuju World Clas Islamic University. "UIN Maliki ini sungguh luar biasa, meski sudah beberapa kali berkunjung di sini dan saya terkesan sampai saat ini begitu pesat perkembangannya, apalagi nanti akan bertransformasi dari BLU ke PTN-BH pastilah akan lebih kompleks kemajuannya", ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, dr. Vitri berharap nanti hasil asesmen Lapangan untuk prodi pendikan dokter dan profesi dokter FKIK mendapatkan nilai yang terbaik sesuai dengan yang diharapkan.(ptt)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) bekerjasama dengan Tugu Media Group menyelenggarakan webinar dalam rangka memperingati 12 tahun wafatnya (haul) K.H. Abdurrahman Wahid(Gus Dur). Berbeda dan lain dari webinar pada umumnya karena ini adalah kali pertama, pelaksaan peringatan Haul dilakukan secara hybrid. Bertempat di Aula Lt. 5 Gedung Rektorat Ir. (HC) Soekarno. Selasa(4/1)
Tidak tanggung-tanggung acara yang mengusung tema Meneladani Gus Dur Dalam Kepemimpinan dan Humanisme tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai elemen dan tokoh masyarakat yang tidak asing dan begitu lekat dengan Gusdurian, diantaranya adalah Anita Wahid(Jaringan Gusdurian dan anak k-3 Gus Dur), H. Taj Yasin Maimoen(wakil gubernur Jawa Tengah), Drs. H. Syaifullah Yusuf/Gus Ipul(Wali Kota Pasuruan), Wahyu Muryadi(Kepala Protokol Istana era Gus Dur dan Mantan Pemred Majah Tempo) dan terakhir Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin. MA.
Sementara itu, rangkaian acaranya dibuka langsung oleh Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji yang merupakan alumni dari UIN Maliki Malang. Dalam sambutannya, Mas Aji sapaan akrab Wali Kota Malang ini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih serta memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya peringatan haul secara hybrid tersebut. Oleh karena situasi masih pandemi sehingga memang tidak semua narasumber berada di tempat acara untuk langsung tatap muka namun bisa juga via during dalam waktu yang bersamaan. "Kami mewakili atas nama pemerintah kota Malang mengucapkan ribuan terimakasih, gelaran taklim atau semacamnya ini berada di Malang, mudah-mudahan membawa berkah khusus bagi Malang Raya dan umumnya bagi bangsa Indonesia", pungkasnya.(ptt)
HUMA-Sejak terjadinya erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12) lalu, banyak masyarakat di lereng gunung semeru banyak warga yang meninggal dan kehilangan tempat tinggal. Setidaknya ada sekitar 3.000 keluarga yang harus direlokasi permukimannya. Presiden Joko Widodo memerintahkan Pemprov Jatim, Pemda Lumajang, dan BUMN untuk segera menyiapkan permukiman yang baru.
Untuk itu, Tim SAPPK ITB dan Prodi Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolabarosi melakukan riset di lapangan guna menyiapkan perencanaan yang matang untuk keperluan perencanaan site plan (rencana tapak) untuk keperluan menggambar detail tata letak hunian baru agar tidak menyalahi aturan. Menurut Tarranita Kusuma Dewi, M.T menjelaskan bahwa perencanaan site plan ini dilakukan secara kolaboratif, tentunya disesuaikan dengan disiplin keilmuannya masing-masing. "Saya fokus pada tata letak hunian yang tentunya ramah, aman dan tetap mengedepankan konsep go green mempertimbangkan ekosistem lingkungan hijau," terangnya.
Langkah awal tim berkoordinasi dengan Bupati Lumajang serta LAZ Rumah Amal Salman yang ditunjuk sebagai penanggung jawab penyediaan Hunian baru bagi masyarakat terdampak. "Dalam audensi tersebut telah disepakati bersama usulan site plan relokasi untuk masyarakat terdampak," terangnya. Menurut mantan Prodi Arsitektur ini, relokasi akan diterapkan di dua lokasi yaitu Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro dan Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo," terangnya, Senin (3/1). Bupati Lumajang, Toriqul Haq berharap tim Arsitek ITB dan UIN Malang bisa segera merealisasikan site plan dan Huntara (hunian sementara) yang dibutuhkan agar proses relokasi bisa segera dilaksanakan. Meski proses relokasi dilakukan secara bertahap. Akan tetapi, warga sangat berharap bisa tinggal di Huntara dengan layak. Desa Sumbermujur akan manjadi kawasan relokasi pertama yang rencananya akan dilengkapi fasilitas pendidikan, tempat ibadah, pasar, dan juga sarana olah raga. "Semoga rencana ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target dan harapan pemerintah," ujarnya. Sementara itu, Salah satu tim Arsitek UIN Malang Dr. Aulia Fikriarini, MT menjelaskan bahwa selain site plan dan Huntara yang juga dikonsep oleh IAI Malang yang juga menjadi salah satu patner untuk kolaboratif. "Tentu semua tidak akan ditangani oleh tim arsitek dari UIN Malang, dan berdasarkan hasil kesepakan bersama UIN Malang akan menyumbang 10 Huntara," jelasnya.
Upacara memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke-76.
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengelar upacara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke-76. Upacara dilaksanakan di lapangan utama UIN Maliki Malang dengan dihadiri seluruh pegawai dan dosen baik PNS maupun non PNS, Senin (3/1).
Rektor UIN Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA yang sekaligus menjadi pembina upacara mengajak seluruh keluarga besar di bawah naungan Kementerian Agama patut bangga dengan capaian prestasi yang telah diraih oleh Kemenag, salah satu capaian itu meliputi indeks prestasi dan kepuasan layanan di kementerian agama yang terus meningkat. "Alhamdulillah, selama lima tahun berturut-turut Kemenag juga mendapatkan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan," terangnya.
Sebagai abdi negara, kata mantan Wakil Rektor Bidang Akademik itu, harus bisa memberikan layanan yang terbaik bagi umat dan agama, caranya tentu dengan bekerja secara profesional dengan penuh dedikasi tinggi dalam memberikan layanan di masing-masing satkernya. "Dengan begitu, kita juga turut mensukseskan program yang ada di Kementerian Agama kita tercinta," tegasnya.
Usai upacara HAB ke-76 juga dilaksanakan penyematan penghargaan setya lencana karya satya kepada para pegawai yang mendedikasikan diri sebagai ASN mulai 10 tahun, 20 tahun, hingga 30 tahun pengabdian. "Semoga penghargaan tersebut bisa meningkatkan spirit dan etos kerja para ASN," harapnya.
Dan dilanjut dengan penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama dengan disaksikan seluruh peserta upacara yang hadir.
Untuk itu, tambah dia, mari jadikan lima budaya kerja di Kemenag sebagai bagian yang tak terpisahkan sebagai tugas dan fungsi pegawai di Kementerian Agama. "Selamat memperingati Hari Amal Bhakti kemenag yang ke-76 dan semoga kedepan semakin maju dan menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki) meraih juara umum ke-III di ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam(OASE PTKI) I se-Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Oleh karena itu sebagai apresiasi dan rasa bangga serta syukur atas torehan prestasi tersebut maka kampus yang berlogo Ulul Albab ini memberikan tanda penghargaan kepada para kontingennya yang telah mewakili UIN Maliki Malang. Prosesi penyerahan penghargaan dilaksanakan di Ruang Auditorium Utara, Lt.4 Fakultas Sains dan Teknologi(Saintek).Jumat(31/12)
Dalam sambutannya, Kabiro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama(AAKK) UIN Maliki, Dr. Barnoto, M.Pd.I menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian prestasi kontingen UIN Maliki di ajang OASE PTKI tahun ini. “Saya ucapkan selamat kepada anda semuanya yang ikut berlomba dan telah menorehkan prestasi yang membanggakan untuk kampus kita ini, Saya bangga dan semoga di kesempatan berikutnya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi”,ucapnya. Selanjutnya, ia juga berpesan agar mampu meningkatkan capaian prestasi di event yang berikutnya maka diperlukan persiapan di segala aspek. “Tentu persiapannya harus dilakukan mulai sekarang, sehingga selain skill dan performance para kontingen juga mesti dipersiapkan aspek anggaran dsb,. Jadi silahkan nanti ditata semuanya”,pintanya.
Para kontingen yang berprestasi menerima tanda penghargaan, ada yang berupa medali, piala dan juga piagam/sertifikat dari tim panitia. Berikut ini merupakan Daftar Perolehan Prestasi Olimpiade Agama, Sains dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKI) I se-Indonesia UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Suci Noerfaiqotul Himmah mahasiswi kimia, Nadia Alfi Syarifah, Masriyul Adim, Syifa Annaura, Ludy Wiji L, Mei Wakhidatul Hikmah, Muhamad Syahril, Nushrotun Nida, David Lee Giant A., Alfu Nur Laila, Atika Yuni, Ihda Filzafatin Habibah, Nanda Dwi Yuliana, Wan Aini Nur A., M.rsyad Rafif, Byonda Paramadina M., Fitri Purwanti, Syafiya Maf'udah, Ayura Islakhah Z.
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki), melakukan pelantikan kepada sejumlah pejabat administrasi ke dalam Jabatan Fungsional. Dalam agenda tersebut, terdapat 17 pejabat yang dilantik untuk di tempatkan pada berbagai jenis formasi jabatan fungsional yang baru melalui mekanisme penyetaraan. Pelaksanannya di ruang Loby Lt.1, Gedung Rektorat Ir. (HC) Soekarno.Kamis(30/12) Pedoman dasar agenda pelantikan tersebut yakni berdasarkan: Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 058933/B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 058941/B.II/3/2021 Dan Nomor 059495/B.II/3/2021 Dan Nomor 059679/B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 059681/B.II/3/2021 Dan Nomor 059729/ B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 059732/ B.II/3/2021. Tentang Pengangkatan Pejabat Administrasi Ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan. Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Zainuddin,MA menghimbau sekaligus menegaskan kepada para pejabat yang telah dilantik dan menempati formasi jabatan fungsional yang baru agar bertekad bulat untuk bisa menjadi yang lebih baik, berkomitmen tinggi, totalitas dan displin dalam mengemban amanah. Hal tersebut juga rektor inginkan agar diterapkan oleh seluruh warga kampus UIN Maliki Malang. “Saya berharap mulai dari lapisan pimpinan teratas universitas hingga para staf/karyawan dan seterusnya untuk selalu tanggungjawab dan profesional dalam menjalankan amanahnya, meningkatkan skill dan prestasi serta mensupport penuh upaya kampus menuju World Class University(WCU)”,paparnya. Berikut ini sejumlah pejabat yang telah dilantik ke dalam jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan.Berikut ini sejumlah pejabat yang telah dilantik ke dalam jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan. 1. Iwan Sugiarto,SE.,MM sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya pada Bagian Kemahasiswaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama 2. M. Fatkhul Ulum, S.Pd.I sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Subbagian Hubungan Masyarakat, Dokumentasi dan Publikasi Bagian Umum 3. Mochamad Ab'ror, S.Si sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Layanan Akademik Bagian Akademik 4. Drs. Miftachul Huda sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Subbagian Kerjasama dan Pengembangan Lembaga
5. Muhammad Asnan Fanani, MM sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Humaniora 6. Muttahidah, SE sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Syariah 7. Ari Prasetyo Hirmawan, SE sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ekonomi 8. Andy Irawan, S.Si sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Sains dan Teknologi 9. Saiful Hikmah, S.Ag sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 10. Zaenal Arifin, S.AP sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Umum, Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi 11. Iqbal Kuncaraningrat, S.Psi, S.IPI., M.Pd sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 12. Tutut Sugiarti, S.Sos sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Psikologi 13. Fitria Amalia Dewi, S.Pd sebagai Perencana Ahli Muda pada Sub Bagian Perencanaan, Akuntansi dan Keuangan Bagian Tata Usaha Fakultas Sains dan Teknologi 14. Fathul Qorib, S.Ag sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya pada Bagian Kerjasama dan Kelembagaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama. 15. M. Mujtabah, SE sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Kemahasiswaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama. 16. Dra. Luluk Khoirun Nisa, M.Si sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Akademik Bagian Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama 17. M. Abu Hasan Azzuhri, SE sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Umum Fakultas Sains dan Teknologi.
Hadir saat acara para wakil rektor, para kabiro, para dekan dan direktur pascasarjana, ketua beserta para pejabat unit Organisasi, Kepegawaian dan Hukum(OKH) serta para staf atau karyawan terkait lainnya.(ptt)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki), melakukan pelantikan kepada sejumlah pejabat administrasi ke dalam Jabatan Fungsional. Dalam agenda tersebut, terdapat 17 pejabat yang dilantik untuk di tempatkan pada berbagai jenis formasi jabatan fungsional yang baru melalui mekanisme penyetaraan. Pelaksanannya di ruang Loby Lt.1, Gedung Rektorat Ir. (HC) Soekarno, Kamis (30/12).
Pedoman dasar agenda pelantikan tersebut yakni berdasarkan: Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 058933/B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 058941/B.II/3/2021 Dan Nomor 059495/B.II/3/2021 Dan Nomor 059679/B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 059681/B.II/3/2021 Dan Nomor 059729/ B.II/3/2021 Dan Seterusnya Sesuai Nomer Urut Sampai Dengan Nomor 059732/ B.II/3/2021. Tentang Pengangkatan Pejabat Administrasi Ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan. Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Zainuddin,MA menghimbau sekaligus menegaskan kepada para pejabat yang telah dilantik dan menempati formasi jabatan fungsional yang baru agar bertekad bulat untuk bisa menjadi yang lebih baik, berkomitmen tinggi, totalitas dan displin dalam mengemban amanah. Hal tersebut juga rektor inginkan agar diterapkan oleh seluruh warga kampus UIN Maliki Malang. “Saya berharap mulai dari lapisan pimpinan teratas universitas hingga para staf/karyawan dan seterusnya untuk selalu tanggungjawab dan profesional dalam menjalankan amanahnya, meningkatkan skill dan prestasi serta mensupport penuh upaya kampus menuju World Class University(WCU)”,paparnya.
Berikut ini sejumlah pejabat yang telah dilantik ke dalam jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan.Berikut ini sejumlah pejabat yang telah dilantik ke dalam jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan.
1. Iwan Sugiarto,SE.,MM sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya pada Bagian Kemahasiswaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama
2. M. Fatkhul Ulum, S.Pd.I sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Subbagian Hubungan Masyarakat, Dokumentasi dan Publikasi Bagian Umum
3. Mochamad Ab'ror, S.Si sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Layanan Akademik Bagian Akademik
4. Drs. Miftachul Huda sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Subbagian Kerjasama dan Pengembangan Lembaga
5. Muhammad Asnan Fanani, MM sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Humaniora
6. Muttahidah, SE sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Syariah
7. Ari Prasetyo Hirmawan, SE sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ekonomi
8. Andy Irawan, S.Si sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Sains dan Teknologi
9. Saiful Hikmah, S.Ag sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
10. Zaenal Arifin, S.AP sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Umum, Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi
11. Iqbal Kuncaraningrat, S.Psi, S.IPI., M.Pd sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
12. Tutut Sugiarti, S.Sos sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda pada Subbagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Psikologi
13. Fitria Amalia Dewi, S.Pd sebagai Perencana Ahli Muda pada Sub Bagian Perencanaan, Akuntansi dan Keuangan Bagian Tata Usaha Fakultas Sains dan Teknologi
14. Fathul Qorib, S.Ag sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya pada Bagian Kerjasama dan Kelembagaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama.
15. M. Mujtabah, SE sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Kemahasiswaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama.
16. Dra. Luluk Khoirun Nisa, M.Si sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Akademik Bagian Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,dan Kerjasama
17. M. Abu Hasan Azzuhri, SE sebagai Arsiparis Ahli Muda pada Subbagian Administrasi Umum Fakultas Sains dan Teknologi.
Hadir saat acara para wakil rektor, para kabiro, para dekan dan direktur pascasarjana, ketua beserta para pejabat unit Organisasi, Kepegawaian dan Hukum(OKH) serta para staf atau karyawan terkait lainnya.(ptt)
HUMAS-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M Zainuddin, MA mengukuhkan 714 guru profesional lulusan Prodi PPG tahun 2021 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang berlangsung di Hotel Savana Kota Malang, Kamis (30/12).
Dalam sambutannya Prof. Zainuddin bahwa guru pendidik saat ini harus menguasai IT, bagaimanapun caranya guru dituntut harus bisa mengaplikasikan hibrid learning. Pasalnya, di era serba digital atau era 4.0 ini metode pembelajaran tidak bisa terlepas dari IT yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah guru dan siswa dalam mencapai pembelajaran yang smart dan menyenangkan. "Kehadiran teknologi atau IT harus dimanfaatkan betul dalam pendidikan. Akan tetapi, harus tetap dilakukan dengan tatap muka untuk membangun emosional guru dengan muridnya," pesannya.
Pembelajaran tatap muka dengan online atau daring tentu memiliki kesan yang berbeda, mantan Dekan FITK itu juga berpesan kepada para guru yang sudah tersertifikasi agar terus meningkatkan kompetensinya dalam mendidik. Guru itu memiliki peran yang sangat penting setelah orang tua, guru mentransfer ilmu dan derajatnya sangat mulia. Guru itu manusia yang paling terhormat setelah orang tua kandung yaitu guru. "Guru yang mendidik pemimpin bangsa ini, tidak ada satupun pemimpin yang tidak melewati proses pendidikan," tegasnya.
Siapapun yang jadi orang besar, tambah dia, itu tidak lepas dari jasa seorang guru. Jika pemerintah ngasi tunjangan yang layak itu sudah sepatutnya. Untuk guru yang belum sertifikasi maka tetaplah mengajar dengan ikhlas dan profesional. Karena guru itu dimata muridnya lebih selebritis dari pada artis. "Mudah-mudahan kita semua senantiasa di rahmati Allah SWT sehingga bisa
Memberikan pendidikan terbaik untuk generasi bangsa dimasa depan," pungkasnya.