Daftar Kategori: Berita


UIN Malang Gelar Stadium Generale Dies Maulidiyah ke-64: Psikologi dan Islam Bersinergi Ungkap Kesehatan Mental
Abadi Wijaya Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 251 views
10227_psikologi.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar kegiatan akademik bergengsi dalam rangkaian Dies Maulidiyah ke-64, yakni Stadium Generale Fakultas Psikologi dengan tema "Menata Jiwa, Merajut Harapan: Kesehatan Mental dalam Spirit Psikologi dan Islam".  Senin 20 Oktober 2025 

Acara yang berlangsung di gedung rektorat lt 5 ini dihadiri sekitar 500 peserta dari kalangan mahasiswa UIN Malang dan berbagai perguruan tinggi di Kota Malang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan perspektif ilmu psikologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam, guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tengah tantangan kehidupan modern.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Basri, MA., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Fakultas Psikologi yang berhasil mengangkat tema integrasi sains dan Islam dalam konteks kesehatan mental. “UIN Malang terus mendorong penguatan internasionalisasi dalam riset dan pendidikan, agar nilai-nilai keilmuan dan keislaman kita dapat dikenal secara global,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Siti Mahmudah, M.Si., menekankan bahwa kemajuan teknologi di era digital tidak selalu sejalan dengan ketenangan batin manusia. “Menata jiwa bukan berarti menghapus luka, tetapi memahami, menerima, dan menemukan makna di balik setiap ujian hidup. Psikologi dan Islam harus berjalan beriringan untuk membantu manusia menemukan keseimbangan sejati,” jelasnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan Dr. Reni Kusumowardhani, M.Psi., Psikolog, Victimologist dan Mokhammad Yahya, Ph.D. sebagai narasumber utama. Keduanya memberikan perspektif mendalam mengenai bagaimana kolaborasi ilmu psikologi dan nilai-nilai keislaman dapat melahirkan pendekatan yang menyentuh aspek jasmani dan rohani secara utuh.

Melalui kegiatan ini, UIN Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus integratif yang berupaya mencetak lulusan unggul cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan seimbang secara spiritual.

Reporter &Fotografer : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Bangga: Capaian Menag Nasaruddin Umar Bukti Transformasi Kemenag Menuju Lembaga yang Profesional dan Moderat
Abadi Wijaya Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 389 views
10221_rektor.jpg


MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Rasa bangga dan apresiasi mengalir dari kampus hijau nan religius, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., atas capaian luar biasa yang diraihnya sebagai pejabat dengan kinerja terbaik versi Poltracking Indonesia tahun 2025.
Dalam survei yang digelar Poltracking Indonesia pada 3–10 Oktober 2025, Menteri Agama menempati peringkat pertama dengan tingkat kepuasan publik sebesar 65,7 persen. Pencapaian ini menempatkannya di atas sejumlah pejabat tinggi negara lain, termasuk Menpora Erick Thohir dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Capaian ini bukan sekadar angka dalam survei, tetapi pengakuan publik atas dedikasi Bapak Menteri dalam membawa Kementerian Agama menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi umat,” ujar Prof. Ilfi penuh semangat.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar, Kementerian Agama berhasil mendorong transformasi kelembagaan dan memperkuat pelayanan publik dengan wajah baru yang menyejukkan. Kebijakan-kebijakan yang diambil pun dinilai semakin inklusif, adaptif, dan berpihak pada penguatan nilai-nilai moderasi beragama.
“Langkah-langkah beliau sangat sejalan dengan semangat UIN Maliki Malang dalam membangun peradaban Islam yang damai, moderat, dan berdaya saing global,” lanjutnya.
Rektor yang dikenal visioner ini juga menegaskan bahwa capaian Menag menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika UIN Malang. Ia berharap, semangat transformasi yang diusung Kemenag dapat terus menginspirasi perguruan tinggi keagamaan Islam untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung program Kemenag, terutama dalam penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pendidikan Islam, dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

10222_pict.jpg


Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) unggulan di bawah naungan Kementerian Agama, UIN Maliki Malang berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan visi dan misi kementerian. Melalui tridarma perguruan tinggi — pengajaran, penelitian, dan pengabdian — UIN Malang terus mengokohkan diri sebagai pelopor pendidikan Islam yang berintegritas dan berdaya saing internasional.
Sementara itu, hasil survei Poltracking Indonesia juga menunjukkan bahwa masyarakat menilai kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran cukup positif, terutama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama (86,7%), menjaga keagamaan (80,2%), serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa (77,1%).
Hasil tersebut, bagi Prof. Ilfi, menjadi sinyal bahwa kerja-kerja nyata Kementerian Agama selama ini telah menyentuh jantung kehidupan berbangsa dan beragama. “Pak Nasaruddin Umar bukan hanya memimpin, tapi juga menanamkan nilai — bahwa keberagamaan harus membawa kedamaian, bukan perpecahan,” tutupnya penuh makna.

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Serukan Wakaf Jadi Pilar Utama Pendanaan Kampus
Abadi Wijaya Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 361 views
10223_wfb.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyerukan gerakan optimalisasi wakaf sebagai pilar pokok pendanaan perguruan tinggi. Hal ini disampaikan dalam forum "Wakaf GOES to Campus XV" yang digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB), Senin, 20 Oktober 2025.

Acara yang merupakan edisi ke-15 dari "Wakaf GOES to Campus" (WGTC) ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk 50 mahasiswa delegasi dari UIN Malang. Turut hadir dalam forum strategis tersebut Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat , Asisten III Gubernur Jawa Timur Bidang Administrasi Umum , dan Walikota Malang. Rektor UIN Malang yang hadir juga didampingi oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga.

10226_bundas.jpeg

Dalam sambutannya yang menjadi sorotan utama, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dengan tegas memaparkan visi besar pemanfaatan wakaf untuk kemandirian institusi pendidikan. Menurutnya, wakaf diharapkan dapat menjadi pilar pokok pendanaan kampus, yang pada akhirnya dapat mewujudkan cita-cita menggratiskan biaya pendidikan bagi mahasiswa.

“Kami sangat berharap wakaf bisa menjadi pilar pokok pendanaan kampus sehingga bisa menggratiskan biaya pendidikan,” tegas Prof. Ilfi. Karena itu, beliau menyadari bahwa visi ini adalah sebuah gerakan jangka panjang, namun ia optimis bahwa kegiatan WGTC ke-15 ini dapat menjadi tonggak awal untuk bergerak lebih maju.

Untuk memperkuat argumennya, Prof. Ilfi mencontohkan dua universitas Islam tertua dan terbesar di dunia yang telah sukses membuktikan model pendanaan berbasis wakaf. “Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, dan Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko menjadi contoh nyata bagaimana universitas mampu mendanai seluruh biaya pendidikannya murni dari dana wakaf yang produktif,” jelasnya.

Meski demikian, BWI Pusat mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, terkait regulasi pengembangan wakaf. Kedua, kompetensi nadzir (pengelola wakaf) yang belum optimal. Ketiga, dan yang paling krusial adalah masalah literasi di masyarakat. Tantangan literasi ini sejalan dengan data yang menyebutkan bahwa wakaf untuk pendidikan masih harus digalakkan, tidak seperti wakaf untuk masjid atau pesantren yang sudah mapan.

10225_wedfv.jpeg

Di sinilah peran kampus menjadi sangat vital. BWI memandang kampus memiliki potensi besar sebagai insan yang berpikiran maju dan melek teknologi. “Diharapkan kerja sama dengan kampus dapat mengoptimalkan gerakan Indonesia Berwakaf,” tambahnya. Secara data, potensi wakaf nasional mencapai angka 180 triliun rupiah, dengan potensi wakaf dari ekosistem kampus sendiri diperkirakan mencapai 5,7 triliun rupiah.

Dukungan untuk gerakan wakaf produktif ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Asisten III Gubernur Jatim Bidang Administrasi Umum memaparkan model-model wakaf yang dapat dikembangkan oleh masyarakat dan institusi. “Wakaf produktif adalah model pengelolaan dana wakaf untuk lebih memberdayakan dana umat tanpa menghabiskan dana pokoknya,” jelas Asisten III. Model dana abadi (endowment fund) inilah yang menjadi fokus utama dalam konteks pendanaan universitas, sejalan dengan visi yang disampaikan Rektor UIN Malang. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Hari Kedua Uji Pengetahuan PPG di UIN Malang Berjalan Lancar, Tim Penyelia Pusat Beri Apresiasi
Abadi Wijaya Minggu, 19 Oktober 2025 . in Berita . 228 views
10214_penyelia.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Pelaksanaan Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Transformasi tahun 2025 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua dengan suasana yang kondusif dan tertib, Minggu, 19 Oktober 2025.

Kegiatan berskala nasional ini mendapat pemantauan langsung dari Tim Penyelia Pusat, Dr. H. Nur Salim, M.Pd. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dalam kunjungannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan panitia dan fasilitas yang disiapkan oleh UIN Maliki Malang.

“Pelaksanaan uji pengetahuan di UIN Malang sangat kondusif dan terorganisir dengan baik. Saya mengapresiasi kesiapan panitia serta kelancaran proses ujian daring ini,” ungkapnya.

10216_cek.jpg

Pada hari kedua ini, baik peserta maupun panitia tampak semakin siap menjalankan proses ujian. Sesi pertama yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta mengikuti sesi briefing teknis pukul 07.30–08.30 WIB, guna memastikan pemahaman terhadap prosedur pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan ujian daring ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur kompetensi pedagogik dan profesional calon guru, tetapi juga sebagai wujud komitmen UIN Maliki Malang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.

10215_tes.jpg

Dr. Nur Salim menambahkan harapannya agar seluruh rangkaian ujian dapat berjalan tanpa gangguan jaringan, sehingga peserta bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Semoga pelaksanaan hingga hari terakhir tetap lancar dan para peserta dapat mengikuti ujian dengan maksimal,” tutupnya.

Dengan semangat dan kesiapan yang matang, UIN Maliki Malang kembali membuktikan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara PPG terbaik di Indonesia.

Lebih Lanjut »
UIN Malang Kukuhkan Menag sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia
Abadi Wijaya Minggu, 19 Oktober 2025 . in Berita . 491 views
10212_menag.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) resmi menganugerahkan gelar “Bapak Ekoteologi Indonesia” kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Penobatan tersebut berlangsung dalam suasana akademik yang khidmat di bawah rindangnya pepohonan kampus UIN Malang pada pertengahan Oktober 2025.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si, menyampaikan bahwa gelar tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi Menag dalam mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Gagasan ekoteologi yang diusung Prof. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya membaca alam sebagai bagian dari ayat-ayat Tuhan. Dalam berbagai kesempatan, beliau menyampaikan bahwa pohon, sungai, udara, dan tanah merupakan tanda-tanda kebesaran Ilahi yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab spiritual. Konsep tersebut telah berkembang menjadi gerakan nasional yang diwujudkan melalui kebijakan Kementerian Agama, salah satunya mewajibkan calon ASN menanam pohon sebelum pelantikan sebagai simbol pengabdian terhadap bumi.

Prof. Ilfi menilai, bahwa Prof. Nasaruddin telah menunjukkan bentuk keimanan yang membumi, bukan sekadar konsep teologis. Menurutnya, tindakan nyata seperti menanam pohon mencerminkan ibadah yang menyentuh tanah dan mengakar dalam kehidupan. Di lingkungan madrasah dan pesantren, gerakan ini telah menginspirasi peserta didik untuk memahami bahwa merawat alam merupakan bagian dari ibadah dan akhlak mulia sebagai khalifah di muka bumi.

Kementerian Agama juga menggandeng berbagai pihak seperti Kementerian Lingkungan Hidup, organisasi keagamaan, dan lembaga pendidikan untuk memperluas gerakan ekoteologi lintas iman. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kesadaran ekologis sebagai misi kemanusiaan universal. Prof. Nasaruddin Umar dinilai berhasil membangun paradigma baru bahwa mencintai Tuhan harus disertai dengan menjaga ciptaan-Nya.

Melalui penanaman pohon, UIN Malang dan Kementerian Agama ingin menanam harapan dan amal jariyah yang terus tumbuh meski manusia telah tiada. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol doa, zikir, dan pengabdian yang berbuah kebaikan. Dari kampus hijau UIN Malang, pesan ekoteologi bergema sebagai langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi masa depan umat dan semesta. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Seminar Filsafat: Tuntas Kunci Arah Hidup Mahasiswa
Abadi Wijaya Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 238 views
10220_filsafat.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar Seminar Nasional Filsafat Kesadaran yang diikuti oleh 97 peserta dari kalangan mahasiswa dan umum acara ini di gelar sabtu, 18 Oktober 20225.

Acara yang berlangsung di Home Theater Fakultas Humaniora ini mengangkat tema “Integritas Filsafat dan Nilai Keislaman untuk Mewujudkan Pendidikan Holistik yang Berkarakter dan Dekat terhadap Realitas Sosial.” Ketua Umum HMPS IPS, Aliyafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar memiliki pola pikir yang lebih kritis, terbuka, dan berintegritas.

“Seminar ini diharapkan dapat mendongkrak pemikiran mahasiswa agar mampu berubah menjadi lebih baik dan memperoleh hal-hal yang berdampak besar di masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi utama, para narasumber menegaskan bahwa filsafat kesadaran merupakan kunci penting bagi mahasiswa dalam menemukan arah dan tujuan hidup. Mereka menyampaikan bahwa kurikulum pendidikan boleh berubah, namun jika tujuan hidup mahasiswa tidak jelas, maka proses belajar tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

“Mahasiswa harus memiliki cita-cita dan arah hidup, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan itulah yang akan menjadi sumber semangat dalam menjalani kehidupan,” ungkap salah satu pemateri.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana interaktif dan antusiasme tinggi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran filosofis dan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa dapat menjadi pribadi yang berkarakter, berpikir kritis, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Klinik UIN Malang Gelar Workshop BHD: Wujud Kepedulian Kampus terhadap Kesehatan Sivitas Akademika
Abadi Wijaya Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 253 views
10199_bers.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Klinik Rawat Jalan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kampus. Sabtu 18 Oktober 2025, klinik tersebut menggelar Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi sivitas akademika, khususnya para musrif dan musrifah Ma’had Al Jamiah, yang berlangsung di Aula Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang.

10200_praktik.jpeg


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag, dan turut dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. H. Suud Fuadi, M.E.I. Dalam sambutannya, Prof. Triyo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Klinik UIN Malang atas inisiatifnya menyelenggarakan pelatihan penting dan aplikatif ini.
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat, karena pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dapat menjadi penyelamat nyawa di situasi darurat. Ini juga merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh sivitas akademika,” ungkap Prof. Triyo.
Sementara itu, Kepala Klinik UIN Maliki Malang, dr. H. Christyaji Indradmojo, menjelaskan bahwa workshop menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang emergensi medis, yaitu Bunga Lailatul Fitriyah, Amd. Kep dan dr. Putra Agung Dewata, Sp.EM.

10201_cindra.jpeg


“Keduanya memberikan materi lengkap mulai dari teori dasar, teknik resusitasi jantung paru (RJP), hingga simulasi langsung di lapangan,” ujar dr. Christyaji. Ia menambahkan, pelatihan ini menjadi langkah konkret UIN Malang dalam menumbuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus dan juga masyarakat.
“Kami berharap para peserta, terutama para musrif dan musrifah, mampu menerapkan pengetahuan ini untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat saat dibutuhkan. Niat baik seperti ini pasti membawa manfaat besar bagi sesama,” tambahnya.
Suasana workshop yang berlangsung sehari penuh itu terasa hangat dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mempraktikkan teknik BHD secara langsung, sambil mengikuti simulasi lapangan dengan penuh semangat. Di penghujung acara, panitia juga mengadakan sesi doorprize yang menambah keceriaan dan kebersamaan seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Klinik UIN Malang berharap seluruh sivitas akademika semakin sigap, tanggap, dan terampil dalam menghadapi kondisi gawat darurat, sekaligus menjadi agen kepedulian kesehatan di lingkungan kampus.
“Ayo kita bangun kepedulian sesama. Pembekalan seperti ini bukan sekadar teori, tapi wujud nyata dari semangat UIN Maliki untuk Indonesia,” tutup dr. Christyaji penuh optimisme.

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Kembali Jadi Tuan Rumah Uji Kompetensi PPG Nasional: 8.540 Peserta Ikuti Ujian Selama Tiga Hari
Abadi Wijaya Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 228 views
10198_penyelia.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu kampus unggulan dalam pengembangan profesi guru di Indonesia. Pada 18–20 Oktober 2025, kampus berlogo Ulul Albab ini dipercaya Kementerian Agama RI untuk menyelenggarakan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Periode 4 Tahun 2025, sebuah tahapan penting dalam proses sertifikasi guru nasional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIN Maliki Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Uji pengetahuan uji Kompetensi Mahasiswa PPG bertujuan mengukur dua aspek utama kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional, sebelum mereka dinyatakan layak menyandang gelar guru profesional bersertifikat.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki Malang, Dr. Muhammad Walid, M.A., yang juga bertindak sebagai koordinator pengawas ujian, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 8.540 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta mengikuti ujian secara daring dalam beberapa sesi selama tiga hari penuh, dengan pengawasan ketat oleh 200 pengawas ujian pada 430 ruang virtual.

“Uji kompetensi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kami ingin menjamin bahwa guru yang lulus benar-benar memiliki kemampuan pedagogik dan profesional yang mumpuni,” ujar Dr. Walid.

10197_ppg.jpeg

Pelaksanaan uji pengetahuan ini turut diawasi oleh tim penyelia pusat dari berbagai perguruan tinggi, salah satunya Dr. H. Nur Salim, M.Pd. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Ia memberikan apresiasi terhadap kesiapan UIN Maliki Malang dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional ini.

“Pelaksanaan ujipengetahuan uji kompetensi mahasiswa PPG di UIN Malang berlangsung sangat kondusif dan nyaman. Sarana dan prasarana yang lengkap, serta dukungan teknis yang baik, membuat kegiatan ini berjalan lancar. Ini layak direkomendasikan untuk kembali menjadi tuan rumah di tahun mendatang,” ungkapnya.

Ia juga berharap seluruh rangkaian ujian berjalan lancar tanpa kendala jaringan, sehingga peserta dapat mengikuti ujian daring dengan maksimal.

Dengan suksesnya pelaksanaan uji pengetahuan PPG Periode 4 tahun 2025 ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus rujukan nasional dalam penguatan mutu pendidikan dan profesionalisme guru di Indonesia.

Lebih Lanjut »
Tiga Lembaga UIN Malang Bersinergi Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama
Abadi Wijaya Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 225 views
10208_prof-triyo-sambutan.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Klinik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) dan Ma’had Al-Jami’ah bersinergi menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan (Bantuan Hidup Dasar) pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Aula Fakultas Humaniora. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Malang dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian kesehatan di lingkungan kampus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil integrasi tiga lembaga yang memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi kemanusiaan. “Kegiatan ini akan membekali kita bagaimana pertolongan pertama yang benar. Dan kegiatan ini menjadi bagian dari solusi kemanusiaan,” ujar Prof. Triyo. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mencerminkan visi UIN Malang untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas. “Melalui pelatihan ini diharapkan tumbuh budaya peduli, adanya sikap tanggap terhadap kondisi, saling menolong sesama, dan semua ini sejalan dengan semangat kampus kita sebagai rahmatan lil ‘alamin,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. H. Suud Fuadi, M.E.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berharap agar tidak berhenti pada satu momentum saja. “Kegiatan seperti ini setidaknya tidak hanya dilaksanakan secara insidental, tapi harus dilakukan secara rutin. Di Ma’had kegiatannya sangat banyak, jadi yang memiliki pemahaman kegawatdaruratan juga harus banyak,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak P2B akan terus mendorong keberlanjutan kegiatan ini. “Alhamdulillah kami dari P2B terus mendorong kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan. Insyaallah setelah BPJS kami disetujui, upaya preventif ini akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dr. Putra Agung Dewata, Sp.EM., dengan materi menyeluruh mulai dari teori dasar hingga simulasi lapangan secara langsung. Manajer Klinik UIN Malang, Dr. H. Christyaji Indradmojo, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret kampus dalam menumbuhkan kesiapsiagaan dan kepedulian di kalangan sivitas akademika. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat luas bagi para peserta, terutama musyrif dan musyrifah Ma’had Al-Jami’ah.

Melalui sinergi antara Klinik, P2B, dan Ma’had Al-Jami’ah ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, tanggap, dan berdaya, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sivitas akademika yang peduli dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

 

Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up