MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan langkah transformasinya menuju pendidikan modern yang berkarakter. Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, dalam acara pembukaan perkuliahan perdana di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Selasa, 25 Agustus 2025. Dalam arahannya, Rektor menguraikan tiga pilar utama yang akan menjadi fokus pengembangan kampus ke depan, yakni penyelenggaraan pendidikan yang unggul, ramah, serta terintegrasi antara nilai-nilai Islam dengan kemajuan teknologi. “Fakultas Saintek harus menjadi pembawa bendera baru bagi UIN Malang. Memilih Saintek di UIN Malang adalah pilihan tepat untuk menjawab tantangan masa depan,” tegas Prof. Ilfi di hadapan sivitas akademika.
Sebagai langkah konkret, UIN Malang segera meluncurkan berbagai terobosan digital, mulai dari Cyber Class untuk mahasiswa asing, Hybrid Class, hingga penyempurnaan tata kelola akademik melalui Maliki Gate System. Dengan Cyber Class, mahasiswa internasional dapat mengikuti perkuliahan tanpa harus hadir langsung, sehingga memperluas jangkauan dan akses pendidikan. Rektor juga memberikan apresiasi atas capaian akreditasi internasional pada 4 dari 13 program studi yang dimiliki UIN Malang. Namun, di balik kemajuan teknologi, Prof. Ilfi menegaskan pentingnya pendidikan karakter. Dosen, katanya, tidak hanya bertugas mengajar, melainkan juga mendidik mahasiswa agar terhindar dari pergaulan bebas, narkoba, maupun minuman keras.
Untuk meningkatkan kapasitas pendidik, UIN Malang akan menggelar coaching bagi dosen yang belum lancar baca tulis Al-Qur’an serta memperdalam keilmuan Islam. Upaya ini sejalan dengan visi besar menjadikan kampus sebagai World Class University (WCU), di mana para dosen juga didorong untuk mampu mengajar di universitas luar negeri. Lebih jauh, Rektor menekankan pentingnya sinkronisasi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. “Bagaimana lulusan kita terserap di dunia kerja adalah kunci. Anggaran kita harus berdampak. Jika serapan lulusan kecil, maka efisiensi anggaran patut dipertanyakan,” tegasnya. Untuk itu, UIN Malang akan mengembangkan kurikulum adaptif dan relevan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Salah satunya melalui program ‘1 Dosen, 1 Dunia Kerja’, yang mendorong setiap dosen menjalin kerjasama dengan perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi lulusan. Dengan strategi ini, Prof. Ilfi optimis UIN Malang akan terus melaju sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berbasis teknologi, berkarakter Islami, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) khusus mahasiswa internasional pada Senin, 25 Agustus 2025, bertempat di Gedung Rektorat lantai 4. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sistem perkuliahan, regulasi kampus, serta fasilitas khusus yang disiapkan bagi mahasiswa asing.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa internasional diperkenalkan dengan kontrak akademik yang berisi ketentuan mengenai pembayaran resmi yang berlaku secara legal, serta sistem perkuliahan di jenjang sarjana (S1) maupun pascasarjana (S2). Penjelasan juga diberikan terkait kewajiban akademik, seperti penulisan skripsi bagi mahasiswa S1 serta tesis atau disertasi bagi mahasiswa S2.
Mahasiswa internasional mengikuti dengan khidmat pemaparan materi PBAK
Sebagai bentuk dukungan penuh, UIN Malang memberikan fasilitas tempat tinggal gratis di Ma’had, yang berfungsi sebagai pusat pembinaan karakter sekaligus sarana adaptasi budaya dan keagamaan. Selain itu, mahasiswa asing juga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari bahasa Indonesia sebagai bekal komunikasi sehari-hari maupun aktivitas akademik.
PBAK ini bukan sekadar pengenalan kampus, tetapi juga wujud komitmen UIN Malang dalam mendampingi mahasiswa internasional agar bisa beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial di Indonesia. Melalui PBAK ini, UIN Malang berharap mahasiswa internasional dapat memahami aturan akademik sejak awal, beradaptasi dengan baik, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk menunjang keberhasilan studi mereka.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Penjelasan kontrak International Student Scholarship (ISS) sekaligus pengenalan program adaptasi menjadi agenda utama bagi mahasiswa asing penerima beasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, di ruang pertemuan Senat lantai 4 Gedung Rektorat, sebagai rangkaian lanjutan dari pembukaan PBAK Internasional.
Kontrak tersebut menjabarkan hak mahasiswa, mulai dari bebas biaya kuliah sesuai jenjang studi, fasilitas asrama, kursus BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), hingga pembebasan biaya ujian akhir. Namun, mereka juga memiliki kewajiban, seperti menanggung biaya pribadi, menjaga IPK minimal 3,00 setiap semester, serta wajib mematuhi seluruh program yang diselenggarakan kampus.
Selain kontrak, mahasiswa asing juga diwajibkan mengikuti program BIPA selama maksimal dua semester dengan capaian minimal nilai B sebagai syarat memasuki perkuliahan reguler. Khusus mahasiswa sarjana, mereka harus tinggal di ma’had selama setahun penuh sebagai bagian dari pembinaan keislaman dan penguatan budaya akademik.
Dengan aturan yang jelas dan program adaptasi yang terstruktur, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya mencetak lulusan internasional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai keislaman.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Sebanyak 11 mahasiswa asing dari tujuh negara resmi memulai perjalanan akademiknya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) khusus mahasiswa internasional. Acara tersebut digelar pada Senin, 25 Agustus 2025, bertempat di ruang pertemuan Senat lantai 4 Gedung Rektorat.
Suasana hangat terasa dengan hadirnya jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Triyo Supriyanto, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A., kepala Biro AUPK dan Plt. Biro AAKK Dr. H. Muhtar Hazawawi, M.Ag., serta Ketua Kantor Urusan Internasional Prof. Dr. Hj. Like Rascova Octaberlina, M.Ed.
Dalam sambutannya, Prof. Abdul Hamid menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan mahasiswa asing yang memilih UIN Malang sebagai tempat belajar. “UIN Maliki Malang adalah kampus unggul bereputasi internasional. Kami menerima mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Jangan ragu untuk berkonsultasi bila ada kendala, agar perkuliahan kalian berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Triyo Supriyanto menambahkan pesan kekeluargaan. “Saya berharap kalian berkomitmen, karena di kampus ini kami akan menjadi keluarga baru kalian. Bila ada masalah, jangan sungkan berkomunikasi dengan kami. Anggaplah saya sebagai ayah kalian di Indonesia,” ungkapnya. Kehadiran mahasiswa dari Malaysia, Thailand, Yaman, Komoro, Tanzania, Amerika, dan Libya ini semakin meneguhkan posisi UIN Malang sebagai universitas Islam kosmopolit dan berdaya saing global. (n.a)
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) Program Studi Sastra Inggris Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi di tutup, pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Gedung Ar Rahim, Kampus III UIN Malang.
Kegiatan ini mengusung konsep edukatif dan kreatif yang melibatkan berbagai elemen kampus, mulai dari Kaprodi, HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi), hingga volunteer mahasiswa.
Hari pertama OSPEK ini difokuskan pada penyampaian materi dari Kaprodi dan HMPS yang membahas seputar pengenalan dunia kerja, pentingnya berpikir kritis (critical thinking), serta pemahaman mengenai dinamika akademik di lingkungan prodi Sastra Inggris. Selain forum-forum formal tersebut, acara juga dimeriahkan dengan pentas seni (pensi) dari para peserta. Penampilan yang ditampilkan meliputi musikalisasi puisi, tari (dance), serta kolaborasi kreatif antara mahasiswa baru dan panitia.
Sementara itu, hari kedua diisi dengan pengenalan lembaga-lembaga semi otonom dan komunitas-komunitas yang berada di bawah naungan prodi maupun fakultas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran luas mengenai wadah pengembangan minat dan bakat bagi mahasiswa baru. Tak hanya itu, hari kedua juga diwarnai dengan fun game dan sesi pendekatan antara panitia serta peserta guna membangun keakraban dan semangat kekeluargaan.
Foto bersama Ketua Pelaksana OSPEK Sastra Inggris 2025
Ketua pelaksana, Afdol Eiski Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan OSPEK ini mengalami beberapa kendala teknis, khususnya terkait pembiayaan. “Keterbatasan kebijakan menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan logistik dan teknis acara. Selain itu, adanya keputusan mendadak dari pihak atasan membuat kami hanya memiliki waktu sekitar dua minggu untuk membongkar konsep awal dan menyusun konsep baru. Namun, alhamdulillah acara akhirnya dapat berjalan dengan sukses,” ujarnya.
Namun demikian, seluruh rangkaian acara tetap berjalan lancar dan mendapat respons positif dari mahasiswa baru. HMPS dan volunteer turut memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid, OSPEK Prodi Sastra Inggris 2025 membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk menyelenggarakan kegiatan yang bermakna dan berdampak positif.
Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah & Amelia Dea Divanda
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, meraih penghargaan Top Achievement Award 2025 dengan kategori Tallent Leader with Innovation in Improving Education of The Year 2025. Penghargaan ini diberikan dalam acara penganugerahan bergengsi yang digelar di Surabya, Jumat 22 Agustus 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Prof. Ilfi dalam memajukan pendidikan tinggi, khususnya melalui inovasi dan kepemimpinan di bidang manajemen sumber daya manusia, kewirausahaan, serta pengembangan kualitas akademik di UIN Malang. Dalam kesempatan itu, Prof. Ilfi Nur Diana menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya miliknya pribadi, melainkan hasil kerja kolektif civitas akademika UIN Malang. Menurutnya, inovasi pendidikan tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi yang solid antara dosen, mahasiswa, dan lembaga.
Penghargaan ini menegaskan peran UIN Malang sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia yang mampu menghasilkan akademisi berdaya saing global. Kehadiran figur seperti Prof. Ilfi Nur Diana diharapkan dapat menjadi teladan bagi dosen muda dan mahasiswa untuk terus mengembangkan diri. Selain itu, penghargaan ini juga menunjukkan pengakuan publik terhadap transformasi UIN Malang yang semakin inklusif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman, khususnya dalam era digital dan persaingan global.
Top Achievement Award merupakan ajang penghargaan yang rutin digelar setiap tahun oleh lembaga independen untuk memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan perusahaan yang berkontribusi dalam bidangnya masing-masing. Tahun 2025, salah satu kategori yang disorot adalah kepemimpinan dalam inovasi pendidikan, di mana Prof. Ilfi menjadi salah satu penerima utama.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Prof. Ilfi Nur Diana semakin menegaskan posisinya sebagai akademisi dan pemimpin pendidikan yang mampu membawa pengaruh positif, baik di tingkat nasional maupun internasional. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Halal Center Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terima kunjungan dari PT Amerta Indah Otsuka pada Kamis, 21 Agustus 2025. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penjajakan kerjasama strategis terkait program pelatihan In House Training yang ditujukan untuk memperkuat kompetensi sumber daya karyawan di bidang kehalalan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama dalam peningkatan kapasitas karyawan melalui pelatihan dan pendampingan proses sertifikasi halal. Halal Center UIN Malang menegaskan komitmennya mendukung industri dalam menerapkan standar halal, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga sesuai dengan prinsip halalan thayyiban.
Indah dan Ahmad Taufiq Romadlon selaku Perwakilan PT Amerta Indah Otsuka dari Tim Halal Perusahaan, menyampaikan apresiasi atas sambutan UIN Malang. Mereka menilai pentingnya sinergi antara dunia industri dan akademisi. Menariknya, salah satu staf PT Amerta Indah Otsuka yang hadir adalah Dyah Anggaraeni, alumni Program Studi D3 Perbankan Syariah UIN Malang lulusan 2014. Kehadiran Dyah disebut sebagai bukti kontribusi nyata lulusan UIN Malang dalam industri halal nasional.
Dari pembahasan tersebut, muncul rencana menghadirkan Dyah sebagai pembicara pada Webinar Nasional Halal Oktober 2025. Bersama alumni lain, Dyah akan berbagi pengalaman karier di bidang halal serta memberikan motivasi kepada mahasiswa agar lebih siap bersaing di dunia industri. “Kami berharap kerja sama ini segera terwujud dalam bentuk pelatihan aplikatif, sehingga memberikan manfaat langsung bagi perusahaan sekaligus mendukung program sertifikasi halal nasional,” ujar perwakilan PT Amerta Indah Otsuka.
Ketua Halal Center, Eny Yulianti, M.Si., menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Menurutnya, sinergi dengan PT Amerta Indah Otsuka akan memperluas jangkauan edukasi halal, memperkuat ekosistem halal nasional, serta membuka peluang kerja bagi mahasiswa UIN Malang. Kunjungan ini menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan antara PT Amerta Indah Otsuka dan Halal Center UIN Malang dalam memperkuat SDM sekaligus mendukung terciptanya produk halal yang unggul, sehat, dan aman bagi masyarakat luas. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat fakultas pada Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Utama Gedung Rektorat dan diikuti secara khidmat oleh seluruh mahasiswa baru Fakultas Ekonomi.
Pada sesi kedua, Fakultas Ekonomi menghadirkan pemateri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta Mirae Sekuritas. Kehadiran ketiga lembaga tersebut bertujuan membekali mahasiswa baru dengan wawasan dasar ekonomi dan literasi keuangan, sehingga mereka siap menjadi pelaku ekonomi yang cerdas di masa depan.
Perwakilan OJK menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya penipuan online yang mengincar kalangan muda. “Mahasiswa jangan mudah percaya dengan tawaran investasi atau pinjaman online ilegal,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Bank Indonesia menjelaskan kerja sama yang telah terjalin dengan Galeri Investasi UIN Malang. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat belajar praktik trading saham secara aman dan terarah.
Mirae Sekuritas menambahkan bahwa mahasiswa perlu memilih instrumen investasi yang rendah risiko dengan memperhatikan aspek fundamental. “Pilih sekuritas dengan MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan) tinggi, fee rendah, serta lakukan analisa mendalam mulai dari emiten hingga potensi kerugian di masa depan,” jelasnya.
Dengan adanya pemaparan dari para pemateri, mahasiswa baru Fakultas Ekonomi diharapkan memiliki pemahaman awal yang kuat mengenai dunia sekuritas, trading, serta pengelolaan keuangan yang bijak. “Kegiatan ini sangat membuka wawasan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital,” ungkap Novita Suciati, mahasiswa Prodi Akuntansi.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang menggelar pertemuan pengarahan perkuliahan perdana Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (22/8/2025). Acara ini berlangsung di ruang Micro Teaching dan dihadiri oleh Rektor, jajaran pimpinan, serta seluruh sivitas akademika FITK.
Pertemuan ini membahas evaluasi dan penguatan sistem pembelajaran dengan fokus utama pada tema “Transformasi Akselerasi Fakultas Unggul Internasional.”
Rektor UIN Malang Prof.Dr.Hj.Ilfi Nurdiana, M.Si., dalam arahannya menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi mahasiswa. Menurutnya, fenomena sosial seperti pergaulan bebas, judi online, hingga penyalahgunaan minuman keras menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi. “Fakultas Tarbiyah memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa berkarakter agar tidak terjerat pada hal-hal negatif tersebut,” ujarnya.
Foto Bersama Rektor UIN Malang Dan Seluruh Sivitas Akademika FITK
Rektor UIN Malang Prof.Dr.Hj.Ilfi Nurdiana, M.Si., juga menyampaikan target UIN Malang untuk menjadikan Fakultas Tarbiyah dikenal di tingkat internasional. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kolaborasi dengan dunia kerja, serta penyiapan lulusan yang siap bersaing di berbagai bidang.
“UIN Malang menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing sebagai bukti pengakuan internasional terhadap Fakultas Tarbiyah. Kami juga berkomitmen mengembangkan atmosfer akademik islami, meningkatkan riset yang bermanfaat bagi masyarakat, mendorong publikasi bereputasi, serta menerapkan smart campus berbasis teknologi. Selain itu, gerakan eco pesantren juga akan terus digalakkan demi menjaga kesehatan lingkungan kampus,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan era digitalisasi yang sangat cepat. Jika tidak menyiapkan strategi, fakultas akan tertinggal dari perguruan tinggi lain yang sudah lebih maju dalam pemanfaatan teknologi. “Saat ini, 60% pekerjaan di dunia merupakan profesi baru, seperti content creator yang memberi dampak besar pada industri. Oleh karena itu, mahasiswa harus dibimbing untuk mengasah keterampilan agar relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” tambahnya.
Rektor menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berkualitas. “Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan badan pendidikan yang tidak hanya bermanfaat bagi UIN Malang, tetapi juga diakui di tingkat internasional,” pungkasnya.