MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus alumni IAIN Malang tahun 1978, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P., menyampaikan refleksi dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Gedung Ar Rahim Lantai 3 Kampus 3, Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Prof. Muhadjir mengapresiasi perkembangan UIN Maliki Malang yang semakin unggul, namun mengingatkan agar kampus tidak lengah terhadap persaingan. “Walaupun UIN sekarang sudah bagus dan unggul, jangan sampai lupa karena kita juga bersaing dengan kampus swasta,” ungkap Prof. Muhadjir.
Prof. Muhadjir juga mengenang masa IAIN Malang sebagai ruang tumbuhnya mimpi dan kompetisi. “IAIN zaman dulu adalah tempat membangun mimpi, karena kita bersaing ketat, baik dalam akademik maupun organisasi,” ujarnya. Menurut Prof. Muhadjir, tradisi tersebut perlu terus dijaga sebagai kekuatan kampus.
Lebih lanjut, Prof. Muhadjir menekankan pentingnya keberanian dalam menyampaikan gagasan. “Jika UIN memiliki pemikiran, tunjukkan, karena itu akan menjadi fosil penemuan untuk tahun-tahun setelahnya,” tegasnya.
Prof. Muhadjir juga menegaskan bahwa lingkungan memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan. “Segala sesuatu tergantung pada lingkungan. Jika lingkungannya baik, maka akan menciptakan hal yang baik pula. Bahkan 70 persen kesuksesan ditentukan oleh atmosfer yang baik,” pungkas Prof. Muhadjir.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si., menyampaikan arah pengembangan kampus dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal UIN Malang yang digelar di Gedung Ar Rahim Lantai 3 Kampus 3, Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun kampus yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menegaskan komitmen UIN Maliki Malang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi bagi masyarakat. “InsyaAllah UIN Malang menyiapkan rumah sakit agar masyarakat bisa sehat, baik secara fisik maupun psikis, sekaligus mencetak kader-kader dokter yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Prof. Ilfi.
Rektor juga menekankan pentingnya peran sivitas akademika, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai generasi penerus perjuangan pimpinan terdahulu. “Semoga ASN kita menjadi generasi penerus dari perjuangan pimpinan terdahulu, sehingga Kampus 3 ini benar-benar menjadi lembah kebermanfaatan bagi umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menyampaikan target pengembangan kampus ke depan yang membutuhkan sinergi seluruh pihak. “Tahun 2029 kita harus mencapai peningkatan yang lebih besar, dan itu bisa terwujud dengan kerja sama, bukan hanya saya sendiri, karena saya hanya sebagai koordinator,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memperkenalkan peluncuran website baru UIN Maliki Malang sebagai bagian dari transformasi digital kampus. “Website ini kami hadirkan untuk mendukung sivitas akademika dengan bantuan AI dan digitalisasi terbaru, dengan berbagai fitur yang dapat membantu aktivitas akademik maupun akses informasi,” jelas Prof. Ilfi.
Melalui penguatan layanan kesehatan dan inovasi digital ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya menjadi kampus unggul yang terintegrasi secara global serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung di Gedung Ar Rahim Lantai 3 Kampus 3 pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, sivitas akademika, serta para tokoh kampus sebagai momentum mempererat silaturahmi dan refleksi perjalanan institusi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Ridwan, S.Ag., M.Ag., mantan Ketua Senat UIN Malang, menyampaikan refleksi atas perkembangan UIN Maliki Malang yang semakin pesat. “Sama dengan apa yang dirasakan Prof. Imam, kita semua para sepuh merasa terharu ketika menyaksikan perkembangan seperti yang kita rasakan. Beliau saja mengatakan tidak membayangkan kampus akan sebesar ini,” ungkap Prof. Muhtadi.
Lebih lanjut, Prof. Muhtadi menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri kampus. “Ada satu hal yang sering diingat, bagaimana supaya perjuangan para muassis itu tetap terjaga. Generasi terbagi menjadi dua, generasi perintis dan generasi penikmat. Yang satu mengingat rintisan, sementara yang lain sering kali menjadi penikmat tetapi tidak menghargai dan justru menuntut,” tegasnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini juga diisi dengan penayangan video transformasi perjalanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mulai dari masa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) hingga menjadi universitas yang berkembang pesat seperti saat ini. Tayangan tersebut menjadi refleksi bersama atas sejarah panjang perjuangan dan capaian yang telah diraih.
Melalui kegiatan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan terus menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri serta memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan institusi yang unggul dan berdaya saing.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY—Halal bihalal keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026, di Gedung Ar Rahim, Kampus 3. Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas serta seluruh sivitas akademika dalam suasana hangat pasca Hari Raya Idulfitri.
Dalam acara tersebut, Rektor pertama UIN Malang, Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, menyampaikan pesan utama terkait pentingnya semangat perjuangan di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa kehadiran di perguruan tinggi tidak boleh dimaknai sebatas rutinitas administratif.
“Kita datang ke kampus untuk berjuang, bukan hanya absen,” ujarnya di hadapan peserta. Menurutnya, kemajuan institusi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas akademik formal, tetapi juga oleh komitmen, doa, dan pengorbanan seluruh elemen kampus. Ia mengajak sivitas akademika untuk bersama-sama berkontribusi aktif dalam memajukan UIN Malang.
Dalam kesempatan itu, Prof Imam juga membagikan pengalaman selama menjabat sebagai rektor selama 16 tahun. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menerima tunjangan rektor secara penuh, melainkan menyisihkan 2,5 persen sebagai bentuk komitmen dan keteladanan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya doa sebagai fondasi dalam membangun institusi pendidikan. Menurutnya, capaian UIN Malang hingga saat ini tidak terlepas dari ikhtiar spiritual yang terus dilakukan oleh seluruh civitas akademika. Kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kembali nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan integritas di lingkungan kampus.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan capaian di kancah internasional dengan masuk dalam peringkat 101–150 dunia pada bidang Theology, Divinity & Religious Studies versi QS World University Rankings by Subject 2026. Hasil ini memperlihatkan penguatan posisi UIN Malang sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berkembang serta kian diakui di tingkat global.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat, meningkatkan kualitas penelitian, serta menghadirkan pendidikan Islam yang kompetitif secara internasional.
“Alhamdulillah, ini sebuah capaian yang patut disyukuri dan dibanggakan. Prestasi ini menunjukkan bahwa kerja keras seluruh civitas akademika dalam membangun integritas keilmuan, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan menghadirkan pendidikan bermutu telah membuahkan hasil yang nyata,” ujar Prof. Ilfi, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan bahwa pengakuan global dari QS World University Rankings tidak hanya dimaknai sebagai prestasi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan mutu institusi. “Kita harus menjadikan ini sebagai pelecut semangat. Di tengah persaingan global, UIN Malang harus terus melangkah, berkarya, dan menghadirkan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan dunia internasional,” lanjutnya.
Prof. Ilfi juga mengajak seluruh civitas akademika, baik dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan, untuk menjaga capaian tersebut melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan riset. “Mari bersama menguatkan ikhtiar, meningkatkan mutu pembelajaran dan penelitian, serta terus mengharumkan nama UIN Malang di tingkat global,” pungkasnya.
Pencapaian ini semakin mengokohkan reputasi UIN Malang sebagai perguruan tinggi Islam yang mampu bersaing di tingkat dunia serta menjadi rujukan internasional dalam pengembangan studi keagamaan dan keilmuan Islam.
Malang, 30 Maret 2026 — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi melepas 38 mahasiswa untuk mengikuti program internship di Malaysia dari berbagai jurusan. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan pada hari Senin, 30 Maret 2026, bertempat di depan gedung Micro Teaching kampus UIN Malang.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Triyo Supriyatno, M.Ag., Dekan FITK, Prof. Muhammad Walid, M.A., serta jajaran ketua program studi di lingkungan FITK. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman internasional.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III menyampaikan dan juga pesan dari rektor bahwa program internship internasional ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, baik dari segi akademik maupun keterampilan praktis di dunia kerja global. Ia juga berpesan agar para mahasiswa dapat menjaga niat, nama baik almamater selama menjalankan program di luar negeri, harus bersikap adaftip yang diterjemahkan kita yaitu (rahmatanlilaalmin) yang sudah menjadi ciri khasnya uin malang yang Ulul albab
Sementara itu, Dekan FITK memberitahukan bahwa sudah sejak 15 tahun ini berjalan kemudian menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang pembelajaran langsung di lingkungan pendidikan yang berbeda. Ia berharap mahasiswa dapat menyerap pengalaman sebanyak mungkin dan bisa berdampak di lembaga tersebut kembali dengan membawa inovasi serta wawasan baru untuk dikembangkan di Indonesia.
Selama di Malaysia, para peserta akan ditempatkan di sejumlah institusi pendidikan dan lembaga mitra yang telah bekerja sama dengan UIN Malang.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pemberian arahan teknis kepada seluruh peserta. Suasana haru dan bangga tampak menyertai momen tersebut, sebagai awal perjalanan mahasiswa dalam mengemban pengalaman berharga di kancah internasional.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian kembali diperkuat melalui kerja sama riset antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan BRMP Aneka Kacang Kendalpayak. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Riset yang berlokasi di Kendalpayak, Malang, pada Senin (30/3).
Kolaborasi ini difokuskan pada penelitian tanaman aneka kacang dengan tujuan meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta ketahanan tanaman terhadap berbagai cekaman, baik biotik maupun abiotik. Kedua institusi berperan aktif melalui pertukaran data, pemanfaatan fasilitas laboraturium dan lahan percobaan, serta keterlibatan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya.
Dalam kerja sama ini, BRMP Aneka Kacang Kendalpayak memegang peran strategis, khususnya dalam penyediaan materi genetik unggul, pendampingan teknis, serta validasi hasil penelitian di tingkat lapangan. Sementara itu, UIN Malang turut berkontribusi dalam pengembangan konsep ilmiah dan inovasi teknologi berbasis riset.
Salah satu fokus utama penelitian yang diangkat berjudul "Biosintesis Zn Nanopartikel Azadirachta Indica sebagai Nanofertilizer dan Nanopeptisida pada Tanaman Pangan dan Holtikultura." Penelitian ini mengusung pemanfaatan nanoteknologi untuk menciptakan pupuk dan peptisida yang lebih efektif, ramah lingkungan, serta berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, diharapkan lahir inovasi teknologi aplikatif yang tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring riset dan meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan pertanian di masa depan.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Momentum libur Lebaran tidak menyurutkan semangat pengabdian tenaga kesehatan. Dosen dan Dokter Muda FKIK UIN Malang tetap menjalankan pelayanan kepada pasien di rumah sakit pendidikan, memastikan layanan kesehatan tetap optimal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama hari raya.
Kegiatan pelayanan ini berlangsung di berbagai unit layanan, mulai dari instalasi gawat darurat hingga rawat inap, mengatasi kebutuhan layanan kesehatan saat periode libur panjang. Kehadiran dosen sebagai pendidik klinis juga memastikan proses pelayanan tetap berjalan sesuai standar sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi dokter muda.
Salah satu dosen FKIK UIN Malang yang bertugas, dr. Christyaji Indradmojo, Sp.E., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak mengenal hari libur. “Lebaran adalah momen kebersamaan bagi banyak orang, namun bagi tenaga kesehatan, ini juga menjadi waktu di mana kebutuhan layanan justru meningkat. Oleh karena itu, kami tetap hadir untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang optimal dan berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dokter muda dalam pelayanan selama libur Lebaran menjadi bagian penting dalam pembentukan profesionalisme, tanggung jawab, serta kesiapan menghadapi dinamika pelayanan kesehatan di lapangan.
Melalui dedikasi ini, Dosen dan Dokter Muda FKIK UIN Malang menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menanamkan nilai empati dan pengabdian kepada masyarakat, bahkan di tengah suasana hari raya.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, Dokter Muda FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi para pemudik di wilayah Kota Batu, khususnya di area sekitar RSUD Karsa Husada Batu.
Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan tanda vital, konsultasi kesehatan, serta edukasi kepada pemudik terkait pencegahan kelelahan, dehidrasi, dan gangguan kesehatan selama perjalanan jauh. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena layanan ini memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara cepat, mudah, dan tanpa biaya.
Koordinator kegiatan, dr. Abdul Malik Setiawan, M.Infect.Dis., PhD. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif institusi pendidikan kedokteran di bawah Kementerian Agama dalam mendukung kelancaran arus mudik. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan pemudik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi dokter muda dalam menghadapi kasus-kasus lapangan secara langsung, terutama dalam situasi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti mudik Lebaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran dokter muda di titik-titik strategis diharapkan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan serta mencegah kondisi yang lebih serius selama perjalanan.
Melalui kegiatan ini, Dokter Muda FKIK UIN Malang menunjukkan komitmen dalam mengintegrasikan kompetensi klinis, empati, dan profesionalisme, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.