Daftar Kategori: Ulasan


Humas Raih Penghargaan, Kukuhkan Posisi UIN Malang Unggul Bereputasi Internasional
Abadi Wijaya Senin, 11 Desember 2023 . in Berita . 395 views
6485_1.jpg


HUMAS UIN MALANG - Pagi ini, suasana apel di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diwarnai dengan kebahagiaan dan kebanggaan. Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (AAKK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, menyampaikan rasa bangga atas prestasi gemilang yang diraih oleh Humas UIN Malang. Senin  (11/12/2023).

Dalam sambutannya, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, mengucapkan selamat kepada Humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang baru-baru ini meraih dua penghargaan prestisius dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kualitas kerja Humas UIN Malang dalam mengelola informasi dan berkomunikasi dengan publik.

6486_2.jpg

UIN Malang berhasil meraih Juara 1 Pengelola Website Terbaik Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UIN Malang dalam menyajikan informasi yang informatif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan stakeholder.

Selain itu, UIN Malang juga meraih Juara 2 Pengelola Sosial Media Terbaik PTKN se-Indonesia. Prestasi ini mencerminkan kemampuan Humas UIN Malang dalam memanfaatkan platform media sosial untuk membangun interaksi positif dengan masyarakat, mahasiswa, dan stakeholder lainnya.

Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, menyampaikan harapannya bahwa prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus meningkatkan kualitas dan kreativitas dalam berbagai aspek. Ia juga menekankan pentingnya peran Humas dalam mendukung citra dan reputasi perguruan tinggi di tingkat nasional.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Humas UIN Malang, tetapi juga mengukuhkan posisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan berkomitmen untuk terus berkembang menuju prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

Lebih Lanjut »
Mahasiswi Farmasi Berprestasi: Kunci Keberhasilan dalam Student Exchage
Abadi Wijaya Sabtu, 9 Desember 2023 . in Berita . 493 views
6484_exchange.jpg
Fitriyani (Farmasi 2020) - Student Exchange di Turkiye

HUMAS UIN MALANG - Prestasi luar biasa mahasiswi farmasi UIN Malang berhasil mengikuti program student exchange sebanyak tiga kali menjadi sorotan. Dia memperlihatkan bahwa keberhasilan dalam pertukaran pelajar tidak bergantung pada keberuntungan, tetapi pada sejumlah skill dan kompetensi yang mendukung.

Partisipasinya, pertama, Singapura dan Malaysia yang diselenggarakan oleh Garuda Nusa Fondation. Kedua di Malaysia dinaungi Studec Internasional. Ketiga di Turkiye yang merupakan kerjasama antara PMU UIN Malang dengan Ondokuz Mayis University Turkiye.

Fitriyani (Farmasi 2020) membeberkan bahwa diantara poin kunci kesuksesan adalah kecakapan akademis sekaligus non akademis. Secara garis besar, skill yang penting adalah penguasaan bahasa dan pemahaman output kegiatan. 

Pentingnya keterampilan non-akademis juga terlihat melalui penguasaan bahasa dan kemampuan menulis yang baik. Mahasiswi ini tidak hanya memperkaya dirinya dengan bahasa setempat di tiap destinasi, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan efektif dan mengekspresikan ide-idenya secara jelas melalui lisan dan tulisan. Kemampuan ini menjadi jembatan penting untuk menjalin relasi dan berkontribusi aktif dalam lingkungan akademis global.

Menurutnya di samping skill yang disebutkan sebelumnya, mental yang tangguh dan rasa percaya diri adalah hal internal yang sangat diperlukan. "Percaya diri akan kemampuan itu sangat penting karena bagaimanapun semangat itu mencerminkan seberapa tekad keinginan kita untuk mengikuti program, jadi jangan perfect, berani coba aja dulu."

Kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal juga menjadi poin kunci dalam kesuksesannya. Sebelum berangkat, dia meluangkan waktu untuk mempelajari bahasa, makanan, dan pola hidup setempat, menciptakan landasan yang kuat untuk integrasi dan komunikasi yang efektif. Skill ini membuktikan bahwa kesuksesan dalam student exchange tidak hanya berkutat pada aspek akademis tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Dengan pengetahuan sesuai bidang studi, kemampuan relasional yang baik, dan kedalaman dalam memahami budaya, dia memberikan contoh konkret tentang pentingnya skill dan kompetensi dalam menghadapi tantangan global. Kesuksesannya menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan diri mereka, tidak hanya dalam hal akademis tetapi juga dalam aspek non-akademis yang memainkan peran dalam meraih prestasi di kancah internasional.

Fitriyani mengajak para mahasiswa untuk tidak takut bermimpi dan meraih impian. "Jangan pernah takut bermimpi dan jangan pernah ragu untuk mewujudkannya," pungkasnya.

 

Narasumber: Fitriyani (Farmasi 2020)

Reporter: Raalins W

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Humas UIN Malang Juara 1 se PTKN dalam Acara Temu Pimpinan Redaksi dan Humas Kemenag Award 2023
Abadi Wijaya Jumat, 8 Desember 2023 . in Berita . 562 views

 

6479_humas-award.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang meraih prestasi gemilang dalam acara Temu Pimpinan Redaksi dan Humas Kemenag Award (8/12).

Acara prestisius ini dihadiri oleh 40 pimpinan redaksi terkemuka se-Indonesia yang menjadikannya sebagai platform bergengsi bagi institusi pendidikan. 

6482_humasjuara001.jpg

UIN Malang berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Pengelola Website Terbaik se-PTKN Indonesia yang menandai dedikasi dan keunggulan dalam pengelolaan informasi digital. Tak hanya itu, UIN Malang juga meraih prestasi membanggakan dengan menduduki posisi Juara 2 dalam kategori Pengelola Sosial Media Terbaik se-PTKN Indonesia. Dalam hal ini Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag, selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan mewakili UIN Malang untuk menerima kedua penghargaan itu.

6480_humas-award.jpg

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen UIN Malang dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana efektif untuk menyebarkan informasi dan memperkuat komunikasi di dunia digital. Penghargaan ini bukan hanya sebatas prestasi institusional, tetapi juga mencerminkan dedikasi UIN Malang dalam menjaga kualitas dan relevansi informasi di era teknologi yang terus berkembang pesat.

Selamat kepada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atas pencapaian gemilangnya yang menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas academika.

 

Reporter: Rahmata Bella

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Tidak Semua Calon Gubes Tahu Bidang yang Ingin Digelutinya
Iffatunnida Jumat, 8 Desember 2023 . in Berita . 638 views
6478_iasf.jpg


UIN Malang-Kunjungan LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang setelah dari UIN Raden Mas Said Surakarta ialah menuju Studio Irwan Abdullah Scholar (IAS) di area Kaliurang, Yogyakarta, Jumat (8/12). Rombongan Malang yang dipimpin oleh Sekretaris LP2M, Ahmad Abtokhi, M.Pd. ditemui oleh Dr. Hasse Jubba, M.A., salah satu mentor di IAS yang mempunyai julukan Si Raja Scopus.
UIN Malang yang beberapa tahun belakangan fokus dalam melahirkan guru besar baru dari berbagai program studi, sering menggunakan jasa Studio IAS asuhan Prof. Irwan Abdullah dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Selama sekitar seminggu, beberapa dosen akan dipondokkan ke IAS untuk intens melahirkan karya ilmiah dengan tujuan terbit di jurnal terindeks Scopus.
Hasse mengungkapkan, selama menerima beragam tenaga pendidik dari berbagai universitas di Indonesia, problem yang dihadapi sangat beragam. "Bahkan, ada yang tidak tahu mereka itu mau meneliti di bidang apa," ia pun melanjutkan, "namun itu tidak masalah, program kami diawali dengan pemetaan sehingga para calon guru besar tahu bidang apa yang ingin dikuasai dan diteliti."
Dosen Bidang Politik Islam di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini juga mengungkapkan, IAS sedang mendesain kurikulum baru. Nantinya, program akan lebih segar dengan tips dan trik baru. "Tentu fokus kami adalah mempermudah para calon gubes untuk menulis artikel," imbuhnya.
Ahmad Abtokhi menyampaikan, pihak UIN Malang ingin terus meneruskan kerjasama dengan IAS. Tujuan utamanya ialah memperbanyak dosen yang menelurkan karya ilmiah yang terbit di jurnal bereputasi, baik itu reputasi nasional (Sinta) maupun internasional. "Kami yakin, semua yang kami programkan itu juga manfaatnya kembali ke dosen-dosen tersebut, juga kampus," jelas dosen Bidang Ilmu Fisika ini. (nd)

Lebih Lanjut »
Kunjungan Kerja UIN Alaudin Makassar ke UIN Malang
Abadi Wijaya Jumat, 8 Desember 2023 . in Berita . 478 views
6475_uin-mks.jpg

HUMAS UIN MALANG - UIN Malang dengan bangga menyambut kunjungan kerja dari UIN Alaudin Makassar (8/12).

Muh. Nur Akbar Rasyid Ph.D., Kapus. Audit & Pengendalian Mutu UIN Alaudin Makassar, menyampaikan sambutan hangat dan terima kasih atas kesempatan untuk berbagi pemikiran terkait beberapa aspek penting.

6476_uin-mks.jpg

Dr. H. Barnoto, M.PdI, Kepala Biro AAKK UIN Malang, menyambut para tamu dengan kegembiraan. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan memberikan wawasan tentang prestasi terbaru UIN Malang yang telah meraih akreditasi unggul dan penghargaan Humas Award.

Pembicaraan utama melibatkan topik rekrutmen mahasiswa baru, afirmasi dan mahasiswa asing, akreditasi institusi, strategi pengembangan, dan peningkatan webometrics. UIN Alaudin Makassar juga menyampaikan minatnya untuk memahami lebih dalam sistem pengelolaan Ma'had Al-Jamiah.

6477_uin-mks.jpg

Dengan kehadiran komponen unsur yang terdiri dari kepala akademik, koordinator administrasi akademik, administrasi layanan akademik, dan humas, diharapkan terjalin diskusi yang produktif dan saling berbagi pengalaman antara kedua institusi.

Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang erat antara UIN Alaudin Makassar dan UIN Malang dalam mencapai tujuan bersama.

Reporter: Rahmata Bella
Fotografer: Rifky
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Dialog LP2M UIN Malang dan UIN Surakarta
Iffatunnida Jumat, 8 Desember 2023 . in Berita . 837 views
6472_mlgsolo.jpg

UIN Malang-Menutup 2023, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan kunjungan balasan ke LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta, Jumat (8/12). Dikawal Ahmad Abtokhi (Sekretaris LP2M UIN Malang), para personel dari Malang terdiri dari kepala pusat dan pusat studi. Rombongan Malang disambut hangat oleh tim LP2M UIN Surakarta. Ramah-tamah bertempat di Ruang Meeting UPT TIPD.
Sambutan pembuka disampaikan oleh Muhammad Latif Fauzi, Ketua LP2M UIN Surakarta yang baru saja dilantik 1 November lalu, menggantikan Zainul Abas yang didaulat menjadi Wakil Rektor 1. Kedatangan tamu ini, menurutnya, juga bisa menjadi forum sharing. Apalagi, fokus LP2M di kedua kampus ini sama, yaitu mengembangkan penelitian dan pengabdian di universitas.

6473_mlgsolo1.jpg


Selanjutnya, Zainul Abas, WR1 UIN Raden Mas Said Surakarta juga menyempatkan hadir dalam forum dialog kedua LP2M tersebut. Ia menilai bahwa LP2M kampusnya harus banyak belajar pada UIN Malang. "Tata kelola LP2M di Malang, termasuk output dan outcome kegiatannya sangat rapi," ujarnya. Ia menduga karena UIN Malang menerapkan IKU (Indikator Kinerja Utama) yang terpusat langsung di rektor dan diturunkan ke lembaga-lembaga terkait.
Sementara itu, Ahmad Abtokhi mengawali forum sharing dengan mengenalkan pusat dan pusat studi di bawah naungan LP2M UIN Malang. Ia juga menuturkan, meski nampak menaungi banyak pusat studi, jumlah staf LP2M termasuk kurang. "Kebanyakan staf kami tentatif yang kami beri SK Rektor dan dibayar melalui remun tiap semester," jelasnya.

6474_solomlg2.jpg


Menanggapi penuturan Zainul Abas, WR1 UIN Surakarta, mengenai tata kelola, Abtokhi menilai bahwa kinerja LP2M UIN Malang terbantu dengan adanya sistem repository. Dikelola langsung oleh UPT Perpustakaan Pusat, repository menjadi tempat penyimpanan hasil kinerja. "Seluruh hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan dosen, wajib diunggah di repository agar dapat diberikan reward oleh kampus," ungkapnya.
Selama kunjungan, personel LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang disambut oleh Zainul Abas (Wakil Rektor 1), Muhammad Latif Fauzi (Ketua LP2M), dan Fathan (Sekretaris LP2M) UIN Raden Mas Said Surakarta. (nd)

Lebih Lanjut »
Mayada Tinggalkan Kesan Positif Bagi Peneliti Bahasa Arab Dunia
Abadi Wijaya Kamis, 7 Desember 2023 . in Berita . 482 views
6483_mayada.jpg

HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengukir sejarah. Tidak hanya unggul sebagai kampus Nasional, namun juga dalam kancah Internasional (6-7/12).

Hal ini ditunjukkan dengan suksesnya Konferensi Ilmiah Internasional Studi Bahasa Arab yang diselenggarakan oleh tiga program studi bahasa Arab Pascasarjana UIN Malang, meliputi program studi Magister Bahasa dan Sastra Arab, Magister Pendidikan Bahasa Arab dan Doktoral Pendidikan Bahasa Arab di Auditorium Gedung B Lantai 4 kampus Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pertemuan ilmiah ini menjadi panggung inspiratif bagi pengkaji bahasa Arab dari seluruh dunia. Tema yang diusung kali ini adalah "Tren dan Isu dalam Studi Bahasa Arab Kontemporer dan Transformasi Pendidikan Global." 

Acara yang digelar secara luring dan daring ini turut menghadirkan kombinasi unik antara pertemuan secara fisik dan virtual melalui Zoom Meeting.

Hari pertama dimulai dengan pembukaan yang meriah, menampilkan dua sesi seminar internasional yang dihadiri oleh sejumlah tokoh bahasa Arab terkemuka, seperti Prof. Dr. Khalid Samuli (Sudan), Islam Yousri, Ph.D. (Turki), dan Samira Obaid (Qatar). Tak hanya itu, acara pembukaan disemarakkan dengan penyajian puisi Palestina oleh Akhuya Ihwanarotama, mahasiswa Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab UIN Malang.

6461_mayada.jpg

Hari kedua, konferensi berlanjut dengan kontribusi dari seluruh peserta yang terbagi dalam 3 sesi paralel daring melalui Zoom Meeting. Setiap sesi paralel terdapat 7-8 ruang diskusi daring untuk para pembicara. Seluruh peserta yang terdiri dari ulama, dosen, peneliti, dan mahasiswa, terlibat secara antusias dalam serangkaian diskusi tentang Studi Bahasa Arab Kontemporer.

Mayada 2023 ini meninggalkan kesan bermakna bagi seluruh peserta yang berasal dari 18 negara, sebagaimana yang disampaikan oleh Amira perwakilan dari Universitas Teknik dan Ilmu Terapan Oman. 

“Dampaknya bagus dan kami sangat senang dengan ketertarikan Universitas Indonesia terhadap bahasa Arab, ini merupakan kesempatan yang baik untuk mendengarkan ceramah, karya ilmiah dan intervensi,” Pungkasnya.

Puncak acara ditandai dengan pengumuman dan penganugerahan artikel terbaik. Adapun artikel terbaik dalam bidang pendidikan diraih oleh Dr. Amer Al-Kathiri dari University of Technology and Applied Sciences, Kesultanan Oman, dan Dr. Naima Al-Tajouri, penerjemah tersumpah dan ahli hukum di Orléans Court of Appeal, Perancis, dengan topik penelitian “Realitas pengajaran bahasa asing bahasa dan bahasa nasional dalam pendidikan pra-universitas: presentasi pengalaman.”

Makalah terbaik dari sisi sastra adalah Profesor Intiha Abbas Aliwi dari Universitas Al-Mustansiriya, Irak, Bagdad, dengan topik penelitian: “Penggambaran visual puisi naratif di era Islam.” Sedangkan untuk makalah terbaik bidang kebahasaan diraih oleh Alam Al-Ansari dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia, dengan topik penelitian: “Wacana Banjir Al-Aqsa di Berita Al-Jazeera Net : Kajian Semiotik Sosial.”

“Mayada adalah konferensi yang baik dan sangat bermanfaat untuk mempromosikan bahasa Arab dan sangat berguna dan sangat berguna untuk meningkatkan tingkat keilmuan para peneliti, karena para peneliti di sini menyajikan pencapaian dan pengalaman terbaru mereka dan pengalaman ini sangat berguna untuk meningkatkan kualitas. Bahasa Arab di tingkat global,” tambah Zulfa Moeel dari Universitas Islam Azad, Iran.

Mayada 2023 berhasil menjadi forum yang menginspirasi bagi seluruh peserta dalam memahami dan menggali isu-isu mutakhir bahasa Arab. Dengan penggabungan antara platform fisik dan daring, acara ini mendorong pertukaran gagasan yang mendalam dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan studi bahasa Arab kontemporer serta transformasi pendidikan global.

 

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
LHS: Upaya Penyadaran Kembali Tata Cara Beragama yang Baik
Iffatunnida Rabu, 6 Desember 2023 . in Berita . 1162 views
6466_totmod.jpg


UIN Malang-Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI periode 2014-2019 hadir langsung di Malang sebagai salah satu narasumber Training of Trainers (ToT) Penguatan Moderasi beragama. LHS, sapaan akrabnya, mengurai konsep moderasi beragama yang digagas Kementerian Agama. Ia menegaskan bahwa moderasi seringkali disalahtafsirkan oleh orang yang tidak paham esensinya. "Banyak yang mengira bahwa Moderasi Beragama merupakan posisi tengah antara benar dan salah, atau antara haqq dan bathil. Padahal, Moderasi yang dimaksud bukanlah hal tersebut" terangnya.
LHS melanjutkan bahwa moderasi yang dimaksud adalah berada di tengah antara dua kutub ekstrim: Ifrath dan Tafrith. Hal ini ditengarai oleh cara atau sikap beragama yang terlalu berada di ujung; terlalu kekanan-kananan atau terlalu kekiri-kirian.
"Yang terlalu ke kanan misalnya, ia memahami al-Quran dari segi tekstual tanpa memahami konteks dari ayat tersebut. Hal ini mengakibatkan pemahaman yang dangkal akan teks agama. Sebaliknya, terlalu ke kiri maksudnya ia menginterpretasi agama menggunakan logika semata sehingga melahirkan tafsir-tafsir yang bahkan memiliki potensi keluar dari makna teks al-Qur'an itu sendiri. Dalam hal ini, Moderasi berarti berada di tengah antara kedua hal di atas. Berarti moderat adalah melihat keduanya: teks dan konteks" tegas LHS.
Selain itu, istilah beragama juga harus dipahami secara mendalam. Menurutnya, Beragama dan Agama adalah dua hal yang berbeda. Moderasi Beragama bukanlah Moderasi Agama. Jadi, yang dimoderasi bukanlah Agama itu sendiri. Sebab, Agama pada hakikatnya sudah moderat. Yang menjadi problem adalah cara atau sikap beragama dari penganut suatu agama.
Ia menegaskan "Sikap, cara pandang beragama inilah yang harus dibawa ke tengah. Jadi. Moderasi beragama adalah penyadaran kembali akan esensi dan tata cara beragama yang baik bagi penganut suatu agama" pungkasnya.
Di hadapan 30 peserta yang terdiri dari para pejabat struktural UIN Malang ini, LHS menegaskan bahwa perbedaan seringkali timbul di ranah yang furu'iyyah, bukanlah Ushuliyyah. Jika perbedaan itu di ranah Furu'iyah, maka tidak ada cara lain selain bertoleransi.

Penulis & Fotografer: Rois Imron

Lebih Lanjut »
Utamakan Keselamatan dan Keamanan, serta Hindari Kekerasan saat KKM
Iffatunnida Rabu, 6 Desember 2023 . in Berita . 533 views
6465_bekall.jpg


UIN Malang-Tak hanya mendapat arahan dari pihak Bakesbangpol Kabupaten Malang, peserta KKM Reguler 2024 UIN Malang juga mendengarkan materi dari Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malang, Ahmad Yanny Suryono Hasan, Rabu (6/12). Sesuai dengan fokus kerjanya, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menggunakan kekerasan selama 40 hari pelaksanaan KKM di 93 desa yang tersebar di 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang.
Ia melanjutkan, kalaupun peserta KKM melihat ada tindakan kekerasan, “Silakan laporkan pada kami,” tegas Suryono. Seluruh kasus yang dilaporkan masyarakat nantinya akan ditindak tegas. “Sudah ada Undang-Undang yang mengatur hal ini. Para pelaku kekerasan akan mendapat sanksi yang setimpal,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ahmad Abtokhi berpesan agar mahasiswa peserta KKM 2024 tidak mengabaikan keselamatan. Baik itu mulai berangkat dari kampus menuju tempat KKM, maupun saat di desa tempat pengabdian. “Bukan cuma pihak kampus yang akan kewalahan, tapi orang tua kalian di rumah juga akan khawatir,” imbuhnya.
Selanjutnya, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Dr. Syaiful Mustofa menyampaikan beberapa pesan yang dititipkan oleh pihak kecamatan serta desa saat Sosialisasi KKM Reguler Selasa kemarin (5/12). Di antaranya ialah, sebelum pelaksanaan KKM, setiap perwakilan kelompok sudah harus mensurvey lokasi serta mencari tempat hunian sementara. Agar nantinya, ketika mulai KKM secara resmi pada 20 Desember 2023 mendatang, mahasiswa sudah memiliki informasi yang pasti.
Mahasiswa bersama DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) juga harus menyampaikan surat pengantar dari LP2M UIN Malang yang merupakan follow-up dari Bakesbangpol Kabupaten Malang.
Syaiful juga menyampaikan bahwa, program kerja selama KKM dibuat sesuai dengan kemampuan. “Pihak desa tidak ingin proker yang muluk-muluk, yang penting aplikatif,” jelasnya. Jika program dibuat berlebihan, dikhawatirkan nantinya peserta KKM hanya semangat di awal pelaksanaan saja dan mulai mengendur semangatnya menjelang akhir KKM. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up