UIN Malang terus mewujudkan visi misinya sebagai universitas unggul dengan reputasi internasional. Langkah nyata terlihat saat rombongan yang dipimpin oleh Rektor, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., mengunjungi Universitas Antwerp, Belgia, untuk menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dalam rangka student mobility program tahun 2024.
HUMAS UIN MALANG - Kepedulian merupakan salah satu aspek vital dalam kehidupan sosial yang hangat dan harmonis. Kepedulian dapat diwujudkan melalui berbagai aksi, salah satunya aksi galang dana.
Galang dana untuk Palestina ini diinisiasi oleh mahasiswa FKIK sebagai salah satu langkah nyata kontribusinya membantu sesama. Diperantarai fakultas, bertempat di gedung FKIK UIN Malang, aksi galang dana ini bekerja sama dengan lembaga zakat nasional, Yayasan Dana Sosial Al-Falah Cabang Malang (14/11).
Hairunisa Rismawati (Manager Markom YDSF Malang)
Bu Hairunnisa Rismawati (Manager Markom YDSF Malang) menegaskan bahwa galang dana ini akan terus disiasati sampai merdekanya Palestina. "Kami tidak akan menutup galang dana ini sampai Palestina merdeka," tuturnya.
Dekan FKIK, Prof. Yuyun bangga akan kepedulian mahasiswa FKIK dan berharap kepedulian itu tidak hanya berhenti di kegiatan galang dana untuk Palestina. "Harapan saya, kalian tidak berhenti di sini. Tidak hanya menggalang dana untuk Palestina, tapi juga mengumpulkan dana rutin untuk membantu sesama mahasiswa, misalnya," imbuhnya.
dr. Iwal Reza Ahdi, Sp.PD (Kepala Program Studi Profesi Dokter FKIK UIN Malang)
HUMAS UIN MALANG - Familiar dengan pepatah "Mencegah lebih baik daripada mengobati"? Saat merasa sehat dan bugar, kunjungan ke dokter sering terlupakan. Namun, menjalani pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check-up adalah salah satu langkah penting yang dapat diambil untuk mencegah dan mendeteksi penyakit secara dini.
dr. Iwal Reza Ahdi, Sp.PD menyampaikan pentingnya melakukan medical check up, "Penting untuk mengetahui permasalahan dalam tubuh kita, yang mana melalui medical chech up, dapat dideteksi secara dini sehingga bilamana sesuatu masalah dapat ditemukan lebih awal, penanganannya tentu akan lebih mudah dan mencegah dari kerusakan tubuh lebih lanjut yang bersifat irreversibel (tidak bisa kembali seperti semula)."
Medical check up dapat mendeteksi gangguan pada tubuh lebih dini melalui metode-metodenya. Mulai dari yang paling sederhana yaitu anamnesis. Selanjutnya, dilakukan rangkaian pemeriksaan fisik secara komprehensif dan spesifik. Pemeriksaan penunjang dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang mana biasanya berupa tes darah, rontgen, urin, dan lain sebagainya.
Secara umum, cek gula darah dan tekanan darah dapat dilakukan secara rutin tiap 6 bulan sekali untuk usia 40 tahun ke atas. Namun, apabila terdapat keluhan fisik spesifik atau riwayat keluarga, pemeriksaan rutin dapat dilakukan usia sebelum 40 tahun.
"Jaga kondisi tubuh Anda, lakukan olahraga rutin dan konsumsi makanan yang sehat," pesan dr. Iwal. "Cintailah diri Anda dengan menjaganya, lakukan medical check up sebelum ada keluhan untuk mengetahui permasalahan secara lebih dini," imbuhnya.
Narasumber: dr. Iwal Reza Ahdi, Sp.PD (Kepala Program Studi Profesi Dokter FKIK UIN Malang) Reporter: Raalins W Editor: Edy Hyto
HUMAS UIN MALANG - Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Malang, menggelar sosialisasi Program Kusemai Nilai di Halaqah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 15 November 2023. Program ini merupakan inisiatif dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI untuk membangun budaya integritas dan memperkuat nilai-nilai dasar di lingkungan kementerian. Dalam sambutannya, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin menyambut baik Program Kusemai Nilai yang sejalan dengan upaya penguatan implementasi nilai-nilai dasar Kementerian Agama dan Core Values berAKHLAK dalam reformasi birokrasi. Kementerian Agama memiliki lima nilai dasar bagi pegawai, sedangkan Core Values ASN BerAKHLAK menjadi fondasi budaya kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.
Program Kusemai Nilai ini fokus pada penanaman nilai, termasuk 9 nilai dasar seperti integritas, jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Selain itu, melibatkan juga 7 Core Values ASN dalam BerAKHLAK dan 5 nilai dasar Kementerian Agama. Implementasi penanaman nilai dilaksanakan melalui game Kusemai sebagai alat bantu untuk menyebarkan dan memantapkan nilai secara interaktif dan menyenangkan. Ketua DWP UIN Malang secara aktif mengajak seluruh anggota Dharma Wanita yang hadir untuk bergiliran memainkan game Kusemai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat posisi perempuan sebagai agen pencegahan dan suporter dalam gerakan anti-korupsi.
Dalam penjelasannya, Ketua DWP UIN Malang yang telah mengikuti Training of Trainer (ToT) Kusemai Nilai mengungkapkan, "Nilai-nilai ini, sadar atau tidak, memotivasi setiap keputusan dan tindakan. Dengan menanamkan nilai-nilai ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku yang kemudian membentuk budaya hidup yang lebih baik." Lebih lanjut, ia menyoroti peran sosial perempuan dalam mempengaruhi posisi perempuan dalam konteks korupsi dan kampanye anti-korupsi. Dalam lingkup keluarga, seringkali istri dijadikan alasan untuk perbuatan korupsi, dan Ketua DWP UIN Malang mengajak perempuan untuk menjadi kekuatan positif dalam mencegah perilaku korupsi. Sosialisasi Program Kusemai Nilai di UIN Malang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya integritas dan semangat anti-korupsi di kalangan civitas academica UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
HUMAS UIN MALANG - Nusantara Cultural Centre VZW-ASBL (NCC) Belgia dan UIN Malang mengumumkan kesiapan mereka untuk menjalin kolaborasi riset akademik tingkat internasional.
Usai pertemuan dengan Wakil Duta Besar Republik Indonesia di KBRI Brussels, Belgia (13/11), rombongan UIN Malang langsung melanjutkan perjalanan ke kantor NCC untuk mendiskusikan potensi kerja sama dalam riset akademik internasional.
Sesampainya di kantor NCC yang terletak di Joseph Depauwstraat 43, 1600 St Pieters Leeuw Brussels, rombongan dari UIN Malang disambut hangat oleh Ketua NCC, Bapak Baktiar Hasan, Ph.D., beserta keluarganya.
Dalam waktu 2 jam, diskusi berlangsung dalam suasana yang santai sekaligus serius yang menghasilkan kolaborasi riset akademik internasional yang akan segera direalisasikan, terutama di bidang farmasi.
NCC memberikan dukungan penuh kepada UIN Malang dan bersedia membantu sekuat tenaga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di Belgia. Kedua pihak berharap kolaborasi ini akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan penelitian.
Pertemuan itu diakhiri dengan tukar cinderamata dan oleh-oleh, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih dari Rektor UIN Malang kepada Bapak Baktiar Hasan atas dukungan dan kerja sama yang telah disepakati.
Kolaborasi riset akademik internasional ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi NCC Belgia dan UIN Malang dalam meningkatkan kualitas penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan, serta mempererat hubungan antara kedua institusi di masa depan.
HUMAS UIN MALANG - Kampus Ulul Albab baru saja mengirim tim delegasi yang dipimpin oleh Rektor, Prof. H. M. Zainuddin, M.A., ke Brussels, Belgia. Tim tersebut terdiri dari enam anggota, diantaranya Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag.; Prof. Ilfi Diana, S.Ag., M.Si.; Dr. Isroqunnajah, M.Ag.; Dr. H. Barnoto, M.Pd.I.; Dr. Zainal Habib, M. Hum.; dan Asni Furaida, M.A.
Mereka tiba di Bandara Brussels pada hari Senin, 13 November 2023 pukul 07.30 waktu setempat dan langsung menuju KBRI Brussels untuk menghadiri pertemuan eksekutif dengan pejabat KBRI setempat.
Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia dan Berkuasa Penuh KBRI Belgia, Bpk. Muhammad Takdir, serta beberapa pejabat penting lainnya, seperti Bapak Sidum Trio Indarto selaku konselor pensosbud, dan Bapak Bramantyo Ardiwardhana selaku sekretaris ketiga. Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam, dan banyak tema penting dibahas dalam pertemuan ini.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah program mobilitas mahasiswa tahun 2024, yang menjadi prioritas utama bagi UIN Malang. KBRI Brussels dan tim pak Rektor UIN Malang berdiskusi mengenai peluang untuk mengembangkan program mobilitas ini demi meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas kemungkinan program lain yang dapat dilaksanakan, seperti adjunct professor, riset akademik kolaboratif internasional, dan pendirian pusat kajian terkait Uni Eropa. Semua program ini diharapkan dapat mendukung visi dan misi UIN Malang, yaitu menjadi institusi unggul bereputasi internasional.
Hasil pertemuan ini merupakan langkah konkret bagi UIN Malang dan KBRI Brussels untuk meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan kultural. KBRI Brussels berkomitmen mendukung sepenuhnya rencana UIN Malang ke depan untuk mewujudkan visi dan misinya.
Tidak hanya itu, pertemuan ini membuka peluang kerjasama lebih lanjut antara UIN Malang dan institusi pendidikan di Belgia, sekaligus menjadi platform yang solid untuk membangun jejaring dan kerjasama eksternal lebih luas di dunia internasional.
Pertemuan eksekutif ini diharapkan akan menjadi titik awal untuk kolaborasi yang lebih erat dan langgeng antara UIN Malang dan institusi terkait di Belgia, serta membawa manfaat yang signifikan bagi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Turut mempromosikan produk halal, HMPSF Habbatussauda' mengadakan webinar dengan tema "Eksplorasi herbal yang bersertifikasi halal dalam dunia kecantikan". Webinar ini diikuti oleh 358 peserta dari mahasiswa FKIK UIN Malang, mahasiswa eksternal UIN Malang, praktisi kesehatan, hingga siswa SMA.
Webinar yang digelar pada (12/11) itu mengundang pembicara yang expert di bidangnya, mulai dari praktisi di bidang kosmetik sampai pihak balai besar POM.
Pemateri pertama
Prof. Dr. apt. Roihatul Muti'ah, M.Kes, Wakil Dekan 1 bidang akademik dan kelembagaan FKIK UIN Malang, menyampaikan seputar kosmetika dan bahan kosmetika halal. Beliau juga menjelaskan contoh bahan alam seperti delima yang berpotensi memiliki aktivitas fotoprotektif sinergis pada pembawa lipid berstruktur nano. Beliau juga mengulas urgensi kosmetika halal dan peluang serta tantangan yang menanti seiring bertambahnya permintaan pasar.
Pemateri kedua
apt. Drs. Rosid Sujono, MM., Manufacturing Director PT. Victoria Care Indonesia tbk., berdasarkan pengalaman di ranah kosmetik, mengupas tentang apa itu kosmetik dan kosmetik bahan alam mulai dari bentuk dan jenisnya, perkembangan kosmetik bahan alam, sampai masalah dalam proses pembuatannya. Beliau juga menjelaskan cara pengolahan bahan dasar kosmetika bahan alam, cara membuat formulasinya, apa saja yang diperlukan dalam hal produksi skala besar seperti uji yang dilakukan, proses mendapatkan bahan baku ekstrak, formulasi, dan lain sebagainya.
Pemateri ketiga
apt. Budi Sulistyowati, S.Farm., Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM Surabaya, memaparkan tentang CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) mulai dari tujuan, dasar hukum, biaya, syarat, sampai cara pengajuan berdasarkan jenis golongan kosmetikanya. Selain CPKB, beliau juga menjelaskan tentang registrasi kosmetik seperti syarat kosmetik yang baik, syarat mutu, syarat kemanfaatan, syarat penandaan, pendaftaran produk kosmetik dan data-data yang diperlukan.
"Selain itu, saya juga berharap dapat menumbuhkan motivasi dalam mengembangkan kosmetika bahan alam yang bagus, halal, dan dapat digunakan tanpa adanya efek samping dan ketergantungan. Karena webinar ini adalah event tahunan dari HMPSF sendiri maka untuk webinar tahun depan semoga masih dapat melanjutkan dalam memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan dapat memotivasi pharmacist muda dan juga dapat diikuti oleh kalangan masyarakat umum," imbuhnya."Dengan adanya Webinar Nasional tahun ini harapannya, masyarakat, terutama yang beragama muslim untuk lebih selektif dalam memilih kosmetika yang halal baik dari bahan dan pengolahannya. Karena sekarang ini banyak beredar kosmetik-kosmetik baru yang entah itu kehalalannya dapet dipastikan atau tidak dan juga apakah kosmetik tersebut sudah memiliki izin resmi dari BPOM," ujar Wahyu Surya Permana Abidin (Penanggung jawab Webinar Nasional).
HUMAS UIN MALANG - Suasana dan keakraban semangat belajar tampak memenuhi gedung bahasa dan perkuliahan Ondokuz Mayis University, Turki, selama pelaksanaan shortcourse academic writing oleh para mahasiswa peserta student exchange UIN Malang yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2023.
Kelas Bahasa Inggris
Kegiatan short course ini bertujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan akademik para mahasiswa, khususnya dalam penulisan artikel ilmiah. Dalam short course ini, para peserta dikelompokkan menjadi kelompok kelas berbahasa Arab bersama Dr. Abdul Rouf Thaha dan kelas berbahasa Inggris bersama Assoc Prof. Emrah Ekmekci. Materi yang dipaparkan dalam shortcourse ini meliputi teknik penyusunan abstrak, introduction, method, result, finding, discussion, serta conclusion dalam artikel penelitian.
Kelas Bahasa Arab
Pertemuan hari ketiga (9/11), Assoc Prof. Emrah Ekmekci juga menyampaikan cara menggunakan beberapa AI (Artificial Intellegent) untuk membantu memudahkan pekerjaan. Tentunya, seluruh materi disampaikan secara detail namun tetap menyenangkan, sehingga para mahasiswa dapat menerima dan memahami materi dengan mudah.
Perpustakaan OMU (bagi anak-anak)
Tak hanya berfokus di dalam kelas, para mahasiswa juga diajak untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus Ondokuz Mayis University melalui kampus tour pada hari kedua (8/11/23) dan ketiga (9/11/23). Adapun beberapa fasilitas kampus yang dikunjungi adalah perpustakaan, kantor internasional, pusat hole, serta life center yang merupakan tempat favorit mahasiswa untuk beristirahat.
Pada hari ketiga, kegiatan short course academic writing resmi ditutup dan para mahasiswa akan menyelesaikan artikel penelitiannya hingga pekan selanjutnya untuk diberikan kepada para tutor dan mendapatkan feedback untum revisi tertentu.
Assoc Prof Emrah Ekmekci menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa dan pihak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta berharap dapat bertemu kembali dan menyambut baik kemungkinan kunjungan mahasiswa Turki ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Prof Abdul Rauf Thaha juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada mahasiswa peserta student exchange, dan sangat terkesan dengan sikap sopan santun serta dedikasi para peserta. Beliau berharap akan dapat terjalin lebih banyak kerja sama antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Ondokuz Mayis University.
Meski shortcourse telah berakhir, kegiatan para mahasiswa peserta Student Exchange UIN Malang masih akan berlanjut. Pada hari Senin (13/11) mendatang. Para mahasiswa akan mengikuti kegiatan sit in class yang disesuaikan dengan bidang keilmuwan masing - masing mahasiswa.
Semoga dengan ntusiasme dan semangat belajar yang terpancar dari para mahasiswa dapat menjadi harapan bagi peningkatan hubungan akademik dan budaya antara Ondokuz Mayis University dan UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka memperingati Harlah PAI UIN Malang ke 62, Festival Banjari menjadi sorotan karena terbuka untuk umum.
Acara yang diselenggarakan oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Himpunan Mahasiswa Siswa Program Studi (HMPS) PAI ini mengambil tema "Aktualisasi PAI yang Unggul dan Berdaya Saing".
Acara yang berlangsung mulai tanggal 11 November 2023 itu menghadirkan rangkaian kegiatan yang memberikan nilai-nilai Islam secara inklusif dan dinamis.
Acara ini bukanlah inisiatif baru, melainkan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh HMPS PAI. Dengan rangkaian acara yang beragam, Festival Banjari tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan daya saing dalam studi agama Islam.
Festival Banjari ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas pemahaman keislaman di tengah masyarakat.