Daftar Kategori: Ulasan


Prof. Agus Maimun: UIN Malang Pelopor Integrasi Keilmuan
Iffatunnida Selasa, 30 Mei 2023 . in Berita . 1716 views
5537_integrasi2.jpg

UIN MALANG-Sebagai dosen senior di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta guru besar di Bidang Ilmu Pendidikan Islam, Prof. Agus Maimun, M.Pd. juga concern mengenai konsep integrasi keilmuan. Menurutnya, UIN Malang dan integrasi ilmu itu adalah suatu kesatuan. "Bahkan bisa saya katakan kalau UIN Malang yang mengawali konsep pengajaran dengan integrasi keilmuan," tuturnya saat membuka Workshop Integrasi Islam dan Sains di Rumah Singgah lt. 3, Sekolah Pascasarjana UIN Malang, Selasa (30/5).
Ia menambahkan, konsep integrasi ilmu yang dianut kampus berlogo Ulul Albab ini kemudian dituangkan dalam simbol pohon keilmuan. Simbol ini merupakan produk pemikiran para pendiri kampus dengan harapan agar lulusan UIN Malang tidak hanya mumpuni di bidang yang diminati, "Tapi juga mumpuni dalam menjelaskan dasar ilmu yang bersumber dari al-Quran dan hadis Nabi SAW," jelas Prof. Agus. Konsep integrasi keilmuan UIN Malang pun menginspirasi banyak kampus di Indonesia, baik kampus di lingkungan PTN maupun PTKI. "Mereka kemudian juga membuat simbol keilmuan sendiri yang fokusnya juga pada ilmu terintegrasi," imbuh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Malang tersebut.

5538_integrasi3.jpg


Ketua PSIS, Dr. Begum Fauziyah, M.Farm. menambahkan bahwa istilah integrasi keilmuan sering disebut di kampus. "Bukan hal asing lagi kalau di UIN Malang karena integrasi keilmuan juga salah satu trademark kita," paparnya. Tak ingin menjadi sekadar jargon, maka pihak kampus melalui PSIS menyusun program kerja untuk mengedukasi konsep tersebut kepada seluruh lapisan sivitas akademik, khususnya mahasiswa.
Begum berharap, saat menyerap ilmu selama proses belajar di UIN Malang, mahasiswa paham bagaimana menanamkan konsep keilmuan ini sebagai bekal masa depan mereka. Maka dari itu, PSIS mengajak para pengurus DEMA dan Sema dari seluruh fakultas dan jurusan untuk mengikuti Workshop Integrasi Islam dan Sains selama dua hari. Pihaknya berharap agar perwakilan mahasiswa inilah yang akan menjadi meneruskan konsep integrasi ilmu kepada seluruh mahasiswa. (nd)

Lebih Lanjut »
PSIS Gandeng Dema-Sema untuk Edukasi Integrasi Keilmuan pada Mahasiswa
Iffatunnida Selasa, 30 Mei 2023 . in Berita . 479 views
5535_integrasi.jpg


UIN MALANG-Program kegiatan Pusat Studi Islam dan Sains (PSIS) selama ini ialah mengedukasi dosen-dosen muda di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengenai integrasi keilmuan. Program tersebut dilaksanakan rutin setiap tahunnya agar dalam bertugas, para dosen juga bisa mengintegrasikan asas-asas keislaman dalam bidang studi yang diampunya. Namun, PSIS sadar, mengedukasi dosen saja tidak cukup. Maka kali ini, pusat studi di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) mengundang pengurus DEMA dan Sema UIN Malang yang baru dilantik untuk menghadiri Workshop Integrasi Islam dan Sains. Bertempat di Rumah Singgah lt. 3 di lingkungan Sekolah Pascasarjana UIN Malang, seluruh perwakilan mahasiswa di tingkat fakultas dan jurusan itu belajar asas-asas integrasi ilmu, Selasa (30/5).
Dr. Begum Fauziyah, M.Farm., Ketua PSIS, menyatakan, tugas PSIS adalah mengedukasi tentang konsep integrasi ilmu yang dianut kampus berlogo Ulul Albab ini. Melalui edukasi tersebut, seluruh sivitas akademik juga akan memahami visi dan misi UIN Malang, termasuk juga mahasiswa. Tentunya, PSIS tidak bisa bekerja sendiri dalam melaksanakan tugasnya. "Maka kami undang pengurus baru DEMA dan Sema untuk menjadi mitra kami dalam pelaksanaan program edukasi ini," jelasnya.

5536_integrasi1.jpg


Ia melanjutkan, pasca mengikuti workshop, pihak PSIS berharap agar pengurus DEMA dan Sema bisa meneruskan dan membagi ilmu mengenai integrasi keilmuan kepada mahasiswa di setiap fakultas dan jurusan yang diwakili. Ia berharap agar para perwakilan mahasiswa ini dapat merancang kegiatan yang bertujuan sama. "Jika membutuhkan bantuan dalam pelaksanaan kegiatan integrasi keilmuan, PSIS siap memfasilitasi," lugas Begum.
Workshop Integrasi Islam dan Sains dilaksanakan selama dua hari (30-31/5). Dalam rangkaiannya, para peserta yang terdiri dari pengurus DEMA dan Sema akan menerima materi dari para ahli yang fokus dalam integrasi keilmuan. Dengan acara tersebut, diharapkan agar visi-misi kampus dapat dipahami tak hanya di kalangan dosen dan karyawan, namun juga di kalangan mahasiswa di setiap jurusan. (nd)

Lebih Lanjut »
Ketidak Hadiran Peserta UM PTKIN UIN Malang Semakin Menurun
Abadi Wijaya Selasa, 30 Mei 2023 . in Berita . 438 views
5532_sip.jpg
SERIUS: Salah satu peserta SSE UM-PTKIN Panlok UIN Maliki Malang tampak serius mengerjakan soal ujian di ruang laboratorium komputer Fakultas Saintek. Selasa (30/5/2023).

 

HUMAS UIN MALANG- Ketidak hadiran peserta Seleksi Serentak Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang terus mengalami penurunan. Sejak pelaksanaan tes dimulai, Panitia Lokal (Panlok) UM-PTKIN UIN Maliki Malang mencatat bahwa tingkat ketidakhadiran semakin menurun setiap sesinya. Selasa (30/5/2023).

Menurut data yang diperoleh pada hari pertama ujian, terdapat 16 peserta yang absen pada sesi 1, 13 peserta absen pada sesi 2, 11 peserta absen pada sesi ke-3, dan 8 peserta yang tidak hadir pada sesi ke-4. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang, H. Imam Ahmad.

5533_pimpinan.jpg

H. Imam Ahmad menjelaskan bahwa pada hari pertama tes, persentase peserta yang tidak hadir pada sesi pertama mencapai 5,99 persen, sesi kedua sebesar 4,87 persen, dan sesi ketiga sebesar 4,12 persen. "Namun, pada hari kedua, pada sesi keempat, jumlah peserta yang tidak hadir mengalami penurunan signifikan hanya sebesar 3 persen, sementara peserta yang hadir mencapai 97 persen," paparnya.

Total peserta per sesi dalam tes ini mencapai 267 orang, sementara jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti tes UM-PTKIN di kampus UIN Maliki Malang mencapai 801 peserta setiap harinya. "Jika dijumlahkan secara keseluruhan, peserta yang mengikuti Seleksi Serentak Masuk PTKIN di Panlok UIN Maliki Malang mencapai 3.060 orang," jelasnya.

5534_pantau.jpg

Perlu diketahui bahwa jumlah peminat calon mahasiswa UIN Maliki Malang melalui jalur UM-PTKIN 2023 mencapai 10.016 peserta, yang tersebar di tiga pilihan. "Kami berharap agar pelaksanaan tes Seleksi Serentak Masuk PTKIN di Panlok UIN Maliki Malang dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang valid," harap H. Imam Ahmad.

Diharapkan dengan penurunan jumlah peserta yang tidak hadir, pelaksanaan tes UM-PTKIN UIN Maliki Malang dapat berjalan lebih efisien dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua peserta.

Lebih Lanjut »
Dua Peserta Difabel Ikuti Seleksi UM PTKIN di UIN Maliki Malang
Abadi Wijaya Selasa, 30 Mei 2023 . in Berita . 601 views
5529_difabel.jpg
MONITORING: Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag saat menyapa salah satu peserta difabel asal Jombang. Selasa (30/5/2023).

HUMAS UIN MALANG - Pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi jalur UM PTKIN di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua terpantau lancar. Sebanyak 267 peserta dijadwalkan mengikuti seleksi pada sesi 1 pagi ini, yang dilaksanakan di ruang laboratorium Fakultas Saintek lt.3 dan 4. Selasa (30/5/2023).

Hasil rekapitulasi Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang mencatat bahwa dari total 267 peserta pada sesi 1 pagi ini, terdapat 8 peserta yang tidak hadir mengikuti seleksi UM PTKIN. Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. A. Fatah Yasin, M.Ag, hadir langsung untuk memantau jalannya ujian UM PTKIN.

5530_sia.jpg

Prof. Umi memberikan semangat kepada semua peserta, terutama kepada dua peserta difabel, yaitu Ahmad Tajuddin az Zaki dari Dampit Malang dan Dhimas Ramadhani Arif Pratama dari Jombang. "Alhamdulillah, pelaksanaan UM PTKIN hari kedua di UIN Maliki Malang terpantau lancar di seluruh ruangan," ujarnya.

Meskipun dua peserta tersebut menghadapi keterbatasan fisik akibat kecelakaan dan kelainan bawaan sejak lahir, mereka tetap mendapatkan pelayanan yang baik tanpa membedakan statusnya. "Panlok akan tetap memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa, baik yang difabel maupun yang berkeadaan fisik normal," tegasnya.

Menanggapi pertanyaan tentang toleransi keterlambatan bagi peserta, Prof. Umi menyampaikan bahwa aturan keterlambatan peserta telah diatur oleh panitia pusat UM PTKIN. Setidaknya, toleransi keterlambatan tidak boleh lebih dari 30 menit. "Jika peserta terlambat lebih dari 30 menit, mereka tidak diperbolehkan masuk ruangan ujian, dan ini merupakan aturan nasional," paparnya.

Bagi peserta yang terlambat, tidak akan diberikan tambahan waktu untuk mengerjakan soal ujian, karena hal ini sudah diatur dalam sistem SSE UM-PTKIN. "Mudah-mudahan, pada sesi kedua dan ketiga, semua peserta dapat hadir dan tidak ada yang terlambat," harapnya.

5531_fatah.jpg

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag, menjelaskan bahwa kuota jalur UM PTKIN di UIN Maliki Malang hanya sebanyak 1.131 kursi. Jumlah total pendaftar UM PTKIN yang memilih UIN Maliki Malang mencapai 10.016 peserta. "Jadi, persaingannya cukup ketat, dengan rasio satu banding sembilan (1:9)," jelasnya.

Dr. Ahmad Fatah Yasin berharap agar semua peserta dapat mengikuti proses seleksi ini dengan baik dan lancar tanpa menghadapi kendala teknis apa pun. "Sebanyak 3.060 peserta UM PTKIN akan melaksanakan proses seleksi di UIN Maliki Malang," pungkasnya.

 

 

 

 

 

Lebih Lanjut »
Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2023 Panlok UIN Maliki Malang Dilaksanakan dengan Antusiasme Tinggi
Abadi Wijaya Senin, 29 Mei 2023 . in Berita . 600 views
5527_sse.jpg

HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan Seleksi Serentak Masuk Universitas Negeri dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) 2023 Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah dimulai. Acara ini diikuti oleh 3.060 peserta yang terbagi menjadi tiga sesi setiap harinya. Panlok UIN Maliki Malang telah menjadwalkan pelaksanaan UM PTKIN ini selama empat hari, dimulai dari Senin (29/5/2023) hingga Kamis (8/6/2023).
Ketua Panlok UM PTKIN UIN Maliki Malang, H. Imam Ahmad, menjelaskan bahwa kuota jalur UM PTKIN ini mencapai 1.200 calon mahasiswa baru. Sementara sisanya akan diisi melalui jalur Mandiri tulis. Jumlah total pendaftar UM PTKIN secara keseluruhan di UIN Maliki Malang mencapai 10.016 peserta melalui pilihan 1, 2, dan 3. "Alhamdulillah, minat terhadap UIN Malang tetap tinggi dan memudahkan panitia seleksi dalam mencari mahasiswa yang berkualitas," ujarnya.

5528_umc.jpg


Pada hari pertama pelaksanaan tes SSE UM-PTKIN, tercatat 95 persen dari 801 peserta hadir mengikuti ujian. Sementara itu, terdapat 38 peserta yang tidak hadir pada hari pertama, yang tersebar di beberapa sesi. Sesi pertama memiliki 16 peserta yang tidak hadir, sesi kedua 13 peserta, dan sesi ketiga 10 peserta yang tidak hadir. "Jumlah tersebut masih dalam batas wajar karena 95 persen peserta hadir mengikuti seleksi UM PTKIN," tambahnya.
Ketika ditanya tentang alasan ketidakhadiran peserta, H. Imam Ahmad menjelaskan bahwa peserta yang tidak hadir tidak memberikan keterangan apa pun. Oleh karena itu, panitia yang bertugas di sistem SAPA tidak dapat memberikan penjelasan mengenai alasan ketidakhadiran tersebut. "Mereka memang tidak memberikan konfirmasi apa pun terkait ketidakhadirannya," jelas H. Imam Ahmad. "Alhamdulillah, pelaksanaan UM PTKIN di UIN Malang hari ini berjalan dengan baik dan kami berharap besok akan lebih lancar dan siap untuk melaksanakan ujian UM PTKIN ini," harapnya.
H. Imam Ahmad juga menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan hari kedua, panitia akan memulai persiapan tepat pukul 06.30 WIB. Persiapan tersebut meliputi koneksi dengan zoom dan aplikasi kepanitiaan nasional. "Insya Allah, besok Gus Menteri akan berkomunikasi dengan panitia nasional dan lokal melalui zoom," terangnya.

Lebih Lanjut »
PAI Diminati Banyak Calon Mahasiswa Jalur UM PTKIN
Abadi Wijaya Senin, 29 Mei 2023 . in Berita . 1634 views

 

5526_siada.jpg

HUMAS UIN MALANG - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus menjadi primadona bagi calon mahasiswa jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Sebanyak 1547 peserta memilih Prodi PAI di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada seleksi tahun ini. Senin (29/5/2023).

5521_tess.jpg

Menempati peringkat kedua, Fakultas Syariah juga tidak kalah diminati dengan jumlah peminat mencapai 1229 peserta. Sementara itu, posisi ketiga diduduki oleh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) dengan jumlah peserta sebanyak 904. Sisanya tersebar di sepuluh Program Studi lainnya yang ditawarkan.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah menyampaikan bahwa UM PTKIN ini merupakan jalur yang hanya membuka khusus untuk Prodi keagamaan saja, dan UIN Maliki Malang sudah membuka 13 Prodi dari jalur UM PTKIN 2023 ini. "Alhamdulillah total peminat dari pilihan pertama, kedua, dan ketiga mencapai 10.016 peserta," paparnya.

5522_peminat.jpg

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (AAKK), Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, berharap hasil seleksi calon mahasiswa baru dari jalur UM PTKIN ini benar-benar dapat menghasilkan mahasiswa unggulan yang sesuai dengan visi kampus dalam menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul dan bereputasi internasional. "Hal ini tentunya sejalan dengan visi kampus kita tercinta," paparnya.

Barnoto menjelaskan bahwa tes ini minimal dapat mengelompokkan calon mahasiswa yang memiliki prestasi dan keunggulan di bidang akademik dan keilmuan. Dengan demikian, diharapkan dari proses seleksi ini UIN Maliki Malang akan mendapatkan calon mahasiswa yang unggul, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam karakter ulul albab, yaitu mereka yang berzikir, berfikir, dan beramal shaleh.

5524_zoom.jpg

Karakteristik mahasiswa seperti ini menjadi harapan UIN Maliki Malang. Artinya, para calon mahasiswa UIN Maliki Malang diharapkan dapat menjadi contoh dan siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan yang amanah serta senantiasa memegang tinggi sikap kejujuran, amanah, keadilan, dan kebijaksanaan. "Tentunya, untuk mencapai tujuan mulia ini, UIN Maliki Malang harus selektif dalam memilih mahasiswanya melalui proses seleksi seperti jalur UM PTKIN ini," tambahnya.

Diharapkan bahwa dengan adanya proses seleksi yang ketat ini, UIN Maliki Malang akan dapat melahirkan generasi mahasiswa yang berkualitas, berkomitmen terhadap agama, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat serta menjadi pemimpin masa depan yang dapat memajukan bangsa dan negara.

Lebih Lanjut »
Total Pendaftar UM PTKIN di UIN Malang Mencapai 10.016 Peserta
Abadi Wijaya Senin, 29 Mei 2023 . in Berita . 2617 views
5518_sse.jpg
FOKUS: Peserta UM PTKIN mengikuti ujian seleksi sesi 1 di ruang laboratorium komputer Fakultas Saintek lt.3, Senin (29/5/2023).

HUMAS UIN MALANG - Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2023 dilaksanakan secara serentak oleh 59 PTKIN di seluruh Indonesia. Jumlah total peserta yang mengikuti ujian ini mencapai angka yang cukup signifikan yaitu mencapai 40.006 peserta dari seluruh Indonesia. Senin (29/5/2023).

Dalam keterangannya, Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, menjelaskan bahwa seleksi UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilakukan secara bersama oleh 59 PTKIN (UIN, IAIN, STAIN) dan PTN dengan Program Studi Keagamaan yang mendapatkan izin operasional dari Kementerian Agama RI.

5519_nizar.jpg

Seleksi dilakukan melalui ujian tulis berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Prof. Nizar menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melakukan perbaikan melalui pintu masuk PTKIN.

"Untuk mendapatkan mahasiswa yang baik dan berkualitas, proses seleksi masuk perguruan tinggi sangat penting. Ini sebagai kontrol terbaik untuk melakukan pemetaan sekaligus melihat prestasi mahasiswa," paparnya. Selain itu, proses seleksi ini juga memberikan gambaran mengenai minat mahasiswa di setiap program studi yang tersedia di PTKIN.

Prof. Nizar juga berharap agar setiap perguruan tinggi dapat melakukan evaluasi terhadap program studi yang memiliki minat pendaftar yang rendah. Evaluasi ini bukanlah untuk menghapus program studi tersebut, melainkan untuk mengambil langkah-langkah agar program studi tersebut dapat kembali menarik minat calon mahasiswa baru.

"Program studi yang kurang diminati dapat memberikan peluang beasiswa bagi calon mahasiswa, sehingga mereka tertarik untuk memilih program beasiswa tersebut," tambahnya.

5520_mantau.jpg

Sementara itu, dalam pelaksanaan UM-PTKIN di Panlok UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan tertib. Panitia juga sigap memberikan bantuan dan petunjuk kepada peserta yang membutuhkan.

"Jumlah peserta UM-PTKIN yang mengikuti ujian di UIN Maliki Malang mencapai 3060 peserta," ungkap Prof. Zainuddin.

Dalam hal jumlah pendaftar, UIN Maliki Malang mencatat angka 10.016 peserta yang memilih untuk kuliah di perguruan tinggi tersebut. Jumlah ini merupakan total pilihan pertama, kedua, dan ketiga dari para pendaftar. Prof. Zainuddin menyambut dengan gembira peningkatan minat masyarakat terhadap UM-PTKIN setiap tahunnya.

5521_tess.jpg

Menyikapi kuota penerimaan melalui jalur UM-PTKIN, Prof. Zainuddin menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 50 persen dari kursi yang tersedia. Namun, meskipun minat pendaftar sangat tinggi, UIN Maliki Malang tidak dapat menerima lebih dari lima ribu peserta. Keputusan ini disesuaikan dengan kapasitas ma'had yang ada.

"Kedepannya, jika ma'had kampus 3 sudah selesai, UIN Maliki Malang berharap dapat menambah kuota penerimaan mahasiswa baru lebih dari lima ribu mahasiswa. Kapasitas ma'had kampus 3 direncanakan untuk menampung 4000 mahasiswa baru," jelas Prof. Zainuddin.

Dengan pelaksanaan UM-PTKIN yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, diharapkan dapat terpilih calon mahasiswa yang berkualitas dan berkompeten dalam bidang keagamaan Islam. Proses seleksi ini diharapkan juga dapat memberikan informasi yang berguna bagi perguruan tinggi dalam melakukan peningkatan kualitas pendidikan dan minat peminat di berbagai program studi yang ditawarkan.

Lebih Lanjut »
Hasil Penelitian Wajib Dipublikasikan
Abadi Wijaya Minggu, 28 Mei 2023 . in Berita . 1200 views
5512_forum.jpg

HUMAS UIN MALANG- Dalam upaya meningkatkan transparansi dan aksesibilitas hasil penelitian, kewajiban publikasi telah diatur dalam Surat Dirjen Dikbud, nomor 152/E.T/2012/, tanggal 27 Januari 2012. Hal ini dikemukakan oleh Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang juga merupakan Tim Penilai PAK Dosen Nasional di Kemendikbud RI.

Dalam seminar "Workshop Penguatan Jurnal Bereputasi" yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS), Prof. Sani mengungkapkan bahwa kewajiban publikasi juga berlaku bagi para dosen yang telah menerima tunjangan sertifikasi dosen sebagai pendidik profesional. Publikasi ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa, dosen, dan peneliti lainnya melalui sebuah kanal yang disebut Jurnal Ilmiah.

5513_sani.jpg

Prof. Sani menjelaskan bahwa pengelolaan jurnal bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan ketelatenan, kesabaran, dan ketahanan yang tinggi. Selain itu, menghadapi deadline artikel yang masih dalam proses revisi dan belum kembali juga menjadi tantangan. Terlebih lagi, terdapat banyak artikel yang harus diterima dan diterbitkan baik dari pimpinan maupun kolega, sementara proses perbaikan secara substansi, layout, narasi, dan proofread tidak sesuai dengan template jurnal. Hal ini semakin meningkatkan beban psikologis bagi pengelola jurnal. Sayangnya, honorarium pengelola jurnal tidak sebanding dengan risiko pekerjaan yang diemban.

Namun, ada kebanggaan tersendiri ketika jurnal yang dikelola berhasil meraih peringkat akreditasi yang baik, seperti naik ke Sinta-2 dan Sinta-1, bahkan terindeks di database internasional seperti Scopus atau Web of Science (WoS). Menjaga kualitas dan integritas jurnal harus menjadi prioritas bagi pengelolanya. Tidak boleh mengorbankan idealisme dan integritas demi keuntungan semata, agar jurnal tersebut tidak mengalami penurunan akreditasi bahkan dibatalkan oleh Scopus atau WoS. Dampaknya akan merugikan banyak pihak, tidak hanya reputasi jurnal dan institusinya, tetapi juga para penulis yang telah mempublikasikan artikel. Artikel tersebut menjadi syarat penting untuk kenaikan pangkat dosen, baik menjadi Lektor Kepala maupun Guru Besar.

Dengan adanya kewajiban publikasi hasil penelitian yang telah diatur dalam Surat Dirjen Dikbud, diharapkan akan tercipta ekosistem penelitian yang lebih terbuka dan berkualitas. Keberhasilan publikasi akan memberikan manfaat besar bagi dunia akademik dan juga pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

 

 

 

 

 

Lebih Lanjut »
Vakum 3 Tahun, Program English Exposure Masih Disambut Antusias
Iffatunnida Sabtu, 27 Mei 2023 . in Berita . 565 views
5511_exposs.jpg


UIN MALANG-Setelah sempat hiatus karena pandemi Covid-19, akhirnya English Exposure kembali diadakan. Event itu merupakan gawe tahunan Pusat Pengembangan Bahasa, Program Khusus Perkuliahan Bahasa Inggris (PKPBI) yang dihelat menjelang akhir perkuliahan semester genap. English Exposure 2023 diberi tema Embracing Diversity, Culture, and Tolerance: A Key to Building A Harmonious Society. Seluruh perlombaan difokuskan pada tema tersebut. Acara puncak dilaksanakan di Gedung Sport Center UIN Malang dengan dimeriahkan stan bazar mahasiswa, serta penampilan kreatif dari mahasiswa antar jurusan yang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris 2, Sabtu (27/5).
Ketua PKPBI, Dr. Agwin Degaf merasa lega karena setelah tiga tahun, pihaknya dapat kembali menyelenggarakan salah satu acara besar di Pusat Pengembangan Bahasa, khususnya PKPBI ini. "Alhamdulillah, antusiasme mahasiswa PKPBI masih sangat luar biasa," tuturnya. Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta di setiap lomba antar jurusan hingga kesertaan mereka memeriahkan puncak acara.

5510_expos.jpg


Pada intinya, Agwin melanjutkan, English Exposure diadakan dengan tujuan Fun Learning. "Jadi ini sebenarnya pembelajaran Bahasa Inggris, tapi dikemas berbeda," papar peraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut. Lomba-lomba yang diadakan dipilih untuk mengasah kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa di beberapa skill seperti Speaking dan Writing. "Termasuk juga di puncak acara, dimana mahasiswa mencoba menawarkan barang jualannya dan berinteraksi dengan pembeli menggunakan Bahasa Inggris," sambung Agwin.
PKPBI mengadakan lomba dalam rangka English Exposure 2023 selama seminggu penuh. Kompetisi yang diadakan adalah, Lomba Vlog bertema tempat wisata, Lomba Film Pendek (Short Movie), Lomba Infografis bertema Gen-Z, Teknologi, dan Masyarakat Harmonis, dan Lomba Menyanyi Akustik. Peserta lomba adalah mahasiswa seluruh jurusan yang sedang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris 2. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up