HUMAS-Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang sukses mengukir sejarah baru. Pertama kalinya, FKIK menggelar Pengambilan Sumpah Dokter angkatan pertama pada Kamis (12/1) di Gedung Rektorat lantai lima. Keseluruhan mahasiswa FKIK yang lulus berhasil mendapatkan predikat Cumlaude. Hal tersebut merupakan prestasi emas dan langkag awal untuk memulai kiprah baru bagi lulusan dokter muda FKIK UIN Malang.
Apresiasi luar biasa disampaikan secara langsung oleh Dekan FKIK UIN Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad., sebagaimana dalam sambutannya, bahwa pencapaian kelulusan 100% dengan predikat cumlaude merupakan suatu hal yang sangat membanggakan seluruh warga UIN Malang. Hal senada juga diungkapkan oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A., yang menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh mahasiswa FKIK yang melakukan prosesi pengambilan sumpah dokter.
"Selaku rektor, saya mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan dokter baru dan dengan bangga saya berterima kasih kepada seluruh mahasiswa FKIK angkatan pertama yang telah lulus ini telah menyelesaikan studi kedokterannya dengan sangat baik. Pesan saya kepada mahasiswa yang menjalani prosesi sumpah dokter, semoga kedepannya dapat mengamalkan ilmunya dan bermanfaat bagi semua orang. Tak lupa pula untuk tetap mengamalkan nilai-nilai ulul albab dan berbakti kepada kedua orang tua dan bangsa,” ungkap beliau dalam sambutannya.
Prof. Zainuddin, M. A., juga menambahkan bahwa lulusan UIN Malang, harus memiliki tiga kriteria yaitu pola sikap, tindakan, dan perilaku yang mencerminkan ulul albab. Tetap memberikan manfaat kepada orang lain, memiliki jiwa nasionalisme, amanah, bertanggung jawab, berwawasan luas dan humanis. (Na/Fer)
HUMAS-SALAM merupakan singkatan dari Snake & Ladder Math atau Ular Tangga Matematika. Media pembelajaran ini dikembangkan oleh kelompok KKM 188 UIN Malang di desa Palaan. Hal yang melatarbelakangi adanya media pembelajaran SALAM karena siswa kelas lima SDN 2 Palaan merasa jenuh dengan matematika. Di samping itu, mereka kesulitan memahami matematika perihal materi bangun ruang. Sehingga kelompok KKM 188 berinisiatif untuk menerapkan metode SALAM pada pembelajaran matematika, Kamis (12/1).
Setelah diterapkannya media pembelajaran SALAM untuk siswa SD kelas lima, semangat dan antusias siswa-siswi dengan konsep belajar sambil bermain tersebut meningkat. Selain itu, media belajar SALAM jugadapat difungsikan sebagai bahan pengayaan sebelum ujian atau ulangan harian di tingkat sekolah dasar.
Aturan bermainnya juga sangat mudah selayaknya permainan ular tangga. Setiap kali melempar dadu, siswa diminta untuk mengambil satu soal dan menjawabnya dengan benar. Jika jawabannya salah, maka ia harus mundur satu langkah. Inovasi pembelajaran menyenangkan yang diimplementasikan oleh kelompok KKM 188 mampu menarik lebih banyak hingga tidak ingin mengakhiri sesi pembelajaran SALAM. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu kelompok KKM 188 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Atiris Syari'ah, bahwasanya metode SALAM ia dapatkan pada materi perkuliahan.
“Saya dan teman-teman mencoba mempraktekkan dan menerapkan teori yang telah saya pelajari di perkuliahan, mulai dari dasar mengajar hingga metode media pembelajaran kreatif. Alhamdulillah, ternyata setelah dikreasikan dan diterapkan pada siswa SD, seluruhnya mampu menerima dengan baik dan antusias. Harapannya dengan implementasi SALAM, mampu meningkatkan keinginan belajar siswa secara maksimal,” ungkapnya. (At/Fer)
Kontributor: Kelompok KKM 188 UIN Malang Editor: Ferika Sandra
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Maliki Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) patut berbangga dan berbahagia pasalnya salah satu fakultas terbaiknya yakni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menggelar Sumpah Dokter Angkatan Pertama (I). Acara penting dan begitu sakral tersebut bertempat di Aula, Lt.5, Gedung Rektorat, DR, (HC). Ir. Soekarno.Kamis(12/1)
Pada kesempatan tersebut, sebagai rektor UIN Maliki Malang, Prof. M, Zainuddin, MA beserta seluruh jajaran pimpinan mulai dari Universitas dan fakultas serta semua kepala ataupun ketua unit lainnya merasa bersyukur dan bangga. Di awal sambutannya, Prof. Zain sapaan akrabnya ini mengucapkan selamat dan sukses kepada 16 dokter baru yang terdiri dari tiga dokter laki-laki dan 13 dokter perempuan, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di FKIK UIN Maliki Malang. Kemudian ucapan selamat juga diberikan kepada para orang tua yang telah berikhtiar dan berdoa tanpa henti untuk mengantarkan putra-putrinya menjadi anak yang sukses, sehingga pada hari ini mereka telah berhasil dilantik dan diambil sumpah sebagai dokter. "Sekali lagi selamat dan berbahagia kepada Bapak Ibu semuanya atas capian putra dan putrinya, "ucapnya.
Lanjut, rektor asal Bojonegoro ini juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada Dekan FKIK dan seluruh jajarannya (baik yang lama maupun yang baru) yang telah berjuang keras mengantarkan FKIK ke status yang membanggakan dan baik sekali. "Termasuk juga support dari Ikatan Orang Tua (IOM), " imbuhnya. Demikian pula kepada RSU Karsa Husada Batu, RS jejaring dan institusi lain yang terkait yang telah berkontribusi kepada pendidikan dokter di Fakultas kedokteran dan ilmu-ilmu kesehatan UIN Maliki Malang sehingga sukses menghasilkan para dokter saat ini.
Kemudian, dalam sambutannya orang nomor Wahid di UIN Maliki Malang ini berpesan kepada para dokter baru agar senantiasa memegang teguh sumpah dokter dan menjaga nama baik almamater UIN Malang sebagai PTKIN yang unggul dan bereputasi internasional. Selain itu, lulusan UIN Malang harus memiliki tiga pola yang integral, yaitu pola sikap, pola perilaku, dan pola tindakan (zikir, pikir dan amal shaleh). "Di manapun kalian berada harus memberikan kemanfaatan kepada orang lain, "pintanya.
Lalu, masih kata rektor bahwa dokter lulusan UIN harus memiliki jiwa antara lain: nationality, integrity, globality, networking, ICT mastery dan hospitality. "Seorang dokter harus memiliki jiwa hospitality yakni melayani, empati dan simpati," terangnya. Rumah Sakitnya juga harus bersih, sehat dan menyenangkan para pengunjung yang datang. Maka Rumah Sakit UIN Malang nantinya akan diberi nama Rumah Sehat (RSP) UIN Maliki Malang.
Terakhir sebagai pesannya lagi kepada para dokter baru yakni mereka juga harus memperhatikan tiga paradigma pembangunan kesehatan yang sudah dicanangkan oleh Kemenkes yaitu: paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya jaminan kesehatan nasional.
"Itulah pesan Saya, sekali lagi Kami ucapkan selamat dan sukses kepada dokter baru periode pertama, terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap capaian kelulusan dokter baru FKIK UIN Maliki Malang, semoga apa yang kita kerjakan selama ini menjadi amal kebajikan kita semua, " pungkasnya.(ptt)
HUMAS-Menindaklanjuti pelaksanaan agenda Penguatan Kompetensi Dosen Pemula(PKDP) di Hotel Acsent Premiere, Malang bulan Desember tahun kemarin maka sesuai tahap berikutnya akan diberikan pendampingan terhadap para peserta dalam tahap penugasan hingga usai program tersebut. Oleh karena itu, tim panitia pelaksana PKDP Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) yang diketuai oleh Dr. Helmi Syaifudin menggelar rapat koordinasi(Rakor) persiapan pendampingan. Agenda tersebut bertempat di ruang meeting Unit Lembaga Penjaminan Mutu(LPM) Lt.4, Gedung Rektorat, DR. (HC). Ir. Soekarno. Rabu(11/1)
Pada kesempatan itu, sebagai pengantar dan arahannya Wakil Rektor (WR I) Bidang Akademik UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M. Ag menyampaikan secara ringkas terkait tujuan diadakannya rapat tersebut tidak lain adalah untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan selama pelaksanaan pendampingan peserta PKDP. "Kami berharap untuk pelaksanaan program pendampingan para peserta mulai dari penugasan sampai dengan penilaian nantinya bisa berjalan lancar apalagi dalam pelaksanaannya secara online maka mari kita siapkan dengan sebaik-baiknya, "pintanya
Lanjut, acara rapat yang mengusung tema Koordinasi On Job Training(OJT) dan In Service TrainingII (IST II) PKDP ini pun berjalan lancar dengan dihadiri oleh Kepala Biro Bidang Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja sama(Kabiro AAKK) UIN Maliki Malang, Dr. Barnoto, M. Pd.I, para narasumber, tim pendamping, penugasan dan penilai serta seluruh anggota panitia pelaksana PKDP.(ptt)
HUMAS-Gerak cepat dan tepat (Gercep) memang patut dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) dalam menjalankan roadmapnya yakni recognition and reputation international. Pasalnya, bagi kampus Islam berlogo Ulul Albab ini sudah dituntut untuk segera menuju universitas yang berkelas internasional. Oleh karena itu, pada kesempatan di awal tahun 2023 ini digelar rapat evaluasi dan koordinasi antar pimpinan mulai dari jajaran universitas, para Kabiro, para pimpinan fakultas, direktur pascasarjana, hingga para ketua unit-unit sampai kepala pusat yang terkait. Agenda berpusat di ruang meeting Lt. 3, Gedung Rektorat DR. (HC). Ir, Soekarno.Senin(9/1)
Usai sambutan dari Rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin, MA sebagai pengantar sekaligus arahannya maka dilanjutkan evaluasi dan supporting manajemen dari Wakil Rektor (WR II) bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Dr. Ilfi Nurdiana, M. Si. Mengawali penjelasannya, Ning Ilfi sapaan akrab WR II Bidang AUPK ini memaparkan data terkait segala kondisi dan kendala yang sedang dialami oleh UIN Maliki Malang. Mulai dari hal yang cukup detail sampai pada kondisi secara umumnya.
Oleh karena itu, mumpung masih ada kesempatan untuk melakukan berbagai usaha terbaik dalam mengisi roadmap kali ini, WR II mengajak semua jajaran pimpinan untuk gercep. Beliau pun berharap dalam kondisi seperti yang saat ini maka semuanya lebih fokus. "Mari Bapak Ibu dan semuanya, Kita mesti fokus untuk Go Concern pada Layanan Prima!, " tegasnya.
Dalam hal ini, layanan prima meliputi berbagai bidang mulai dari akademik, Keuangan, Kemahasiswaan, Kerjasama dan pengembang kelembagaan. Menurutnya, sebelum diakhir arahan sekali lagi diharapkan kepada semua yang terlibat dan bertanggungjawab mesti meningkatkan performanya dan salah satu usaha yang paling tepat, yakni menempuh jalan akselerasi program. "Selain memang harus lebih fokus atau concern pada layanan prima di program 2023 ini maka Kita juga harus melakukan akselerasi terhadap program-program tersebut!, "pintanya.(ptt)
HUMAS-Mahasiswa KKM 92 UIN Malang mengadakan seminar Islamic Parenting yang bertemaPesan Rasulullah dalam Mendidik Anak. Seminar tersebut ditujukan kepada para walisantri TPQ Daarush Sholah dan masyarakat Dusun Polaman Desa Bedali Kecamatan Lawang, pada Sabtu, (7/1). Pengasuh TPQ Daarush Sholah, Mawan Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan seminar tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para orang tua terhadap pentingnya belajar ilmu agama.
“Saya merasa bahwa seminar yang diadakan kawan-kawan KKM 92 UIN Malang di sini terkait Islamic Parenting sangatpenting.Sebab problematika lingkungan di Dusun Polaman adalah kurangnya kesadaran dari para orang tua untuk mengantarkan anaknya menimba ilmu agama dan lebih mengutamakan sekolah formalnya, padahal mencari ilmu agama ialah hal yang utama pula,” ungkap Mawan.
Seminar parenting yang digelar oleh kelompok KKM 92 disampaikan langsung oleh dua orang mahasiswa KKM 92, yaitu Muhammad Daman Khairi dari Prodi Hukum Keluarga Islam dan Nur Fatimatuz Zahro dari Prodi Psikologi. Materi yang disampaikan cukup ringan tentang polah asuh anak yang benar dan sesuai dengan Rasulullah saw., mulai dari pengenalan tauhid sebagai yang utama, kemudian menyadarkan secara bertahap tentang kewajiban manusia terhadap Allah Swt., serta dijelaskan perihal posisi kedudukan anak dalam Al-Qur’an, sebagai bentuk rezeki bagi setiap orang tua yang kelak dapat mengantarkannya pada surga, sekaligus tanggung jawab orang tua terhadap anak-anaknya.
Adanya seminar parenting merupakan sebuah solusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai orang tua dan wali santri agar memberikan pengawasan dan perhatian lebih terhadap anak-anaknya dalam menimba ilmu agama. “Alhamdulillah acara seminar Islamic Parenting di TPQ Daarush Sholah berjalan dengan lancar. Saya selaku yang bertugas memberikan materi dan sharing ilmu kepada warga desa Bedali sangat senang menadapatkan kesempatan ini dan disambut baik,” kata Daman Khairi.
Harapan kelompok KKM 92 dengan diadakannya seminar tersebut dapat menambah ilmu, wawasan baru, dan pemahaman bagi masyarakat terkait pentingnya pola pengasuhan anak dalam mengenalkan ilmu agama. Selain itu pula harapan kedepannya agar para orang tua di dusun Polaman lebih menyadari betapa pentingnya mengantarkan anak-anaknya untuk menimba ilmu Agama di TPQ. (Fer)
Kontributor: A. A. Dzulfahmi, KKM 92 UIN Malang Editor: Ferika Sandra
HUMAS-“Kita wajib memiliki tiga pola dalam berkinerja sebagai Aparatur Sipil Negara(ASN) di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia(Kemenag RI). Ketiga pola itu adalah Sikap, Perilaku dan Tindakan. Selain itu, juga sebagai warga dari Universitas Islam yang memiliki visi Uinggul dan bereputasi Internasional maka seluruhnya terutama para ASN di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang)diharapkan mampu menjadi pegawai yang smart”. Hal inilah yang ditegaskan lagi oleh rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin,MA saat menjadi Pembina Upacara di agenda apel pagi awal tahun 2023 ini. Agenda rutin setiap Senin pagi itu berlangsung di teras depan Gedung Rektorat, DR.(HC). Ir. Soekarno. Senin(9/1)
Pada kesempatan kali ini, Prof. Zain sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang ini menekankan kembali kepada para ASN dan seluruh warga kampus terkait pentingnya menjalankan tiga prinsip atau pola dalam berkinerja. “Jadi Anda semua ini sebagai ASN harus memiliki tiga pola kinerja, yakni sikap, perilaku dan tindakan, “ucapnya. Hal itu sangat penting karena dengan menerapkan tiga pola kinjerja tersebut maka para ASN khususnya bisa mampu menaati nilai-nilai dasar dan menjalankan kode etik serta kode perilaku yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri (Permen) Agama.
Lanjut, Rektor asal Bojonegoro ini mengaharapkan para warga kampus bisa menjadi ASN yang smart sebagai pendukung kampus berlogo Ulul Albab itu menuju visi besarnya, yakni Unggul Bereputasi Internasional. Sedangkan untuk menjadi ASN yang smart maka hal itu bisa tercermin dalam profesionalitas ASN yang di dalamnya terdiri dari beberapa unsur antara lain: Integritas, berjiwa nasionalisme, memiliki Global thinking, menguasai dan memiliki skill IT, Networking yang luas dan terakhir Hospitality(jiwa melayani terbaik dengan sepenuh hati).(ptt)
HUMAS-Memasuki hari keempat sekolah di tahun 2023, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 204 UIN Malang membuat media pembelajaran matematika untuk siswa kelas enam di SDN 2 Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang (5/1). Media pembelajaran tersebut ditujukan untuk membantu siswa memahami konsep bangun ruang menggunakan sebuah kerangka yang mudah dibongkar-pasang.
Siswa kelas enam SDN 2 Pagersari nampak antusias dengan sesi pembelajaran matematika yang menyenangkan. Hal tersebut membuat mereka dengan mudah memahami konsep bangun ruang dengan cara yang menyenangkan. sangat senang dengan adanya media pembelajaran ini. Mereka menyatakan bahwa media pembelajaran tersebut sangat membantu dalam memahami konsep bangun ruang. Adanya media pembelajaran ini, diharapkan dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa kelas enam SDN 2 Pagersari dalam mempelajari matematika melalui kegiatan yang variatif.
“Kami lihat, siswa-siswi SDN 2 Pagersari sangat suka belajar matematika. Jadi, biar mereka semakin mudah paham. Kami berinisiatif membuat media pembelajaran bangun ruang dari tusuk sate. Tusuk sate tersebut ditempel menggunakan plastisin sehingga membentuk sebuah bangun ruang,” ungkap salah satu kelompok KKM 204 dari Prodi Matematika, Muhammad Atif.
Selain itu, media pembelajaran ini mempermudah siswa memvisualisasikan bangun ruang. Karena mereka dapat menyusun dan melihat secara langsung bagaimana bentuk bangun ruang tersebut. Kegiatan tersebut membantu siswa belajar bangun ruang secara langsung karena tidak hanya membayangkan bentuk ruang ataupun maupun melihat dari buku saja. Hal itu juga mendapatkan apresiasi hangat dari kepala sekolah dan guru SDN 2 Pagersari.
“Media pembelajaran ini kami buat agar dapat membantu siswa mevisualisasikan bangun ruang tiga dimensi. Alhamdulillah para guru juga sangat suportif dan memberikan ruang untuk kami dapat memberikan materi pembelajaran yang kreatif,” tambahnya. (Fer)
Kontributor: M. Rasul, Kelompok KKM 204 UIN Malang Editor: Ferika Sandra
HUMAS-Kegiatan KKM UIN Malang selama satu bulan penuh, membuat seluruh mahasiswa yang terbagi menjadi ratusan kelompok KKM terus menggencarkan program kerja di setiap desa yang menjadi tempat sasaran pengabdian. Kelompok KKM 14 di desa Landungsari membuat proker reboisasi guna menghijaukan kembali area sekitar SDN Landungsari II pada Rabu (28/12). Proker tersebut berupa menanam tanaman hias di sekitar area SDN Landungsari II bersama seluruh warga sekolah. Reboisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKM 14 UIN Malang yang dilaksanakan salah satunya guna menumbuhkan rasa peduli lingkungan siswa-siswi SDN Landungsari II.
Melihat area SDN Landungsari II memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan penghijauan, pihak sekolah dengan antusias menanggapi proker tersebut dengan baik untuk dilaksanakan. Bersih lingkungan juga turut serta dilakukan di sekitar area sekolah. Tanaman hias dipilih sebagai tanaman proker reboisasi, selain dapat menghijaukan area juga memperindah halaman SDN Landungsari II. Ketua KKM 14, Yusuf Falaqi mengatakan bahwa proker reboisasi sederhana ini diharapkan dapat menghijaukan kembali lingkungan belajar di yang asri di SDN Landungsari II.
“Harapan saya dan teman-teman Kelompok KKM 14 mengadakan proker reboisasi dan bersih-bersih lingkungan sekolah ini agar lebih peduli penghijauan dan cinta kebersihan lingkungan. Sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik apabila lingkungan asri dan rindang,” jelasnya. (Fer)
Kontributor: Kelompok KKM 14 UIN Malang Editor: Ferika Sandra