HUMAS-The 21 th Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2022 yang diselenggarakan di Hotel Four Points Bali, Seraton yang diagendakan akan berlangsung selama empat hari 1-4 November 2022 secara resmi dibuka oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang kali ini diwakili Direktur Jenderal PTKIN, Ali Ramdhani, Selasa (1/11).
Mengawali opening ceremony AICIS Bali kali ini ratusan tamu dari PTKIN se Indonesia disuguhi penampilan apik tari Aji Janantaka dari seniman tari asli Bali yang menjuarai tari tingkat internasional.
Tari Janantaka kali ini di bawakan oleh Lima orang yang terdiri dari empat perempuan dan satu laki-laki. AICIS merupakan gawe besar Kemenag dan sudah menjadi ajang bergengsi untuk mempersatu bangsa menjalin silaturahim dan silatul fikir antar pengelola dan peneliti PTKIN dan juga pakar peneliti keislaman tingkat internasional.
AICIS tahun ini mengangkat tema FUTURE RELIGION IN G-20: Digital Transformation, Knowledge management, and Social Resilience.
Seminar Pesantren Konstitusi Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
HUMAS-Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menggelar Seminar Pesantren Konstitusi di Aula Gedung Rektorat Ir. Soekarno UIN Malang lantai lima, Selasa (01/10). Kegiatan ini mengambil tema 'Penguatan Eksistensi Pesantren dalam Memelihara Kebangsaan Melalui Konstitusi'.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. berpesan dalam pidato sambutannya bahwa pesantren mempunyai peranan penting dalam penyebaran ajaran Islam. "Pesantren sebagai garda terdepan menjaga kelangsungan penyebaran Islam dengan prinsip rahmatallilalamin,' ujar Profesor bidang Dirasah Islamiyah
Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. saat menyerahkan piala kepada pemenang Lomba Musabaqoh Syarah Konstitusi 2022 di gelaran Seminar Pesantren Konstitusi
Disamping Seminar Pesantren Konstitusi, ada kegiatan lainnya yang dilakukan yaitu pemberian penghargaan kepada pemenang Lomba Musabaqoh Syarah Konstitusi 2022 dan Lomba Karya Tulis Ilmiah. Peserta asal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil menyabet juara pertama pada lomba Musabaqoh Syarah Konstitusi 2022. Sedangkan posisi kedua dan ketiga diraih oleh peserta asal UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Berbagai pemateri yang berkompeten turut meramaikan seminar, seperti Dr. Wiryanto, S.H., M.Hum selaku Panitera Muda Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Turut hadir pula, Dr. KH. Badruddin Muhammad, M.HI. selaku Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang dan Teguh Setyo Budi, S.HI., M.H. selaku Penanggung Jawab Seminar Pesantren Konstitusi serta Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi dan beberapa dosen dari Fakultas Syariah.
Sesi foto bersama pemenang Lomba Musabaqoh Syarah Konstitusi 2022 dengan para pemateri Seminar Pesantren Konstitusi Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Dekan Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. Sudirman, M.A. berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang progresif bagi Fakultas Syariah. "Tahun depan tidak hanya mengadakan lomba Syarah konstitusi saja, tetapi nanti kita adakan lomba Debat Hukum Konstitusi dan Lomba Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Konstitusi," imbuhnya. Lebih lanjut, kegiatan ini berlangsung dinamis dan hangat karena telah memberikan wawasan positif tentang peran konstitusi, syariah, dan hukum bagi generasi pemegang masa depan. (ffj/acg)
HUMAS-"Peran penting dan strategis perpustakaan saat ini, hendaknya dioptimalkan melalui berbagai program yang dapat berkontribusi dalam mencapai SDG’s. Atas nama rektor/pimpinan kampus ini, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya seminar nasional tema: “EMPOWERING ACADEMIC LIBRARIES FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS”. Hal itulah yang disampaikan oleh Wakil Rektor (WRI) Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M. Ag saat secara resmi membuka acara seminar nasional dengan metode hybrid yang berpusat di area baca perpustakaan Lt. 2, Gedung KH. Abdurrahman Wahid.Selasa(1/11)
Di awal sambutannya, Prof. Umi Sumbulah sapaan akrabnya ini menjelaskan bahwa sebagaimana diketahui bersama, sebenarnya perpustakaan memiliki peran strategis sebagai jantung perguruan tinggi, jantung pengetahuan dan jantung kebudayaan, karena perpustakaan mampu membuka akses informasi kepada masyarakat demi mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sejahtera. Peran strategis inilah yang dapat dioptimalkan perpustakaan agar bisa berdaya, bermanfaat dan berkontribusi dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).
Menurut profesor yang juga seorang aktivis gender dan dialog lintas agama ini bahwa pemberdayaan perpustakaan perguruan tinggi untuk mendukung SDGs dapat dilakukan dengan mengintegrasikan rencana program, layanan dan sumberdaya terintegrasi dengan indikator SDGs. Misalnya program literasi informasi untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat, koleksi dan layanan perpustakaan berkontribusi pada penelitian dan inovasi ilmiah, perpustakaan menyediakan ruang yang aman dan inklusif, transformasi perpustakaan berbasis Inklusi Sosial.
Lanjut, WR I ini pun menambahkan bahwa adanya transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial telah menjadi agenda pembangunan nasional di bidang perpustakaan, dengan tujuan meningkatkan literasi informasi berbasis Teknologi Informasi Komunikasi, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, memperkuat peran dan fungsi perpustakaan, agar tidak hanya sekedar tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat serta pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari itu, Guru besar yang merupakan dosen fakultas Syariah dan pascasarjana ini juga menjelaskan bahwa perpustakaan itu juga dapat memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan menerima perubahan, menawarkan kesempatan berusaha, melindungi serta memperjuangkan budaya dan Hak Asasi Manusia."Selamat mengikuti seminar, semoga berkah dan bermanfaat untuk meningkatkan kuaitas, kecerdasan dan kemaslahatan hidup umat manusia, "pungkasnya.
Sebagai informasi, bahwa pada seminar tersebut menghadirkan narasumber yang begitu inspiratif, berkompeten serta ahli di bidangnya,yakni Dr. Nor Edzan binti Che Nazir(IFLA Asia-Oceania), Dr. Labibah Zain(APPTIS Chairwomen) dan Ketua perpustakaan UIN Maliki Malang, Dr. Mufid, M. Hum.(ptt)
Mahasiswa - mahasiswi Program Studi Matematika Fakultas SAINTEK saat memenangkan Lomba KTI Nasional OMIKRON FMIPA UNPAD 2022
HUMAS-Mahasiswa - mahasiswi Pogram Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berhasil sabet juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Nasional, Jumat (29/10).
Lomba KTI yang dimenangkan adalah ajang OMIKRON 2022 yang diselenggarakan oleh HIMATIKA FMIPA UNPAD. Tak tanggung-tanggung, gelar Juara 1 dan Juara 3 berhasil dimenangkan oleh mahasiswa - mahasiswi UIN Malang. Mereka adalah Habibah Amalia, Septia Wulan Ndari, Fitri Nofita Sari yang tergabung dalam satu tim dan berhail menduduki posisi pertama. Sedangkan tim kedua yang berhasil menduduki posisi ketiga beranggotakan Fitri Nofita Sari dan Yusuf Ari Putra.
Mahasiswa - mahasiswi Program Studi Matematika Fakultas SAINTEK saat memenangkan Lomba KTI Nasional OMIKRON FMIPA UNPAD 2022
Pencapaian luar biasa tersebut, tak lepas dari persiapan yang matang sejak bulan Maret lalu. Abstrak yang mereka kirimkan tak disangka berhasil masuk 10 besar. Hingga akhirnya kedua kelompok dari Fakultas SAINTEK tersebut mengirimkan full paper dan berhasil menembus 5 besar. Hingga akhirnya pengumuman membanggakan keluar atas jerih payah mereka.
Salah satu anggota tim pertama, Habibah Amalia, mengungkap dirinya merasa bersyukur atas perolehan tersebut. "Alhamdulillah, masih tidak menyangka bisa menjadi juara. Sangat haru, kami bisa membuahkan hasil yang sangat memuaskan," imbuhnya.
Proses panjang perlombaan tersebut telah mengajarkan mereka pengalaman yang berharga, terlebih pada sesi tanya jawab. Kedua tim tersebut juga berharap prestasi demikian dapat terus dipertahankan. "Semoga kedepannya lebih banyak lagi prestasi yang bisa kami raih," ungkap Septia Wulan Ndari, salah satu anggota tim yang memenangkan posisi pertama. (dnd/acg)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selenggarakan jalan sehat dalam rangka peringatan HUT UIN Malang ke-61 dengan start di kampus 1 UIN Malang, Ahad (30/10). Agenda yang dilaksanakan adalah Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang diawali dengan senam bersama dan dilanjut pembagian doorprize.
Kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan perlombaan, pembukaan sidang senat dengan pemberian penghargaan kepada Peraih Maliki Award dan peluncuran buku karya guru besar. Acara JJS dibuka dengan sambutan Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., Rektor UIN, dengan kalimat-kalimat penyemangat dan candaan sebelum berlangsungnya kegiatan.
“Mudah-mudahan yang telah hadir disini sehat dan semuanya mendapatkan hadiah. Kalau gak dapat sekarang dapat tahun depan”, jelas Pak Rektor diiringi gelak tawa dari seluruh peserta JJS UIN Malang.
Antusias warga UIN Malang sangat tinggi, terlihat dengan keikutsertaannya mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari mahasiswa, dosen, jajaran dekanat, pengurus ma'had, hingga seluruh pegawai. Hadiah yang berjejer mulai payung, setrika, kipas angin, lemari es, mesin cuci, sepeda, tabungan, voucher, hingga tiga buah sepeda motor persembahan dari Bank BRI, BTN dan BMU yang menjadi hadiah utama berhasil menarik antusias peserta JJS dan menambah kemeriahan acara jalan sehat.
Lebih lanjut, euforia HUT-61 UIN Malang turut dimeriahkan oleh lagu-lagu yang disumbangkan oleh warga UIN Malang mulai dari pegawai, hingga dosen. (Iwa/Fer)
HUMAS- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang gelar sidang senat terbuka dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 UIN Malang di gedung rektorat lantai lima, pada Sabtu (29/10). Agenda tersebut berupa Sidang Senat Terbuka dengan peluncuran lima buku gagasan Guru Besar dan pemberian penghargaan dalam Maliki Award 2022.
Kegiatan ini mengundang jajaran rektor, guru besar, dekanat, alumni, bupati, menteri, Ketua PBNU Kota Malang dan perwakilan civitas akademika se-kota Malang. Hal ini dilakukan untuk mengenang 61 tahun proses perkembangan kampus UIN Malang dalam mewujudkan pendidikan tinggi integratif yang memadukan sains dan islam bereputasi internasional.
Peluncuran lima buku ini merupakan hasil perkembangan dari program seribu buku yang dirumuskan sejak tahun 2018. Dilanjutkan pemberian penghargaan kepada Peraih Maliki Award kepada alumni berprestasi yakni KH. Thoriq bin Ziyad alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2002 kategori Inisiator Hari santri, Drs. H. M. Sanusi, M.M., kategori Alumni Berprestasi Bidang Pemerintahan, dan KH. Cholil Staquf kategori Tokoh Moderasi Beragama.
KH. Thoriq bin Ziyad alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2002 Peraih Maliki Award kategori Inisiator Hari Santri dalam sambutannya menyampaikan harapan penuh untuk kampus Ulul Albab.
"Mudah-mudahan ta’rif ini terus diperjuangkan bersama sebagai bentuk kecintaan dan pemaknaan tulus dalam peringatan pada tahun-tahun selanjutnya," pungkasnya.
Kegiatan ini juga menyuguhkan penayangan video ucapan dari tokoh terkemuka yaitu Bupati Malang, akademisi dari Chulalongkorn University Thailand, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Wali Kota Malang, Gubernur Jawa Timur, Sekretaris Jendral DPR RI, Menteri Desa, PDIT, Mendikbud Ristek, dan beberapa lainnya. (Iwa/Fer)
HUMAS-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-61, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pelayanan cek kesehatan gratis kepada warga kampus dan masyarakat di sekitar kampus, selain itu juga digelar jalan sehat. Minggu (30/10).
Kali ini, Poliklinik yang di ketuai dr. Christyaji Indradmojo, Sp. EM bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui cek kesehatan secara rutin. Pasien harus kooperatif dengan tim medis agar bisa melakukan diagnosa dengan tepat terhadap penyakit yang di derita.
Bersamaan dengan momen jalan sehat, Poliklinik Ummi bekerjasama dengan FKIK memberikan layanan cek kesehatan kepada masyarakat. "Kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan layanan kesehatan dan sekaligus untuk memperingati HUT UIN Maliki Malang yang ke-61," jelasnya.
Semoga diusianya yang semakin matang ini, UIN Maliki Malang bisa menjadi kampus yang unggul dan bereputasi internasional. "Semoga apa yang dicita-citakan kita bersama senantiasa diridhoi Allah SWT," doanya.
HUMAS-"Adanya berbagai capaian prestasi kelembagaan yang diperoleh Kampus UIN tercinta ini senantiasa mari Kita iringi dengan doa dan rasa syukur kepada Allah SWT. Namun upaya peningkatan kualitas kelembagaan universitas tetap selalu dilakukan dalam rangka continuous improvement based on Good University Governance. Oleh karena itu, dalam mewujudkannya maka Kita mesti lakukan berbagai program strategis menuju Terwujudnya Pendidikan Tinggi Islam Unggul sebagai visi besar kampus kita". Hal inilah yang disampaikan oleh rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Prof. M. Zainuddin, MA saat berlangsungnya sidang terbuka senat universitas dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun(HUT) UIN Maliki Malang ke-61. Acara yang diisi juga dengan penyerahan penghargaan atau penganugerahan kepada tokoh masyarakat dan para alumni yang inspiratif, inisiatif dan prestisius itu berlangsung secara hybrid. Berpusat di Aula Lt. 5,Gedung Rektorat, DR. (HC). Ir. Soekarno.Sabtu(29/10)
Disampaikan dalam sambutannya, Prof. Zain sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang ini bahwa dalam rangka continuous improvement based on Good University Governance maka berikut ini adalah beberapa cara atau jurus strategis yang dilakukan oleh kampus berlogo Ulul Albab ini mewujudkan visi besarnya, yakni melalui antara lain:
1. Prodi Hybrid Learning
2. International Cyber Learning Class (ICLC)
3. Peningkatan Jumlah Guru Besar
4. Peningkatan Jumlah Sitasi Ilmiah
5. Peningkatan e-book bahan ajar atau referensi
6. Pengakuan akademisi dunia
7. Peningkatan Grade Jurnal Ilmiah
8. Implementasi aplikasi terpadu Smart Campus
9. Sertifikasi Green Campus
10. Pendirian Rumah Sehat Pendidikan (RSP)
11. Pendirian Program Studi Teknik
12. Sertifikasi Internasional Bahasa Arab
13. Sertifikasi Kompetensi Dosen dan Tendik tingkat internasional
14. Pendirian International Halal Center
15. Jumlah prestasi internasional mahasiswa
16. Pemutakhiran Statuta dan Ortaker
Oleh karena itu, Profesor asal Bojonegoro ini pun berharap kerjasama semua elemen kampus baik dari atasan hingga level bawah untuk bersinergi, kerja keras dan penuh semangat dengan peran tugasnya masing-masing untuk melakukan yang terbaik agar visi besar kampus benar-benar nantinya segera terwujud. "Semoga kita semua diberikan rahmat dan Ridho Allah SWT hingga diberikan kemampuan serta kekuatan untuk memberikan yang terbaik bagi kampus kita, UIN tercinta ini, " harapnya.(ptt)
HUMAS-UIN Malang menggelar seminar internasional dengan para narasumber lintas negara, di gedung Rektorat Ir. Soekarno lantai lima, hari ini, Jum’at (28/10). Seminar Rekognisi Internasional and MoU Signing dihadiri oleh Abdussalam Noh Seik, Ph. D. (Presiden Korean Muslim Federation), Yudil Chatim, SKM, M. Ed., Ph. D. (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing), Dr. Sitti Maesuri Patahuddin (Senior Lecturer in STEM Education, Universitas Canberra), dan Arwani Rahmat Pitoko (Direktur Pengembang Nusantara). Pasalnya, acara seminar internasional ini diselenggarakan dalam rangka mengembangkan dan mempromosikan kampus UIN Malang bereputasi internasional menuju tahun 2030.
Pemaparan materi yang disampaikan narasumber membawa angin segar dan membuka wawasan serta paradigma baru bagi seluruh pihak dalam seminar yang berlangsung selama kurang lebih empat jam. Dr. Sitti Maesuri Patahuddin, salah satu narasumber menyampaiakn tentang program pengembangan STEM, yang merupakan metode pembelajaran berbasis implementasi pengetahuan dan keterampilan secara bersamaan untuk memecahkan masalah yang dapat diterapkan di PAUD/RA & SD/MI yang ia kembangkan di Canberra.
“UIN sebagai institusi yang menjadi ikon Islamic Education di Indonesia menjadi komponen utama dalam menyongsong kemajuan bangsa. Maka dari itu pula, STEM dapat dikembangkan dan diterapkan pada seluruh kalangan untuk mencapai kesejahteraan yang merata dan nyata”, pungkasnya.
Selain Dr. Sitti Maesuri Pattahuddin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing, Yudil Chatim, SKM, M. Ed., Ph. D., pun memberikan materi segar dalam seminar rekognisi internasional melalui bidang pendidikan dan budaya antar dua negara. Ia mengatakan bahwa, ada tiga aspek penting antar kerjasama bilateral Indonesia-Tiongkok, yaitu meliputi kebudayaan, pendidikan, dan riset teknologi (penelitian).
Acara Seminar Rekognisi Internasional and MoU Signing berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusias tinggi dari seluruh peserta yang hadir. (Na/Fer)