UIN MALANG-Penelitian masih menjadi agenda rutin UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai sebuah institusi yang menjalankan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Prof. Dr. Agus Maimun, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menjelaskan empat tema besar yang diusung tahun ini. Tema pertama ialah moderasi beragama yang merupakan amanah pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia. Tema ini memang digalakkan Kemenag beberapa tahun terakhir, mengingat banyaknya kasus yang menyinggung isu agama di negeri ini. Selanjutnya, masih kata Prof. Agus, ialah pengembangan kelembagaan. Output penelitian di tema ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kampus, mulai dari tingkat jurusan hingga fakultas. Sehingga nantinya, kampus semakin siap dan mantap dalam mengakselerasikan diri sebagai World Class University. Tema yang ketiga ialah teknologi baru dan terbarukan. “Ini khususnya untuk fakultas yang terkait, yaitu Fakultas Sains dan Teknologi,” imbuh Prof. Agus Maimun. Ia yakin banyak sumber daya manusia yang unggul di fakultas tersebut. Karena itu, pihak kampus ingin akan ada keluaran berupa teknologi baru yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan, termasuk masyarakat luas. Yang terakhir, Filologi menjadi tema penelitian yang baru diusung. Hal ini merujuk pada hasil diskusi pemerintah bahwa banyak sekali manuskrip-manuskrip milik Indonesia yang malah disimpan oleh negara lain. “Banyak sekali manuskrip kitab kuning karya Ulama Indonesia terdahulu, juga dokumen sejarah Indonesia yang disimpan di Belanda,” tuturnya. Ia ingin agar makin banyak penelitian di Bidang Filologi agar karya-karya ulama dalam negeri, khususnya, dapat terselamatkan dan masih dapat digunakan dan diaplikasikan oleh ulama dan calon ulama masa kini. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Agus Maimun dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tema Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Acara dilaksanakan di Ballroom lt. 1 Ijen Suites Resort & Convention Malang selama sehari penuh, Selasa (28/6). Workshop dihadiri perwakilan seluruh jurusan, fakultas, dan unit-unit kampus terkait seperti SPI (Satuan Pemeriksa Internal) dan PMU (Penjaminan Mutu Universitas). (nd)
HUMAS-Dalam rangka mendukung terwujudnya visi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yakni Unggul dan Bereputasi Internasional maka Kepala Biro Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Ahmad Hidayatullah,M.Pd menginisiasi dibentuknya GPIMK. Hal tersebut, Pak Karo, sapaan akrabnya itu sampaikan dalam agenda entry meeting di Loby, Lt. 1, Gedung Rektorat, DR. (HC) Ir. Soekarno. Senin(27/6)
GPIMK sendiri merupakan singkatan dari Gugus Pengembangan Inovasi Mutu Kinerja. Pak Karo, menginginkan dibentuknya gugus tersebut di setiap unit kerja, khususnya yang berada di bawah naungan bidang AUPK. Tujuan dibentuknya formasi gugus tersebut agar setiap unit di bidang AUPK mampu mengidentifikasi masalahnya masing-masing secara detail dan jelas. Selain itu, dengan adanya formasi itu juga bertujuan untuk mencari solusinya. "Hal yang harus kita lakukan untuk melakukan inovasi mutu kinerja yakni diawali dengan sadar diri melakukan identifikasi masalah yang ada dan selanjutnya segera bertindak mencari solusinya", terangnya.
Oleh karena itu, lanjut Pak Karo bahwa tujuan utama dari adanya GPIMK selain meningkatkan mutu kinerja tiap unit-unit, maka tidak lain untuk membantu dan mensupport dalam mewujudkan mimpi besar kampus UIN Maliki Malang, seperti apa yang telah menjadi visinya,yakni menuju universitas yang Unggul dan Bereputasi Internasional. "Unggul itu berati bermutu dan punya kualitas terbaik dan bereputasi internasional itu berati memiliki kiprah, citra dan dikenal oleh dunia",paparnya. Sehingga mengakhiri arahannya, Pak Karo mengajak semuanya untuk bersemangat mendukung penuh visi kampus UIN Maliki Malang. "Mari semuanya, ayoo semangat bekerja keras, bekerja lebih baik lagi agar visi besar kampus kita ini bisa terwujud!", pungkasnya.
Hadir saat acara, Kabbag Umum, Kepala OKH, Ketua berserta koordinator perencanaan dan keuangan, para kasubbag, Ketua bagian keamanan(Satpam), para staf dan karyawan terkait hingga perwakilan bagian kebersihan kampus.(ptt)
HUMAS-Penerimaan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui jalur mandiri masih dibuka. Pendaftaran dibuka hingga 22 Juli 2022.
Pendaftaran terbuka untuk siswa SMA / MA / SMK lulusan tahun 2020-2022 bagi pendaftar Jalur Mandiri Tulis dan lulusan tahun 2021-2022 bagi pendaftar Jalur Mandiri Prestasi. Jalur Beasiswa Teladan untuk pendaftar lulusan tahun 2020-2022.
Pendafattaran dilakukan melalui laman pmb.uin-malang.ac.id. atau https://reg.uin-malang.ac.id/login. Pendaftar membayar biaya seleksi PMB Jalur Mandiri sebesar Rp 300 ribu di Bank BSI, Mandiri, BTN, BNI, BRI, dan BTN Syariah dengan menunjukkan nomor pendaftaran onlinnya ke teller atau petugas bank. "Calon mahasiswa mandiri harus mengikuti prosedur di laman registrasi online terlebih dahulu sebelum ke bank," terang Badrus salah satu panitia PMB jalur Mandiri UIN Maliki Malang.
Setiap peserta, kata dia wajib mengisi formulir pendaftaran dengan benar sebelum melakukan pembayaran administrasi ke bank setelah itu setiap peserta akan menerima bukti slip pembayaran dari bank yang di dalamnya berisi login user dan pasword 8 digit. "Untuk itu, bagi calon mahasiswa baru jalur mandiri ini harus menyimpan bukti slip pembayaran administrasinya," pesannya menegaskan.
Selain itu, Badrus sapaan akrabnya menjelaskan setelah selesai dari bank peserta harus kembali login menggunakan kode yang di dapat dari bank dan mengisi biodata dengan benar lalu jika sudah dilengkapi baru klik unggah berkas dan setelah itu tinggal cetak kartu tesnya saja. "Jadi prosesnya cukup mudah asal para pendaftar jalur mandiri mau memhamai terlebih dahulu prosesurnya sebelum melakukan pendaftaran online," terangnya.
Perlu diketahui bahwa pendaftaran jalur mandiri ini dibuka meulai 1 Juni hingga 22 Juli 2022 dan pelaksanaan ujian dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yaitu 27-28 Juli 2022. Sementara itu jika sesuai jadwal pengumuman hasil seleksi mandiri akan di umumkan 3 Agustus 2022.
Program Studi yang ditawarkan Jalur Mandiri Tulis & Prestasi yaitu mencakup Biologi, Farmasi, Fisika, Hukum Ekonomi Syariah (Mu'amalah), Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah), Hukum Tata Negara, Kimia, Manajemen, Manajemen Pendidikan Islam, Matematika, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Dokter, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Perbankan Syari'ah, Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Psikologi, Sastra Inggris, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Matematika, Teknik Arsitektur, Teknik Informatika.
HUMAS-Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Halal Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melakukan Focus Group Discussion dalam rangka penguatan kelembagaan dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Jumat (24/6). Hadir sebagai narasumber FGD Dr. H.A. Umar, MA yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal (PPJPH). Pembahasan persoalan penguatan kelembagaan kali ini hanya diikuti pimpinan tertentu saja, diantaranya para wakil rektor, kepala biro, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga dan ketua unit yang ada di lingkungan UIN Maliki Malang.
Dalam paparan materinya Umar menegaskan bahwa persoalan LPH saat ini sangat komplek sekali, dan saya ingin LPH Center UIN Malang kedepan bisa menjadi percontohan sebagai perguruan tinggi dalam penyelenggaraan jaminan produk halal. "Nanti LPH UIN Malang bisa melatih bagi penyelia dan penyelenggara untuk pengusaha dalam memiliki produk halal sesuai dengan ketentuan syariah," harapnya. PTKIN khusunya UIN Maliki Malang yang memiliki kembaga Halal Center harus bisa dimanfaatkan betul khususnya untuk kepentingan produk halal dan persoalan edukasinya. Hal ini sudah menjadi amanat dari Kementerian Agama bahwa Gus Menteri mentargetkan setidaknya sertifikat produk halal bisa mencapai 10 juta. "10 juta mencakup produk makanan, obat ataupun kosmetik," paparnya. Persoalan kosmetik, kata bapak berkacamata itu, 90 persen bahan bakunya masih didatangkan dari luar negeri, hal ini berdasarkan fakta dilapangan. Indonesia harus bisa memproduk bahan bakunya dari dalam dan jika ini bisa dilakukan tentu biayanya akan lebih murah. Untuk itu, para dosen dan mahasiswa Farmasi UIN Malang harus bisa melakukan penelitian dan menemukan bahan baku tersebut melalui hasil risetnya. "Dengan SDM dan peralatan lab yang dimiliki LPH Center UIN Malang harus gerak cepat agar manfaat dari hasil risetnya bisa dimanfatkan masyarakat," tegasnya. Selain itu, tambah dia, persoalan label halal memang masih perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi seluas-luasnya. Salah satunya melalui LPH Center UIN Maliki Malang ini. "Karena saya meyakini dengan SDM yang dimiliki dengan bekal iomu agama dan sains akan lebih mudah dalam melakukan penelitian sekaligus sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kelembagaan dan Kerjasama Dr. H. Isroqunnajah berkomitmen untuk mensosialisasikan LPH ini dengan sivitas akademikan dan juga melalui kegiatan dies natalis UIN Maliki Malang yang ke-61 yang jatuh pada 28 Oktober mendatang. "Tentunya momen HUT UIN Maliki Malang ini akan kami manfaatkan juga untuk sosialisasi LPH," terangnya.
HUMAS-Sebanyak 32 anggota muda Kops Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti kegiatan Pengambilan Nomor Induk Anggota (NIA) dan Scarf XXX Tahun 2022. Kegiatan yang mengambil tema “Bersama Kembangkan Diri, Temukan Jatidiri, dan Mengabdi Sepenuh Hati” tersebut, dibuka secara resmi oleh Koordinator Bagian Kemahasiswaan, H. Iwan Sugiarto, S.E., M.M., dan dihadiri juga oleh Pembina UKM KSR Ahmad Izzuddin, M.HI.Kamis(23/6)
Ketua KSR PMI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Neli Agustin Lisdianti, mengatakan bahwa kegiatan pengambilan NIA dan Scarf ini merupakan kegiatan rutin tahunan dan kelanjutan dari kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar). Tujuannya adalah mempersiapkan anggota untuk menjadi pengurus KSR PMI berikutnya.
“NIA Forum ini kelanjutan dari Diklatsar XXX Oktober 2021 yang lalu. Diklatsar membekali anggota dengan aspek kerelawanan, sedangkan kegiatan pengambilan NIA dan scarf ini membekali anggota dengan aspek keorganisasian",terang Neli, sapaan akrabnya.
Oleh karena itu, masih menurut Neli bahwa pada kegiatan ini peserta akan menerima materi yang meliputi keorganisasian, leadership dan team building, serta analisis diri dan problem solving. Harapannya, setiap anggota KSR PMI cakap dan mumpuni dalam 2 (dua) kompetensi, yakni kerelawanan dan keorganisasian.(*/ptt)
HUMAS-Delegasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan(FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih penghargaan di ajang Annual International Conference on Islamic Education For Students yang diselenggarakan di Auditorium Kampus 3 UIN Salatiga, kemarin Selasa-Rabu(21-22/6). Event yang mengusung tema "Indigenous Culture Based Islamic Education For Moderating Religious Expression in The Public Sphere" merupakan program yang digagas oleh Forum Ketua Dekan FITK Se-Indonesia. Dari 58 total Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), ada 20 PTKI yang mengirimkan delegasinya. Pesertanya tiap tim delegasi terdiri dari tiga mahasiswa dan wakil dekan bidang kemahasiswaan (WD III) jadi total ada empat personil dari setiap PTKI.Kamis(23/6)
Dalam konferensi itu turut menghadirkan pembicara Internasional dari USA diantaranya, Erik Lincoln (Co-founder Peace Generation), Angie Davidsen, M.S.E (Atlanta North School, USA), Anita D. Dudek, M.E.D (Edupreneur and Social Worker, USA) dan Dr. Sururin, M.Ag (Chairman of Fordetak PTKIN in Indonesia)
Sedangkan para delegasi PTKI dari unsur mahasiswa diwajibkan juga membuat paper sesuai tema yang kemudian di presentasikan dihadapan seluruh peserta konferensi dan para reviewer jurnal.
Tiga mahasiswa FITK delegasi UIN Maliki Malang kali ini berhasil meraih penghargaan dengan masing-masing paper yang diusungnya, mereka adalah Riza Ummami (Pendidikan IPS) dengan judul "Development Of Religious Moderate House Design For Foreign Students in Islamic State University Malang" sebagai best presenter. Lalu Syafiyatul Maf'udah (Pendidikan Bahasa Arab) dengan judul "The Analysis of The Value of Religious Moderation In The Material of the Arabic Textbook for Islamic Senior High School" sebagai best abstract dan terakhir Nafa Nabilah (Pendidikan Agama Islam) dengan judul "The Relationship of Aksara Jawa as Local Folklore with Moderate and Progressive Islamic Education (Ethnographic Studies on Implementation of Religious and Cultral Moderation) sebagai Favorite Presentator.
Keberhasilan dari tim delegasi UIN Maliki Malang tersebut tidak lepas dari bimbingan WD III FITK, Dr. Marno, M.Ag dan tiga dosen yang fokus diamanahi sebagai pembimbing khusus, yakni: Faridatun Nikmah, M. Pd, Dr. Alfiana Yuli Efiyanti, M.A, dan Dr. Zakiyah Arifa M.Pd.
Seluruh paper yang ditulis oleh delegasi mahasiswa akan melewati tahap seleksi dan pertimbangan dari tim jurnal yang bertugas. Miftachuddin, M.A selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa hampir 65 paper yang ditulis oleh delegasi akan diseleksi dengan berbagai pertimbangan yang kemudian jika memang layak untuk terbit akan dipublish di OJS (Open Journal System). Ia pun memberikan apresiasi tidak hanya kepada PTKI yang mendelegasikan mahasiswanya tetapi juga kepada mahasiswa yang berani berkompetisi di ajang konferensi tersebut. "Semoga acara semacam ini bisa dilaksanakan setiap tahun dan menjadi kegiatan rutin mahasiswa FITK di seluruh PTKI", harapnya.
HUMAS-Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Bagus Isnu Hariadi, melantik pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tingkat Universitas masa bhakti tahun 2022, di Auditorium Fakultas Humaniora, kemarin Senin(20/6). Pelantikan yang mengambil tema “Evolving Creativity of Young Generation in Facing Global Transition Towards Indonesia Golden 2045” dihadiri oleh para Wakil Rektor, Ketua SEMA dan DEMA Fakultas, serta para Ketua UKM.Kamis(23/6)
Pelantikan pengurus DEMA ini merupakan acara seremonial perdana Senat Mahasiswa pasca perhelatan Pemilihan Umum Mahasiswa tahun 2022. Pasangan Ketua dan Wakil Ketua DEMA terpilih, Muhammad Abdul Mujib Ridwan dan Muhammad Habibullah, berhasil memenangi PEMILWA yang digelar tanggal 14 Juni 2022 tersebut.
Ketua SEMA dalam amanatnya mengingatkan kembali tugas dan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change), bukan hanya di kampus, tetapi juga di masyarakat. Bahkan tercatat dalam sejarah Indonesia, mahasiswa pernah menorehkan tinta emas dalam mengontrol kebijakan pemerintah. “Akhir-akhir ini, kita dikejutkan dengan adanya RKUHP pasal 240, yang secara tidak langsung akan mencederai demokrasi kita,” orasinya penuh semangat.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan agar pengurus DEMA berperan aktif membantu tercapainya visi universitas, yakni Unggul Bereputasi Internasional. "Sehingga peran Ormawa sangat dibutuhkan karena Ormawa merupakan tangan kanan Rektor yang bertugas membantu terwujudnya visi tersebut!”, tegasnya.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag., yang turut hadir di acara tersebut juga berpesan khusus kepada pengurus SEMA dan DEMA agar terus meningkatkan kompetensinya, khususnya bahasa asing. “Ananda nanti kemungkinan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, lebih-lebih di universitas ternama di luar negeri. Sehingga alumni kampus kita akan tersebar di seluruh penjuru dunia, ini sesuai dengan roadmapnya menjadi universitas bereputasi internasional,” jelas Gus Is, sapaan akrabnya.(*/ptt)
HUMAS-Lagi, sore ini, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Unit usaha syariah cabang Malang menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berupa satu unit mobil ambulan Daihatsu Luxio D, Rabu (22/6). Rombongan BTNS disambut hangat oleh rektor beserta para wakil rektor. Mengawali sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang menyampaikan rasa terimakasih kepada BTNS yang sudah mendukung sepenuhnya terhadap kemajuan kampus ini. "Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini," ucapnya Rektor menyadari, di era digital saat ini perlu dilakukan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan mitra kerja dalam pengelolaan keuangan dalam hal ini seperti apa yang sudah dilakukan oleh BTNS dengan UIN Maliki Malang. "Untuk optimalisasi pelayanan maka perlu kolaborasi dengan mitra kerja sesuai dengan kompetensinya termasuk UIN Malang dengan BTN Syariah," tegasnya.
Soal CSR, orang nomor satu di kampus berlogo ulul albab ini berharap bantuan satu unit mobil ambulans dari BTNS ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar khususnya bagi lembaga dan sivitas akademika UIN Maliki Malang. "Semoga dengan bertambahnya mobil ambulans ini bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di UIN Maliki Malang ini," harapnya. PJS Kepala Divisi UUS Bank BTN Syariah Ide Kusuma Pribadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan UIN Malang yang diberikan kepada BTNS. Pemberian CSR ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya sivitas akademika UIN Maliki Malang. Terutama bagi mereka yang membutuhkan untuk mobilitas penunjang layanan kesehatan di kampus berlogo ulul albab ini. "Semoga bantuan yang kecil ini bisa memberikan manfaat yang luas baik bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa UIN Maliki Malang," harapnya. Bantuan mobil ambulans ini diharapkan benefitnya langsung bisa dirasakan oleh sivitas akademika UIN Maliki Malang. Karena itu, BTN menyerahkan bantuan CSR ini kepada UIN Malang dan kami berharap ini bukan bantuan yang terakhir,” ungkap Ide Kusuma Pribadi kepada Humas di sela-sela kegiatan penyerahan CSR. Selain itu, pihaknya juga siap membantu bagi para dosen dan karyawan UIN Maliki Malang yang ingin memiliki rumah ataupun tanah dengan sistem KPR. "Jadi BTNS dalam hal ini siap membantu mewujudkan impian para dosen dan karyawan untuk memiliki rumah impiannya," terangnya.
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) Gelar workshop Pengembangan Bahan Ajar Mandarin Berbasis Islamic Velues. Acara yang diinisiasi oleh Chinese Language and Culture Center(CLCC), Pusat Pengembangan Bahasa(PPB) ini bertempat di ruang pertemuan, Lt. 3, Gedung Rektorat, Dr. (HC) Ir. Soekarno. Rabu(22/6).
Dalam sambutannya, sebelum membuka acara tersebut Ketua PPB UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Abdul Hamid, MA mengatakan bahwa diadakannya acara tersebut tidak hanya untuk kalangan internal (para pendidik bahasa asing di UIN Maliki) saja namun juga diperuntukkan kepada para tamu undangan khususnya para mitra kerjasama di pusat pengembangan bahasa. "Alhamdulillah dan terimakasih atas kehadirannya para tamu undangan, ada yang dari Bojonegoro, Sunan Giri, ada yang dari Blitar dan Jombang", ucapnya sambil menyapa.
Lanjut, Prof. Hamid menambahkan sekaligus mengingatkan bahwa produk hasil dari adanya pelaksanaan workshop kali ini adalah mampu menyusun suatu bahan ajar yakni semacam modul pembelajaran bahasa Mandarin. "Oleh karena itu nanti pada draf bahan ajar sebelum jadi modul bisa langsung dikonsultasikan juga kepada pemateri inti kita, yakni Ibu Yang Nadia Miranti, M.Pd", pintanya. Namun juga tidak kalah pentingnya, selain materi yang disampaikan oleh beliau maka akan ada materi lainnya yakni tentang Bahasa Mandarin Bagi Pemula yang akan disampaikan oleh Aisyah Ling,S.S dan Mai Menghuan,S.Pd.
Besar harapan dari Prof. Hamid dengan adanya workshop tersebut bisa memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya mendukung pengembangan dan pembelajaran bahasa asing (mandarin) khususnya di lingkungan kampus UIN Maliki Malang dan umumnya untuk di seluruh wilayah nusantara. Tidak lupa, beliau juga menekan akan pentingnya mempertahankan ke-khasan keilmuan di kampus UIN Maliki yakni integrasi dan menjujung nilai-nilai ke-Islaman. "Demikian sehingga pada akhirnya bahasa Mandarin bisa makin membumi di lingkungan akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang", pungkasnya.(ptt)