SELAMAT BERTUGAS: Prof. Dr. Uril Bahruddin menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada WR IV terpilih Dr. Isroqunnajah saat acara sertijab.
Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto
HUMAS-Unit Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga (WR IV). Acara yang juga disupport oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) tersebut berlangsung di meeting room WR IV, Lt.1 Gedung Rektorat. Dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III), para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, pimpinan unit Kerjasama dan Pengembangan Lembaga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Rabu (25/8).
Dalam sambutannya, Dr. H. Uril Bahrudin, MA (WR IV periode 2017-2021) menyampaikan berbagai sepak terjangnya dalam menjalankan amanahnya selama kurang dari tiga tahun. Ia pun menyadari atas kelemahan dan kekurangan pribadi bersama timnya sehingga dalam waktu yang relatif pendek tersebut belum mampu mengoptimalkan berbagai target dalam capaiannya.
Oleh karena itu, selain mengucapkan permohonan maaf, ia berharap kepada WR IV periode 2021-2025 dengan penuh keyakinan bahwa Gus Is sapaan akrab (WR IV saat ini) diharapkan mampu menjalankan amanahnya dengan baik sehingga kampus UIN Maliki Malang semakin maju. Semua itu tentunya berdasarkan rencana induk pengembangan yang telah disusun dan sesuai rencana strategis(renstra) yang sudah ada. "Bahkan saya berharap Gus Is tidak hanya bisa menyesuaikan target tapi lebih dari yang telah direncanakan", terangnya.
Selain itu, ia pun juga berwasilah untuk diri pribadi dan siapa saja yang sedang diberikan amanah/jabatan agar tidak merasa sombong. Oleh karena menurutnya siapa pun tidak akan tahu seberapa lama ia memegang jabatan itu. "Jadi pada saat kita menjabat maka tidak ada yang perlu dibangga-banggakan dan saat kita melepas jabatan itu tidak perlu ada yang disesali", ucapnya. Tidak lupa yang terakhir ia mengucapkan terima kasih kepada semuanya dan satu hal lagi keinginannya yakni tetap saling menyapa.
Sementara itu, Drs. H. Isroqunnajah,M. Ag ( WR IV periode saat ini) menyampaikan rasa terima kasih kepada pejabat WR IV sebelumnya bersama para stafnya. Menurutnya, meski terhitung tidak ada tiga tahun atau tepatnya dua tahun lebih lima bulan. Namun Gus Is sapaan akrabnya menyatakan itu bukan waktu yang singkat untuk bisa mengembangkan kampus UIN Maliki semakin maju hingga menjadi seperti yang sekarang ini.
Oleh karena itu, semaksimal mungkin ia akan menunaikan amanahnya sesuai dengan terget dalam berkas telah ada sebelumnya dan tentu sesuai renstra yang ada. "Pastinya ini nanti butuh kerja keras untuk tinggal landas karena roadmap kita pada tahap international, recognition and reputation menuju world class university!, " tegasnya.
Kemudian mengakhiri sambutannya, Gus Is menghimbau kepada siapa saja yang berkepentingan baik secara langsung dan tidak langsung terhadap WR IV maka diharapkan kerjasamanya yang lebih baik lagi. "Mari kita tambah komitmen dalam merespon perihal perjanjian kerja sama (PKS) berupa MoU yang selama ini telah disepakati. Kita baca, teliti, dan dipahami bersama sehingga tidak hanya berisi tandatangan di atas kertas tetapi harus ada implementasi dan tindak lanjut yang riil dari PKS tersebut", pungkasnya.(ptt)
PENJARINGAN CALON KETUA PROGRAM STUDI S1, S2, DAN S3
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
MASA JABATAN 2021-2025
Dengan hormat, disampaikan bahwa dalam rangka menjalankan amanat PMA Nomor 15 Tahun 2017 tentang Statuta Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan PMA No. 40 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2017 tentang Statuta Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terkait dengan pengisian jabatan: Ketua Program Studi S1, S2, dan S3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Masa Jabatan 2021 - 2025, berikut kami sampaikan Petunjuk Teknis Penjaringan CalonKetua Program Studi sebagaimana terlampir. Informasi ini dapat juga didownload di www.uin-malang.ac.id. Kami berharap Bapak/Ibu yang berminat dan memenuhi persyaratan dapat berpartisipasi dalam penjaringan sebagaimana dimaksud.
GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Prof. Dr. M. Zainuddin, MA. mengenalkan versi baru dan segar dari agenda Jumat rutinan. Jika biasanya dilaksanakan pagi hari dengan khataman al Quran dan dilanjut salawatan, kali ini pihak kampus juga mengundang narasumber. "Ini bagian dari inovasi, yang semula hanya khotmil quran dan shalawatan saja kita inovasi penyajiannya menjadi tadarus dan kajian al Quran," jelasnya, Jumat (20/8). Menurut Prof. Zain, selama ini banyak orang membaca al Quran, maulid diba', al barzanji, juga manakib nurul Quran namun tidak memahami kandungan atau maknanya. "Kajian ini membantu kita untuk mempelajari isinya," ujarnya. Ia berharap, dengan tadarus dan kajian al Quran ini keluarga besar UIN Maliki banyak menambah ilmu. Ia juga ingin agar kegiatan ini terus berjalan secara istiqamah. "Jumat ganjil diisi dengan tadarus dan kajian sedangkan pada Jumat genap diadakan istighotsah dan sholawatan," terangnya. Model baru kegiatan tersebut mampu menghidupkan tiga unsur literasi, yakni spiritualitas, intelektual dan sosial. Di UIN Maliki Malang tidak bisa lepas dari literasi spiritual yang digembleng di ma'had untuk para mahasiswanya dan melalui forum kajian bagi staf dan dosen. Literasi intelektual dilakukan melalui kajian, seminar, dan terakhir literasi sosial berwujud pengabdian kepada masyarakat. "Ini bahasa tradisi di kita yakni zikir, pikir dan amal sholeh," tegasnya. Mengakhiri sambutannya, Prof. Zain mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Malik dan Ustadz Said Agil Husin Al Munawar sebagai narasumber perdana di acara tersebut. "Terima kasih karena sudah hadir meski secara virtual, semoga pandemi ini segera usai dan selanjutnya kita bisa bertemu secara langsung. Mohon doanya semoga UIN Maliki Malang menjadi World Class University karena itu tujuan kita di roadmap periode ini," pungkasnya. (ptt/nd)
GEMA-Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen RI) Prof.Dr. Nizar Ali, M.Ag. secara resmi merilis sistem aplikasi digital tata kelola dan manajemen di Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Aplikasi ini sendiri merupakan gagasan Kabiro AAKK Dr. Barnoto, M.PdI. Hal ini menandai adanya perubahan besar dari yang semula menggunakan sistem manual menjadi sistem digital. Acara bertempat di Ruang Meeting lt. 3, Gedung Rektorat dan dilaksanakan secara luring dan virtual melalui aplikasi Zoom, Jumat (20/8).
Mewakili rektor UIN Maliki Malang, Wakil Rektor Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. menyampaikan rasa syukur dengan adanya perilisan aplikasi tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan salah satu kemajuan dan perubahan menyesuaikan perkembangan zaman di era Industri 4.0 yang serba berbasis IT. "Kami para pimpinan mendukung agar semua unit di kampus ini pada saatnya nanti akan berbasis digital seperti halnya di P2B. Dengan adanya hal itu kami berharap ke depan P2B UIN Maliki bisa mengembangkan berbagai bisnisnya secara cepat, tepat, meluas pastinya secara legal dan halal," paparnya.
Sedangkan Prof. Nizar, Sekjen Kemenag RI juga sangat mendukung sistem aplikasi digital yang diterapkan pada tata kelola P2B UIN Maliki Malang. Menurutnya dengan sistem digital akan mempermudah proses administrasi, mempercepat segala transaksi, lebih transparan dan memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan bisnis. Sehingga, pada akhirnya mampu mengoptimalkan pemberdayaan aset, memperkuat kerjasama dan menambah pendapatan dari bisnis yang dijalankan UIN Maliki melalui P2B.
Selanjutnya, prosesi launching dilaksanakan secara virtual oleh Prof. Nizar dengan disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan via aplikasi Zoom, yakni para Kabiro AUAK/AUPK beserta para Kepala Unit P2B PTKIN BLU se-Indonesia. Di akhir acara, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima berkas aplikasi digital dari PTIPD kepada Unit P2B UIN Maliki Malang yang diwakili oleh kepala unit masing-masing.(ptt/nd)
GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. M. Zainuddin, MA melantik Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag menggantikan Dr. Agus Maimun M.Pd yang mengundurkan diri dari jabatan WR I kerena ingin konsen menuju guru besarnya. Prof. Zainuddin dalam arahannya mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menyamakan visi misi UIN Maliki Malang. Pelantikan di tanggal 10 Muharram 1443 H ini menjadi momentum yang baik. Pasalnya para rasul di bulan Muharram ini mendapat anugerah dan maunah dari Allah SWT. "Mudah-mudahan bapak ibu juga mendapatkan anugerah dan maunah dari Allah SWT. Dijauhkan dari segala penyakit dan bisa menjalankan amanah dengan sebaik mungkin," doanya. Mantan WR I itu juga kembali menegaskan Bahwa jabatan itu bukan nikmat tapi ujian, oleh sebab itu tidak usah disyukuri. Faktanya setiap jabatan itu penuh dengan tanggungjawab dan ujian yang harus dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. "Oleh sebab itu, mari kita bersama rapatkan barisan demi kemajuan lembaga tercinta ini," ajaknya Prof. Zain di selah sambutannya juga kembali mensosialisasikan program 100 hari dn 4 tahun kedepan. 100 hari kedepan targetnya melakukan evaluasi secara menyeluruh. Khususnya permasalahan yang belum terselesaikan dengan baik untuk menuju 4 tahun kedepan yaitu wrld class university. "Ini sudah menjadi tekat UIN Malang 2021-2030 yaitu WCU ranking," paparnya. Ini kata dia, memerlukan kerja keras dan keseriusan dari para pimpinan maupun sivitas akademika UIN Maliki Malang. Meskipun masa pandemi Covid-19 belum usai, semua warga kampus ini harus tetap menjalankan pekerjaan dengan semaksimal mungkin. "Untuk itu kita ini tim yang harus saling membantu dan menguatkan satu sama lain," tegasnya. Kedepan papar Prof. Zain, UIN Malang harus bisa membaca peta perkembangan di era digital 4.0 ini. Kampus ini harus memanfaatkan IT terpadu untuk meningkatkan pelayanan digitalnya. Proses layanan digitalisasi harus dilakukan untuk kemajuan UIN Maliki Malang ke depan. "Tentu di 100 hari kedepan saya akqn kontrol dan yakinlah semua akan terwujud jika kita bisa bekerja sama dengan baik," pungkasnya.
GEMA-Lagi!Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ( UIN Maliki) kembali menggelar program vaksinasi massal. Kali ini kampus Islam berlogo Ulul Albab ini bekerjasama dengan Polresta Malang Kota. Berlokasi di Gedung B, Kampus I UIN Maliki, dengan memanfaatkan ruang kelas perkuliahan, aula Gedung hingga area parkiran depan gedung B. Kamis(19/8)
Kali ini pelayanan vaksinasi lebih diutamakan untuk masyarakat umumnya yang berusia 13 tahun ke atas, khususnya yakni bagi para pelajar dengan jumlahnya 1000 dosis. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan salah satu kontribusi serta komitmen dari UIN Maliki dan Unit Polresta Malang sebagai wujud mensupport program pemerintah pusat hingga pemerintah daerah (Pemda) dalam menangani penyebaran virus Covid-19 khususnya di area Malang dan umumnya wilayah Jawa Timur.
Kedatangan tamu agung dari Lembaga Induk kepolisian Negara RI, yakni Inspektorat Pengawasan Umum(Irwasum) POLRI, Komjen POL. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si bersama Walikota Malang, Dr. H. Sutiaji. Tujuan kehadiran keduanya yakni melakukan survei dan monitoring secara langsung pelaksaan vaksinasi di lokasi yang diberi sebutan dengan Gerai Vaksinasi Merdeka Semeru.
Didampingi oleh rektor UIN Maliki, Prof. Zainuddin, para wakil rektor dan para Kabiro serta tim Satgas COVID-19 prosesi survei dari kedua tamu agung tersebut berjalan lancar hingga pelaksanaan vaksinasi juga tidak terkendala.
"Hal ini merupakan strategi Satgas dari gabungan berbagai pihak saat masa pandemi, kami sendiri TNI, POLRI kemudian juga kampus sebagai lembaga pendidikan bahkan juga ada dari komunitas masyarakat hingga Pemda untuk terus saling berkomunikasi, memiliki banyak link dan saling konfirmasi lebih cepat jadi lebih baik ditangani secara profesional. Di UIN Maliki ini juga sudah bagus dan isolasi terpadu nya (isoter) telah terkendali, "papar Komjen Agung saat diwawancarai di akhir survei. (ptt)
GEMA-Rapat koordinasi finalisasi pembentukan sistem digitalisasi Unit Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Maliki Malang terus berlanjut. Kali ini rakor yang langsung dipimpin oleh Dr. H. Barnoto, M.Pd.I melakukan persiapan launching aplikasi sistem digital. Senin(16/8).
Dalam sambutannya, Barnoto menyampaikan bahwa rakor tersebut sebagai tindaklanjut rapat sebelumnya yang telah membahas penguatan akuntabilitas tatakelola keuangan BLU khususnya P2B. "Karena setting aplikasi digital sudah mendekati selesai, sehingga kali ini mari kita merapatkan barisan sebagai persiapan prosesi launching aplikasinya," ajaknya.
Sesuai rencana, Kabiro asal Tuban itu mengatakan bahwa launching akan dilaksanakan pada Jumat(20/8). "Inshaa Allah acara launching dilaksanakan besok Jumat, 20 Agustus. Rencana kita undang seluruh stakeholder UIN MALIKI dan undangan daring untuk para Kabiro AUPK beserta Kepala P2B PTKIN BLU se-Indonesia, " paparnya.
Selain itu juga disampaikan bahwa rencananya Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI yang nanti akan melaunching aplikasi tersebut. "Beliau sudah kita undang secara virtual, semoga tidak ada halangan sehingga bisa hadir saat acara tersebut, " harapnya.
Rakor berjalan lancar dengan metode sharing dan diskusi. Dalam prosesnya, disampaikan perwakilan dari unit Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Maliki Malang bahwa proges perancangan sistem digital telah mencapai tahap finishing. "Hal pentingnya lagi adalah soal pemberian nama aplikasinya. Hal ini mungkin terlihat sederhana tapi dampaknya sangat luar biasa, " ungkap Mukhlis, Kepala PTIPD. Sehingga menurut mas Muchad sapaan akrabnya di lingkungan kampus itu menyarankan agar pemilihan nama aplikasinya nanti harus yang simple, jelas dan tentunya unik.
Hal tersebut ia tekankan lagi karena dengan minimal tiga kriteria yang telah ia sampaikan, maka suatu aplikasi bisa dengan mudah diketahui oleh orang, dicari dan juga diingat nama aplikasi itu. "Tidak perlu pilihan nama yang panjang dan beranekaragam, cukuplah namanya itu paling mudah dikenali oleh orang lain!, " terangnya. (ptt)