Daftar Kategori: Ulasan


جامعة مولانا مالك إبراهيم بمالانق، إندونيسيا والاحتفاء باليوم العالمي للغة العربية 2020م
Dr. Uril Bahruddin, MA Selasa, 15 Desember 2020 . in . 1361 views

قد شغل الاهتمام باللغة العربية كثيرا من الأمم وشعوب العالم، وذلك لأن اللغة العربية الآن أصبحت لغة عالمية غير قاصرة على مجتمع معين

Lebih Lanjut »
UIN MALANG PERINGATI HARI BAHASA ARAB INTERNASIONAL
Abadi Wijaya Senin, 14 Desember 2020 . in Berita . 1212 views
3041_hari-b-arab.jpg

Penulis & Foto: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menaruh perhatian besar terhadap perkembangan bahasa Arab, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia Internasional. Buktinya untuk menyambut peringatan hari Bahasa Arab Internasional tahun ini yang jatuh pada tanggal 18 Desember, kampus berlogo Ulul Albab di Malang Raya ini menyelenggarakan website seminar(webinar) Internasional, Jumat (11/12).

3042_hari-b-arab2.jpg


Tidak tanggung-tanggung, acara yang mengusung tema "Bahasa Arab di Indonesia: Perspektif Luar Negeri" ini mengundang pemateri di bidang pemerhati dan pakar bahasa Arab dari orang luar. Diantaranya yang pertama Prof.Dr. Dustin Cowell (University of Wisconsin) dari USA. Kedua Prof. Dr. )Shaleh Al Shitsri (King Khalid Military College) dari Saudi Arabia, dan ketigab Prof. Dr. Faisal Mahmoud Adam (University of the Holy Quran and Islamic Science) dari Sudan.
Sehingga wajar saja webinar berskala internasional ini pelaksanaannya menggunakan bahasa Arab. Begitu interes-nya Rektor UIN Maliki, Prof.Dr. Abd Haris M.Ag saat sambutan mengungkapkan bahwa kampus yang ia pimpin memang mempunyai perhatian yang sangat tinggi terhadap bahasa Arab. Hal itu terbukti sampai sekarang UIN Maliki sendiri terus mengasah dan mempelajari bahasa Arab. Selain melalui proses perkuliahan dan juga seminar seperti ini, juga dilakukan melalui aktivitas di ma'had.

3043_sutarman.jpg


Dalam webinar kali ini, para pembicara memberikan pandangannya sebagai orang luar terkait bahasa Arab di Indonesia. Fokusnya pada eksistensi bahasa tersebut sejak awal datang, lalu perkembangannya sampai sekarang di Indonesia. Asumsi dasarnya mereka memandang bahwa bahasa Arab begitu kuat di Indonesia karena di Indonesia ini terkenal mayoritas penduduknya ialah muslim.
Selain webinar, menurut Ketua panitia acara, Dr. H. Sutaman, MA ada lagi momentum penting yang saat itu digelar juga bersamaan di ruang rektor, Lt. 1 Gedung Ir. (HC) Soekarno, yakni launching pengurus konsorsium Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maliki Malang. Dalam hal ini, yang mendapat amanah menjadi ketua konsorsium PBA adalah Dr. Sutaman sendiri selaku moderator saat acaranya berlangsung.
Ditanya sesusai acara, Sutaman pun memiliki pendapat bahwa webinar tentang eksistensi Bahasa Arab di Indonesia dalam pandangan luar negeri merupakan hal sangat penting dalam pengembangan Bahasa Arab itu sendiri baik secara mikro maupun makro. Karena bahasa Arab merupakan bahasa Al Quran yang mayoritas sudah tidak asing digunakan oleh orang Indonesia.
"Saya terkesan dengan komprehensipnya pandangan para pemateri terkait pendidikan Bahasa Arab di indonesia. Begitu pula antusias para peserta seminar dari berbagai negara dan seluruh PTKIN se-Indonesia. Harapannya hasil dari seminar itu bisa dijadikan rekomendasi bagi pemerintah dan pelaksana pendidikan khususnya di Indonesia," pungkasnya.
Hadir saat acara Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan yang juga memberikan sambutan pembuka acara, Ketua Pusat Pengembangan Bahasa, Kepala PKPBA, Kaprodi beserta sekprodi PBA, para dekan dan ketua unit-unit yang terkait di UIN Maliki. (ptt)

Lebih Lanjut »
INDAHNYA BAHASA AL QUR-AN
Dr. Uril Bahruddin, MA Minggu, 13 Desember 2020 . in . 63645 views

Dalam al Quran surat al Maidah ayat 3, ada dua kata yang berbeda tetapi memiliki makna yang sama dalam bahasa Indonesia, yaitu akmaltu (أكْمَلْتُ) dan atmamtu (أتْمَمْتُ)

Lebih Lanjut »
Kalender Layanan Online Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021
BAKK UIN Maliki Malang Selasa, 8 Desember 2020 . in Akademik . 6739 views

PENGUMUMAN

Nomor : 4323/Un.03.B.II/PP.00.9/12/2020

tentang :

JADWAL KEGIATAN LAYANAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2020/2021

 

dapat didownload di sini :

Kalender Layanan Online 2020-2021 Semester Genap

Lebih Lanjut »
FGD DWP UIN MALIKI : Komitmen menjadi Pondasi Utama Kesuksesan Organisasi Dharma Wanita
Abadi Wijaya Selasa, 8 Desember 2020 . in Berita . 753 views
3037_dwp1.jpg

Penulis dan Foto: Putut Wahyu Hardiyanto


GEMA-Dharma Wanita Persatuan(DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan istimewa dari DWP Kementerian Agama (Kemenag) Pusat. Pasalnya, tamu yang hadir kali ini adalah Hj. Farichah, S. Pd. I, seorang publik figur di lingkungan DWP Kemenag Pusat sekaligus istri dari Prof. Dr. H. Nizar Ali, M. Ag, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Kedatangan orang nomer wahid dari DWP Kemenag Pusat itu disambut hangat oleh ketua DWP UIN Maliki Malang, Dra. Hj. Rif'atul Choiriyah beserta para pengurus di ruang rektor, Lt. 1 Gedung Ir. (Hc) Soekarno. Jumat(20/11)

3039_dwp3.jpg

Selanjutnya, dalam kesempatan yang berharga tersebut Farichah Nizar Ali, begitu nama panjangnya selain bersilaturahmi juga mendapat penghargaan sebagai narasumber dalam acara Focus Group Discussion(FGD) dengan tema "Meningkatkan Potensi Perempuan Dalam Mencapai Visi Misi Kementerian Agama". Acara tersebut diselenggarakan di Meeting Room, Lt. 3 Gedung Rektorat.

Maka dari itu, Ibu yang telah dikaruniai dua orang putra ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pengurus DWP UIN Maliki sekaligus merasa tersanjung atas segala bentuk perhatian dalam menyambut kedatangannya. Memulai materi bahasan saat FGD, Farichah lebih detail menjelaskan tentang bagaimana upaya para warga DWP menghidupkan peranan dari organisasi yang semuanya beranggota ibu-ibu atau istri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi manapun milik negara Republik Indonesia, tak terkecuali di instansi Pendidikan Tinggi berstatus Negeri.

3038_dwp2.jpg

Menurutnya, pondasi utama dari berdiri sampai tumbuh kembangnya keberadaan organisasi wanita (DWP) yakni adanya komitmen. "Jadi ibu-ibu sekalian, jika kita ingin organisasi DWP kita ini sukses maka modal utamanya harus ada komitmen!", tegasnya. Komitmen dalam hal ini, masih kata Farichah yakni komitmen yang bisa menyadarkan diri kepada para anggota untuk menyakini bahwa DWP bisa mandiri apa pun situasi dan kondisnya, aktif menjalankan peranannya, bertanggung jawab dan mampu bekerja sesuai dengan lima budaya kerja di Kemenag, antara lain: 1) integritas, 2) profesionalitas, 3) inovatif, 4) tanggung jawab dan 5) keteladanan.

Farichah menganalogikan bahwa semisal komitmen para pengurus DWP sudah benar-benar ada kemudian ditambah dengan adanya penerapan lima budaya kerja Kemenag, maka inshaa Allah kesuksesan bisa tercapai dan itu secara tidak langsung bersinergi dengan tujuan Kemenag RI. "Mari kita syukuri, menjadi pengurus DWP berarti berstatus sebagai istri dari pejabat ASN, itu adalah nikmat namun sekaligus juga amanah. Cara mensyukurinya yaitu dengan kita para pengurus DWP melakukan tugas dengan lebih baik dan semakin hari tambah baik", jelasnya.

Capaian dari suksesnya DWP itu yang paling sederhana seperti tujuanya yang tertulis di syair Mars DWP yakni:
Tercapailah harapan kita,
sejahteralah anggota dan keluarganya.
"Semoga DWP UIN Maliki Malang di sini bisa sukses, mensejahterakan anggota dan keluarganya serta bermanfaat bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya", harapnya seraya diamini oleh para pengurus DWP yang hadir. (ptt)

Lebih Lanjut »
DIKTIS KEMENAG YAKIN UIN MALANG AKAN JADI KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONAL
Abadi Wijaya Kamis, 3 Desember 2020 . in Berita . 679 views

 

3036_wr1-ok.jpg

GEMA-Bersyukur patut selalu diungkapkan oleh segenap pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pasalnya, kemarin kampus Islami yang berlambangkan Ulul Albab di Malang Raya ini kedatangan tamu istemewa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Diktis Kemenag), yakni Prof. Dr. Suyitno, M. Ag, Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Rabu (2/12).
Dalam kunjungannya kali ini, Prof. Suyitno selain ingin bersilaturahmi juga mendapat kesempatan berharga untuk memberikan arahan dan support kepada para pimpinan universitas dalam acara Forum Group Discussion (FGD). Sesuai dengan visi UIN Maliki dan semangat membara para pimpinan kampus dalam mewujudkannya, maka FGD tersebut mengambil tema "Strategi Pengembangan Kelembagaan Bereputasi Internasional".
Di awal arahannya, Direktur alumni S3 UIN Syarif Hidayatullah ini langsung menyakini bahwa UIN Maliki Malang bisa segera mewujudkan cita-citanya yakni menjadi kampus bereputasi internasional. "Apabila UIN Malang ini mendiklirkan diri siap menjadi Perguruan Tinggi bereputasi, saya kira itu hal yang bisa kita percayai dan saya menyakini itu bisa tercapai", ucapnya.
Namun demikian, lanjut Prof. Suyitno apabila UIN Maliki Malang ingin menjadi kampus bereputasi Internasional maka yang mesti dicatat adalah harus memiliki tiga modal. Modal yang pertama adalah modal sosial, kedua modal intelektual dan yang ketiga yakni modal Sumber Daya Manusia(SDM) yang telah teruji.
Selain itu menurutnya masih ada hal yang sangat perlu diwaspadai, yakni tentang kohesivitas yang berkaitan dengan kesamaan visi para pimpinan dan seluruh sivitas akademik UIN Maliki. Beliau begitu sangat mewanti-wanti terkait hal tersebut karena sebelumnya telah memiliki pengalaman berharga dalam berkarier di perguruan tinggi.
Kemudian untuk menjaga kohesivitas tersebut, ia menghimbau kepada para pimpinan universitas, dekanat di fakultas hingga kepala biro dan ketua unit-unit agar selalu kompak (menjaga kebersamaan dan kesamaan visinya). Karena dengan begitu, seluruh warga kampus UIN Maliki bisa terhindar dari bahayanya rasa egoisme. "Jadi musuh tertinggi tata kelola Perguruan Tinggi itu adalah egoisme, yang merasa pinter sendiri, menang sendiri, paling berjasa dan tidak butuh orang lain, hal seperti ini tidaklah terjadi di UIN Malang ini", harapnya dengan penuh keyakinan.
Di akhir arahannya pada topik bahasan FGD, Prof. Suyitno menyatakan keyakinannya bahwa UIN Maliki Malang telah memiliki modal sosial, sudah ada juga kohesivitas dan kebersamaan serta SDM yang mumpuni di dalamnya sehingga ke depan pada waktunya nanti akan segera mampu menjadi universitas bereputasi Internasional.(ptt)

Lebih Lanjut »
UIN MALIKI PETIK BUAH INTERNASIONALISASI INSTITUSI DARI UNS SURAKARTA
Abadi Wijaya Jumat, 27 November 2020 . in Berita . 890 views
3034_uns.jpg


Penulis dan Foto: Putut Wahyu hardiyanto


GEMA-Semangat para pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang patut diacungi jempol. Buktinya, kampus berlogo Ulul Albab yang bulan kemarin genap berusia 59 tahun terus berupaya mewujudkan visinya. Salah satunya, melalui agenda Studi banding senat akademik di Universitas Negeri Surakarta (UNS). Dalam agenda yang dihadiri para tokoh penting antar kedua institusi ini, berlangsung di Ruang Sidang Lt.2, Gedung Ir. Prakosa, Kantor Pusat UNS, Rabu (25/11).
Saat memberikan sambutan, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag sebagai perwakilan tim Studi banding UIN Miliki Malang mengatakan bahwa kunjungannya bersama para wakil rektor, anggota senat dan guru besar ke UNS bertujuan untuk silaturahmi sekaligus menimba pengalaman dari Senat Akademik(SA) UNS. Khususnya, pengalaman UNS dalam hal internasionalisasi institusi.

3035_uns2.jpg


"Tujuan kami datang ke sini(UNS) adalah tidak lain melainkan silaturahmi untuk share dan diskusi sekaligus ingin mendapatkan pengalaman implementasi UNS dalam mengembangkan status institusinya," ucap Prof. Haris sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang.
Selanjutnya, dijelaskan oleh ketua Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H., M.H bahwa adanya perubahan institusi UNS dari statusnya BLU menjadi PTN-BH membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Menurutnya, hal yang paling fundamental yakni soal modal. Meski bukan hal yang paling dasar namun modal berupa materi itu sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan status institusi. Selain itu faktor komunikasi internal, manajemen dan kerjasama serta networking dengan pihak terkait mesti diperhatikan. Sehingga pada akhirnya, apabila semua komponen telah ready to action kemungkinan peluang besar menuju perubahan status institusi pendidikan tinggi akan segera terealisasi. "Sungguh prosesnya itu tidaklah lama, asal segala syarat, komponen dan modalnya telah ada maka teruslah berusaha hingga terwujud perubahan pada hasilnya," pungkas Prof. Adi sapaan akrabnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
UIN MALIKI MALANG STUDI BANDING KE UNDIP
Abadi Wijaya Jumat, 27 November 2020 . in Berita . 918 views
3032_undip-1.jpg


Penulis dan Foto: Putut wahyu hardiyanto

GEMA-Studi Banding UIN Maliki Malang tahun ini tidak hanya ke satu lokasi saja. Di hari kedua agendanya, tim studi banding yang dinahkodai langsung Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag selaku rektor UIN Maliki Malang melanjutkan kunjungannya ke salah satu PTN ternama di Semarang, yakni Universitas Diponegoro. Kedatangan tim yang terdiri dari para pimpinan universitas, anggota Senat dan guru besar UIN Maliki Malang disambut hangat oleh rektor UNDIP beserta segenap pimpinan Senat akademiknya. Pertemuan terselenggara di ruang Senat Lt.Gedung SA-MWA. Kamis (26/11).

3033_undip2.jpg


Berbeda dengan kunjungan di UNS sebelumnya, karena pertemuan di UNDIP lebih berfokus pada pembahasan pengelolaan jurnal internasional (Scopus) dan proses percepatan menuju guru besar. Disetting dalam Forum Group Discussion (FGD) sehingga mampu menghidupkan suasana pertemuan yang lebih akrab. Saling bertukar pengalaman dan ilmu, salah satunya topik yang disampaikan oleh Sekretaris Senat Akademik UNDIP, Prof. Indah Susilowati. Ia menjelaskan secara detail tentang proses kiat percepatan menuju guru besar khususnya bagi peneliti di bidang sosial, agama dan budaya.
"Anda tidak perlu khawatir karena akan ada aturan baru yang mengacu Kampus Merdeka dan pastinya ada kebijakan solutif bagi penelitian non-saintek dalam meraih gelar tertinggi akademik yakni profesor atau sebagai guru besar," ungkapnya.
Topik diskusi lainnya, misal tentang spesifikasi Senat Akademik (SA)yang ada di UNDIP. Di sesi ini dijelaskan oleh Ketua Senat Akademik UNDIP, Prof. Dr. Ir. Sunarso, M.Si. Ia mulai menerangkan dari uraian susunan organisasi, landasan hukum, komponennya sampai pada wewenangnya. Menurutnya, keanggotaan senat akademik UNDIP terdiri atas dosen wakil fakultas ex officio sebanyak 17 orang, 18 orang dari guru besar, dan 34 orang wakil dari dosen non guru besar.
”Selain senat akademik, sesuai status UNDIP sebagai PTN-BH juga dibentuk majelis wali amanat dan dewan guru besar,” ungkapnya. Majelis Wali Amanat (MWA) adalah organ UNDIP yang menetapkan, memberikan pertimbangan pelaksanaan kebijakan umum dan melaksanakan pengawasan di bidang non-akademik. (PP52/2015 pasal 1 ayat 3.
"Semoga informasi tentang SA UNDIP ini nanti bisa diambil inspirasi dan inovasinya oleh UIN Maliki yang sedang menuju perubahan statusnya dari BLU manjadi PTKIN-BH", harap Prof. Sunarso diakhir acara tersebut. (ptt)

Lebih Lanjut »
RTM 2020: PLAN, DO, CHECK, AND ACTION
Abadi Wijaya Kamis, 19 November 2020 . in Berita . 1062 views
3025_rtm1.jpg


GEMA-Universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan di Aula rektorat lt.5 dan dihadiri seluruh pimpinan di lingkungan UIN Maliki mulai dari tingkatan unit, lembaga, fakultas, dan pascasarjana, RTM kali ini dihadiri langsung Dewan Pengawas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Phil. H. M. Nur Kholis Setiawan, M.A. Pelaksanaan RTM dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari dan berakhir Senin (23/11).

3026_rtm2.jpg


Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maliki Malang Dr. Malik Karim Amrullah menegaskan bahwa kegiatan RTM ini bukan hanya sebagai rutinitas tahunan saja. Akan tetapi, RTM ini dijadikan sebagai momen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dalam forum ini, semua pimpinan pemangku kebijakan hadir langsung dan menyampikan hasil dari evaluasi hasil output dari program yang sudah direncanakan sebelumnya. “Semua pimpinan yang hadir akan diberi waktu untuk menyampaikan capaian dari program yang direncanakan serta kendala apa saja yang di hadapi dan sekaligus mencari solusinya bersama,” terangnya.

3027_rtm3.jpg


Masih kata Malik, proses perbaikan mutu layanan pendidikan ini wajib dilakukan secara serentak dan menyeluruh, baik dari bawahan hingga atasan, baik di tingkat unit, lembaga, fakultas hingga tingkatan universitas. RTM ini kedepan harus menjadi siklus di semua lembaga, fakultas dan unit yang ada di institusi ini. “Alhamdulillah Audit Mutu Internal (AMI) mulai tahun depan sudah masuk kalender akademik,” terangnya.
Apalagi kata dia, UIN Malang sudah menuju kampus bereputasi internasional, dan sudah melakukan proses asessmen AUN-QA dan semoga apa yang menjadi cita-cita UIN Malang bisa terwujud. “Yang terpenting, lembaga ini bisa terus melakukan perbaikan pelayanan dan meningkatkan reputasinya di kancah internasional,” pungkasnya.

3028_rtm4.jpg


Hal senada juga disampaikan Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. dalam sambutannya dia menegaskan bahwa RTM ini untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di UIN Malang. Melalui LPM semua mutu layanan harus dikontrol dan di evaluasi secara berkala, RTM ini untuk melihat SWOT dan mengevaluasi kelemahan-kelemahan yang terjadi di lapangan. “Untuk itu, melalui RTM ini para pimpinan diajak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dan segera melakukan perbaikan,” tegasnya.
“Saya yakin perguruan tinggi ini akan menjadi lebih baik asal temuan yang dihasilkan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

3029_rtm5.jpg
Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up