HAFALAN: Seluruh karyawan non PNS UIN Maliki Malang dites kemampuan menghafal Visi UIN Malang di hadapan Rektor langsung, Rabu (19/2).
GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menyerahkan perpanjangan SK Kontrak bagi karyawan non PNS di lingkungan UIN Maliki, Rabu (19/2). Bertempat di Masjid at Tarbiyah ratusan karyawan yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik menerima SK kontrak kerja 2020. Sebelum SK diserahkan Prof. Haris memberikan pengarahan agar bekerja didasarkan pada niat ibadah dan penuh kedisplinan. Dalam arahannya beliau mengajak seluruh karyawan untuk selalu disiplin dan mensyukuri semua nikmat yang diberikan Allah SWT dengan memperbanyak mengucapkan Alhamdulillah. "Lebih baik mendapat rezeki banyak dan bersyukur dari pada mendapat rezeki sedikit tapi tidak bersyukur," terangnya. Bersyukur itu, kata dia, tidak hanya kepada Allah SWT saja akan tetapi juga kepada sesama manusia, jika ada manusia yang tidak mau bersyukur terhadap sesama manusia, maka dia akan sulit mau bersyukur kepada nikmatnya Allah SWT. “Untuk itu, ayo kita biasakan hidup ini dengan dipenuhi rasa syukur,” terangnya. Selain itu, memasuki era industri digital 4.0 dan persaingan global saat ini, seluruh dosen dan karyawan UIN Maliki harus menguasai minimal dua bahasa asing, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris. ini sudah menjadi tantangan yang harus di hadapi. "Untuk itu semua pegawai mulai saat in saya wajibkan agar kembali belajar bahasa Arab dan Inggris melalui program yang sudah dijalankan oleh lembaga pusat bahasa UIN Malang," paparnya. Sementara itu, Kabiro AUPK Drs. A. Heru Achadi Hari turut mengajak semua keluarga besar UIN Maliki Malang untuk menjaga kebersihan, baik disektor harta maupun dalam hal tanggung jawab dalam pekerjaan. Jagalah hati agar tetap bersih, jangan ada rasa suudzon terhadap siapapun. "Mulai saat ini marilah kita kerja yang bagus agar rezeki yang diperoleh menjadi berkah," ajaknya. Usai sambutan, Ketua OKH UIN Maliki Malang menyerahkan sertifikat barang dan jasa (Barjas) kepada enam pegawai yang lulus ujian, merekapun diminta satu persatu untuk menghafalkan visi misi UIN Maliki yaitu Terwujudnya pendidikan tinggi integratif dengan memadukan sains dan Islam yang bereputasi internasional.
Surat Keterangan Nomor : 065/B.II/PP.009/02/2020 Tentang perubahan nama Institusi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang hingga menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dapat didownload di bawah ini :
Surat Keterangan tersebut dapat dipergunakan untuk proses pendataan Guru (Alumni UIN Malang) pada aplikasi SIMPATIKA (Kemenag) maupun untuk keperluan lainnya.
GEMA-Dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, mahasiswa peserta Expo KKM UIN Mengabdi 2020 di 18 kecamatan meramaikan lt.4 dan lt.5 Gedung Rektorat, Senin (17/2). Beragam produk dari masyarakat desa yang ditempati hingga produk yang dibuat saat KKM dipajang. Selain itu, setiap kecamatan juga menugaskan perwakilannya untuk mengikuti kompetisi Presentasi Program yang dinilai juri tamu dari Dinas Kehutanan Wilayah Malang dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Dr. Tutik Hamidah, Ketua Unit LP2M UIN Malang mengatakan bahwa Expo KKM UIN Mengabdi 2020 merupakan bagian rangkaian agenda KKM yang dilaksanakan sebulan. Dari 28 Desember 2019 hingga 28 Januari 2020, sejumlah 2.983 mahasiswa UIN Malang ditempatkan di 15 kecamatan di Kabupaten Malang dan 3 kecamatan di Kota Batu.
Ia melanjutkan, program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dirancang agar bersinergi bersama masyarakat untuk mengembangkan beberapa sasaran prioritas. Pertama, peningkatan kualitas keagamaan melalui aktivitas dakwah. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan, seni, dan budaya. Ketiga, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan. Keempat, peningkatan kualitas pangan dan ekonomi kreatif. Kelima, implementasi teknologi tepat guna dan teknologi informasi komunikasi serta kegiatan lainnya yang sesuai dengan kompetensi mahasiswa dan berdasarkan kebutuhan masyarakat menuju arah kemajuan. Hadir saat acara, para kepala kecamatan dari Kabupaten Malang dan Kota Batu, para dekan beserta jajarannya, para dosen pendamping lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa peserta KKM UIN Mengabdi 2020. (ptt/nd)
GEMA-Dalam Expo KKM UIN Mengabdi 2020, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, M.Si. memberikan apresiasi atas program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang digagas UIN Malang, Senin (17/2). Ia menuturkan, program tahunan ini sangat bersinergi dengan visi kota yang ia pimpin. Yakni memberdayakan masyarakat agar menjadi lebih mandiri dimulai dari tingkat pedesaan. Tak hanya itu, dengan adanya sumbangsih keilmuan dari mahasiswa, pemerintah Kota Batu dapat dengan mudah mengeksekusi dana yang digelontorkan pemerintah pusat. Dana yang didapatkan oleh setiap desa ini tergolong banyak. Untuk desa di Kota Batu saja, masing-masing desa dipercaya mengelola minimal Rp. 4,5 Miliar. “Sayangnya, di tahun sebelumnya, dana tersebut harus dikembalikan karena tidak ada program bagus yang dilaksanakan,” imbuhnya.
Dewanti melanjutkan, walaupun ada sejumlah dana yang terserap, kegiatan yang digagas masyarakat kurang memberi manfaat jangka panjang. Maka, saat tahu bahwa UIN Malang berniat menjadikan desa-desa di Kota Batu sebagai tempat KKM, pihaknya menyambut positif. “Dengan sumbangsih pemikiran hasil belajarnya mahasiswa UIN Malang, ada program-program unggulan yang nantinya menguntungkan pihak desa juga Kota Batu,” tuturnya. Masih kata Dewanti, ia yakin, segala hal yang dilakukan mahasiswa UIN Malang selama KKM di wilayah manapun akan meninggalkan kesan. Terutama, ide-ide yang dikeluarkan demi pembangunan masyarakat pedesaan. “Jika ide yang disumbangkan dapat direalisasikan dalam jangka panjang, pastinya ini jadi amal jariyah juga bagi adik-adik mahasiswa,” harapnya. Expo KKM UIN Mengabdi 2020 tak hanya wadah memamerkan produk hasil KKM selama sebulan. Namun juga dijadikan ajang perlombaan. Setiap perwakilan di 18 tingkat kecamatan tampil mempresentasikan program kerja juga unggulannya. (nd)
GEMA-Expo KKM UIN Mengabdi yang dihelat oleh Unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) tidak hanya diisi dengan pameran produk masing-masing kecamatan, Senin (17/2). Selain memajang produk dari 18 kecamatan di Kabupaten Malang dan Kota Batu, peserta KKM juga mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti lomba presentasi di Aula lt. 5 Gedung Rektorat.
Setiap kecamatan mengirimkan dua presenter untuk menjabarkan program unggulannya di hadapan juri selama lima hingga sepuluh menit. Dengan pembawaan ala presenter profesional, para mahasiswa dengan lihai menjelaskan program unggulan di masing-masing desa. Bahkan beberapa perwakilan juga melihatkan secara langsung produknya berupa makanan dan kerajinan. Juri yang dipilih pihak LP2M ialah Sri Asih, MP. (Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan Malang) dan Agus Afandi, M.Fil.I (UIN Sunan Ampel Surabaya). Pada pukul 16.00 WIB panitia pun mengumumkan para juara untuk setiap kategori. Uniknya, di setiap kategori Presentasi Program dan Pameran Produk, Kecamatan Batu dinyatakan sebagai juara pertama oleh juri. Berikut adalah daftar juaranya. (nd)
Kategori Lomba Presentasi Program: Juara 1 Kecamatan Batu (470 poin) Juara 2 Kecamatan Pagelaran (440 poin) Juara 3 Kecamatan Bululawang (430)
Kategori Lomba Pameran Produk: Juara 1 Kecamatan Batu (460 poin) Juara 2 Kecamatan Bululawang (405 poin) Juara 3 Kecamatan Pagelaran (355)
GEMA-Unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) menutup rangkaian Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dengan pelaksanaan Expo KKM UIN Mengabdi 2020, Senin (17/2). Selain jajaran pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, para pejabat penting di Malang Raya pun diundang pada acara yang bertempat di Aula lt. 5 Gedung Rektorat tersebut. Seperti, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, M.Si., Bupati Kabupaten Malang Drs. M. Sanusi, beserta jajaran pimpinan di masing-masing institusi pemerintah. Bupati Kabupaten Malang menyatakan, masa depan Indonesia tidak perlu dikhawatirkan lagi. Pasalnya, universitas sudah menetapkan program-program berkualitas sehingga mencetak mahasiswa yang unggul. Salah satunya ialah melalui penyebaran mahasiswa dalam Program KKM UIN Mengabdi 2020 di seluruh desa yang butuh sentuhan modernitas. Kemampuan berupa ilmu pengetahuan serta literasi teknologi yang tinggi membuat mahasiswa saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. “Dengan kesadaran dalam teknologi, mahasiswa bisa membuat rakyat Indonesia makin maju,” papar Bapak alumni UIN Malang ini. Ia pun mengutip ayat al Quran yang memuat janji Allah swt. kepada orang-orang yang menuntut ilmu. Bahwa, Allah akan meningkatkan derajat para pengabdi ilmu. “Itu sudah janji, selama ada ilmu dan iman, Allah akan tingkatkan derajat kalian. Apalagi, di UIN Malang yang tidak hanya mempelajari ilmu tapi juga memperdalam agama,” jelasnya. Sebelum menutup sambutannya dan menyambangi stan-stan produk KKM, ia juga memberi apresiasi. Pihaknya akan terus mendukung kerjasama apapun dengan institusi pendidikan. “Karena saya yakin, kebersamaan yang dijalin pemerintah kabupaten dan universitas pasti membuahkan sesuatu yang baik,” ujar Bapak berpeci tersebut. (nd)
Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 439 Tahun 2020 tentang Kalender Akademik Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik 2020/2021, dapat didownload di sini:
BAHAGIA: Dekan Fakultas Psikologi Dr. Mahmuda saat menerima surat izin pembukaan program magister program studi psikologi UIN Maliki Malang di kantor Biro Hukum dan Organisasi.
GEMA-Setelah menempuh proses yang cukup panjang, akhirnya Dekan Fakultas Psikologi Dr. Mahmuda bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, pengajuan program studi S-2 Psikologi akhirnya direstui oleh Kepla Biro Hukum dan Organisasi Dikti. Rencananya, tahun ini program studi Psikologi ini akan membuka calon mahasiswa baru, (Jumat, 7/2). Mahmuda menjelaskan bahwa terwujudnya keinginan UIN Maliki Malang untuk membuka program S2 Psikologi tidak terlepas dari upaya para dekan dan pimpinan sebelumnya. “Awalnya, memang pengajuan perizinian ini sempat tidak terurus, dan alhamdulillah dengan izin Allah SWT akhirnya pengajuan Program Pascasarjana Psikologi terwujud,” jelasnya penuh bahagia. Tantangan yang dihadapi saat ini, tambah dia dibutuhkan penataan pejabat struktural yang nantinya akan menjalankan program magister Psikologi tersebut. Tim akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk mengatur formasinya, mulai dari ketua program studinya, hingga urusan lainnya. “Semoga dengan turunnya izin pembukaan program magister psikologi ini bisa menampung lulusan mahasiswa psikologi UIN Maliki untuk lanjut ke program magisternya,” harapnya. Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag turut bersyukur atas terbitnya surat izin pembukaan prodi Magister Psikologi di UIN Maliki Malang. Hal ini senada dengan apa yang menjadi target UIN Maliki bahwa diupayakan setiap prodi yang ada di S-1 memiliki program magister S-2 di UIN Maliki, sehingga lulusan mahasiswa UIN Malang tidak bingung harus melanjutkan studinya di luar. “Mari bersama-sama memberikan yang terbaik bagi kampus yang kita cintai ini sebagai ladang ibadah kita semua,” ajaknya.