BANGGA: Fitria Dewi Masyitoh saat menerima hadiah langsung dari Syeikh Belaid Hamidi Master Khat Internasional dari Maroko di Jakarta, Senin (22/4).
GEMA-Mahasiswa UIN kembali berkiprah di ajang internasional. Kali ini pada Musabaqah Khat Tingkat Internasional di International Research Centre Of Islamic History, Art, And Culture (IRCICA) di Turki 2019, Kamis (21/2). Kampus yang baru saja kembali terakreditasi A oleh BAN-PT ini mengirim lima delegasi mahasiswa untuk berkompetisi.
Kelima mahasiswa ini akan bersaing dengan 613 kaligrafer dari 38 negara. Mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Kaligrafer UIN Malang (Aferin) ini mengirim sebanyak lima karya milik lima mahasiswa. Kelima karya kategori Diwani tersebut mulai dikirim ke Turki pada bulan Februari, dan hasilnya diumumkan dua bulan setelahnya, April 2019.
Walaupun belum bisa masuk nominasi, Aferin mendapat perhatian khusus dari salah satu juri kaligrafi internasional. Adalah Syeikh Belaid Hamidi yang memberikan penghargaan langsung berupa Kitab Fannul Khat, Minggu (21/4). Kitab ini diterbitkan langsung oleh IRCICA Turki.
Dengan semakin besarnya antusias mahasiswa Ulul Albab di dunia kaligrafi, maka dirasa perlu untuk menerjemahkan kitab senilai 250 US dolar ini ke dalam Bahasa Indonesia. Tujuannya adalah untuk memberikan tambahan wawasan kepada para kaligrafer khususnya, dan sivitas akademika.
“Hal ini dilakukan agar dapat lebih mengenalkan seni islam ini lebih dalam,” terang Fitria Dewi Masyitoh. Mahasiswi yang pernah mewakili UIN dalam Musabaqah Khat Tingkat ASEAN di Singapura ini juga menerangkan akan melakukan kerjasama dengan mahasiswa pasca sarjana prodi Bahasa Arab UIN Malang dalam proses terjemahnya.
“Semoga ke depan komunitas ini semakin berkembang dan selalu bisa memberikan prestasi-prestasi yang membanggakan untuk kampus tercinta,” harap Fitria mahasiswi jurusan BSI UIN Malang ini. (fit/nhl)
GEMA-Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) kembali mengadakan acara tahunan English Exposure 2019. Acara yang dimulai sejak (24/4) ini dimulai dengan Lomba English Drama di Aula Gedung C Lt. 3. Tiga juri mengaku bingung menentukan pemenang, pasalnya selama dua hari (24-25/4) pelaksanaan lomba tersebut, drama yang ditampilkan sangat apik dan para pemeran dinilai totalitas. Hal ini disampaikan oleh Urwatus Silvia Rahmah, salah satu juri drama, “Cerita yang ditampilkan sangat bervariasi dan unik. Bahkan, properti panggungnya pun niat sekali,” paparnya. Tentu banyak hal yang akan menjadi pertimbangan penentuan pemenang oleh juri selain kualitas cerita dan akting pemeran. Saat pembukaan gelaran English Exposure 2019, Ketua PKPBI, Dr. Syamsudin menuturkan segala hal telah dipersiapkan untuk pelaksanaan acara. Bahkan simulasi untuk acara puncak pada (30/4) nanti. “Kami harap mahasiswa antusias mengikuti setiap kompetisi yang diadakan PKPBI,” harapnya.
Ia melanjutkan, pihaknya telah berdiskusi bersama rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terkait kegiatan yang melibatkan mahasiswa. Rektor pun berpesan, agar kegiatan untuk mahasiswa harus dipusatkan di dalam kampus agar gaungnya dirasakan seluruh sivitas akademik. “Maka kami memilih tempat-tempat dalam kampus agar semakin meriah, dan puncaknya ialah di lapangan utama UIN Malang nantinya,” terangnya. Perlombaan-perlombaan yang dihelat dalam acara English Exposure 2019 sangat beragam. Yaitu Lomba Drama, Lomba Akustik, Prince and Princess, Lomba Karnaval, dan Lomba Bazar. Setiap lomba diikuti oleh perwakilan mahasiswa setiap jurusan. (nd)
GEMA-Lembaga Jurnal Ijaz Arabi yang berada di bawah Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan rapat evaluasi dan peningkatan mutu bagi para anggotanya, Rabu (24/4). Direktur Jurnal Ijaz Arabi Dr. Nuril Mufida. M.Pd menjelaskan bahwa evaluasi ini dilakukan untuk meningkatkan semangat menulis dan research bagi para anggotanya. Terutama di bidang kajian bahasa Arab. “Rapat kali ini difokuskan pada penekanan dalam kepenulisan,” paparnya. Walaupun Jurusan PBA, kata dia, harus memiliki kemampuan yang tidak banyak dimiliki oleh orang lain. Pasalnya, jika mahasiswa PBA memiliki skill dalam kepenulisan dan penelitian dan hal ini akan memberikan nilai lebih. “Misalnya saja dengan menulis jurnal juga menjadi pemateri seminar akan memberikan nilai tambah akademik seperti SKKM,” jelasnya. Dr. Nuril merasa tergerak untuk terus melakukan penelitian dan menulis, bersama anggota pengelola jurnal Ijaz Arabi dia selalu rutin melakukan evaluasi untuk menjalin silaturahim serta sharing persoalan kendala yang dihadapi agar bisa dibantu untuk mencari solusinya bersama. “Denagn begitu apapun masalah yang di hadapi akan diselesaikan dengan mufakat bersama,” jelasnya. Di akhir acara direktur Ijas Arabi menambahkan ada beberapa jurnal yang di koreksi lagi bahkan harus di turnitin dan mandeley ulang. Tujuannya agar naskah tersebut benar-benar orisinil dan bukan hasil plagiasi. “Semua naskah yang dipublikasikan harus orisginal dan terbebas dari unsur palgiasi,” tegasnya.
Dr. Umi Dayati, M.Pd. saat memberikan materi dalam pembekalan etika bagi peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Auditorium Rektorat Lt. 5, Kamis (25/4).
GEMA-Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang hari ini memberikan pembekalan etika bagi peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Auditorium Rektorat Lt. 5, Kamis (25/4). Kegiatan ini hadiri oleh Dr. Umi Dayati, M.Pd. selaku pemateri, diikuti oleh Dosen Fakultas Syariah dan seluruh peserta PKL Fakultas Syariah 2019. Kegiatan PKL ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Syariah semester enam, meliputi tiga jurusan dari Hukum Keluarga Islam, Hukum Bisnis Syariah, dan Hukum Tata Negara. Pembekalan etika dianggap penting dalam menyiapkan peserta PKL. “Tidak hanya sekedar belajar, meneliti, dan implementasi ilmu, namun hal yang tak kalah penting adalah menjaga nama baik almamater,” tegas Dr. Syaifullah Dekan Faultas Syariah dalam sambutannya. Dalam penyampaian materinya, Dr. Umi menegaskan kepada seluruh peserta PKL bahwa kegiatan ini adalah suatu momentum. “Kegiatan PKL adalah momen bagi mahasiswa untuk branding diri,” ucap motivator tingkat Asia ini. Untuk menjadi kepribadian diri dengan branding yang baik maka diperlukan dua hal. Pertama adalah kedisiplinan, bagaimana cara setiap dari kepribadian mahasiswa untuk mengatur waktu sesuai pada jadwalnya. Kedua adalah keikhlasan pada pengabdian ilmu, dalam dunia pekerjaan dibutuhkan rasa ikhlas untuk mencapai nilai profesionalisme. Tidak hanya itu, motivator kelahiran Kota Malang ini juga memberikan simulasi secara langsung kepada peserta PKL dalam beretika. Simulasi tersebut meliputi bagaimana cara bersikap dalam berkenalan, berbicara, duduk, bahkan etika untuk menatap seseorang. “Hampir 75% pelamar pekerjaan ditolak hanya karena tidak memiliki etika baik saat melamar pekerjaan,” terang alumni Magister Pendidikan UIN Malang tahun 1991 ini. “Saya harap PKL tahun ini Fakultas Syariah dapat mencapai nilai yang sempurna,” harap dosen sekaligus motivator ini. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki komunikasi, Networking, Critical Thingking, dan selalu memiliki inovatif dalam setiap hal. (ofi/nhl)
Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyusunan dan sosialisasi Visi Misi Tujuan Sasaran (VMTS) di aula kantor LPM, Selasa (23/4).
GEMA-Belum genap dua bulan pasca acara (Akreditasi Perguruan Tinggi) APT di UIN Malang, jajaran dekanat Fakultas Psikologi mengadakan kegiatan penyusunan dan sosialisasi Visi Misi Tujuan Sasaran (VMTS) di aula kantor LPM, Selasa (23/4). Acara ini dihadiri langsung oleh rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag, dosen Fakultas Psikologi, perwakilan alumni dan tamu dari luar kampus.
Visi misi adalah hal yang penting adanya dalam sebuah kelembagaan, sebagai acuan sebuah keorganisasian untuk mencapai tujuan dan mimpi yang diharapkan. Sebagai landasan terciptanya sebuah visi dan misi, UIN Malang lebih mendekatkan pada nilai dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan integritas keilmuan. “Dengan kedua nilai tersebut dapat memberikan distingsi dari Perguruan Tinggi lainya,” tegas Prof. Haris dalam sambutannya.
Dr. Iswinarti, M.Si Dosen ahli di bidang psikologi anak saat memberikan materinya di aula kantor LPM, Selasa (23/4).
Selanjutnya, dengan adanya perubahan visi misi universitas maka visi misi Fakultas Psikologi perlu disesuaikan. Dr. Siti Mahmudah, M.Si Dekan Fakultas Psikologi mengatakan bahwa harapan diadakannya kegiatan ini agar dapat saling memberikan masukan dan penilaian terhadap VMTS itu sendiri. “Kontribusi dari anda (stakeholder, para alumni dan mahasiswa) sangat berati untuk kami,” terangnya.
Merujuk pada masukan dari Dr. Iswinarti, M.Si selaku narasumber sekaligus tamu dari UMM Malang. “Visi dan misi fakultas itu harus mengacu pada visi misi universitas dan harus berbeda dengan fakultas psikologi yang ada di kampus lainnya,” terangnya.Dosen ahli di bidang psikologi anak ini menegaskan, kriteria visi misi yang baik adalah yang sederhana, singkat, jelas arahnya dan realistik.
Terdapat dua hal penting dari kegiatan ini.Pertama, membahas soal kejelasan atau aspek konkrit dari visi misi yang telah ditetapkan oleh Fakultas Psikologi UIN Malang. Kedua, penetapan waktutarget pencapaian dari visi misi sekaligus alat ukur yang digunakan sebagai evaluasi dari pencapaiannya. (ptt/ofi/nhl)
GEMA-Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan FITK dan Humaniora jadi pemateri di Seminar Nasional Bahasa Arab Mahasiswa III (Semnasba). Kegiatan ini berlangsung di ruang D 108 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), Sabtu (20/4). Semnasba merupakan kegiatan mahasiswa Jurusan Bahasa Arab UM, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pembalajaran bahasa Arab, sastra dan budaya Arab. Sebanyak 17 Mahasiswa FITK dan 6 Bahasa Sastra Arab (BSA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil lolos seleksi paper Semnasba. Tim yang diketuai Farah Diana Manzilah berhasil mempersentasikan pada babak final, dengan tajuk Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pendekatan ESQ menurut Ari Ginanjar di MSAA UIN Malang.
Menurut Ananda Nova Saraswati, Mahasiswa PBA UIN Malang, tema ini tak jauh dari program wajib intensive bahasa Arab bagi mahasiswa baru UIN Malang. Dengan metode Ari Ginanjar yang bersumber langsung dari rukun iman, Islam dan ihsan maka pembelajaran bahasa Arab diharapkan bersinergi membentuk pribadi yang optimis, professional, dan melangkah maju. “ Karena sikap ini harus dimiliki oleh para penuntut ilmu,” ujar Nanda Mahasiswa PBA semester 4. Sementara itu, Ustadzah Inayatur Rosyidah pembimbing dari tim beranggotakan 3 orang tersebut berpesan agar seluruh mahasiswanya untuk terus berupaya mengembangkan potensinya dan wawasannya serta peka terhadap lingkungan sekitarnya. “Untuk sukses harus berani mencoba dan keluar dari zona nyaman,” pesan dosen bahasa Arab tersebut.
PROFESIONAL: Doddy Bening saat menyampaikan teknik foto strobist di Home theater Fakultas Humaniora Lt.3. Senin (22/4).
GEMA-Komunitas pecinta fotografi Jhepret Club Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka memperingati hari jadinya (Milad) ke-20 menggelar workshop fotografi menghadirkan seorang fotografer profesional Doddy Bening, Senin (22/4).
Mengawali workshop yang bertajuk menghasilkan foto executive potrait berkualitas dengan peralatan & budget terbatas itu, Doddy mengajak seluruh peserta untuk menjelaskan persoalan kualitas alat dengan hasil jepretan.
Doddy menegaskan bahwa alat mahal itu sebenarnya menawarkan kemudahan, kecepatan, dan penampilan saja saat pemotretan, bukan kualitas foto. "Jika masih berfikir foto bagus itu karena alatnya mahal, itu salah," tegasnya. Fotografer profesional di bidang teknik strobist itu menjelaskan bahwa semua fotografer pemula harus menghilangkan pemikiran bahwa foto bagus itu karena alatnya mahal. Padahal tidak seperti itu. Lalu kenapa kok ada kamera yang mahal? Karena kamera mahal menawarkan kecepatan. " Soal kualitas foto itu tergantung kreativitas dari si fotografer itu sendiri," tegasnya.
Kamera mahal tidak serta merta menghasilkan foto yang bagus. Namun dengan alat seadanya, fotografer yang kreatif akan dapat menghasilkan foto yang eksklusif. "Setelah materi ini, kita akan sama-sama buktikan bahwa kamera murahan itu bisa menghasilkan foto yang bagus dan wow," jelasnya.
Melalui teknik Strobist, Doddy mengajak seluruh peserta workshop untuk praktik langsung menghasilkan foto yang berkualitas tinggi. Bahkan dia juga mempraktikkan foto tethering, atau foto yang terhubung langsung dengan laptop atau komputer. "Nanti saya akan praktikkan foto strobist ini dengan teknik tethering yang langsung terhubung ke laptop," jelasnya. Ini tujuannya untuk mempercepat proses belajar bersama agar hasilnya bisa langsung dilihat bersama. Teknik ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu teknik wifi dan kabel. Pasalnya tidak semua kamera memiliki fasilitas wifi. "Saya ingin merubah minset semua peserta, bahwa kamera murahan bisa menghasilkan foto yang bagus," tegasnya. (aj/ilm/nhl)
PERINGATI HARI BUMI: Salah satu mahasiswa pecinta alam UIN Maliki Malang saat menertibkan kendaraan roda dua di halaman parkir gedung B.
GEMA-Sayup sayu pagi diterangi cahaya mentari serta kicauan burung-burung di setiap pojok di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki, Red), menandakan hari bumi se dunia diperingati, Senin (22/4). Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun tepatnya pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Setiap tahun sekali, komunitas pecinta alam Mapala Tursina UIN Maliki mengadakan kegiatan peringatan hari bumi dengan cara menetralisirkan udara di lingkungan kampus dari asap rokok, mesin kendaraan bermotor, mobil serta bersih-bersih sampah plastik di lingkungan UIN Maliki.
Salah satu koordinator kegiatan Muh. Rizal mengatakan acara ini akan terus dilaksana setiap 22 April karna kegiatan ini sangat positif untuk edukasi dan memberikan kesadaran kepada sivitas akademika serta masyarakat bahwa saat ini di Indonesia dan Malang secara khusus sudah kebanyakan asap kendaraan dan sampah. “Semoga dengan dilaksanakan peringatan hari bumi ini menjadi alarm bagi masyarakat dan pengembang industri bahwa Indonesia sudah overload sampah dan asap,” harapnya. Pelaksanaan peringatan hari bumi kali ini, tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Semua mahasiswa, dosen dan karyawan yang masuk di wilayah kampus tidak diperbolehkna menghidupan kendaraannya. Semua kendaran bermotor harus dimatikan mulai dari pintu gerbang masuk, sehingga suasana kebisingan dari kendaraan tidak terdengar sama sekali. “Alhamdulillah, semua mematuhi agenda peringatan hari bumi ini, dan kami pun juga didukung langsung oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag,” jelasnya.
Rencananya, tambah dia, kegiatan ini akan berakhir hingga pukul 18.00 WIB, dan semua anggota Mapala sudah menyebar di sejumlah titik untuk mengawasi dan memantau agar tidak ada satupun kendaraan yang dinyalakan saat di dalam kampus. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bisa mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat khusunya sivitas akademika UIN Maliki untuk menjaga lingkungan hidup ini agar tetap asri dan sehat,” pintanya.
Ketua Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) UIN Malang Amin Hariyadi saat memberikan cindera mata kepada Kepala Digital Arsip Yogi Hartono CNN Indonesia, Kamis (11/4).
GEMA-Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) UIN Malang mengadakan Kuliah Tamu bersama Kepala Digital Arsip Yogi Hartono CNN Indonesia. Kegiatan yang dilangsungkan di Rumah Jurnal Perpustakaan Pusat Lt.1 ini dihadiri oleh pejabat di Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Kamis (11/4). Sri Harini, Dekan Fakultas Saintek memaparkan bahwa jurusan ini disiapkan untuk menjawab tantangan di Era Revolusi Industri 4.0 utamanya melalui disiplin ilmu perpustakaan. Terlebih jurusan yang masih memasuki tahun pertama di kampus hijau ini, masih membutuhkan berbagai perkembangan akademik bagi kemajuan mahasiswa yang dimilikinya. Adanya kuliah tamu bersama salah satu peraih penghargaan karyawan terbaik Transmedia Group 2018 ini, diharapkan semakin membuka pikiran bagi mahasiswa bahwa jurusan perpustakaan nantinya tidak hanya bertugas sebagai penjaga buku. Melainkan mendapatkan tugas yang sangat berharga yakni penjaga aset yang memiliki nilai lebih dalam sebuah lembaga atau perusahaan nantinya. Selaku narasumber, Yogi Hartono pun memberikan tantangan bagi mahasiswa untuk terus meng-upgrade keilmuannya, serta memperluas jaringan komunikasi dengan berbagai pihak. Dengan kedua hal itu akan sangat membantu mengembangkan softskill yang mencapai 40% penilaian dalam melamar pekerjaan nantinya. "Berkaca dari pengalaman saya, kebanyakan perusahaan mencari orang orang yang memiliki kemampuan lebih dalam bekerja sama atau kerja tim, untuk itu wajib bagi mahasiswa memiliki sifat kolaborasi agar tidak tergilas atau tertinggal oleh zaman," tegas Yogi. (aqa/nhl)