GEMA-UIN Malang mengundang para mudir ma’had di bawah naungan PTKIN dalam Seminar Manajemen Tata Kelola dan Kurikulum Ma’had al Jami’ah, Rabu (26/9). Acara yang berlangsung di Aula Rektorat Lt. 5 tersebut juga dihadiri oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Tampak pula Dr. Isroqunnajah, mantan mudir Ma’had al Jami’ah UIN Malang yang kini menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Dalam sambutannya, Prof. Haris masih menekankan bahwa tujuan adanya ma’had di kampus tak hanya sekadar integrasi keilmuan. Namun juga, untuk menghasilkan insan masa depan yang berilmu sekaligus taat beragama. “Kita tentu ingin menghasilkan kiai atau ulama yang juga ahli di bidang lain seperti Kimia, Fisika, Kedokteran, dan lainnya,” jelas rektor asal Lamongan ini. Karenanya, lanjut Prof. Haris, program setahuan dan dua tahun di ma’had tentu kurang mencukupi. Ia berharap, dengan adanya pengelolaan yang baik, suatu saat pendidikan ma’had dapat ditempuh selama empat tahun. “Jadi ketika wisuda, mereka tidak hanya mendapat gelar sarjana ilmu umum, tapi juga agama,” tuturnya. (ptt/nd)
GEMA-The 9th International Conference on Green Technology (ICGT) kembali mempertemukan para ahli yang concern dalam pemecahan masalah lingkungan, Rabu (17/10). Bertema Eco-Friendly Science and Technology for Better World, acara dihelat di area Gedung Rektorat. Panitia menghadirkan beberapa pembicara utama, di antaranya Prof. Shin-Ichi Tate Ph.D. (Hiroshima University) dan AR. Joseph Michael Wspina (University of San Carlos, Filipina). Selain berfokus pada masalah di lingkungan sekitar, ICGT juga ditujukan untuk menjawab urgensi inovasi sains dan teknologi yang tak hanya baik bagi manusia. Namun juga baik bagi lingkungan itu sendiri. Diperlukan lokalitas dan kebijaksanaan agar teknologi yang dihasilkan ramah lingkungan dan terjangkau untuk semua kalangan. Acara dibuka oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Ia menyampaikan bahwa sivitas akademik UIN Malang terus berinovasi untuk mengaktifkan gerakan go green in campus. Sehingga nantinya, kampus akan menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk menerapkan sistem yang ramah lingkungan. Ia menambahkan, “Urgensi konferensi ini ialah untuk memberikan pemahaman terhadap relasi sains dan teknologi serta penjagaan harmonisme ekologi atau lingkungan hidup kita.” Dengan beragam temuan hasil pemikiran para cendekiawan di bidang teknologi, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi orang lain. Fakultas Sains dan Teknologi, lanjut Prof. Haris, diharapkan mampu menjadi pionir dalam pengembangan keilmuan sains dan teknologi. Tentu dengan tujuan untuk menjaga keberlangsungan bumi yang lebih baik. (mir/ptt/nd)
HMJ Teknik Informatika (TI) menggelar kompetisi drone tingkat nasional, pembukaan Gebyar Information Communication And Technology (ICT) 2018 ini bertempat di depan Ged. Perpustakaan UIN Malang, Minggu (14/10). Kegiatan Gebyar ICT ini resmi dibuka secara simbiolik oleh Dr. Cahyo Crysdian Ketua Jurusan TI. Dalam kegiatan ini, mahasiswa TI mengangkat tema Unity in Technology, dengan maksud menyatukan pandangan terhadap teknologi yang sering dianggap tidak sinkron dengan kehidupan. Untuk memeriahkan acara tersebut, Anggota HMJ TI membuka tiga cabang kompetisi tingkat nasional yaitu : Creative Development Competion (CDC), Micro Drone Race (MDR), Cinematography, Seusai pembukaan simbiolik oleh Ketua Jurusan TI, kegiatan dilanjutkan dengan Perlombaan MDR yang diikuti oleh 18 peserta. Untuk menyukseskan Pertandingan MDR ini panitia gebyar ICT menjalin kerjasama dengan komunitas On Sky Brotherhood (OSB). “Semoga kegiatan ini dapat lanjut baik di tahun-tahun berikutnya, dan mahasiswa kampus Ulul Albab bisa melek teknologi,” tutur Hafidz Rizqifaluthi Ketua Pelaksana Gebyar ICT. (Sy)
GEMA-Pengabdian adalah salah satu unsur dari Tridharma Perguruan Tinggi, untuk merubah suatu peradaban dalam komunitas masyarakat. Prof. Hj. Mufidah Ch, M.Ag. mengadakan pelatihan posdaya masjid dibantu dengan tim fasilitator Lingkar Masjid. Sabtu, (13-14,20/10). Kegiatan ini diselenggrakan di ged. D Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pelatihan ini diikuti oleh 37 peserta dari Jurusan Hukum Keluarga semester lima. Kegaitan ini diadakan dalam bentuk syukur, oleh Dosen yang akrab disapa dengan ibu Mufidah dalam pencapainya mendapatkan gelar Profesor. Tanpa pungutan biaya sepeserpun dari mahasiswa. “Profesor adalah langkah baru untuk memulai,” ucap dosen ahli bidang hukum sosial ini. Dalam paparan materinya prof. Mufidah menyampaikan tujuan dari kegiatan pelatihan ini untuk mengenalkan dan memahamkan mahasiswa cara menjadi pengabdi masyarakat yang baik, benar, dan produktif. Melalui relawan-relawan dan fasilitator dengan menghadapi masyarakat secara langsung. Sehingga kesejahteraan, mutu hidup masyarakat, dan meningktakan taraf hidup masyarakat dengan merealisasikan pada potensi-potensi yang ada. Menjadi harapan dan hasil yang diinginkan dari kegiatan ini. Acara ini dikemas secara bertahap dimulai dengan memberikan pengetahuan akan dasar-dasar comminity development, analisis sosial, pendekatan pengembangan masyarakat, advokasi masyarakat, kepemimpinan dan sociopreneur, manajemen masjid, keterampilan penggunaan instrumen pendampingan, dan studi lapang. Sehingga mahasiswa tidak hanya sekedar memahami teori yang telah difahami, namun langsung diterapkan pada komunitas masyarakat. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan studi lapang penerapan hasil teori pelatihan pada 26-28 Oktober, dan ditutup dengan seminar hasil pada 03-04 November. (ofi)
GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pantas bersyukur. Pasalnya, Program studi(prodi) Akuntansi dari Fakultas Ekonomi kini telah sejajar dengan prodi Akuntansi di berbagai perguruan terbaik di Indonesia. Setelah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) memberi predikat nilai A bagi Prodi Akuntansi, pada visitasi akreditasi pertengahan bulan kemarin (13-15/9).
Bertindak sebagai asesor dalam akreditasi akuntansi kemarin yaitu Prof. Dr. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ak., Ph.D (dari UNS, Surakarta) dan Dr. Faisal SE., M.Si., Ph.D (dari UNDIP, Semarang). Hadir dalam pembukaan acara akreditasi dari rektorat, Prof. Dr. H. Abd Haris, M.Ag beserta jajarannya, Ketua Senat UIN Maliki Malang, Lembaga Penjamin Mutu Universitas, Pimpinan Dekanat FE, para dosen dan staf-stafnya. Dalam sambutannya, Dekan FE Dr. Nur Asnawi, M.Ag menjelaskan pentingnya akreditasi sebagai sarana kontrol eksternal untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik. Sementara itu, Prof. Dr. Abd Haris, MAg berharap akan mendapat nilai yang maksimal sebagaimana upaya yang telah dilakukan dalam melayani mahasiswanya. Sedangkan assesor, Prof. Djoko Suhardjanto, menjelaskan bahwa tugasnya adalah memastikan dan mengkonfirmasi kesesuain berbagai dokumen sebagai hasil laporan dan soal penilaian sepenuhnya wewenang dari BAN-PT. Selanjutnya, berbagai dokumen borang akreditasi pun diperiksa kesesuaiannya secara rinci dan teliti oleh kedua assessor. Mulai dari kesesuaian visi-misi universitas, fakultas, dan jurusan. Jumlah dan jenis mata kuliah, rasio kepangkatan dosen, capaian prestasi, kerjasama dengan stakeholder sampai pada alumni, dan lain-lain. Sebagai wujud tanggungjawab akademik atas prestasi kinerjanya, UIN Maliki Malang berencana akan membuka prodi profesi akuntan, demikian dijelaskan oleh Prof. Haris selaku Rektor UIN Maliki Malang dalam acara tasyakuran capaian kinerja akreditasi Prodi Akuntansi dan Manajemen di Fakultas Ekonomi.(ptt)
GEMA-Dalam meningkatkan pengajaran bahasa Inggris di era generasi milinel, Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Humaniora menggelar Workshop dengan tajuk Intregrasting Islamic Values in English Language Teaching for Millenial Generation di Aula Humaniora lt. 3, Sabtu (13/10). Narasumber yang dihadirkan dalam workshop kali ini adalah Teacher Fellows utusan dari kedutaan besar Amerika Rachel Wang dan Sean W. Rian, sementara narasumber dari lokal antara lain Mohammad Yahya, Istiadah, Rina Sari, Muzakki Afifudin dan Galuh Nur Rohmah.
Dekan Fakultas Humaniora, Syafiiah menegaskan bahwa pendidik memiliki tanggungjawab yang besar, tidak hanya transfer pengetahuan, tapi juga untuk mempromosikan artikel perkembangan sosial dan emosional siswa. “Dengan kata lain guru harus melestarikan character building tidak hanya pengajaran bahasa, karena hal ini perlu untuk selalu meningkatkan nilai, ilmu dan kemampuan dalam proses mengajar”, Sambut Syafiiah selaku Dekan Fakultas Humaniora. Selain itu, lanjutnya, pengajaran bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan bercakap, menulis memahami artike-artikel tetapi juga untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai sosial moral khususnya nilai spritual atau nilai Islam di era generasi milenial. “ Oleh karena itu workshop kali ini pentingnya mengintregasikan nilai-nilai Islam dalam pengajaran bahasa,” imbuhnya.
Mahasantri Pusat Ma’had Al Jami’ah saat melaksanakan manasik haji, Sabtu (13/10)
GEMA-Mahasantri Pusat Ma’had Al Jami’ahmenyelenggarakan Manasik Haji di sekitar komplek UIN Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (13/10).Sejumlah 3300 mahasantri melaksanakan manasik haji secara serentak. Pelaksanaan kegiatan tahunan ini telah melewati proses simulasi manasik haji dan latihan permabna.
Dalam pelaksanaanya, agenda manasik haji ini terbagi menjadi 31 kloter. Pada pos-pos tertentu terdapat murobbi murobbiyah yang akan memandu. Tahun ini manasik dilakukan lebih sempurna. Pasalnya, pada tahun ini diadakan tahallul haj dan thawaf ifadah yang tidak dilakukn di tahun sebelumnya.
Menurut Ustad Agus Hendri Wahyudi Sie Acara Manasik Haji, perlu koordinasi matang untuk melaksanakan agenda ini dengan efektif. Mulai dari rapat panitia, simulasi pertama dan kedua, sampai kekompakan antar mahasantri.
“Dengan manasik haji ini semoga mahasantri mampu merealisasikan ilmu yang didapatkan dari kitab Tadzhib, terutama praktik ibadah haji,” Tutur Ustad Aunul Hakim Pengasuh PMJ. (syf/nhl)
POSE BERSAMA: Para narasumber Talkshow BI Corner foto bersama Rektor UIN Malang di Aula Gedung Rumah Singgah Pascasarjana, Kamis (11/10).
GEMA-Komunitas BI Corner Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Talkshow BI Corner Challange 2 di Aula Lt. 4 Rumah Singgah Pascasajana UIN Malang, Kamis (11/10). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Malang, Kepala Perpustaakan UIN Malang, wakil dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan dan Layanan Adminitrasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang. Kepala Perpustaakan UIN Malang Faiz Izzudin menyampaikan bahwa talkshow ini merupakan bagian bentuk kerjasama secara riil dan suport baik finansial maupun inmaterial yang dilakukan BI terhadap pengetahuan perekonomian dan perbankan. “Kerjasama ini tidak hanya dilakukan sebagai resources tetapi juga berbagai macam kegiatan baik berupa diskusi ataupun kompetisi,” sambutnya. Selain itu, Rini Mustika Ningsih Kepala Tim sistem pembayaran pengelolaan dan layanan adminitrasi kantor perwakilan Bank Indonesia Malang menyampaikan Talkshow BI Corner challange 2 ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan komunitas BI Corner Persputakaan UIN Malang yang bekerjasama dengan Bank Inodonesia Malang sejak tahun 2017. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kajian dan riset ekonomi berbasis digital serta mengasah keaktifan dan kreativitas para mahasiswa UIN Malang khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi,” ucapnya. Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag berharap kegiatan Talkshow ini yang berkaitan dengan digital Ekonomi dapat memberikan sumbangsih dalam penguatan enterpreneurship dan bisnis di lingkungan sivitas kampus serta menjadi semangat untuk mengembangkan perekonomian untuk menjadi lebih baik. “Semoga kegiatan ini membawa dampak yang signifikan dan mampu menumbuhkan jiwa intrepreneur bagi sivitas akademiak UIN Malang,” harapnya. (kh/*)