Kitab Suci Membawa Pada Kesadaran Diri Tentang Keberadaannya
Prof. Dr. H. Imam Suprayogo Minggu, 2 Februari 2014 . in Dosen . 3227 views

Dalam kehidupan sehari-hari yang dipenuhi oleh kesibukan yang luar biasa seperti sekarang ini, orang tidak peduli lagi dengan eksistensi dirinya yang sebenarnya. Orang kota yang sejak pagi sudah pergi ke kantor, tempat bisnis, ke kampus, ke pasar, atau ke tempat kegiatan lainnya, maka yang terpikirkan adalah aktifitasnya itu. Mereka ingin sukses dapat menjalani tugas-tugasnya sehari-hari.

Tidak bedanya dengan orang kota adalah juga orang desa, mereka sejak pagi pergi ke sawah, kebun, dan tempat-tempat kegiatan yang beraneka ragam untuk mendapatkan rezki sebagai bekal hidupnya. Baik orang kota maupun orang desa adalah sama. Semua kegiatannya diharapkan meningkat, usahanya semakin besar, keuntungan dan kekayaannya semakin banyak. Mereka berpandangan bahwa sukses hidupnya adalah tergantung dari apa yang diusahakan sehari-hari.

Pendek kata, mereka sehari-hari sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Hal yang demikian itu tidak menjadikan sadar bahwa hidup dan umurnya adalah terbatas. Boleh saja mereka sehari-hari bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan dan kekayaan. Akan tetapi, pada saatnya keuntungan dan kekayaan itu sebenarnya tidak akan memberi manfaat apa-apa, jika tidak dibelanjakan secara benar. Harta dan kekayaan yang berhasil dikumpulkan berlimpah-limpah ternyata akan ditinggalkan begitu saja sebagaimana ia meninggalkan jasadnya sendiri ketika mereka sudah mati.

Pada saat seperti itu, yang miskin dan yang kaya adalah sama. Mereka sama-sama tidak memerlukan apa-apa. Bedanya yang miskin tidak akan dimintai pertanggung jawaban terhadap hartanya, oleh karena mereka tidak memilikinya. Sementara yang kaya akan dimintai pertanggung jawaban atas hartanya itu, mulai dari mana harta itu diperoleh, bagaimana cara memperoleh dan menggunakannya, serta apakah hak-hak orang lain yang seharusnya diberikan telah dipenuhinya.

Banyak orang tidak sadar akan hakekat kehidupannya itu sendiri. Mereka mengira bahwa hidup itu adalah tanpa batas. Mereka juga tidak sadar bahwa pada saatnya akan meninggalkan kehidupan di dunia ini. Menganggapnya bahwa sukses hanya pada kehidupan di dunia ini, dan setelah itu akan selesai. Pada saat meninggal itulah kehidupan dianggap berakhir. Pandangan seperti ini adalah dimiliki dan dirasakan oleh orang-orang yang tidak mengetahui tentang dirinya sendiri dan apalagi kesadaranh tentang keberadaan Tuhannya.

Pengetahuan tentang kehidupan manusia secara menyeluruh hanya bisa diketahui lewat kitab suci yang dibawa oleh Rasul atau utusan Tuhan. Dalam kitab suci dijelaskan tentang siapa sebenarnya Tuhan itu, bagaimana asal usul atau penciptaan alam semesta ini dilakukan, apakah sebenarnya manusia itu, alam, dan keselamatan yang sebenarnya. Berbagai jenis makhluk ciptaan Allah, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, sejarah kemanusiaan, kehidupan setelah mati, peristiwa-peristiwa menakjubkan, dan lain-lain ternyata ada yang hanya bisa diperoleh melalui kitab suci dan tidak dari sumber lainnya.

Oleh karena itu, mengetahui isi kitab suci (al Qur'an) adalah sama halnya dengan mengetahui tentang kehidupan ini yang sebenarnya. Orang-orang yang mampu mehamami wahyu yang datang dari Allah, mereka selalu memiliki wawasan, pengetahuan, dan pemahaman tentang kehidupan yang jauh lebih luas dan mendalam dibanding yang tidak mengetahuinya. Maka, memahami kitab suci secara memadai akan mengantarkan seseorang mendapatkan kesadaran tentang keberadaan dirinya dan terhadap kehidupan yang dijalaninya. Kesadaran itulah yang disebut sebagai keimanan, yang selanjutnya keimanan itu akan mengantarkan seseorang untuk beramal shaleh dan berakhlakul karimah. Tanpa pengetahuan yang bersumber dari kitab suci, maka seseorang sama halnya dengan tidak tahu tentang dirinya sendiri, dan apalagi tentang Tuhannya. Wallahu a'lam.

(Author)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up