Mahasiswa Fakultas Psikologi Raih Kejuaraan LKTIA Nasional
Abadi Wijaya Selasa, 6 Mei 2014 . in Berita . 2068 views
217_nafisatul-wakhidah-raih-juara-1-lktia-nasional.jpg
Nafisatul Wakhidah Raih Juara 1 LKTIA Nasional

 

GEMA-Fakultas Psikologi sedang berbangga hati. Pasalnya, salah seorang mahasiswanya telah berhasil menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah al Quran tingkat nasional. Adalah Nafisatul Wakhidah, mahasiswa semester 6 ini berhasil menyisihkan kandidat finalis dari seluruh kampus se-Indonesia pada Lomba yang diselenggarakan oleh Lembaga Tahfid dan Ta’lim Quran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (18-20/4).

 

“Ada beberapa cabang yang dilombakan antara lain Olimpiade Tahfid al Quran, Tilawah, Syarah al Quran, Khottil Quran dan KTIA, alhamdulillah dari 10 finalis saya berhasil mendapat juara pertama,” ungkapnya.

Ini merupakan pengalaman pertama bagi perempuan yang akrab disapa Nafis itu. “Sebenarnya sebelumnya pernah mengikuti lomba riset PIONIR namun belum berhasil. Kali ini saya lebih mengembangkan tema yang sama. Bedanya, dulu cenderung pada penemuan hasilnya, kalau sekarang lebih kepada peran keluarganya dalam perspektif al Quran,” tuturnya.

Mengangkat tema Revitalisasi Peran Keluarga dalam Pendidikan anti Korupsi Menuju 100 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Navis menceritakan kesimpulan yang dapat menjadi pelajaran bagi seluruh keluarga Indonesia.“Sebenarnya solusi terhadap masalah bangsa, terutama seperti masalah korupsi itu ada di pola asuh orang tuanya. Dalam al quran sendiri Allah sudah berpesan bahwa anak adalah titipan untuk orang tua. Dalam hadits juga dijelaskan bahwa ayah adalah pemimpin keluarga dan ibunya adalah pemimpin bagi rumah tangga, sehingga dari sini kita memahami bagaimana tanggung jawab keluarga dalam mendidik anak-anaknya sehingga siap untuk menghadapi zamannya di masa depan,” katanya.

Memang benar, dalam agama Islam sebenarnya al-Quran telah menjelaskan bagaimana pendidikan yang baik bagi anak. Dimulai dengan bagaimana orang tua berbicara dengan anak-anaknya, sebagaimana yang tertera dalam surah Luqman ayat 13 yang artinya:

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

Ayat tersebut mengajarkan kepada orang tua agar berbicara dengan anak dengan cara lemah lembut dan kasih sayang. Begitu pula ketika orang tua menyuruh atau melarang sebaliknya juga harus menggunakan argumentasi yang logis, agar anak memahami maksud larangan atau perintah tersebut.  

Rasulullah pun mengajarkan kita bahwa pendidikan itu sebenarnya ada tiga, antara lain: ayat yang pasti, sunnah yang benar, dan kewajiban yang harus dilakukan. Ayat yang pasti seperti ilmu tauhid, ushuluddin, kajian-kajian tentang sang pencipta. Sunnah yang benar seperti hal-hal yang berkaitan dengan keikhlashan, ilmu tentang kemuliaan manusia dan kehinaannya, cara mendapatkan kemuliaan dan menghindari dari kehinaan. Sedangkan kewajiban yang harus dilakukan seperti ibadah-ibadah wajib, mempelajari ilmu-ilmu fiqih dan juga ilmu-ilmu yang lain sebagai pelengkap karena tak lain semua hal itu adalah langkah untuk mengenal jati diri kita sebagai hamba atau pengabdi di hadapan Tuhan. Jika kita sudah memahami semangat pengabdian itu, maka kita tidak akan terlepas dari koridor Islam.

Akhirnya, Navis berharap bahwa sebagai generasi terbaik kita harus menyadari pentingnya pembentukan karakter bangsa dan menanamkan arti kebangsaan dalam diri. “Dengan memahami itu semua, kita akan tahu dimana kita bisa mengambil peran untuk memajukan indonesia. Memang butuh semua komponen yang saling bersinergi. Karena dari ibu yang baik akan lahir anak yang baik, dari anak yang baik akan membentuk keluarga yang baik sehingga akan membentuk desa yang baik dan membentuk profesi yang baik sehingga membangun Indonesia yang baik. Jadi, mari kita mulai dari diri sendiri,” pungkasnya. (qin)

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up