Prof. Ir. Mansur Maksum: UIN Maliki Menuju WCU
Abadi Wijaya Rabu, 18 Juni 2014 . in Berita . 2955 views
283_maksum.jpg

GEMA-Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo terus membakar semangat para dekan, wakil dekan beserta para ketua jurusan di UIN Maliki untuk terus berupaya membawa kampus ulul albab ini menuju kampus kelas dunia (World Class University).

Salah satu cara yang dilakukan kali ini mengundang langsung salah satu petinggi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN PT) Prof. Ir. Mansur Maksum, Ph.D di UIN Maliki Malang untuk mensosialisasikan seputar keikutsertaan keanggotaan UIN Maliki dalam The Association of Quality Assurance Agencies of the lslamic World (AQAAIW) (18/6).

Dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki berharap pertemuan ini bisa membakar semangat para pimpinan yang memiliki peran penting dalam pengembangan kampus ini. UIN Maliki menuju WCU bukan sekedar wajana saja. Melainkan, cita-cita mulia tersebut harus bisa terwujud sebagaiman yang telah diamanahkan oleh Pak Menteri Agama Suryadharma Ali. “Meskipun menterinya telah berganti. Namun, harapan UIN Maliki menuju kampus bertaraf internasional harus terus dijalankan,” ungkapnya mengajak.

Keseriusan UIN Maliki menuju WCU sudah mulai tampak dengan diraihnya beberapa prestasi yang membanggakan diantaranya, institusi lembaga UIN Maliki yang terakreditasi A, pringkat satu webometric ditingkatan PTAIN, Sistem BLU terbaik se Indonesia di tingkatan PT dan banyaknya mahasiswa asing yang menempuh studi di UIN Maliki. “Salah satu syarat perguruan tinggi masuk daftar WCU harus memiliki kriteria dan standart mutu yang telah ditetapkan oleh BAN PT di tingkat Internasional,” paparnya tegas.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Mansur Mas’shum, dalam paparannya menyampaikan bahwa sebelum perguruan tinggi itu masuk dalam kampus kelas dunia setidaknya harus melalui beberapa tahapan yang harus dilaluinya. Yaitu, bisa menjadi member of Board dari The Association of Quality Assurance Agencies of the lslamic World (AQAAIW). Keikutsertaan keanggotaan UIN Malang dalam AQAAIW ini sangat penting sekali. “Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di negara-negara lslam,” ungkapnya.

Nah, kata dia, melalui  AQAAIW yang dilaksanakan di Bahrain pada tanggal 27 Oktober 2013, BAN-PT membuka kesempatan kepada PTN, PTAIN, dan PTS untuk menjadi anggota tetap AQAAIW dengan mengirimkan letter of interest yang ditujukan kepada Ketua BAN-PT. UIN Malang harus mengajaukan surat permohonan menjadi anggota asosiasi jaminan mutu ini. “Kita tidak perlu khawatir melakukan perubahan mendasar, karena  standar yang diterapkan dalam AQAAIW ini tidak berbeda jauh dengan BAN-PT. Ada lima indikator jaminan mutu yaitu research, teaching, facilities, internatinal outlook, dan socio economic impact,” paparnya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up