GEMA-Menjelang pelaksanaan ujian masuk jalur mandiri, Kepala Biro Adminstrasi Akademik Kemahasiswaan (AAK) Hj. Cholidah sibuk menyiapkan penyusunan soal ujian jalur seleksi mandiri. Kabiro AAK itu menggelar workshop sehari bersama 60 tim penyusun soal ujian di ruang LPM UIN Maliki lt.4 (5/6).
Dalam workshop tersebut hadir sebagai pemateri Prof. Dr. Khumaidi Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Dr. Supranata badan penelitian dan pengembangan pendidikan dan kebudayaan. Menurut Hj. Cholidah, workshop penyusunan soal ujaian tes masuk UIN ini sengaja dilakukan agar seleksi jalur mandiri bisa disesuaikan dengan harapan UIN Maliki. salah satunya, mahasiswa yang memiliki kemampuan di bidang TPA, Saintek dan Humaniora dan budaya.
Tiga hal itu, kata dia, yang akan menjadi fokus perumusan soal bagi tim pembuat, penyusun dan pengkaji soal seleksi jalur mandiri tahun 2014. “Workshop ini juga untuk pengembangan dan mengukur alat tes yang akan digunakan,” ungkapnya.
Dalam penyusunan soal kali ini, masih kata Cholidah, peserta yang terdiri dari dosen perwakilan masing-masing fakultas akan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok penyusunan kisi-kisi soal, penyusunan soal, dan penelaah soal. “Semoga acara yang baru pertama kali ini diadakan bisa menuai hasil yang diharapkan, sehingga camaba yang akan kuliah di UIN Maliki betul-betul berkualitas unggul,” harapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo menilai bahwa pembuatan soal ujian tes masuk bagi calon mahasiswa baru hendaknya disesuaikan dengan tujuan utamanya. Jadi, tidak usah sulit-sulit yang penting alat tesnya terukur dan mampu melihat kemampuan camaba yang akan masuk di UIN Maliki. “Workshop ini merupakan bentuk keseriusan UIN Maliki dalam menyeleksi camaba, dan saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan soa-soal yang berkualitas,” ungkapnya.



