GEMA-Setelah sukses diadakannya kompetisi meneliti bagi mahasiswa pada bulan lalu, kali ini giliran Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maliki adakan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan target yang sama, yaitu mahasiswa.
Acara dihadiri oleh ratusan peserta yang berhasil lolos seleksi Bantuan Dana Kompetisi Meneliti itu secara khusus menghadirkan Eko Budi Winarno, Toto Nusantara dan Sri Harini sebagai pemateri (17/6).
Bertempat di Auditorium Lt.4 Fakultas Saintek, acara dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Saintek Bayyinatul Muchtaromah. Dalam sambutanya ia mengatakan bahwa, dengan diadakannya kegitan ini bisa meningkatkan kualitas penelitian yang sesuai dengan roadmap penelitian di Fakultas Saintek. “Sehingga nantinya dihasilkan penelitian yang bisa mengatasi masalah global,” harap dosen asal Sidoarjo itu.
Pemateri pertama, Eko Budi Winarno menyampaikan tentang strategi menulis mudah bagi mahasiswa. Wakil Dekan II itu menjelaskan beberapa kriteria karya tulis ilmiah, bagaimana proses penelitian, serta bagaimana menghasilakan suatu karya ilmiah. “Salah satu cara menghasilkan sebuah karya ilmiah yaitu dengan berfikir secara ilmiah,” ujar dosen Biologi itu kepada seluruh audience.
Sementara pemateri kedua, Toto Nusantoro menjelaskan mengenai kajian pustaka penelitian. Ia memaparkan terkait sumber pustaka yang layak dijadikan referensi. “Misalnya saja jurnal ilmiah, makalah seminar, e-journal dan lainnya,” terang dosen Matematika Univesitas Negeri Malang (UM) itu. Lanjutnya, tinjauan pustaka berfungsi untuk membenarkan pemikiran penulis. “Selain itu, beberapa manfaat lainnya yaitu mengkaji sejarah penelitian, mengetahui permasalahn penelitian, mendalami landasan teori, mengkaji kelebihan dan kekurangan penelitian terdahulu, serta menghindari duplikasi penelitian,” jelasnya.
Sri Harini, sebagai pemateri terakhir memaparkan bagaimana menumbuhkan minat dan budaya publikasi ilmiah. Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik itu, Fakultas Saintek sudah memberikan wadah untuk seminar dan publikasi ilmiah melalui greentech. Akan tetapi keberanian dan minat untuk mempublikasikan hasil karya ilmiah mahasiwa masih rendah. “Sehingga perlu adanya peningkatan minat budaya publikasi ilmiah terutama bagi mahasiswa,” terang dosen Matematika itu. Selanjutnya, dosen berparas ayu itu memberikan tips dan trik menumbuhkan minat mempublikasikan karya ilmiah. (js/ic)



