Mengaktualisasi dan Menginternalisasi Nilai-Nilai Kenabian di Dunia Pendidikan
Prof. Dr. H. Imam Suprayogo Rabu, 27 Agustus 2014 . in Dosen . 3534 views

Siapapun mengetahui, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju. Kehidupan semakin mudah. Jarak yang jauh bisa ditempuh dengan singkat. Informasi bisa dibagi dan disampaikan dengan cara serentak. Bagi orang-orang tertentu, kekayaan bisa diperoleh dengan cara cepat. Namun dibalik keberhasilan itu, orang juga mulai khawatir dan takut akan kekuatan pemusnah yang luar biasa. Ilmu pengetahuan dan teknoloi yang tidak disempurnakan dengan akhlak justru membahayakan. Apa yang tampak menakutkan, mulai dari kenakalan, berbagai jenis penyimpangan, penggunaan obat terlarang, kesenjangan ekonomi, konflik di berbagai kehidupan, kemerosotan nilai-nilai kemanusian, dan lain-lain, sebenarnya adalah membarengi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi itu.

Dunia pendidikan yang seharusnya mampu menjadi tauladan, sumber dan sekaligus sebagai kekuatan untuk menjaga nilai-nilai keluhuran, prinsip-prinsip moral, ternyata juga tidak sepi dari perilaku negatif. Terungkapnya kasus-kasus yang mengabaikan kualitas, proses pendidikan yang dijalankan apa adanya, penghargaan nilai-nilai akademik yang tidak semestinya, bahkan terdengar ada plagiasi karya ilmiah yang dilakukan oleh orang-orang yang mengaku dirinya sebagai ilmuwan dan bahkan juga Guru Besar, maka semua itu adalah pertanda, bahwa karakter masyarakat, oleh sementara orang, sudah dianggap mulai mengkhawatirkan.

Dalam sejarah kemanusiaan, dekadensi moral seperti itu juga sudah sering terjadi. Sejarah kemerosotan moral itu ternyata juga diabadikan dalam kitab suci. Sejarah kehidupan Namrud, Fir

(Author)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up