Perubahan Berawal dari Cara Berpikir
Abadi Wijaya Rabu, 24 September 2014 . in Berita . 3704 views
377_arif-munandar.jpg

GEMA-“Semua orang setuju bahwa perubahan yang kita lakukan dan memberi manfaat bagi orang lain akan kekal abadi”

itulah penggalan kalimat yang dilontarkan oleh Dr. Arif Munandar sala satu trainer Rumah Perubahan saat menggembleng para Kabiro, Kabag dan Kasubbag UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selama dua mereka digembeleng dan disiapkan menuju perubahan yang lebih baik (23/9).

Banyak orang tidak mampu melakukan perubahan karena mereka tidak siap untuk meninggalkan cara berpikir lama adan tidak siap menerima pemikiran yang baru. Alasannya simpel, mereka mencari titik aman saja. “Leadership urusannya bukan jabatan. Akan tetapi, lebih pada keperibadian seseorang saja,” katanya.

Kata Arif, menggerakkan perubahan itu dengan menjadi contoh bukan pemberi contoh. Dalam kata menjadi dengan memberi disini memiliki arti yang berbeda. Misalnya saja soal pemimpin hendak memberi contoh soal kedisiplinan kepada semua karyawannya bahwa datang ke kantor harus tepat waktu. Pimpinan telah memberkan contoh satu kali bahwa dia datang ke tempat kerja tepat waktu. Akan tetapi, karena hal itu hanya contoh saja, bisa jadi besok pimpinan tersebut datang kekantor terlambat.

Berbeda dengan menjadi contoh, jika leader hanya sebatas contoh kedisiplinan saja maka dia harus melakukannya itu secara terus menerus. Hingga mampu menjadi penggerak kedisiplinan bagi yang lainnya. “Giving atau memberi contoh itu sifatnya hanya sekali saja,” terangnya.

Leader itu, kata dia, harus mampu mengembangkan dan menjadi penggerak terhadap perubahan. Pasalnya perubahan itu berawal dari cara berpikir seseorang untuk menjadi lebih baik. “Berpikir dan berbuat sebagai pemimpin membuat anda menjadi pemimpin,” pungkasnya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up