Dosen Psikologi Lanjutkan POSFI di Jerman
Abadi Wijaya Senin, 9 Februari 2015 . in Berita . 1876 views

 490_rifa.jpg

semangat, Rifa hidayah berpose di patung Goethe depan Universitat Goethe, Jerman

GEMA-Melanjutkan studi di Negara tempat lahirnya Ilmu Psikologi menjadi impian banyak orang. Baru-baru ini,

Dr Rifa Hidayah M.Si  salah satru dosen Fakultas Psikologi UIN Maliki mendapat kesempatan mengenyam Posdoctoral yang disponsori oleh Kemenag RI di Jermanselama dua bulan terhitung sejak 18 Oktober hingga 14 Desember 2014 yang lalu (9/2).

Rifa Hidayah, yang memegang matakuliah Psikologi Pendidikan itu berhasil mengalahkan ratusan pesaingnya yang ikut dalam  postdoctoral. Dalam kesempatan itu, tim seleksi Kemenag hanya mengambil empat orang saja yang betul-betul lolos ujian dan kualifikasi.“Semua peserta Postdoctoral Fellowship Program for Islamic Higher Education (POSFI) diwajibkan menjadi guest lecturer, networking, penulisan karya, pengabdian masyarakat dan cross culture,” bebernya.

Rifa mengaku selama mengikuti POSFI itu ditempatkan di departement of Southeast Asian Studies Goethe Universitat Frakfurt Am Main, Jerman, dengan supervisi langsung dari Prof. Dr. Arndt Graf. “Di bawah bimbingan Arndt Graf saya mengusung materi Perception of Javanese Society to the Representation of Women in Parliament by Gender dan  Psychological aspect of religious pluralism,” terangnya.

Menurut dosen beranak dua ini, mengembangkan hasil riset kolaboratif dengan Universiats di Jerman secara pribadi cukuplah mudah daripada melalui kelembagaan secara formal malah akan dipersulit. Hal ini dikarenakan Universitat (julukan universitas di Jerman, red) lebih mengutamakan menjalin MoU dengan universitas-universitas dunia yang telah memiliki ranking internasional. “Sebenarnya belajar di Jerman sangatlah nyaman, karena disana pendidikan gratis dan fasilitas lengkap, kesehatan terjamin oleh asuransi termasuk kepada mahasiswa luar negeri,” paparnya.  

Masih kata Rifa, POSFI sendiri sebenarnya bertujuan meningkatkan kapasitas SDM dosen, selain itu MOSFI juga dapat dijadikan sebagai pemenuhan persyaratan menjadi Guru Besar dengan memperbanyak menjalin kerjasama dengan Guru Besar di Universitas luar negeri. “Harapan kedepan mahasiswa UIN Maliki juga bisa melakukan pertukaran pendidikan disana,” harapnya. (naf)

 

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up