GEMA-Terwujudnya kampus Tiga di lahan seluas seratus hektar di Desa Precet, Kecamatan Junrejo, Kota Batu
merupakan harapan besar seluruh sivitas akademika UIN Maliki. Kampus yang rencananya hanya terkhusus bidang ilmu eksakta dan ilmu kesehatan tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan pembiayaan. Diperkirakan, pembangunan kampus Tiga itu akan menghabiskan dana sebesar 2 Triliun. “Penanaman 5000 pohon pagi ini, merupakan simbolik awal pembangunan kampus Tiga. Untuk peletakan batu pertama insya Allah pada tahun 2016 mendatang,” papar Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardja, M.Si kepada reporter Gema.
Penanaman pohon pagi ini, masih kata Prof. Mudji, melibatkan banyak pihak, diantaranya masyarakat sekitar, seluruh aparat desa Precet, warga desa Sumber Sekar, mahasiswa Unitri, dan sivitas akademika UIN Maliki. Pengembangan Kampus III UIN Maliki akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyrakat sekitar. Baik dari sektor ekonomi, lingkungan dan manfaat akademik hususnya. “Kampus III UIN Malang ini lokasinya berada di kampung, tentunya akan memberikan dampak yang positif pada masyarakat,” ungkapnya.
Pengembangan Kampus III UIN Malang, lanjutnya, selalu mengacu pada Dua visi utama kampus, yaitu visi akademik dan dakwah. Itu terlihat dalam pengembangan dan pembangunan kampus Tiga ini yang tetap mengutamakan keasrian lingkungan. “Kedepan pembangunan gedung-gedung perkuliahan dan yang lainnya akan disesuaikan dengan konstruk tanah yang telah ada. Keberadaan sungai pun akan dijaga keasriannya seperti awal, makanya agar sumber mata air tidak rusak hari ini seluruh sivitas akademika bersama masyarakat menanam 5000 pohon disekitar sumber mata air tersebut,” pungkasnya. (sy)



