GEMA-Upaya UIN Maliki dalam menambah Program Studi (Prodi) di Pascasarjana S-2 dan S-3 terus dilakukan. Hal itu disampaikan langsung oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si saat memimpin rapat
pimpinan di Aula Rektorat Lt.5 (28/2).
Prof. Muji berharap perkembangan UIN Maliki harus ideal, setidaknya ada formasi program studi yang berimbang antara S-1 dengan Program Pascasarjana. Untuk itu, perlu diupayakan penambaha program studi S-2 dan S-3 disesuaikan dengan jumlah jurusan yang ada di program S-1. Mantan wakil Rektor Bidang Akademik itu menghimbau kepada Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Muhaimin untuk menyusun proposal pengajuan prodi baru di Pascasarjana. Hal itu tidaklain untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa, sehingga para lulusan S-1 UIN Maliki tidak kebingungan untuk meneruskan ke program Pascasarjana. “Prodi yang ada Pascasarjana saat ini hendaknya bisa bersinergi dengan semua jurusan yang ada di S-1,” harapnya.
UIN Maliki, kata dia, memang memiliki segudang cita-cita yang belum terwujud, akan tetapi cita-cita itu bukannya tidak mungkin terwujud jika semua para pimpinan yang hadir di forum rapat Kerja ini mau berkomitmen untuk fokus dan mau bekerja keras. “Mewujudkan itu semua dibutuhkan kerja keras dan fokus,” tegasnya.
Selain penambahan Prodi baru di Pascasarjana, suami Puji Hariwati itu juga mengharap agar tim pendirian Fakultas Ilmu Kesehatan terus bekerja keras dan mengawal proposal pengajuan izin pendirian Jurusan Kedokteran itu bisa secepatnya terwujud. Pasalnya, dari sekian Prodi yang akan diajukan yang paling berat pengajuan Fakultas Ilmu Kesehatan. “Untuk itu, mohon bantuan doanya agar pengajuan izin itu bisa secepatnya turun,” harapnya.



