Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Periode I (28/3) berlangsung khidmat
GEMA-Wisuda merupakan salah satu agenda yang ditunggu oleh wali dan mahasiswa. Pada tahun 2015 ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melepas 468 mahasiswanya. Prosesi wisuda tahun 2015 ini, menjadi 3 kali pelaksanaan
dalam satu tahun yaitu Maret, Agustus dan Desember. Ketiga bulan tersebut merupakan bulan yang sudah ditetapkan untuk pelaksanaan wisuda. Event tahunan ini dilaksanakan di gedung Sport Center (28/3).
Kebijakan anyar ini diambil untuk memberikan kenyamanan ‘lebih’ kepada wali mahasiswa. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, prosesi wisuda dengan peserta mencapai ribuan mahasiswa memakan waktu yang panjang. Hal ini membuat wali mahasiswa juga merasakan ketidaknyamanan. Sehingga diperlukan sebuah kebijakan baru yang dapat menjawab masalah ini. Tentunya dengan membagi prosesi wisuda menjadi tiga gelombang akan mempersingkat prosesi sakral ini. Selain itu, dengan jumlah peserta yang terbatas akan membuat prosesi tahunan ini menjadi lebih khidmat dan nyaman.
Dalam sambutannya Rektor UIN Malang Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si berpesan kepada wisudawan supaya tidak berhenti sampai jenjang sarjana saja. Tetapi Pascasarjana. dan jangan melupakan jasa yang telah diraih di kampus Ulul Albab ini. “Jangan berhenti sampai sini saja perjuangan kalian, lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Karena Indonesia membutuhkan para sarjana untuk memajukan pendidikan di negara ini,” himbauan Prof Mudji. Bukan itu saja, rektor juga menegaskan abdikan diri kalian ke masyarakat agar ilmu yang diperoleh di kampus ini bermanfaat dan barakah.
Dari sekian jumlah wisuda yang dilepaskan oleh rektor UIN Maliki ini, terdapat satu mahasiswa terbaik universitas. Isma Junida dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik, dengan IPK 3.93. Mahasiswa psikologi ini kemudian menjadi lulusan terbaik periode pertama tahun 2015 kampus ini. (un/nhl)