SBMPTN Soshum: Pastikan Tidak Ada Perjokian
Abadi Wijaya Kamis, 4 Juni 2015 . in Berita . 1839 views
610_sbmptn2015.jpg
Kiri Kabiro AAK H. A. Heru Achadi Hari, Mujtahid koordinator pengawas, memberi arahan dan sosialisasi pelaksanaan SBMPTN Kelompok Soshum di Gedug Rektorat Lt. 5.

GEMA-UIN Maliki Malang menjadi Ketua Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kelompok ujian sosiologi dan humaniora.

Telah terdaftar calon peserta yang akan mengikuti ujian SBMPTN tersebut sebanyak 15.569 peserta. Adapun tempat pelaksanaan terbagi menjadi 16 tempat, diantaranya di Kampus satu UIN Maliki Malang, Universitas Gajayana Malang, Institut Teknologi Negeri Malang (ITN), Univesitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang dan SMAN 1 Malang.

Sebelum pelaksanaan SBMPTN pada 8-9 Juni, 1500 pengawas mendapat arahan serta sosialisasi terkait teknis pelaksanaan ujian. Arahan serta sosialisasi tersebut dibagi dalam tiga gelombang dan masing-masing diikuti oleh 500 dosen pengawas. Adapun pengawas merupakan delegasi dari beberapa perguruan tinggi di Malang, Kamis (3-5/6).

Pelaksanaan SBMPTN ini, lanjutnya, merupakan amanat dari Negara yang harus dikawal dengan baik. Jadi jangan sampai ada praktik perjokian dalam seleksi SBMPTN ini. Selain itu, dosen kelahiran Paciran, Lamongan tersebut juga menghimbau agar tidak terjadi praktik perjokian di 16 tempat pelaksanaan ujian nanti. Mengingat Praktik perjokian memiliki banyak modus dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Mencegah agar tidak terjadi praktik perjokian, setiap pengawas kali ini harus sigap. Sehingga peserta yang lulus lewat seleksi ini adalah mereka yang telah memenuhi syarat kualifikasi keilmuan,” pungkas  dosen Tarbiyah tersebut. (sy)

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up