GEMA-Rektor UIN Maliki Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si mengundang Mantan Presiden RI ke-6 Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono untuk meresmikan nama gedung Pascasarjana di Kota Batu menjadi Gedung Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (13/10).
Peresmian nama gedung ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo, TNI, Polri, dan seluruh civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Penyematan nama gedung di Kampus Hijau dengan nama Presiden RI bukanlah hal baru. Sebelumnya, Mantan Rektor UIN Prof. Dr. Imam Suprayogo juga telah melakukannya. Terdapat lima gedung di Kampus Satu yang telah dinamai sesuai dengan nama presiden RI. Adalah Gedung Rektorat (Ir. Soekarno), Sport Center (Jendral Besar Soeharto), Gedung Fakultas Saintek (B.J. Habibie), Gedung Sosial (Megawati Soekarno Putri), dan Gedung Perpustakaan (K.H. Abdurrahman Wahid). Dan tentunya sekarang bertambah satu gedung baru Gedung Pascasarjana dengan nama Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam sambutannya, Prof. Mudji menerangkan bahwa terdapat empat alasan mengapa gedung di kampus yang dipimpinnya dinamai dengan nama orang nomor wahid di Indonesia. Yang Pertama, agar warga selalu mengingat mengenang dan menghargai jasa putra putri terbaik bangsa yang telah berkontribusi besar bagi perkembangan bangsa dan negara. Kedua, untuk memetik pelajaran berharga dari perjalanan sejarah para pemimpin bangsa karena setiap pemimpin pada hakikatnya hadir untuk memenuhi tantangan dan tuntutan zaman. Ketiga, untuk menjadi inspirasi bagi warga kampus ini khususnya mahasiswa agar berfikir besar dan bercita-cita besar. “Untuk derek kamulyan agar kampus ini tumbuh berkembang dalam ridho Allah SWT,” jelasnya dengan mengutip ungkapan M. Nuh yang juga turut hadir dalam acara ini. Empat alasan inilah yang mendasari pemberian nama gedung di UIN Malang dengan nama Presiden RI. (nhl)



