GEMA-Kursus Kader Pembinaan Mental Nasional (Suskabintalnas) diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa (MENWA) UIN Malang untuk kali yang ke-4. Kegiatan Suskabintalnas dibuka dengan upacara pada hari pertama, Senin (26/10).
Acara ini dilanjutkan derngan sambutan sekaligus pembukaan langsung oleh Komandan LanalKolonel Laut (P)Rudi Sutanto. Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Malang menjadi lokasi kursus yang diadakan selama seminggu (26/10 – 1/11). Tercatat ada 27 peserta Suskabintalnas yang datang dari dalam dan luar Jawa. Mayoritas diantara mereka berasal dari luar Jawa diantaranya Ambon, Papua, Maluku, Bali, Kalimantan, dan Palembang.
Suskabintalnas tahun ini tidak hanya menghadirkan pemateri dari tokoh militer namun turut mengundang Dekan Fakultas Psikologi dan Dekan Fakultas Ekonomi UIN Malang. Salah satu pencapaian pada Suskabintalnas Angkatan Empat ini adalah hadirnya pencetus Empat Konsensus Nasional, Dr. Bambang Noorsena SH. MH. Pemateri nasional tersebut memberikan kelas pada hari kedua Kursus. Empat Konsensus Nasional sebagai pengganti dari Empat Pilar kebangsaan yang baru diresmikan Februari lalu menjadi topik hangat.
“Tidak semua universitas bisa mengadakan kursus. Suskolat sudah milik Universitas Brawijaya (UB), Suskabintalnas sudah menjadi hak miliknya UIN Malang karena sudah empat tahun dilaksanakan,” jelas Komandan Satuan Tugas (Dansatgas)Yuni Maya Safira.
Persiapan yang singkat dan padat tidak menyurutkan antusias Menwa UIN Malang dalam mengatur kegiatan Suskabintalnas. Apresiasi datang dari salah satu pemateri, Kol CAJ Drs. H. M. Rifa’i yang lebih mengutamakan mengisi kelas Suskabintalnas daripada acara penyematan kapten yang harus ia hadiri.(zah/nhl)



