GEMA-Mengawali perencanaan kegiatan tahun 2017, UIN Maliki Malang mengundang Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA untuk memberikan pengarahan. Dalam kesempatan itu, orang nomor wahid di jajaran Dirjen Pendis Kemenag RI itu menekankan agar semua perguruan tinggi (PT) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusannya, Kamis (18/2).
Kamaruddin menyatakan, saat ini, banyak PT yang berlomba mengejar predikat rating tertinggi sebagai bentuk pengakuan dari publik. Padahal, yang perlu diperhatikan bagi pengelola PT ialah kualitas lulusan.
Saat ini di Indonesia hanya ada dua nama kampus yang masuk 500 terbaik dunia yaitu Univesitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Sedangkan, PT dalam naungan Kemenag yang dijadikan pilot project kampus unggulan yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Maliki Malang. "Saya menyadari bahwa untuk menjadi kampus kelas dunia bukanlah hal yang mudah," paparnya.
Namun, lanjutnya, yang harus diperhatikan pihak kampus ialah memberikan pelayanan prima kepada stake-holder-nya yaitu mahasiswa. Sarana dan prasarananya harus mendukung proses belajar-mengajar agar lulusannya betul-betul memiliki kualitas yang berstandar internasional. "Menjadikan kampus ini mendapatkan pengakuan dunia sebenarnya ada dua hal, yaitu menerapkan kurikulum yang sama dengan kampus terbaik dunia dan melengkapi literatur perpustakaannya," ujarnya.
Dua hal itu menjadi poin penting agar lulusannya mampu bersaing dengan lulusan dari kampus terbaik dunia. Sehingga, para alumni UIN Maliki dari sektor keilmuannya tidak kalah. "Contohnya saat para alumni ikut diskusi ilmiah dalam forum internasional mereka tidak gagap menyampaikan pendapatnya, sehingga mereka mendapat pengakuan secara langsung dari para akademisi dunia," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si. Bahwa, pembenahan kualitas SDM baik bagi tenaga pengajar maupun bagi sivitas akademika UIN Maliki menjadi salah satu poin penting UIN Maliki menuju World Class University. "Untuk itu sarana dan prasarana untuk menunjang proses akademik di kampus ini harus dipenuhi, sehingga mutu lulusan kita bisa bersaing dalam dunia kerja," paparnya. (aj/nd)



