Pendidikan Harus Mengait pada Perubahan Masa Depan
Abadi Wijaya Kamis, 30 Juni 2016 . in Berita . 1901 views
941_menuju-perubahan.jpg

GEMA-“Siapkan generasi anak didikmu, bukan untuk zamanmu. Akan tetapi, untuk zamannya dimasa yang akan datang,” itulah penggalan kalimat yang dikutip dari pesan sayidina Ali ra. Yang disampaiakan Prof. Dr. Malik Fadjar, M.Sc saat menghadiri acara sarasehan dalam rangka memperingati dies maulidiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ke-12 (30/6).


Kalimat tersebut, menurut Prof. Malik, mengajak kepada para pendidik untuk selalu menyiapkan generasi bangsa ini dengan matang, bukan hanya untuk memenuhi tuntuttan di zaman sekarang saja, akan tetapi untuk memenuhi tuntutan 10-40 tahun kedepan. Pergulatan zaman saat ini akan terus mengalami perkembangan dan tututan yang sangat pesat. “Pergerakannya akan selalu berhubungan dengan kepentingan soial, politik, ekonomi, dan agama,” paparnya.
Untuk itu, kampus UIN Maliki ini harus kuat dalam menghadapai tantangan di era globalisasi yang sudah melanda dunia saat ini. “Saya sebelum hadir di UIN Malang, saya sudah merencanakan konsep pembicaraannya seperti apa, dan alhamdulillah ternyata apa yang dikonsep oleh Rektor UIN Malang sama dengan apa yang ada di pikiran saya,” paparnya.
Yaitu, membicarakan “perjalanan UIN Malang dulu, kini dan akan datang” untuk itu kampus UIN Malang dulunya bernama STAIN Malang yang memiliki bangunan seperti gedung impres dan serba terbatas ini mampu melahirkan para tokoh dan pemimpin yang bisa dijadikan contoh dan tauladan bagi kampus ini “Saya, dan KH. Hazim Muzadi salah satu alumni dari IAIN Malang,” terangnya.
Sekarang, kata dia, sarana dan prasarana penunjang perkuliahan dan perkantorannya serba lux dan megah, untuk itu harus disertai dengan mutu pendidikan dan lulusannya yang berkualitas tinggi “Sehingga para alumninya bisa berkiprah tidak hanya ditingkatan regional saja, akan tetapi bisa dikancah internasional,” tegasnya.
UIN Malang, kata Prof. Malik, sejak dulu sudah dikenal dengan Ilmu Tarbiyahnya yang bisa diandalkan untuk itu, meski sekarang sudah menjadi Universitas dan memiliki banyak disiplin keilmuan jangan sampai lupa terhadap ciri khas kampus ini yaitu, soal kemampuan membaca kitabnya. “Jika ada persoalan keagamaan maka pemerintah bisa mengandalkan UIN Malang sebagai sumber solusi research nya,” harapnya.
Untuk itu, kampus ini harus tetap membudayakan para sivitasnya untuk suka membaca, menulis dan berhitung. “Itu sudah menjadi kuncinya agar kampus ini bisa lebih fungsional,” pungkasnya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up