GEMA-Direktur Pusat Pengembangan Bahasa (PPB), Dr. Syaiful Mustofa, mengumpulkan tim pengajar Bahasa Arab dan Inggris di Aula Rektorat Lt. 5, Senin (8/8). Pasca workshop pembahasan kurikulum se-UIN Maliki minggu lalu, pihaknya merasa harus merubah beberapa hal-hal penting.
Untuk pemantapan materi ajar, ujar Syaiful, baik PPBA maupun PPBI perlu merevisi beberapa bagian. “Ini biar sesuai dengan peraturan yang berlaku di universitas,” imbuhnya. Tak hanya itu, agar pembelajaran terarah, standar kelulusan mahasiswa harus dipertegas.
Pihak PPB tidak ingin mahasiswa yang belum memenuhi target mendapatkan sertifikat kelulusan PPBA dan PPBI. “Jangan sampai nanti syahadah-nya (sertifikat, Red.) digunakan dengan tidak semestinya. Kalau tidak layak, jangan diberikan,” tegas dosen berpeci ini.
Dalam minggu ini, lanjutnya, seluruh dosen akan bekerja mempersiapkan hal tersebut. Pasalnya, perkuliahan akan dimulai 22 Agustus mendatang dan pihak PPB berencana mensosialisasikannya pada mahasiswa baru.
Pertemuan tersebut, juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. M. Zainuddin. Ia berpesan agar seluruh pengajar bahasa siap lahir dan batin demi tercapainya mahasiswa dengan penguasaan bilingual. (nd)



