GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar acara rutin tahunan yaitu Temu Wali Mahasiswa, Sabtu (13/8).
Acara yang selalu disandingkan dengan Wisuda Tahfiz tersebut digelar di Gedung H. M. Soeharto Lt. 2. Agenda rutin ini dihadiri oleh lebih dari 3000 wali mahasiswa tahun 2016. Rektor beserta seluruh jajaran rektorat dan dekanat hadir langsung dalam agenda ini.
Rektor UIN Maliki Mudjia Rahardjo dalam sambutannya menyampaikan, hajat kampus dalam kegiatan ini adalah untuk menyambung silaturahmi dengan orangtua wali. Temu Wali di awal tahun ajaran baru bertujuan untuk mengenalkan kepada seluruh orangtua bagaimana program, tujuan, tradisi serta cita-cita kampus. Menyampaikan pula kegiatan yang sudah, sedang maupun yang akan berjalan. Menceritakan perjalanan panjang kampus ini hingga dinamakan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. “Hari ini untuk pertama kalinya saya berjumpa dengan bapak ibu semua, menyapa untuk bersilaturahmi dengan seluruh warga kampus ini,” terangnya.
Selain memperkenalkan kampus, Prof Mudji juga meyakinkan orangtua wali mengenai keilmuan mahad dan integrasinya dalam sains. Dengan adanya mahad yang didukung ilmu-ilmu Islam, UIN Maliki Malang menjadi kampus yang mencetak generasi cerdas dan berakhlak karimah. Mendidik mahasiswa menjadi penerus bangsa yang tak hanya pandai tetapi juga memiliki spiritual yang baik. “Kampus Ulul Albab mengintegrasikan Islam dan sains untuk membentuk generasi pintar dan berakhlak mulia,” tambah rektor kelahiran Blitar tersebut.
Selain temu wali mahasiswa sebagai ajang silaturahmi kampus dan orangtua wali, juga dilangsungkan Wisuda Tahfiz al Quran para mahasiswa yang tergabung dalam Unit Hai’ah Tahfizh al-Qur’an sebanyak 78 mahasiswa. (mir/nhl)



