GEMA-Seluruh sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memang patut bersyukur, Pasalnya tahun 2016 ini banyak prestasi yang diraih UIN Maliki, mulai dari akreditasi prodi yang banyak mendapatkan nilai A, diterimanya proposal pembangunan kampus III oleh Islamic Development Bank (IDB),
Institusi terbaik di seluruh Indonesia yang berada di peringkat 27 dari seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan ranking ke dua di tingkatan PTKIN, ditambah lagi salah satu jurnal kampus yaitu jurnal el Harakah yang kembali meraih akreditasi B dengan masa akreditasi 2016 sampai dengan 2021 (5/8). “Rentetan prestasi itu menunjukkan seakan-akan UIN Malang dapat lailatul Qadar,” ungkap WR Bidang Akademik Dr. H. Zainuddin, MA.
Jurnal el Harakah, kata dia, saat ini satu-satunya jurnal universitas yang terakreditasi, dari total 30 jurnal yang ada di UIN Maliki masih satu jurnal saja yang terakreditasi, ini merupakan PR bagi semua pengelola jurnal agar terus bersemangat untuk menjadikan jurnal di masing-masing fakultas bisa terakreditasi. “Saya tahu bahwa mengelola jurnal bukanlah hal yang mudah, apa lagi saat ini sudah dianjurkan untuk menggunakan online journal system (OJS),” paparnya.
Masih kata Dr. Jainuddin, bagi pengelolah jurnal yang sudah OJS, dimohon untuk menyiapkan jurnalnya untuk proses akreditasi berbasisi OJS. Bisa melalui arjuna dan sukur-sukur bisa terindek di scopus. “Sekarang sudah serba muda, melalui pengelolaan jurnal berbasis OJS ini diharapkan semua bisa dilaksanakan dengan profesional, Jurnal Ulul Albab dan el harakah sudah waktunya menuju jurnal internasional,” harapnya.



