GEMA-Pengelolaan aset negara sebagai salah satu indikator penting pengendali anggaran negara dan upaya perwujudan akuntabilitas tata kelola suatu keuangan Negara.
Tata cara pengelolaan aset Negara ini yang menjadi cerminan pengelolaan pemerintah yang baik. Hal inilah yang menjadi dasar Pemerintah Kota Palangkaraya untuk melaksnakan Studi Banding dan Kunjungan Kerja Pengelolaan Manajemen Aset ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Jumat (29/9).
Rombongan Kunjungan Kerja Pemkot Palangkaraya berjumlah 29 orang yang berasal dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Perikanan, perwakilan Kecamatan, Dinas Kepemudaan dan Olah Raga serta Dinas Pendidikan ini diterima langsung oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malam di ruang kerjanya.
Prof. Haris selaku Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam ungkapan selamat datangnya menyampaikan perihal rencana pengembangan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedangkan mengenai pengelolaan asset UIN dijelaskan lebih lanjut oleh Drs. H. Heru Achadi Hari, M.Si selaku kepala Biro AAKK. Dalam penjelasannya, Pak Heru menekankan perlunya Opname Fisik Barang Milik Negara secara serentak, dengan demikian seluruh data aset akan mengerucut sampai ke Satker dan dijadikan satu data aset di Pemerintah Kota.
Kunjungan Kerja Pemerintah Kota Palangkaraya yang dipimpin langsung oleh Walikota Palangkaraya ini diikuti oleh 140 orang dari berbagai unsur pemerintah di Pemerintahan Kota Palangkaraya dan terbagi dalam 6 kelompok yang disebar ke Pemkot dan Perguruan Tinggi di Jawa Timur. (sh)



