GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar workshop untuk meningkatkan penelitian bagi para dosen di lingkungan UIN Maliki Malang. Senin (30/7). Workshop kali ini mengundang Prof. Dr. Irwan Abdullah, guru besar bidang antropologi UGM.
Kali ini workshop dikhusukan bagi dosen non saintek. Menurut Ketua Pelaksana Dr. Fadil menegaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen ilmu sosial. Setiap fakultas diminta untuk mengirimkan 10 delegasi saja. “Alhamdulillah antusias para dosen sangat tinggi sekali mengikuti kegiatan workshop penelitian sosial budaya ini,” paparnya.
Dalam sambutannya, bapak berkacamata itu meminta agar seluruh peserta yang hadir bisa mengikuti workshop yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari tersebut. Pasalnya, diharapkan bagi para peserta yang hadir melalui kegiatan pelatihan ini bisa membuat proposal penelitian di bidang sosial budaya. “Saya berharap peserta bisa menyusun penelitian yang kompetitif,” harapnya.
Sementara itu, ketua LP2M Dr. Tutik Hamidah, M.Ag dalam sambutannya menegaskan bahwa acara workshop tersebut menjadi salah satu implementasi dari filosofi pendidikan di kampus ulul albab ini. Yaitu mengintegrasikan Islam dan sains. “Melalui kegiatan ini diharapkan semua peserta bisa lebih terbuka wawasannya dalam mengkaji Islam,” paparnya.
Sehingga, papar dia, Islam bisa dikaji dari berbagai aspek. Bisa dari ilmu Psikologi, Antropologi, dari ilmu hukum serta aspek pendukung lainnya. Sehingga kegiatan ini bisa mendongkrak untuk bisa lebih mengeksplorasi khazanah keislaman. “Saya berharap kegiatan ini bisa dikuti hingga selesai,” pesannya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. M. Zainuddin, MA. Dia berharap bahwa para dosen di lingkungan UIN Maliki Malang tidak hanya mementingkan aspek penelitiannya saja. Akan tetapi, harus berjalan seimbang dengan pengabdiannya kepada masyarakat. “Alhamdulillah, banyak yang laporan kepada saya. Khusunya Camat Lowok Waru sangat mendukung sekali adanya program UIN Mengabdi,” ceritanya.
Program UIN Mengabdi tersebut, terang dia, sangat efektif sekali dan bisa memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih respek dalam membaca peluang dan memanfaatkan dunia era digital.
Banyak, dari kalangan dosen memberikan masyarakat pelatihan bagaimana memanfaatkan peluang di era digital, membuat bisnis serta mengembangkannya. Tidak hanya persoalan dunia bisnis saja, mulai dari pelatihan memberikan pendidikan terhadap anak, hingga persoalan kesehatan anak dan keluarga tidak luput dari sasaran UIN Mengabdi. “Alhamdulillah, para dosen dan dokter UIN Malang semua melakukan pelatihan langsung kepada masyarakat, semoga kegiatan UIN Malang mengabdi ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.



