GEMA-Lagi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memberikan santunan kepada para duafa yang tinggal di sekitar kampus UIN Maliki Malang. Kali ini, masyarakat duafa yang tinggal di jalan sumber sari dan gajayana yang mendapat santunan berupa sembako dan uang tunai. Jum’at (27/7).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam sambutannya menyampaikann banyak terimakasih kepada para duafa yang hadir di ruang Rektor tersebut. Prof. Haris menegaskan bahwa keberadaan kampus UIN Maliki Malang ini bisa berkembang pesat dan memiliki bangunan megah ini berkat doa dan sumbangsih masyarakat. Pasalnya UIN Maliki Malang ini dibangun dengan uang negara yang bersumber dari APBN. Semantara itu, tambah dia, dana APBN itu salah satunya bersumber dari pajak dan pajak itu dari masyarakat. “Saya menyadari bahwa uang pajak yang dibayarkan masyarakat dikumpulkan pemerintah dan sebagian digunakan untuk membangun gedung kampus ini,” paparnya.
Sejatinya, kata Prof. Haris, UIN Maliki Malang ini milik kita bersama, sehingga perkembangan kampus ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. “Semoga dengan adanya kegiatan UIN Maliki Malang peduli ini bisa menjadikan kampus ini semaikn berkah dan berkembang serta bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala El-Zawa UIN Maliki Malang Nurul Yaqien menegaskan bahwa santunan rutinan bulanan ini sudah menjadi agenda rutinitas di lembaga pusat kajian zakat dan wakaf El-Zawa. Setiap satu bulan sekali pihaknya mengundang para duafa untuk berbagi sembako dan uang tunai. “Santunan ini sudah menjadi agenda El-Zawa dan semoga bisa terus istiqomah dan semaikn berkah,” doanya.



