GEMA-Untuk kali pertama kalinya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) diselenggarakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara yang bertajuk Pemartabatan BIPA di Perguruan Tinggi ini bertempat di ruang meeting gedung Rektorat Lt.3 dan akan berlangsung selama dua hari (29-29/8).
Bimtek kali ini diikuti 42 peserta terdiri dari para dosen UIN Maliki Malang, dosen PT se-Malang Raya dan perguruan tinggi luar Pulau Jawa terutama bagi Perguruan Tinggi yang memiliki Lembaga BIPA dan mahasiswa asing.
Acara workshop Bimtek BIPA yang merupakan program kemitraan antara UIN Maliki Malang dengan Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK) ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola BIPA, kualitas pengajar BIPA di UIN Malang khususnya dan juga umumnya untuk para pendidik di bidang kebahasaan seluruh Perguruan Tinggi terutama terkait kompetensi dan skill mereka.
“Bimtek BIPA ini yang pertama kali di UIN Maliki Malang, sedangkan usia lembaga BIPA UIN Malang masih baru 2 tahun maka dari itu kami tidak akan berekspektasi terlalu tinggi namun tetap kami optimis acara ini akan mampu memberikan hasil yang maksimal,” ucap Dewi Chamidah Ketua Panitia penyelenggara Bimtek BIPA.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Abd. Haris, M.Ag menegaskan bahwa program lembaga BIPA merupakan salah satu dari sekian banyaknya upaya bangsa Indonesia untuk mengenalkan, mempromosikan dan mensosialisasikan bahasa Indonesia kepada bangsa-bangsa lainnya. Selain itu, secara tidak langsung juga merupakan sedikit upaya yang bisa membantu membangun diplomasi antar bangsa dan diharapkan bisa menjadi sarana diplomasi budaya. “Sehingga, pada akhirnya mampu memperkuat hubungan diplomasi antar bangsa di dunia,” harapnya. (ptt)



