GEMA–Seminar Nasional dan Workshop Klirens Etik Penelitian dilaksanakan di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Lt. 4, Senin (22/10). Acara bertema Etik Dalam Penelitian Sains, Kesehatan, dan Islam ini diadakan oleh Fakultas Saintek UIN Malang.
Dr. Eko Budi Minarno, M.Pd selaku pemateri menyampaikan mengenai pentingnya etika dalam penelitian. Salah satu manfaat etika dalam penelitian adalah untuk memberikan orientasi penelitian dan tercapainya kemaslahatan alam semesta. “Supaya ada kemaslahatan untuk peneliti, alam, hewan, dan tumbuhan yang diteliti,” tutur Dosen Jurusan Biologi tersebut.
Etika penelitian juga tidak dapat dipisahkan dengan agama. Etika tidak dapat menggantikan agama, etika justru memerlukan agama sebagai sumber inspirasi. “Maka salah jika mengatakan bahwa dilarang membawa agama dalam Lab. Penelitian,” jelas Penasehat Komisi Etik Fakultas Saintek ini.
Salah satu contoh Islam sebagai sumber inspirasi etika penelitian yaitu etika pada hewan coba. Beberapa etika hewan coba tersebut yaitu berbuat kasih sayang pada hewan. Kasih sayang ini dapat berupa berbuat baik (ihsan) ketika menyembelih, menjauh dari hewan ketika menajamkan parang, dan menjaga hewan agar tidak stress. “Kita tidak boleh semena-mena terhadap hewan, karena nanti akan mendapat balasan di akhirat jika tidak memperlakukan hewan dengan baik,” pungkasnya. (ich/nhl)



