HARI SANTRI 2018: WARISAN UNTUK DIJAGA
Iffatunnida Senin, 22 Oktober 2018 . in Berita . 774 views
1665_hari-santri-2.jpg

GEMA-Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. mengingatkan seluruh sivitas akademik untuk meneruskan cita-cita kiai dan para santri di zaman kemerdekaan. Pesan tersebut ia sampaikan pada upacara perayaan Hari Santri Nasional di Lapangan Utama kampus, Senin (22/10).
Kemerdekaan Indonesia, tuturnya, juga merupakan usaha para kiai, ulama, dan para santri di zaman tersebut. Sumbangsih mereka tak hanya berhenti di masjid-masjid, tetapi juga turut serta bertarung melawan penjajah. “Yang memperjuangkan keutuhan NKRI itu para santri. Negeri ini dibangun oleh para santri,” tekannya.
Karena itu, ia melanjutkan, sudah sepatutnya santri masa sekarang melanjutkan apa yang telah diwariskan para pendahulu. Tak hanya sekadar belajar dan mengaji, santri saat ini pun berhak menjadi pemimpin.
Prof. Haris berharap, di masa yang akan datang, para santri lah yang akan memimpin bangsa ini di seluruh lapisan pemerintahan. Dengan begitu, cita-cita pendahulu akan tercapai dan bangsa pun menjadi lebih tentram.
Upacara dalam rangka memperingat Hari Santri Nasional 2018 dihadiri seluruh sivitas akademik UIN Malang. Seluruh pimpinan, dosen, karyawan, hingga seluruh mahasantri yang masih berdomisili di ma’had turut serta. Mereka memakai dresscode yang telah ditentukan pihak kampus. Pria mengenakan pakaian taqwa (koko), peci, dan sarung. Sedangkan wanita memakai baju muslim ala santri. (nd)

(INFOPUB)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up