GEMA-Unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) mempersiapkan 2683 peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Mengabdi 2019, Rabu (26/12). Agenda ini menggandeng pemerintah Kabupaten Malang dan Kota Batu. Peserta akan disebar di 12 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Singosari, Karangploso, Jabung, Tumpang, Pakis, Bululawang, Pakisaji, Wagir, Dau, Bumiaji, Junrejo, dan Batu.
Ketua LP2M Dr. Tutik Hamidah menjelaskan, KKM periode ini menggunakan metode partisiapatoris berbasis riset. KKM ini juga beda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, peserta yang boleh mendaftar adalah mahasiswa yang telah menempuh sekurang-kurangnya 100 SKS.
Ia melanjutkan, pemberangkatan KKM akan dilaksanakan secara bersamaan dari lapangan utama kampus. “Peserta akan diberangkatkan 28 Desember 2018 dan dijemput kembali pada 27 Januari 2019,” jelas dosen yang ber-homebase di Fakultas Syariah itu.
Selama sehari pembekalan, masih kata Tutik, peserta KKM diminta untuk mendesain program yang akan diterapkan di daerah pengabdiannya. Pihaknya tidak ingin mahasiswa datang kepada masyarakat tanpa visi dan misi. “Kami ingin mahasiswa menjadi bagian dari pembaharuan desa agar desa tersebut lebih hidup dan maju,” harapnya.
Pembekalan KKM dibuka oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. (aj/nd)



