GEMA-60 peserta mengikuti seleksi Akademi Sahur Indonesia (AKSI) di Home Theatre Fakultas Humaniora, UIN Malang, Jumat (29/3). AKSI merupakan acara berating tinggi milik stasiun televisi swasta Indosiar yang disiarkan setiap Bulan Ramadhan saat santap sahur. Pihak Indosiar memilih UIN Malang sebagai salah satu tempat audisi karena dinilai strategis.
Muhammad Ulin Nuha, tim ahli penilai audisi, menyatakan UIN Malang telah memiliki mahasiswa yang berasal dari seluruh propinsi di Indonesia. “Sehingga kami harap, peserta yang lolos nanti bervariasi domisili asalnya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, ia juga tertarik karena kampus berlogo ulul albab ini memiliki sistem keilmuan yang terintegrasi. Tak hanya melulu belajar agama. “Kami ingin nanti ada dai muda yang mix antara ilmu umum dan agama,” jelas utusan Pusat Studi al Quran Jakarta tersebut.
Ulin melanjutkan, pihaknya akan memilih 30 calon dai terbaik untuk diseleksi kembali di Jakarta bersama perwakilan yang audisi di tempat lain. “Akan kami peringkat kembali untuk tampil di televisi,” terangnya.
Rendi Adi Putra, salah satu peserta audisi mengaku telah mempersiapkan diri untuk AKSI selama dua minggu. Sejak mengetahui informasi audisi, dirinya langsung mendalami materi-materi yang ingin dijadikan bahan ceramah. “Saya berharap bisa lolos sampai tampil di Jakarta dan membanggakan orang tua,” tutur peserta audisi termuda karena masih berusia 16 tahun ini. (kh/nd)



