Rombongan IAIN Kendari kali ini dipandu langsung Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd bersama Wakil Rektor II Dr. H. Pairin, M.A dan Wakil Rektor III Dr. H. M. Yahya Obait, M.Ag.
Kedatangan rombongan kali ini disambut langsung Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. dalam sambutannya, Prof. Haris menyambut baik permintaan kerjasama antara IAIN Kendari dengan UIN Malang, dalam sambutannya Prof. Haris menjelaskan tentang integrasi keilmuan yang dikembangkan di UIN Malang, konsep integrasi antara ilmu agama dengan sains ini menjadi fokus utama di UIN Malang. Dengan ditunjang adanya mahad di dalam kampus ini tentunya semua mahasiswa baru diharuskan tinggal di dalam mahad al Aly. "Khusus untuk Fakuktas Kedokteran mahasiswanya harus tinggal di mahad selama dua tahun," ungkapnya.
Fungsi mahad, kata dia, diharapkan mampu menggembleng para mahasiswa untuk memperdalam kajian keilmuan keagamaan dan mengasah kemampuan bahasa asingnya yaitu bahasa Arab dn Inggris. "Selain itu, mahasantri juga diajak untuk melakukan kajian kitab kuning yang langsung dibimbing oleh dewan kiainya masing-masing," terangnya.
Selain itu, UIN Maliki juga memiliki mahasiswa asing yang jumlahnya lebih dari 400 mahasiswa. "Ini bentuk kepercayaan dari luar bahwa UIN Malang memiliki reputasi yang diperhitungkan," tegasnya.
Rektor IAIN Kendari Dr. H. Nur Alim, M.Pd menginginkan semua pejabat IAIN Kendari yang hadir ini bisa benyak belajar pengelolaan kelembagaan di UIN Malang. pasalnya, UIN Malang saat ini menjadi model perkembangan kampus islam yang patut untuk dicontoh bagi PTKIN lainnya. "Saya menilai bahwa UIN Malang memang menjadi kampus Islam yang patut untuk dijadikan percontohan," paparnya
Dalam pertemuan ini, kata Pairin, diharapkan IAIN Kendari banyak belajar kepada UIN Malang, sehingga dalam proses pengembangan kampus para pimpinan di IAIN Kendari bisa banyak menimba ilmu dari UIN Maliki Malang. "Saya berharap kunjungan yang sekaligus MoU ini bisa memberikan perubahan terhadap IAIN Kendari menjadi perguruan tinggi yang maju dan memiliki daya saing yang tinggi," harapnya.



