GEMA-Berpegang teguh bahwa belajar tidak hanya di ruang kelas, Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) mengadakan Mukhoyyam Arabi. Program ini dilaksanakan selama enam minggu sepanjang Maret hingga pertengahan April 2019.
Menurut Makhi Ulil Kirom, salah satu dosen PKPBA, Mukhoyyam Arabi dihelat setiap Sabtu. Karena banyaknya mahasiswa UIN Malang tahun ajaran 2018, maka mereka dibagi menjadi enam gelombang. “Sekitar 3.400 mahasiswa dibagi setiap minggunya 500 hingga 550 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.
Program ini dilakukan di luar kampus, yakni di Dusun Sahabat Alam, Desa Karangploso. “Karena keterbatasan lokasi dan untuk efektivitas kegiatan ini maka tidak semua mahasiswa diikutkan dalam satu gelombang,” lanjut Makhi.
Umar Al Faruq, Ketua Divisi FKM (Forum Kegiatan Mahasiswa) PKPBA, menyatakan bahwa pihaknya ingin memberi warna baru bagi pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan pun dirancang untuk memberi penyegaran bagi mahasiswa, apalagi yang masih pemula.
Karena itu, PKPBA mengadakan beragam kompetisi yang akan diujikan selama kegiatan. Baik itu individu maupun lomba antar kelas. Seperti, yel-yel, taqdim al qishosh (lomba bercerita), lomba bisik berantai, lomba ranking satu, dan lomba tebak kata. “Semua lomba murni menggunakan Bahasa Arab agar mahasiswa juga melihat aplikasi bahasa tersebut dalam konteks nyata,” papar Faruq.
Ia melanjutkan, Mukhoyyam Arabi merupakan ice breaking setelah satu setengah semester mahasiswa baru UIN Malang mengikuti PKPBA. “Kami ingin mengembalikan semangat mereka dalam belajar Bahasa Arab pasca kegiatan ini,” ujarnya. (nd)



